NovelToon NovelToon
Air Mata Seorang Istri: Kakakku, Perebut Suamiku

Air Mata Seorang Istri: Kakakku, Perebut Suamiku

Status: tamat
Genre:Pelakor / Penyesalan Suami / Selingkuh / Teman lama bertemu kembali / Romansa / Konflik etika / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Berawal dari selembar struk pembayaran sebuah tas branded yang harganya mahal, Kirana mencurigai Rafka sudah berselingkuh di belakangnya. Dia pun mulai memantau suaminya secara diam-diam.

Sampai suatu hari Kirana sadar Rafka lebih mengutamakan Kinanti dan putrinya, Ara, dibandingkan dengan dirinya dan Gita, putri kandungnya sendiri.

"Bukannya Mas sudah janji sama Gita, lalu kenapa Mas malah pergi ke wahana bermain sama Ara? Sungguh, Mas tega menyakiti perasaan anak sendiri dan membahagiakan anak orang lain!" ucap Kirana dengan berderai air mata.

"Ma, Papa sudah tidak sayang lagi sama aku, ya?" tanya Gita lirih, menahan isak tangis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Pandangan Pak Darma dan Bu Maya mengarah tajam kepada Kirana. Tatapan itu bukan sekadar kecewa, melainkan amarah yang sudah lama disimpan, seolah sejak awal mereka menunggu momen untuk menjatuhkannya.

Kirana duduk tegak di tengah ruang depan. Tangannya mengepal, napasnya berat. Dadanya terasa penuh, seperti ada bongkahan batu yang menekan dari dalam. Ia sudah menduga semuanya akan berakhir seperti ini. Namun, ketika benar-benar terjadi, rasa sakitnya tetap sama, bahkan lebih parah.

“Jangan salahkan Rafka dan Kinanti,” ucap Bu Maya dengan suara lantang, menusuk telinga. “Semua ini berawal dari kesalahan kamu sendiri, Kirana.”

Kalimat itu meluncur begitu saja, tanpa jeda, tanpa ragu, tanpa sedikit pun empati.

Kirana terkekeh kecil. Bukan karena lucu, melainkan karena getir. Seperti dugaan. Selalu seperti ini. Sejak kecil, sejak ia belajar berbagi perhatian orang tua dengan Kinanti, sejak ia belajar bahwa menjadi anak yang “mengalah” berarti siap disalahkan kapan saja.

“Bu ... Yah,” ucap Kirana dengan suara bergetar, tetapi matanya tetap menantang. “Mau seburuk apa pun perbuatan, ucapan, dan pikiran Mbak Kinanti, pasti akan dibela oleh kalian.”

Bu Maya mendengus dan Pak Darma menunduk.

“Coba saja Ibu dan Ayah pikir,” lanjut Kirana, suaranya meninggi. “Kalau kejadian yang menimpa aku ini terjadi pada kalian, kalau suami Ibu direbut perempuan lain, apa pelakor itu masih akan dibenarkan dan dibela?”

Ruangan mendadak sunyi. Namun, hanya sesaat.

“Nah, ini!” seru Bu Maya sambil menunjuk Kirana. “Kelakuan kamu seperti ini yang membuat Rafka kecewa! Kamu keras kepala, selalu membantah, selalu merasa paling benar! Pantas saja dia mencari kenyamanan pada Kinanti!”

Dada Kirana terasa seperti disobek. Ia menoleh ke arah Rafka. Pria itu duduk tertunduk, rahangnya mengeras, tidak berani menatap siapa pun. Kinanti di sampingnya terlihat pucat, tetapi masih menyembunyikan wajah di balik ekspresi rapuh yang dibuat-buat.

“Baiklah,” ucap Kirana pelan, lalu tersenyum tipis. Senyum yang lebih menyerupai luka terbuka. “Kalau menurut Ibu bagus begitu.”

Kirana menoleh ke arah Pak Darma. “Ayah,” katanya tajam, “barusan dengar sendiri, kan? Kalau seorang suami merasa kesal, kecewa, dan tidak nyaman dengan istrinya, lalu mendapatkan kenyamanan dari wanita lain, maka itu tidak salah.”

Pak Darma tersentak. Ia menoleh cepat ke arah Bu Maya. Wajahnya berubah. Garis-garis tua di dahinya semakin jelas.

“Jadi sekarang,” lanjut Kirana tanpa memberi waktu siapa pun memotong, “Ayah boleh mencari wanita lain yang memberikan Ayah rasa nyaman. Tidak perlu memendam kesal, marah, atau kecewa pada segala perbuatan Ibu.”

