NovelToon NovelToon
KUBALAS PENGHIANATAN KEKASIHKU!

KUBALAS PENGHIANATAN KEKASIHKU!

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:278.9k
Nilai: 5
Nama Author: Viar05

Nagita Mahendra harus menerima kenyataan pahit jika ternyata dia telah di hianati oleh tunangan dan sahabatnya. Setelah mengetahui semuanya, Nagita menjadi lebih dingin dan berniat membalaskan sakit hatinya. Di saat yang sama, ada seorang laki-laki yang bernama Damian Wijaya klien dari ayahnya. Di menawarkan diri untuk membantunya dengan berpura-pura menjadi kekasih Nagita. Hingga hubungan pura-pura itu berlangsung lama, dan membuat hati Nagita kembali bisa merasakan indahnya cinta. Bagaimana kisah Nagita yang harus berjuang melupakan kisah cintanya kepada Damian setelah mengetahui jika ternyata laki-laki itu sudah mempunyai seorang tunangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Viar05, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13 Sarah dan Willy

"Nagita aku mohon sama kamu, dengerin aku dulu sayang." Ucap Willy.

"Ada apa lagi Mas, kita sudah gak ada hubungan apa-apa lagi sekarang. Jadi aku minta sama kamu, jangan pernah temuin aku lagi." Tegas Nagita lalu pergi meninggalkan Willy yang sedang menatap kepergiannya. Dia sungguh muak dengan sikap Willy yang begitu tidak tahu malu itu. Laki-laki itu terus saja datang untuk menemuinya, padahal Nagita sudah menolaknya mentah-mentah.

"Sial, kacau semuanya. Padahal tinggal sedikit lagi, aku bisa dapetin semuanya." Ucap Willy emosi.

Willy pulang ke rumahnya dengan keadaan kacau. Dia sudah di pecat dari perusahaan dan di wajibkan mengganti uang perusahaan yang dia sudah pakai selama ini. Dari mana dia akan dapatkan uang itu, sedangkan saat ini dia sudah tidak bekerja. Tidak mungkin juga dia meminta kepada mamanya. Dia ingat bagaimana mamanya marah besar akibat kejadian beberapa bulan yang lalu.

"Darimana saja kamu Mas, jam segini baru pulang?" tanya Sarah sewot.

"Aku habis nyari kerjaan Sarah." Jawab Willy singkat.

"Terus apa hasilnya?" tanya Sarah ingin tahu.

"Aku belum dapat Sarah. Hampir semua perusahaan menolak ku, dan itu membuat aku hampir gila." 

"Kamu itu gimana sih Mas, kalau gak kerja kita mau makan apa? Masa harus ngandelin aku terus." Cibir Sarah.

"Terus kamu mau aku bagaimana Sarah, kamu tahu cari kerja itu gak gampang. Apalagi dengan adanya gosip waktu itu, semua perusahaan tidak mau memberikan aku pekerjaan. Menyebalkan memang!" 

"Ya cari pekerjaan yang lain dong Mas!"

"Aku itu sedang pusing Sarah, jadi jangan menambah masalah." Ucap Willy lalu pergi ke kamarnya.

Sarah merasa sangat kesal dengan kelakuan suaminya itu, yang tidak mau bertanggung jawab atas kehidupan istri dan calon anaknya. Satu minggu setelah kejadian itu, Willy akhirnya menikahi Sarah, karena desakan dari Sarah dan keluarganya. Dengan terpaksa dia menikahi perempuan yang sedang mengandung anaknya itu.Tapi Sarah tidak menyangka jika ternyata sikap nya Willy berubah dingin dan selalu acuh terhadapnya setelah menikah.

Sarah keluar dari rumah nya Willy, dan pergi menaiki taksi. Dia berencana ingin pergi ke tempat ibunya. Diperjalanan Sarah mengelus perutnya yang hampir membesar, karena umur kehamilannya sudah menginjak 6 bulan. "Kamu yang kuat ya Nak, mama janji akan jaga dan rawat kamu." Gumam Sarah dalam hatinya.

