NovelToon NovelToon
INDIGO

INDIGO

Status: tamat
Genre:Spiritual / Mata Batin / Horor / Tamat
Popularitas:533k
Nilai: 5
Nama Author: ARSY AL FAZZA

Penglihatan menembus dimensi ghaib. Tidak hanya di alam nyata, dalam pandangan lain bahwa sosok Indigo ketika berada alam bawah sadar itu sukmanya bisa terlepas keluar dari badannya. Berjalan-jalan menembus ruang dan waktu dunia lain. Setiap malam dirinya di kejar kematian yang mengancam. Para Indigo yang meninggal nanti ada dua kemungkinan. Yang pertama takdir dari Yang Maha Kuasa atau yang kedua karena tidak dapat kembali ke wujud tubuhnya di alam dunia. Simak kisahnya..!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARSY AL FAZZA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#Tabir Dunia lain

Tidak ada yang tau apa yang akan kita hadapi di masa depan. Baik kesedihan maupun kebahagiaan, bahaya mengancam. Mengarungi Samudera waktu alam tanpa batas. Para Indigo membaca waktu, kejadian masa lalu dan kini. Dia tidak tau secara keutuhan semua cerita tau misteri di dalamnya. Tidak tau juga pandangan yang di lihat benar adanya atau hanya tipuan iblis , jin atau setan belaka.

Benda aneh yang dia temukan dari dalam gudang neneknya semasa kecil hingga kini menghantuinya. Tepat di dalam penglihatan selanjutnya, kesakitan sebuah keluarga yang terlihat bergelimang harta kenyataannya sangat sengsara. Kaki setan menapak kuat di wilayahnya, atap rumah di kelilingi penampakan makhluk-mahkluk hitam.

Pahing menjatuhkan tampah besar berisi bahan tempe yang akan di olah. Dia terkejut ketakutan melihat makhluk hitam berlendir masuk ke dalam tubuhnya. Dia tidak sadarkan diri, Tarjok menemukannya di bawah pohon pisang halaman belakang rumah. Wajahnya membiru, mulutnya terbuka lebar. Orang-orang yang melihatnya berlari ketakutan.

Pahing di katakan terkena gangguan makhluk ghaib. Di dalam kamar kos-kosannya tidak ada yang berani masuk mendekati, anak perantauan yang beradu nasib di wilayah lain karena mendapatkan pekerjaan dengan upah yang sangat besar itu ternyata nyawanya sedang di pertaruhkan.

“Gimana kita sebagai teman membantu sebisa kita. Dukun yang kau bawa saja katanya dia udah nggak bisa di sembuhkan lagi” kata Tarjok sambil mengangkat keranjang.

“Ya mau bagaimana lagi? Sekarang Kita hanya bisa mendoakannya” jawa Wawan.

Malam penantian, Pahing berhenti bernafas. Terakhir kali dia melihat sosok makhluk yang dia temui di dekat pohon menarik tanganya berjalan ke sebuah tempat yang di penuhi dengan api. Uap yang sangat panas, dia menjerit kesakitan di dorong masuk ke dalam lautan api.

Kabar kematian Pahing geger akan perkataan dukun yang terakhir kali mengobatinya. Dia terkena gangguan makhluk halus yang berasal dari tempat kerjanya.

“Aku yakin sekali dukun itu bilang kalau tempat kerja kita berhantu” ucap Tarjok.

“Yang benar kamu Jok. Haduh! Jangan sampai aku ketiban siap seperti si Pahing” Wawan menepuk jidatnya.

Hari ini orderan sedikit sepi, para karyawan berkerja sampai setengah hari. Nek Esti memerintahkan mereka pulang lebih cepat, dia terlihat kurang sehat dan gerakan jalannya yang tertatih. Hari ini Esti pergi berobat di antar pak Yoyok. Supir pribadi sekaligus orang kepercayaan. Esti menyadari kalau sakit yang dia rasakan tidak sepenuhnya sakit alami. Meski demikian, dia harus menuruti saran Banu untuk memeriksa kesehatannya di rumah sakit.

Perjalanan rute selanjutnya pergi ke rumah mbah Kasino. Kursi bambu dan sajian yang terhidang di atas meja bukan secangkir minuman atau makanan. Mbah Kasino menyuruh dia membawa semua tambahan bahan yang arus dia sediakan di dalam ruangan khusus.

“Bulan besok adalah genap satu tahun untuk memberikan tumbal selanjutnya. Kalau kamu tidak segera melaksanakan ritual nama calon tumbal."

