NovelToon NovelToon
Kau Milikku Sayang

Kau Milikku Sayang

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / CEO / Janda / Mafia / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama
Popularitas:364.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Windii Riya FinoLa

Arsy Aprilia janda muda memulai kehidupan barunya di Kota Sidney, Australia. Awal kehidupannya di Negara orang terasa baik-baik saja dengan keseharian mengurus toko bunga miliknya. Namun, siapa sangka? Berawal dengan satu buket mawar hitam mengubah kehidupannya hingga harus menikah dengan pria aneh dari masa lalunya.
Dominic Jovano Abraham, pria misterius dan memiliki kehidupan masalalu yang berkaitan dengan Arsy.
Bagaimana kisah cinta mereka?
Yuk ikutin terus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Windii Riya FinoLa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13. Berjanjilah

"Baiklah. Daddy dan mommy harus istirahat. Kalian juga," tutur Daddy Malvyn tersenyum penuh arti di hadapan Dominic.

Pria berusia 35 tahun itu hanya mengangguk tanpa ekspresi. Biarlah, cukup sampai disini Dominic berusaha membantu sang Daddy agar bersatu dengan mommy-nya.

Malam ini mereka menginap di sebuah hotel karena esok akan berangkat ke bandara di penerbangan pertama. Sekalian merayakan malam pengantin orang tua Dominic. Hotel tersebut memang lebih dekat dengan bandara.

****

Tadi, Haris juga sempat terkejut atas ucapan dari Dominic. Seakan tahu kekurangan Arsy yang selama ini ia jaga agar tidak ada orang lain yang mengetahuinya.

Apakah Arsy memberi tahu keadaan sebenarnya?

Tapi, mengapa dengan dirinya tidak pernah memberi tahu sehingga dirinya tahu sendiri?

Benarkah dahulu Arsy mencintainya bila tak jujur sejak awal pernikahan mereka. Tidak, Haris tidak boleh mengingat kenangan masa lalu yang masih menyisakan penyesalan hingga kini.

Sekarang, saatnya Haris untuk melanjutkan hidup bersama Anna dan juga Malik. Semoga kedepannya akan segera mendapat momongan. Dan Haris juga berharap Arsy segera mendapat momongan dengan suaminya yang sekarang, pria yang pernah ia anggap sebagai selingkuhan Arsy.

***

Mungkin jika bersama dengan Arsy dihadapan banyak orang tidak membuat Dominic gugup, begitu juga yang dirasakan Arsy. Berbeda pula bila sudah berada di dalam satu ruangan hanya berdua saja. Keduanya tampak diam karena gugup dan bingung sekaligus karena tidak tahu harus berbuat apa agar menciptakan suasana lebih hidup, tidak seperti sekarang ini.

Dominic akhirnya memilih duduk di sofa tepat bersebelahan dengan Arsy. Tapi, tetap saja pria itu kehabisan kata-kata untuk memulai obrolan dengan Arsy. Sebenarnya, Dominic ingin meminta kecupan selamat malam dari Arsy. Tapi rasanya sangat memalukan jika mengatakan itu kepada istri sendiri.

Astaga!

Kemana perginya Dominic yang selalu tegas dan berwibawa?

Dimana Dominic yang tadi bicara terang-terangan dihadapan Arsy?

Hilang bak ditelan bumi. Dominic yang sedang duduk bersebelahan dengan Arsy sekarang adalah pria yang memiliki keberanian setipis tissue di belah menjadi 8 bagian.

"A-aku mandi dulu," kata Arsy tak kalah gugup dengan Dominic. Bangkit kemudian masuk ke dalam kamar mandi dengan berlari kecil.

Di dalam kamar mandi setelah menutup pintu, Arsy bersandar dibaliknya. Memegangi dadanya yang kembang kempis akibat jantung berdegup kencang. Kepala Arsy menggeleng menyadari sikapnya sungguh berbeda saat menjadi istri Haris dahulu.

Dahulu, ia tetap sabar saat Haris belum siap melakukannya dan terus berusaha agar Haris menerimanya. Jika boleh jujur, jantung Arsy belum pernah berdebar kencang seperti ini saat berdekatan dengan Haris dahulu.

Bersama Dominic?

Arsy tidak tahu mengapa selalu kesulitan agar terlihat baik-baik saja saat berdekatan dengan Dominic.

Debaran jantung yang membuat dadanya sesak tapi di satu sisi membuat Arsy merasa tenang.

Beberapa saat kemudian Arsy keluar dari kamar mandi dan melihat Dominic sedang bicara pada sambungan telepon. Ia tidak ingin bertanya karena bukan ranahnya sebab bisa saja itu privasi bagi Dominic.

"Erlin menelepon memberitahu keadaan grandma," ucap Dominic menjatuhkan bobot tubuhnya di sebelah Arsy sambil meletakkan ponsel di atas meja sedikit membanting.

Arsy menoleh menatap Dominic yang sekarang bersandar di sofa sambil memejamkan mata. Jujur saja ia penasaran siapa Erlin sampai menelepon Dominic memberi tahu kabar yang dipanggil suaminya itu dengan sebutan grandma.

"Su-suamiku. Erlin siapa?" tanya Arsy takut menyinggung Dominic.

Ya ampun. Pertanyaan Arsy membuat Dominic membuka matanya. Ia lupa memberitahu siapa Erlin. Apalagi pembunuh kakak Erlin adalah ayah Wahyu.

Dominic menegakkan tubuhnya dan duduk mengarah pada Arsy. Ia meraih tangan Arsy sambil menggenggamnya.