Bu Maya membelalak. Dia menunjukan ekspresi marah kepada suaminya.

“Dulu,” Kirana menambahkan, suaranya dingin, “Ayah pernah bilang Ibu keras kepala dan sering membuat Ayah kesal, kan?”

Suasana di ruang depan mendadak mencekam.

Semua orang menoleh ke arah Pak Darma dan Bu Maya. Tidak ada suara. Bahkan napas pun terasa terlalu keras.

“Dasar gila kamu, Kirana!” jerit Bu Maya sambil berdiri. Wajahnya memerah, matanya berkilat penuh amarah dan rasa tersinggung.

Kirana tidak mundur. “Lihat, Bu,” katanya dengan nada getir. “Ibu sendiri tidak suka, kan? Padahal aku cuma mengembalikan apa yang Ibu ucapkan kepadaku, tadi.”

Kirana menarik napas dalam-dalam. Rasa muak memenuhi tenggorokannya.

“Selalu aku yang disalahkan. Selalu aku yang harus mengalah. Selalu aku yang diminta mengerti, meski hatiku diinjak-injak.”

“Lalu, kalian pikir perselingkuhan mereka tidak membuat rugi banyak orang?” lanjut Kirana dengan suara bergetar, tetapi tegas. Tangannya terangkat, telunjuknya mengarah lurus ke Rafka dan Kinanti. “Uang tabungan kami sebanyak delapan puluh juta rupiah lebih itu habis. Bukan untuk kebutuhan keluarga. Bukan untuk membeli mobil. Tapi dihambur-hamburkan demi memenuhi gaya hidup Mbak Kinanti.”

Kata-kata itu menghantam ruangan seperti bom yang baru saja dilemparkan.

“Apa?!” seru Pak Darma dan Bu Maya hampir bersamaan. Nada mereka tinggi, wajah mereka seketika berubah pucat. Sementara itu, keluarga Rafka—Bu Ratih, Rembulan, dan Pak Andi—langsung saling pandang, tak percaya dengan apa yang baru saja mereka dengar.

Rafka membeku di tempat duduknya. Tenggorokannya kering. Bibirnya terbuka, tetapi tak satu pun kata mampu keluar. Kinanti di sampingnya langsung menunduk, tangannya gemetar, kuku-kukunya mencengkeram ujung rok seperti ingin menyembunyikan diri dari kenyataan.

Kirana mengambil tas miliknya yang disimpan di balik punggungnya. Tangan dia masuk ke dalam tas besar yang sejak tadi ia bawa. Ia mengeluarkan beberapa lembar kertas fotokopi rekening koran, lalu menyusunnya di atas meja tamu. Setelah itu, satu per satu struk belanja ia jatuhkan di atasnya. Ada struk butik mahal, restoran, spa, perhiasan, bahkan hotel.

“Ini,” ucap Kirana lirih, namun menusuk. “Semua ini aku temukan di saku celana Mas Rafka. Ada yang terselip di dompetnya. Ada yang tertinggal di tas kerja. Mungkin karena terlalu sibuk bersenang-senang, sampai lupa membuang bukti.”

Bu Ratih maju mendekat. Tangannya gemetar saat mengambil salah satu lembar rekening koran. Matanya menelusuri angka-angka di sana. Napasnya memburu.

“Lima puluh juta buat beli tas,” gumamnya tak percaya. “Lalu ini belanja lingerie, dan make up sebanyak ini.”

Wajah Bu Ratih memerah. Amarah yang selama ini tertahan akhirnya meledak.

“Dasar wanita jalang!” pekiknya sambil melempar kertas itu ke arah Kinanti. Tanpa aba-aba, ia melangkah cepat dan memukuli lengan serta bahu Kinanti. “Kamu porotin uang anakku! Kamu hancurkan rumah tangganya!”

Kinanti menjerit. Tangannya refleks menutupi wajah. Tubuhnya meringkuk, berusaha menghindar.

“Bu… tolong, Bu!” teriaknya histeris.

Rembulan tidak tinggal diam. Amarahnya yang sejak tadi membara akhirnya menemukan jalan keluar. Ia menjambak rambut panjang Kinanti dengan kasar.

“Kamu pikir hidup enak itu gratis?” hardik Rembulan. “Rupanya kamu mau hidup mewah pakai uang kakakku!”

Kinanti kembali menjerit kesakitan. Rambutnya terlepas dari ikatan, wajahnya basah oleh air mata dan riasan yang luntur. Rafka bangkit dari duduknya.

