Sinta Maharani seorang wanita bertubuh tambun, terpaksa harus menikah karena perjodohan yang dilakukan oleh kakeknya dengan salah satu cucu sahabat baik sang kakek bernama Dirgantara sawito Atmojo
Sinta sering diabaikan dan dihina oleh orang tua suaminya dan Dirgantara sang suami tak pernah mau peduli karena mereka menikah tanpa cinta, Dirga sendiri sudah punya kekasih
akankah Sinta terus bertahan atau pergi meninggalkan semuanya??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ummy phuji, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 13 cemburu
"kamu kenapa sih mas!? Mabuk kecubung ya atau jangan-jangan tadi mas kebanyakan makan tape ketan ya hingga mabuk seperti ini!?" ucap sinta
"kok mabuk kecubung sih sin!? Trus tape ketan apa!?" jawab Dirga yang masih setia memeluk tubuh istrinya itu
"mana pernah mas mabuk mabukan " jawab dirga
"ini contohnya datang-datang kekamarku langsung bekap mulut ku kayak maling" jawab sinta
"apa salah sin kalau seorang suami mendatangi Istrinya !?" tanya dirga
Jantung sinta berdegup kencang,sinta tidak ingin jika dirga meminta haknya
Sinta tidak mau di jadikan pelampiasan hasrat suaminya itu
Sinta tau jika yang dilakukannya adalah dosa tapi itu semua demi kebaikan dirinya sendiri
jika suatu hari nanti dirga tidak menginginkannya lagi maka sinta akan pergi atau suatu hari nanti sinta sudah tidak bisa lagi bertahan hidup dengan suami dan madunya sinta akan pergi
"mas saya masih bau loh,belum mandi seharian bekerja " ucap sinta
beralasan padahal sinta sudah mandi dirumah kost temannya namun bajunya tidak di ganti takut dirga curiga padanya
Ya sinta sebenarnya selama beberapa hari ini dapat sift pagi pulang sore jam tiga namun sinta memilih pulang kerumah kost salah satu teman kerjanya agar dapat menghindari dirga dan sang madu
"biar dulu seperti ini sin mas kangen sama kamu, karena akhir-akhir ini kamu seperti menghindari mas lagian juga kamu masih wangi kok" jawab Dirga
"bukan saya menghindar mas akhir-akhir ini banyak sekali pekerjaan apalagi sekarang kan akhir tahun jadi ya saya harus merekap semua data-data toko sebelum tutup buku jadinya ya mau tidak mau harus lembur " jawab sinta memberikan alasan yang masuk akal
"kasian kamu lebih baik kamu berhenti aja kerja sin mas masih bisa kok menafkahi kamu dan juga mawar " ucap dirga
"ya nggak bisa dong mas,saya punya tanggung jawab besar di toko tidak bisa langsung berhenti begitu saja "jawab sinta
"iya mas tau tapi kan kamu kecapean setiap hari,apa uang yang mas berikan kurang sin?! Kalau kurang biar mas tambah lagi yang penting kamu bisa berhenti bekerja cukup kamu mengurus ku dan mawar saja di rumah mawar kan sedang hamil jadi nggak boleh terlalu lelah " ucap dirga dan membuat sinta mengepalkan tangannya menahan emosinya
Benar dugaannya suaminya ini hanya ingin menjadikannya pengasuh untuk istri keduanya
"enaka saja " ucap sinta dalam hati
Sinta melepaskan tangan dirga yang melingkar diperutnya
"kok dilepas sih sin!?" tanya dirga
"kakiku pegal mas berdiri terus tadi ditoko juga kebanyakan berdiri "jawab sinta beralasan
"oh maafkan mas" ucap dirga
"ya sudah mas sekarang keluar ya soalnya saya mau istirahat badanku pegal-pegal semua " jawab sinta
", sesekali mas tidur disini ya sin!? Jadi malam ini mas tidur disini sama kamu jadi mas bisa adil" ucap dirga
"mas bukannya sinta tidak mau mas tidur disini karena itu hak mas tapi ingat mas ada mawar yang harus jaga perasaannya " jawab sinta berusaha mencari alasan secar halus agar suaminya itu tidak tersinggung dan dia pun selamat dari keinginan suaminya menjadikannya istri yang sesungguhnya
"mawar pasti mengerti sin" ucap dirga memeluk lengan besar sinta,dirga pun merebahkan kepalanya di sana
Dirga merasa sangat nyaman bersandar seperti itu
Sinta tidak melarang suaminya melakukan itu semua karena sinta merasa masih wajar dan selama suaminya itu tidak meminta hal yang aneh-aneh menurut Sinta
"mas dengarkan sinta, mawar itu sedang hamil apalagi kandungannya masihlah rawan