“Ya aku tau mbah.”

Esti membawa bungkusan masuk ke dalam mobil. Sosok si juru kuncen sekaligus dukun itu melihat tubuhnya yang mulai di serap makhluk jin pesugihan. Di dalam ruangan khusus, Esti menyusun semua benda yang dia bawa. Kali ini menulis nama Banu menggunakan darah pada jari yang dia gores.

Suara ketukan pintu yang terdengar keras mengagetkan mengagetkan Rasmi. Dia baru saja mengambil piring makan, mendengar kabar suaminya mengalami kecelakaan membuat piringnya terjatuh sampai mengenai kakinya.

“Bu, pak Banu meninggal dalam kecelakaan lintas kota..”

Pak Yoyok mengangkat Rasmi yang tidak sadarkan diri. Dia baringkan di atas sofa, Esti berpura-pura panik di sela pikirannya yang berpikir kalau nama calon tumbal telah menangkap mangsa. Dia mengusap kepala Rasmi, menenangkannya untuk tetap sabar.

Esti memberikan suang suapan pada para pemandi jenazah agar tidak membeberkan keadaan si mayat. Dia juga memberitahu agar mereka jangan memberitahu pada Rasmi mengenai leher Banu yang membiru.

Leher Banu di tutupi dengan kain. Merek tidak mengijinkan Esti masuk sebelum selesai mengkafani. Penguburan yang di segerakan, Rasmi menangisi makam suaminya. Pendeng yang tidak sanggup melihat kematian ayahnya mengurung diri di dalam ruangan yang gelap gulita.

Dia melihat membasuh wajahnya dengan ujung kaosnya. Tangisan terhenti melihat bayangan kuda dari balik tirai. Semakin dekat, kuda menjelma menjadi sosok mengerikan. Suara teriakannya terdengar pekerja rumahnya.

“Ada apa den?”

“Bi Upik, ada hantu di ruangan itu”

“Mana den nggak ada apa-apa..”

Bi Upik menghidupkan lampu mencari sosok tersebut. Pendeng berlari ke ruangan lain, dia memasuki ruangan yang selalu di larang neneknya untuk dia dekati. Pintu yang selalu terkunci dengan rantai yang di gembok itu tiba-tiba terbuka sendiri. Pedeng masuk ke dalam melihat penampakan makhluk yang sama. Dia menjerit ketakutan, sosok jin pesugihan merenggut jiwanya. Bi Upik minta tolong melihat Pepeng menusuk perutnya dengan keris berukuran besar.

“Ceroboh sekali, kenapa Pendeng bisa masuk ke dalam ruangan ku?”

“Maafkan saya nyonya, saya tidak tau kenapa den Pendeng bisa masuk ke dalam. Hanya nyonya yang mempunyai kunci itu.”

Kematian Pendeng menjadi misteri, Esti menyayangkan cucu keduanya di ambil jin pesugihan. Setelah kepulangan dari makam cucunya. Rasmi membuntutinya melihat gelagat ibunya yang mencurigakan. Laju kendaraan ibunya memasuki area hutan yang jaraknya cukup jauh dari perkotaan. Pak Yoyok memarkirkan mobil di dekat pohon yang tampak hangus terbakar. Ibunya keluar, langkah kaki cepat masuk ke dalam rumah tanpa meminta ijin pada penghuninya.

Rasmi bersembunyi lalu mencari celah jalan lain agar tau apa yang ibunya lakukan. Mendorong pintu belakang, dia membuka sandal lalu masuk ke dalam. Mengintip dari balik ruangan lain, dia melihat benda-benda mistis yang terdapat di atas meja.

“Aku sangat menyayangkan cucu ku di ambil jin pesugihan Mbah. Bukan kah akhir tahun aku sudah menumbalkan menantu ku? Kenapa dia malah mengambil cucu ku juga.

“Cucu mu telah di pilih sebagai darah daging sang manusia pengikut iblis. Setelah kau pulang nanti kekayaan mu akan bertambah berlimpah ruah. Usaha dan semua keinginan mu terlaksanakan.”

Ucapan si pria tua mengagetkannya. Rasmi tidak menyangka ibunya tega menumbalkan anak dan suaminya. Rasmi segera pergi mengangkat sandalnya, dia berlari menuju ke dalam mobil yang dia parkirkan lebih jauh dari rumah tersebut. Sepanjang perjalanan dia menangis, pandangannya kabur sampai hampir menabrak pengemudi sepeda motor yang melintas di dekatnya.