“Cukup! Hentikan!” teriak Kinanti panik, mencoba melerai. Namun, tubuhnya seperti kehilangan tenaga. Ia ragu membalas Bu Ratih dan Rembulan.

Bu Maya segera berdiri dan berusaha melerai Bu Ratih dan Rembulan. Ia memeluk tubuh Kinanti, menutupinya dengan tubuhnya sendiri.

“Sudah! Jangan main tangan!” serunya. “Ini rumah kami!”

“Justru karena ini rumah kalian!” balas Bu Ratih sambil menunjuk Kinanti. “Anakmu ini perusak! Perampas! Tidak punya malu!”

Suasana berubah kacau. Teriakan saling bersahutan. Tangis Kinanti menggema. Rafka hanya berdiri di tengah-tengah, wajahnya pucat pasi, keringat dingin mengalir di pelipisnya.

Di tengah keributan itu, Kirana justru diam. Ia berdiri di sudut ruangan, memeluk dirinya sendiri. Matanya kosong. Tidak ada kepuasan. Tidak ada kemenangan. Yang ada hanya rasa lelah yang amat dalam. Hatinya sudah terlalu lama hancur, hingga amarah orang lain pun tak lagi mampu menggerakkannya.

Suara gaduh itu akhirnya menarik perhatian tetangga. Satu per satu orang mulai berdatangan. Ada yang berdiri di pagar. Ada yang mengintip dari balik jendela. Ada pula yang terang-terangan masuk ke halaman.

“Ada apa ini?”

“Kok ribut-ribut?”

“Itu Kinanti kenapa?”