Taksi berhenti di sebuah rumah yang cukup besar, karena orang tua Sarah memang orang kaya—walaupun tidak sekaya orang tua Nagita.

"Malem Ma!"

"Sarah! Kamu datang kesini sama siapa Nak?" tanya Mayang mamanya.

"Aku datang sendirian Ma! Aku ingin menginap di sini, apa boleh?" tanya Sarah.

"Apa kamu bertengkar lagi dengan suami kamu?" tanya Mayang penasaran.

"Aku tidak tahu harus menghadapi nya dengan sikap bagaimana lagi, aku lelah dengan sikap nya mas Willy yang semakin menyebalkan. Dia berubah banget sekarang, dia tidak selembut dan perhatian seperti dulu lagi Ma." Ungkap Sarah. Terlihat adanya kekecewaan dari wajah perempuan itu.

"Kamu harus sabar Sarah, kamu sendiri yang memilih menikah dengan Willy. Padahal kamu tahu sikap suamimu seperti apa?"

"Tapi aku tidak menyangka dia akan berubah drastis Ma. Sekarang dia kadang suka marah-marah, dan berbicara kasar. Aku sakit hati Ma, sama mas Willy.

"Apa kamu menyesalinya? Pernikahan kamu itu baru beberapa bulan Sarah, masih panjang perjalanan rumah tangga kamu. Kalau dari awal kamu sudah mengeluh gimana kedepannya. Kamu harus pikirkan calon anak kamu yang masih ada dalam kandungan."

"Tapi Ma, mas Willy sekarang tidak bekerja … mau punya uang dari mana untuk menghidupi kami. Untung nya aku masih punya uang tabungan selama aku bekerja, untuk biaya makan dan sehari-harinya Ma."

"Terus kamu maunya bagaimana Sarah?" tanya Mayang.

"Aku ingin berpisah dari mas Willy Ma, daripada harus makan hati tiap hari lihat kelakuannya itu."

"Pikirkan lagi Nak! Jangan mengambil keputusan di saat kamu sedang marah seperti ini." Ucap Mayang memberikan nasehat untuk anaknya.

"Aku sudah pikirkan itu baik-baik Bu. Aku sudah tidak tahan dengan sikap mas Willy yang tidak menganggap aku ini sebagai isterinya. Padahal aku sedang hamil anaknya."

"Ya sudah, terserah kamu Sarah. Mama hanya bisa mendoakan yang terbaik buat kamu, itu saja. Istirahat lah, jaga kesehatan kamu."

"Iya Ma, terima kasih."

Sarah masuk ke kamarnya lalu merebahkan tubuhnya yang sudah lelah. Dia tidak mempedulikan panggilan dari suaminya. Sarah sudah bertekad akan mengakhiri hubungannya dengan sang suami. Biarlah dia akan hidup bersama anaknnya kelak tanpa hadirnya seorang suami. Sarah sadar, jika ini semua mungkin karma untuknya yang sudah tega menyakiti sahabat baiknya.

"Nagita, maafkan aku." Gumam Sarah.

*****

Sementara itu, saat ini di rumahnya. Willy sedang marah-marah karena Sarah pergi tanpa pamit kepadanya.

"Kurang ajar kamu Sarah, kamu benar-benar membuatku emosi." Geram Willy.

Dia membanting barang yang ada di meja, hingga semuanya hancur berantakan. Willy langaung mengambil kunci mobilnya dan pergi dari rumah. Dia menjalankan mobilnya menuju ke sebuah tempat hiburan malam. Sampai di sana dia langsung memesan minuman dan menunggu temannya datang.

Malam ini dia ingin bertemu dengan seseorang yang mau membantunya melunasi semua hutang-hutang nya, dia tidak mau kalau sampai Dion melaporkannya ke polisi.

Akhirnya teman yang dia tunggu datang, keduanya lalu mengobrol serius di sana. Setelah merasa cukup, akhirnya keduanya pergi dengan memakai mobil temannya itu entah kemana.