Dia membanting stir menabrak pepohonan. Dahinya terluka, Rasmi memutar kemudi melajukan kembali kendaraannya. Dia tidak akan pernah memaafkan kelakuan ibunya, dia memeriksa ruangan terakhir kali anaknya meninggal. Pintu bercat hitam tergembok, ada dua lapis rantai besi.

Dia mencari kunci di dalam kamar ibunya. Pandangan posisi berjaga mencari di setiap laci. Dia membuka lemari pakaian, menemukan sebuah kunci di balik lipatan baju.

1
Manda
selamat lebaran
milki
detik lebaran disini
Rina 〇△☆☂
♥️♥️
Rina 〇△☆☂
♥️
Komunitas basket SMANSA
indigo 😍😍😍
rindu
Kisah ini begitu menakutkan, membuat bulu kudukku berdiri sejak awal hingga akhir. Atmosfir gelap dan misterius benar-benar terasa, membuatku merasa seolah-olah aku sendiri berada di kerajaan Mandra Sukma. Saya benar-benar merinding membayangkan Aluna menghadapi semua rintangan mengerikan itu sendirian. Tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya sungguh membuatku merasa cemas. setaann
rindu
Aluna mendapati dirinya terperangkap di dalam ruangan gelap dengan bayangan menakutkan yang mengintai di sekelilingnya, saya hampir merasakan ketakutan yang sama seperti yang dia rasakan. Bola-bola api yang melayang di langit malam memberikan sentuhan supernatural yang menambah ketegangan cerita. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya berada di tempat Aluna, dikelilingi oleh kegelapan dan misteri.
𓆩❤𓆪
Ketika Aluna mendekati pulau yang dikelilingi oleh cahaya biru yang menyilaukan, saya merasa seolah-olah saya sendiri ikut terbawa dalam kegelapan dan ketakutan yang menyelimuti tempat itu. Saya hampir tidak bisa menahan napas menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya. Sosok-sosok yang tak jelas bergerak di sekeliling Aluna membuat bulu kuduk saya merinding. Saya merasa seperti saya sendiri berada di sana, merasakan ketegangan dan ketakutan yang melanda Aluna.
zatu
Ketika Aluna akhirnya menemukan bangunan kuno yang menjulang tinggi di tengah pulau, saya hampir tidak berani membayangkan apa yang mungkin menantinya di dalamnya. Rasanya seperti sebuah pembukaan menuju neraka yang menakutkan. istana keramat yang menyeramkan membuat saya benar-benar merasa seolah-olah saya sendiri berada di sana, menghadapi semua ketidakpastian dan bahaya yang menyertainya. Sungguh cerita yang sangat menegangkan!
mella
Aluna menghadapi berbagai rintangan yang mengerikan dengan keberanian yang luar biasa, dan saya tidak bisa tidak terkesan oleh kekuatan dan keteguhannya dalam menghadapi situasi yang begitu mencekam. Saya hampir tidak berani membayangkan bagaimana rasanya berada di tempat Aluna, dihadapkan pada semua misteri dan bahaya yang mengancam. Cerita ini benar-benar berhasil membuat saya merasa takut dan tegang sepanjang perjalanan.
Febri
Saat Aluna mendekati pintu istana kuno yang menyeramkan, saya merasa seolah-olah saya sendiri berdiri di sana, menunggu dengan ketegangan yang tak tertahankan untuk mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya. Sungguh pengalaman membaca yang memikat dan mendebarkan. Bayangan-bayangan menakutkan yang mengintai di dalam ruangan gelap dan sosok-sosok tak jelas di sekeliling Aluna benar-benar memberikan sentuhan horor yang membuat bulu kuduk saya merinding. Saya hampir tidak berani membayangkan berada di tempat Aluna, menghadapi semua ketakutan itu sendirian
Banyuwangi
Suara-suara aneh yang menggema di lorong-lorong gelap dan bola-bola api yang melayang-layang di langit malam benar-benar menambah intensitas ketegangan dalam cerita. Saya merasa seperti saya sendiri berada di dalam dunia yang misterius dan menakutkan itu. Ketika Aluna memutuskan untuk terus maju meskipun dihadapkan pada bahaya yang mengancam, saya merasa terinspirasi oleh keberaniannya. Cerita ini bukan hanya sekedar cerita horor biasa, tetapi juga memiliki pesan tentang keberanian dan keteguhan hati dalam menghadapi rintangan.
kapulaga