1
Nova Meteng
😡 ini sepertinya kisahku 😡🥺🥺😭?😭
🌸Santi Suki🌸: 🥺🥺🥺🥺🥺
total 1 replies
Nor Azlin
kalau mereka berdua tidak mau mendengarkan mu kamu ikut aja Kirana & tinggal lah sama nya pasti hidup mu akan bahagia biarkan Maya sama Kinati dengan angan-angan nya yang tinggi itu untuk menjadi kaya yah ...kamu akan tau nanti siapa AL yang sebenarnya 😂😂😂 sampai suatu saat nya nanti kamu akan hidup damai bersama AL juga Kirana juga Gita yah ...pokok nya kamu ikut aja Kirana sudah tentu kamu tidak dalam bahaya deh🤭🤭🤭 lanjutkan thor
Nor Azlin
itu pasti bu maya yah ibu nya kirana orang yang paling tidak becus menjadi ibu ...kenapa juga harus ketemu sama si nenek lampir deh 😂😂😂walau pun kenyataan nya dia ibu kandung kirana bagi aku dia seperti ibu angkat bagi kirana nya yah ...semoga di saat kamu bahagia lagi keluarga mu jangan ikut campur lagi deh ...terutama di saat kebahagian kecil akan di bina yah ...semoga berbahagialah Kirana Gita nya lanjutkan thor oh ya thor bagai mana khabar Kinati setelah di pindahkan yah pasti kali ini pun berilah lagi dengan gaya hidup nya yang glamor pasti akan mengait suami orang lagi tu 😏😏😏kali ini kalau dia berilah lagi bencana bagi diri nya deh kalau dia tidak berubah yah dulu adik mu cuman membongkarkan perselingkuhan nya bersama suami adik nya yah kali ini kalau dia berilah pasti kena keroyok ni🤭🤭
Nor Azlin
iya ni sekarang Kirana sudah cerai dari kamu wajar aja lah ada orang lain di samping nya ....tidak kayak kamu dulu masih suami Kirana malah jalan barang Kinati sama anak nya bukan hanya itu kamu sudah menggarap nya sampai kamu puas bersama2 nya yah ingat itu jangan sok pengertian sekarang ini ...ingat bagai mana janji2 kosong yang kamu berikan pada anak mu Gita hati dia hancur kerana kamu bohongi tau sudah nya dia juga tau kenapa kamu tidak jadi menepati janji mu kerana kamu berselingkuh bukan dengan wanita lain melainkan tante nya sendiri kakak kandung ibu nya lho ...kalau aku jadi Gita aku akan abaikan terus ni biar dia tau rasa yah 😂😂😂lanjutkan thor
Nor Azlin
kamu itu bego apa sih katanya orang pintar bukan nya kamu sendiri yang mengirim aib mu sendiri ....kamu pikir kirana akan diam gitu nah terbukti nya semua orang tau tu itu salah mu sendiri yang mengirim video nya pada Kirana kan jadi kamu sendiri yang menjual aib mu pada orang lain Tampa bersusah payah di cari tu😏😏😏berkat kamu terlalu gentel lubang & gatel Tangan jadi berkirim deh aib mu itu ...kamu ingin membuat Kirana mengamuk2 tapi tidak dia memperlihatkan pada keluarga suami nya sendiri lho🤣🤣🤣🤣ayo Kirana jangan nangis2 deh usahamu sudah mendapat rezeki menggunung tu lanjutkan dengan rasa gembira pasti rezeki mu mencanak naik bagai roket deh ...jadi lah pengusaha yang sukses yah aku dukung kamu ...biar banyak uwang & menjadi kaya raya bahagiakan Gita kalau sudah banyak uwang kamu bisa membawa Gita pergi kemana2 aja keluar negeri pun boleh aja tu😄😄lanjutkan thor
Nor Azlin
aku tuntut rumah itu yang kamu duduki sama Rafka itu biar dia memberikan & langsung kasih nama kamu di setifikat rumah nya untuk masa depan Gita yah pasti Rafka mau tu jangan kasih Kinati itu menduduki nya biar dia di tempatnya deh kalau perlu biar Rafka tau siapa yang tulus mencintai nya kan ...lanjutkan thor
Nor Azlin
sudah aku katakan pasti berilah dengan kehilangan itu semua kan ...nanti juga akan memberi alasan juga saat perselingkuhan nya terbongkar kan ...ayo kirana kamu kasih tahu aja deh biar dia terdiam atau atau tidak bukti nyata nya kamu sudah melihat mereka pergi ke hotel pandai2 lah kamu reka biar terkesan nyata kering juga kamu sudah tau lebih dalam lagi biar mati kutu tu si Rafka ...paksa aja mengaku atas nama anak mu Gita pasti mau tu 😂😂😂jangan kalah ekting dari Kinati gatel tu ...lanjutkan thor
Nor Azlin
ayo lah Ki kamu ambil semua nya jangan kasih ada uwang di tabungan nya lagi kamu simpan kan di tabungan peribadi mu itu uwang kamu juga kan namanya pun uwang bersama kamu lagi berhak atas tabungan itu dari si Kinati itu deh bahagian Rakan kan sudah habis di gunakan buat foya2 sama janda kegatalan itu deh 😂😂😂kamu berhak ambil semua pun tidak mengapa biar tau rasa ni ...apa Kinari akan mau sama Rafka lagi kalau keutuhan nya sudah tidak dipenuhi lagi ...aku percaya selagi ada uwang di rekening bersama itu Kinati menempel bagai lintah ...apa cinta nya itu tulus saat uwang tidak ada puii pasti tidak gitu kan ada uwang abang sayang tidak ada uwang abang boleh hilang deh 😂😂😂🤣🤣🤣lanjutkan thor
Nor Azlin
semoga kecelakaan nanti saat pulang baru tau rasa biar Rafka cacat yah apa dengan itu Kinati mau lagi sama Rafka nya 😏😏😏beci bangat dengan alasan anak yatim juga janda ...pantasan orang-orang benci yang namanya janda ada di lingkungan orang-orang yang berkeluarga yah nahh ini sebab nya kerana segelintir jandanya yang seperti Kinati ini lah nama janda yang betul2 menjanda jadi rusak yah 😂😂😂 lanjutkan thor