Jika ibu hamil merasa setres itu juga bisa berpengaruh pada janinnya dan bisa berakibat fatal mas
Bisa saja mawar mengalami pendarahan atau bisa lebih parah dari itu
Mas tidak inginkan itu semua terjadi!? Mas ingin mawar dan bayinya selalu sehat kan jadi mas harus bisa menjaga perasaan dan kewarasannya
Mas mau tau mengapa sinta selalu mengambil lembur!? Dan selama mawar tinggal bersama kita sinta tidak membuat sarapan untuk mas !?" tanya sinta lembut
"tidak sin,mas fikir kamu marah dan menghindari mas" jawab dirga
Inilah yang di sukai dirga dari istri pertamanya ini, sikapnya sangat lembut tutur bahasanya juga sangat santun
Dirga merasa di hargai dan di hormati sebagai seorang suami
Selama sebulan sinta memperlakukannya dan mengurusnya dengan baik
Apalagi sinta selalu saja membuatnya nyaman bukan hanya karena sikap baik sinta tapi sinta juga memanjakan perutnya dengan menu-menu istimewa dan dirga sangat suka itu semua
" mas ingat nggak sikap mawar saat pertama kali datang kemari !?" tanya sinta
" sikapnya seperti apa, mas rasa biasa saja " jawab dirga
Sinta menghela nafas panjang karena dirga ternyata tidak menyadari sikap jutek istri kesayangannya pada sinta
"sinta merasa mawar tidak nyaman dengan kehadiran sinta,jadi sebisa mungkin sinta menghindari perdebatan karena Sinta tau mood seorang ibu hamil bisa berubah sewaktu-waktu dan Sinta tidak ingin mawar merasa tidak nyaman
Satu lagi mas, Sinta tidak membuatkan mas sarapan seperti biasanya karena Sinta tidak ingin mas memuji masakan sinta di Depan mawar seperti biasa mas lakukan " sinta menjelaskan panjang lebar berharap Dirga tidak lagi datang kekamarnya se enak hatinya
"mas mengerti kan penjelasanku!?" tanya sinta pada suaminya itu
"iya sin mas mengerti " jawab dirga pelan
"sekarang mas kembali kekamar mawar takut mawar terbangun dan mencari mas,mas sudah terlihat sangat ngantuk ini juga sudah tengah malam mas sekarang tidur ya besok kan mas harus kerja saya juga sudah sangat lelah butuh istirahat " ucap sinta selembut mungkin
"iya deh tapi kalau mas mau meluk kamu lagi jangan nolak ya" jawab dirga manja seperti seorang anak merengek pada ibunya
"iya mas tapi ingat jangan di depan mawar takut mawar nanti cemburu dan jadinya marah bisa bahaya mas,bukan hanya ibunya saja yang stres tapi anaknya juga"jawab Sinta dan di jawab anggukkan kepala oleh dirga
"ya sudah mas kembali keatas ya,kamu juga istirahat ya
Selamat malam sayang mimpi yang indah ya" ucap dirga lalu mengecup kening sinta dan beranjak keluar Dari kamar Sinta
Sinta yang di perlakukan seperti itu sangat terkejut karena ini pertama kalinya dirga mencium keningnya dan mengucapkan kata sayang padanya
Dirga tersenyum melihat istri gendutnya itu melongo seperti itu
"kamu lucu sekali sih !! Kenapa semakin hari kamu semakin terlihat menggemaskan " gumam dirga sambil berjalan menuju dapur untuk mengambil air untuk di bawa ke kamarnya
Saat Dirga keluar dari dalam dapur mawar sudah berdiri di sana menatapnya
"mas dari mana sih!?" tanya mawar penuh selidik
Degg
"i ini sayang mas haus tapi air di kamar habis jadi mas ambil didapur
Tapi kok kamu turun kesini sih sayang !?" dirga balik bertanya pada istri keduanya itu
"tadi terbangun mau pipis tapi mas nggak ada di tempat tidur jadi saya nyari mas takutnya mas nyasar masuk kamar lain" jawab sinta dramatis
"emangnya salah sayang kalau mas mengunjungi kamar lain!? Disini bkan bukan cuma kamu istrinya mas ada sinta juga kan istri pertama mas" jawab dirga
mawar yang mendengar jawaban dirga seperti itu membalikkan badannya dan menghentak- hentakkan kakinya kesal
Dia jadi cemburu dengan ucapan suaminya karena merasa dirga juga menginginkan istri pertamanya
Dirga melihat itu segera mengejar istrinya itu takut jika yang dikatakan oleh sinta tadi terjadi
"ya ampun ternyata yang dikatakan sinta benar " ucap dirga dalam hati
Sinta yang kebetulan ingin keluar mengambil air minum tersenyum karena Sinta yakin madunya itu sedang cemburu dan suaminya tidak akan pernah lagi mendatanginya secara sembunyi-sembunyi