"Istriku. Aku ingin mengatakan sesuatu yang mungkin akan membuat kamu marah," ucap Dominic merasa ragu tapi harus ia bicarakan agar kedepannya tidak menjadi boomerang. Hanya kejadian 7 tahun lalu yang masih menjadi ketakutan baginya jika terungkap.

"Apa Erlin pacar kamu? Tunangan atau calon istri kamu?" Arsy harus tahu siapa Erlin dikehidupan Dominic karena tidak ingin menjadi orang ketiga diantara mereka. Pengalaman menjadi sang pemilik kemudian di rebut oleh orang lain sungguh sangat menyakitkan.

"Bukan. Dengarkan penjelasan ku dan jangan menyela sebelum aku jelaskan semuanya, oke?" Kata Dominic menatap mata Arsy yang juga sedang menatapnya.

"Kamu ingat kejadian saat ayah di penjara?" tanya Dominic membuat Arsy terkejut dan ingin menyela tapi di karang oleh Dominic.

"Pria yang ayah bunuh adalah kakak Erlin dan kakak Erlin memintaku untuk menjaganya. Saat itu aku yang sedang emosi membuat ayah Wahyu masuk penjara. Maafkan aku soal itu dan sekarang Erlin sedang menjaga grandma di rumah sakit akibat ulahku yang menolak di jodohkan dengan Erlin. Aku lebih memilih menikahimu," ucap Dominic jujur dan ia tahu setelah ini Arsy akan membencinya.

Benar saja. Arsy menarik tangannya dari genggaman Dominic. Matanya sudah basah akibat air mata yang menetes di pipinya.

"Tapi ayah tidak bersalah. Dia meninggal bukan ayah yang membunuh, pria itu tiba-tiba ambruk di pelukan ayah dengan muntah darah sebelum akhirnya meninggal dunia." Arsy mengatakan sejujurnya.

Maksud kamu apa, istriku?" Dahi Dominic berkerut mendengar cerita dari Arsy.

"Malam itu aku terlambat pulang ke rumah. Setelah pulang sekolah aku main dan menonton bioskop hingga malam. Di pertengahan jalan aku di hadang dua preman dan kebetulan ayah juga hendak menyusulku. Ayah mencoba melawan tapi tetap kalah sampai pria itu datang membantu tapi sempat terkena beberapa pukulan. Tapi, tiba-tiba pria itu ambruk di pelukan ayah. Dia seperti tidak berdaya, batuk-batuk hingga akhirnya muntah darah. Setelah itu dia sudah tiada. Ayah bukan pembunuh tapi kalian tidak percaya dan justru memberat hukuman ayah," Arsy tidak dapat membendung kesedihan dan amarahnya menjadi satu.

Tubuh Dominic membeku. Apakah sesuatu terlewatkan selama ini? Selama kasus itu berjalan, ia tidak sampai turun tangan karena baginya lawan yang membunuh sahabatnya bukanlah tandingannya. Jika hanya percobaan pemerkosaaan, belum melakukan pastilah tidak meninggalkan bekas di tubuh sang wanita. Itu yang dipikirkan Dominic kala itu.

"Maafkan aku," cicit Dominic tercekat. Bayangannya teralih kehidupan Aray sejak saat itu. Membayangkan kesalahannya 7 tahun lalu saja pasti sudah sangat menyiksa bagi Arsy.

Oh tidak. Dominic tidak dapat membayangkan penderitaan Arsy.

Dominic turun dan bersimpuh di kaki Arsy. "Ampuni aku, Arsy. Tolong jangan tinggalkan aku. Aku tidak tahu jika kejadian sebenarnya seperti itu, ampuni aku." Kepalanya bersandar di kaki Arsy.

Arsy terkejut atas kelakuan Dominic dan semakin terkejut saat mengetahui bahwa Dominic tidak mengetahuinya.

"Jangan begini," cicit Arsy sambil berusaha membuat Dominic tidak bersimpuh di kakinya

Dominic menggeleng. "Berjanjilah untuk tidak meninggalkanku, Arsy."

"Aku janji asal semua urusan Erlin beralih padaku."

1
Kanza Nia
lama bgt tor up y
Oka Mur
Lumayan
Oka Mur
Kecewa
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
KK kmn,km g ad kbrnya
Hor Her
Kecewa
Hor Her
Buruk
Kalsum
lanjut thoor
Ocanya gava
Luar biasa
Siti Romlah
baru nyambung thoor dengan cerita pernikahan ke 3 Haris. yg di hadiri Arsy, ayah Wahyu fi kaeso 4 pria berbaju hitam.
artinya pernikahan mereka beruntun kan thoor.
"k kamu" ucap Dominic
apa Arsy wanita masalalu (8 tahun lalu) Dominic
semoga ja
semangat dengan karya barunya mae
jangan lupa kabari, infokan apa judulnya
biar banyak kami baca dan dukung
Asngadah Baruharjo
wkwkwkwk
Asngadah Baruharjo
KEREENNNNN thoorrr 🤣🤣🤣
Asngadah Baruharjo
bahagialah Arsy,doaku menyertaimu 😀😀😀
November
lanjut
key
Luar biasa
Dewi Chusnual
😂😂😂😆kasian daddy malvyn ditolak meski sudah nunggu lama
Nur Hidayati
👍
sunshine wings
Luar biasa
Maharani Rani
ko gak up LG kak
Hainun Qolbi
aku suka bacanya 😘😘
Dwi Setyaningrum
Thor kira2 ini dilanjutkan ga ya ini sdh taun 2024 Lo🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!