Dalam momen-momen seperti ini, penggunaan detail-detail sensorik menjadi sangat penting untuk membawa pembaca lebih dalam ke dalam aliran cerita. Dari suara gemetar Tumang hingga aroma tanah basah yang menciptakan suasana yang semakin mencekam, setiap detail memberikan warna dan nuansa yang mendalam pada narasi. Ini memungkinkan pembaca untuk benar-benar terhubung dengan perasaan dan pengalaman karakter utama, sehingga mereka bisa merasakan setiap getaran dari ketakutan yang dialami.
Bukan cilook
🌹Deskripsi yang mendetail dan cerita ini benar-benar menghadirkan pengalaman yang tak terlupakan bagi pembaca. Aq merasa seolah-olah saya sendiri berada di dalam kerajaan Mandra Sukma, merasakan setiap ketegangan dan ketakutan yang dirasakan oleh Aluna. Dari momen-momen gelap di lorong-lorong yang gelap hingga ketegangan yang melanda di dalam ruangan tersembunyi, aq tidak bisa tidak terhanyut oleh cerita ini. Bahkan ketika Aluna mendekati pulau yang dikelilingi oleh cahaya biru yang menyilaukan, saya merasa seperti saya sendiri ikut terbawa dalam perjalanannya, menunggu dengan napas tertahan untuk mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya. Keberanian Aluna dalam menghadapi segala rintangan yang menakutkan benar-benar menginspirasi, dan cerita ini berhasil menangkap esensi dari horor psikologis yang membuat bulu kuduk merinding. Aq sangat terkesan dengan cara cerita ini membangun ketegangan secara bertahap hingga mencapai puncaknya di dalam istana kuno yang menyeramkan. Keseluruhan, cerita ini tidak hanya menawarkan hiburan yang menegangkan, tetapi juga mengajak pembaca untuk merenungkan tentang keberanian dan keteguhan hati dalam menghadapi ketakutan.
Tante godang
⭐⭐⭐⭐⭐
nobon
elemen-elemen mistis dengan ketegangan dan petualangan yang seru. Saya penasaran dengan nasib Aluna dan bagaimana dia akan menghadapi tantangan selanjutnya.
Penggambaran suasana dan detail dalam cerita ini sangat kuat, membuat pembaca seolah-olah ikut merasakan ketegangan dan ketakutan yang dirasakan oleh Aluna.
nobon
suka bagaimana cerita ini menunjukkan bahwa kekuatan tidak selalu membuat seseorang merasa aman, tetapi bisa menjadi beban dan tanggung jawab yang besar. Konflik internal Aluna juga menambah dimensi yang menarik dalam cerita ini. Dia harus berjuang antara melindungi dirinya sendiri dan membantu orang lain. Teman-teman hewan Aluna memberikan sentuhan yang menyentuh hati dalam cerita ini, menunjukkan bahwa dukungan dan persahabatan bisa datang dari tempat yang tidak terduga.
Zona nyaman
Teman-teman hewan Aluna memberikan sentuhan yang menyentuh hati dalam cerita ini, menunjukkan bahwa dukungan dan persahabatan bisa datang dari tempat yang tidak terduga.
Saya penasaran dengan bagaimana Aluna akan menemukan solusi untuk menghadapi bencana yang akan datang, dan apakah dia akan berhasil mengubah nasibnya.
Pesan tentang pentingnya keberanian, persatuan, dan harapan dalam menghadapi tantangan hidup sangat menginspirasi.
nina
Setiap langkah Aluna melalui kegelapan dan rintangan menghadirkan perasaan yang intens bagi saya. Saya bisa merasakan ketegangan dan keputusasaan yang dirasakannya, tetapi juga keberanian dan tekadnya untuk tidak menyerah. Cerita ini benar-benar membuat saya merenung tentang arti sebenarnya dari kekuatan. Saya belajar bahwa kekuatan sejati bukan hanya tentang kekuatan fisik atau magis, tetapi juga tentang keberanian, keteguhan hati, dan kemampuan untuk tumbuh dan belajar dari setiap pengalaman hidup.
Seroja
Ketika Aluna bertemu dengan wanita tua yang memberinya harapan dan kekuatan baru, saya merasa seperti ada sinar terang di ujung terowongan gelap. Deskripsi tentang keberanian dan ketulusan hati Aluna sungguh menggugah perasaan. Saya sangat terkesan dengan kekuatan Aluna untuk tetap berjuang meskipun dihadapkan pada kegelapan yang menakutkan. Dia adalah contoh yang menginspirasi tentang bagaimana kita bisa melawan ketakutan dan keputusasaan meskipun segala sesuatunya terasa sia-sia.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!