Hampir dua minggu, Willy tidak pernah bertemu dengan istrinya Sarah. Dia sibuk bekerja hingga selalu pulang pagi. Willy bangun saat bel berbunyi, di rumah ini memang sudah tidak ada pembantu sejak Sarah pergi—Willy memecat orang yang bekerja di rumahnya. Willy membuka pintu, ternyata seorang tukang pos datang memberikan paket untuknya.

Willy membuka paket itu, dan ternyata isinya surat gugatan cerai dari pengadilan. Dia mengepalkan tangannya, karena merasa kesal. Dia tidak menyangka jika Sarah akan melakukan hal itu.

"Kurang ajar, Sarah benar-benar membuktikan ucapannya." Gumam Willy.

Lalu dia menelpon istrinya, namun berulang kali panggilan nya tidak pernah di angkat oleh Sarah. Willy yang marah langsung membanting ponselnya, lalu masuk ke kamar mandi. Dia ingin menenagkan dirinya, sebelum menemui Sarah.

Keesokan harinya, Willy sudah berada di rumah ibu mertuanya. Di sengaja datang pagi-pagi sambil membawa oleh-oleh untuk istri dan mertua nya.

"Pagi Bu?" sapa Willy kepada ibu mertuanya.

"Kamu mau ketemu Sarah?" tanya Mayang.

"Iya Bu! Apa Sarah ada?"

"Kebetulan dia sudah pergi bekerja Willy, dan nanti sore baru pulang." Ucap Mayang.

"Sarah kerja Bu? Dimana?" kaget Willy.

"Di sebuah konfeksi, dan tempatnya gak jauh dari sini. Dia baru satu minggu kerja di sana." Tutur Mayang.

"Baiklah, kalau begitu nanti sore saya balik lagi Bu, dan ini tolong titip buat Sarah. Saya pamit dulu, permisi!" ucap Willy lalu pergi dari hadapan ibu mertuanya.

Mayang menatap keoergian menantunya, dia sungguh berharap jika Sarah tidak sampai berpisah dengan suaminya. Dia tidak ingin pengalamannya dulu terulang kembali oleh sang anak. Dimana dia harus berjuang menghidupi anaknya hingga akhirnya berhasil seperti sekarang ini.

1
Olha Alamri
Buruk
Diajeng lope
demian awalnya sok baik n tegas nyatanya zonk
Diajeng lope
kan telp msih nyambung berarti gampang di lacak thor kan orang kaya
Henny Cip Tati
jangan banyak iklan...iklannya jangan lama
Isabell Serinah
up lagi
Isabell Serinah
up lagi banyak 2 plseeee 👍
Viar05: Terima kasih banyak 🙏🏿🙏🏿
total 1 replies
Purwati
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
ku kasih bunga Thor biar semangat up nya💪🔥
Viar05: Terima kasih banyak kakak🙏🏿🙏🏿
total 1 replies
Ida Susiana
kasihan amira arkana
Ida Susiana
lanjut thor upnya
Samsinar Panggabean
dilanjut tor ceritanya
Zaskia Mecca
ceritanya bagus, alurnye pake alur maju jd kita bs tau ,sm bahas yg digunakan mudah dimengerti oleh kita yg awam
Putri Chaniago
secepatnya Arkana menikahi Amira n membalaskan semua perbuatan Vanya n ibunya
fitra andriyani
tokoh cwek nya kurang tegas
Eqy Qomsiyah - hwi
selalu ada pnyiksaan, dan yg di siksa cm diem aja
Ida Susiana
lanjut thor
Ida Susiana
thor di lanjut up
Ida Susiana
lanjut thor upnya
Ida Susiana
lanjut upnya thor
Ida Susiana
lanjut thor
Viar05: Terimakasih 🙏🏿
total 1 replies
Noey Aprilia
Waduhhh....udh pd gd aja mreka y,...
d tnggu jdohnya arkana,biar ga jd playboy trs...😁😁😁
Viar05: Terimakasih banyak kakak 🙏🏿😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!