Nor Azlin
pasti kalau sudah ketahuan selingkuh nya pasti Rafka akan menyalahkan kirana kerana tidak pernah ambil tau tentang dia lagi kan ...bodoh amat lah mau ambil tau lagi kalau burung mu itu sudah kecelup pada lubang kakak ipar mu sendiri ...kalau aku jadi kirana pun tidak akan bersama lagi dengan laki2 yang sudah kecelup lubang kakak nya sendiri atau wanita lain nya kerana aku merasa jijik deh mau bersentuhan pun rasa enggak mau yah sama kayak nya kirana yah ...kalau itu yang di persoal kan nanti kamu tinggal bicara aja kamu sudah tau sejak awal tapi kamu tidak mendapatkan bukti yang kukuh lagi kerana kakak mu itu ratu kering nya tinggi yah ...saat itu tiba nanti kamu luahkan kesemua nya aja biar dia tau rasa jangan beri ampun mereka berdua yah ...lanjutkan thor
Nor Azlin
betul tu jadi jangan pernah menyakiti hati kedua nya kalau kamu banget sama apam kinati ceraikan aja kirana senangkan ...katakan aja sama keluarga mu berterus-terang aja sama keluarga mu jangan membebani kirana seorang diri ...kirana sesudah kamu menemukan bukti kukuh tolong bagi tau keluarga mertua mu biar mereka yang memberi ceramah pada Rafka ... lanjutkan thor
Nor Azlin
saran aku deh buka Restoran aja tu gunakan uwang tabungan kalian deh bukan nya kamu boleh merasakan hasil nya pun yang menggunakan uwang itu kakak kamu yang gatel itu 😏😏😏kalau aku jadi kamu aku pergi aja ke bank untuk mengeluarkan sehabis mungkin biar kinati tidak bisa seenak nya menggunakan hasil simpanan kalian itu deh ...bukan nya boleh belikan rumah impian kamu malah habis di jadikan uwang untuk membelikan kangkang kakak mu yang gatal itu 😂😂😂katanya uwang simpanan bersama kan harusnya kamu gunakan lah untuk diri mu nanti nya yah kamu keluarkan aja dari simpanan itu masukan ke simpanan peribadi mu aja demi masa depan mu sama Gita nanti nya sekurang nya hasil simpanan mu tidak sia2 deh ..ayo lah thor tolong ni kirana nya dia bisa masak kan jadi gunakan kelebihan nya itu untuk membuka Restoran aja dari minta kerja di mana2 ...atau kamu minta aja teman mu yang kamu temui dulu deh 😂😂😂lanjutkan thor
personal taste
aaa nangis
Nor Azlin
kamu bisa masak kan apa kata kamu buka aja kedai makan gunakan aja uwang yang kalian kumpul kan itu dari pada habis di makan Kinatinya juga Ara dasar suami enggak becus dayus sekali kamu itu yah kalau kamu maunya kinati lepaskan kirana biar dia hidup bahagia bersama orang lain deh ... lanjutkan thor
Nor Azlin
jangan jadi bodoh lah kirana bukti sudah di depan mata mu masih mau membiarkan nya yah ...kalau aku jadi kamu aku cek aja saldo bersama di bank baru kamu tau kegunaan apa uwang yang kalian hemat itu ...katanya simpanan bersama jadi kamu bebas mengecek nya di bank juga tu biar kamu tau pergi kemana uwang masa depan kalian rencanakan itu yah ...stop berpura-pura tidak tau deh lagi satu buat apa kamu harus ambil jemput anak nya kinati itu ibu mu itu masih ada kan jangan selalu dibodohkan deh tinggalkan keluarga mu itu hanya fokus aja dengan diri mu ...kalau perlu kamu cari lah pekerjaan yang membuat diri mu bahagia jangan mengurus lagi makan minum suami mu itu lagian dia juga tidak pernah mengurus kalian berdua ...thor boleh tidak peranan nya di Karina itu dibagi cerdas dikit atau cerdas banyak deh biar dia bisa kerja mencari uwang tidak perlu masak memas ngepel & mengurus si Rafka lagi dia mau bebaskan biar dia bebas melakukan dosa bersama ipar nya itu 😂😂tapi bebaskan kirana ceraikan dulu baru tau rasa kamu nya Rafka ... lanjutkan thor
Nor Azlin
aku jadi tidak suka sama ibu nya kirana yah masa anak buntut nya di jadikan babu sudah tu selalu ngalah aja sama kakak nya apa kirana itu bukan anak nya yah thor ...semoga perselingkuhan mereka di ketahui banyak orang deh terutama kirana yah ...kasihan geram banget sama suami nya itu sok perihatin banget sudah ngadon sama kakak ipar nya mau pegang2 kirana najis tu orang ...thor kebuka aib mereka di kelayakan aja deh biar tau rasa atau kasih nikah aja deh mereka biar kirana jadian sama orang lain yang lebih menyayangi nya & kalau perlu lebih kaya biar tau rasa si Rafka itu ...lanjutkan thor
Bundo yenti
Takkan pernah berobat anjing makan tahi selamanya akan tetap sepert itu
Gadis misterius
Merasa jd korban pdahal dia pelaku
cinta semu
bagus Thor ..q suka ...love sekebon untuk u♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
cinta semu
rafka lihat anak nikah langsung berasa banget kalo kebahagiaan anak adalah segalanya ...hemmm jadi ingat pas rafka khianati Kirana dgn kakak kandungnya ..tapi sudahlah yg penting sekarang Gita udah ada yg bertanggung jawab di hidup ny
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!