NovelToon NovelToon
Mari Bercerai, Aku Sudah Mati Rasa, Mas!

Mari Bercerai, Aku Sudah Mati Rasa, Mas!

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Balas Dendam / Single Mom
Popularitas:81.5k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Zahira Aulia Utami menikah dengan Galang Putra Hadian. Mereke sudah menikah selama delapan tahun dan di karuniai seorang putri cantik bernama Cantika Alya Putri Hadian, berusia enam tahun. Namun putri mereka memiliki hal yang berbeda dengan putri orang lain pada umumnya. Dia memiliki sesuatu yang spesial.

Rumah tangga mereka sebeanrnya baik-baik saja. Hanya memang satu tahun terakhir Aulia dan Galang sering bertengkar. Dan inti dari masalahnya adalah Cantika, Galang merasa malu memiliki anak yang dia pikir ga-gu. Dan itu semua karena Aulia. Dia menyalahkan Aulia sehingga membuatnya malu saat membawa mereka dalam pertemuan keluarga atau saat acara di kantor.

Semenjak itu, hubungan mereka terasa hambar, Galang seing pulang telat ke rumah.

pertengkaran terus berlanjut, apalagi keluarga Galang juga ikut campur hingga akhirnya Aulia dan Cantika melihat Galang bersama dengan seorang wanita bergandengan mesra. Hati Aulia rasanya semakin membeku. Tak ada lagi alasan untuk bertahan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aulia 20

Debum pintu yang ditutup kasar oleh Galang menyisakan gema yang perlahan lenyap di ruang tamu. Keheningan kembali merayap, menyelimuti rumah yang terasa semakin dingin dari hari ke hari.

Aulia masih berlutut di lantai, mendekap Cantika erat-erat. Dia bisa merasakan bahu kecil putrinya terguncang pelan, menahan tangis yang tak mampu disuarakan dengan sempurna. Hati Aulia mencelos, namun bukan lagi oleh rasa sedih yang melemahkan, melainkan oleh amarah yang membeku menjadi tekad bulat.

"Anak pintar, anak cantik Ibu..." bisik Aulia lembut, mengecup puncak kepala Cantika.

"Papa sedang sibuk. Sekarang, kita main berdua di kamar, yuk? Ibu punya krayon baru untuk Tika."

Cantika mendongak, menghapus air matanya dengan punggung tangan mungilnya, lalu mengangguk pelan. Senyum tipis kembali terukir di wajah bocah itu, kepolosan yang begitu kontras dengan badai yang sedang berkecamuk di dalam rumah ini.

Setelah memastikan Cantika asyik mewarnai di kamarnya, Aulia berdiri dan berjalan ke arah jendela ruang tamu. Dari balik tirai yang tersingkap sedikit, dia melihat mobil Galang perlahan bergerak meninggalkan pekarangan rumah.

Aulia tersenyum tipis. Sangat tipis, namun sarat akan kepuasan yang dingin.

"Nikmati hari Minggumu, Mas," gumam Aulia lirih.

"Karena ini akan menjadi hari Minggu terakhir yang bisa kamu nikmati dengan tenang."

Dia melangkah menuju kamarnya sendiri. Dari bawah tumpukan baju di lemari paling sudut, Aulia mengeluarkan sebuah map cokelat tebal yang selama seminggu ini dia sembunyikan dengan rapat.

Di dalam map itu, bukan hanya ada cetakan rekening koran dari bank yang dia datangi secara diam-diam Senin lalu. Dari hasil cek mutasi itu menunjukkan aliran dana ratusan juta yang ditarik Galang untuk membelikan sebuah mobil bekas atas nama Belinda, tetapi juga barang-barang mewah untuk wanita itu, bahkan ternyata kartu kredit milik Galang hampir mencapai batas limit untuk menyenangkan Belinda.

Tak hanya itu, lembar-lembar berikutnya berisi tangkapan layar percakapan mesra, foto-foto kedekatan serta rincian reservasi hotel atas nama Galang dan Belinda yang berhasil didapatkan Aulia dari bantuan seorang detektif swasta sewaan. Semua bukti sudah lengkap, tersusun rapi, dan siap untuk di berikan ke pengadilan agama sebagai bukti kongkrit.

Sementara itu, di sebuah kafe estetik di sudut kota, Galang tertawa lepas. Di hadapannya, Belinda duduk dengan gaun merah muda yang mencolok, memainkan jemarinya di atas punggung tangan Galang dengan manja.

"Kamu kok tumben telat sih, Yang? Aku bosen tahu nungguinnya," rajuk Belinda dengan bibir mengerucut.

"Maaf, Sayang. Tadi ada sedikit 'gangguan' di rumah," ujar Galang.

Mengingat wajah Cantika dan tatapan kosong Aulia. Namun, dia segera menepis bayangan itu. Baginya, Aulia hanyalah istri rumahan yang tidak berdaya, yang tidak akan berani mengambil langkah ekstrem karena ketergantungan finansial padanya.

"Ah, istrimu lagi? Sudahlah, nggak usah dipikirin. Yang penting hari ini kamu milikku seharian, kan? Kita jadi kan beli tas yang kemarin aku tunjukin?" tanya Belinda dengan mata berbinar penuh harap.

Galang menepuk dadanya dengan bangga.

"Tentu saja jadi. Apa sih yang enggak untuk kamu?"

Galang merasa berada di puncak dunia. Dia merasa berhasil mengendalikan semuanya: mempertahankan citra suami berwibawa di depan ibunya dengan memberikan uang tambahan. Sehungga mereka kembali diam dan tak berkoar-koar karena Galang sudah menambal mulut keluarganya dengan uang. Lalu dia tinggal menundukkan Aulia dengan gertakan, dan tetap bisa memanjakan selingkuhannya. Dia tidak pernah tahu bahwa di balik keheningan yang dia tinggalkan di rumah, sebuah sekoci penyelamat telah dilepaskan oleh Aulia, siap membiarkannya tenggelam sendirian bersama kapal yang karam.

Sementara itu, di rumah Aulia, suasana jauh lebih hangat. Beberapa saat setelah mobil Galang melesat menjauh, pagar rumah mereka diketuk. Aulia membuka pintu dan mendapati Farrel dan ayahnya datang bertamu.

"Siang, Tante Aulia," sapa Farrel dengan senyumnya yang sopan dan ramah.

"Siang Farrel... Aish kok tumben datang ke sini?"

"Iya tante, Farrel mau ajak Cantika main lagi, iya kan Papa?" Jawab Farrel namun meminta persetujuan papanya. Ghani mengangguk.

"Maaf Bu Aulia kalau kedatangan kami meganggu hari minggu anda dan keluarga, tapi Farrel dari tadi meminta datang kesini mengajak Cantika bermain. Saya tadi coba telepon dan kirim pesan ke Bu Aulia tabi belum ada jawaban..." Ujar Ghani sedikit tak enak karena khawatir menganggu kelaurga Aulia.

"Aeeeeelllll.." teriak Cantika sebelum Aulia menjawab pertanyaan Ghani.

"Princeeeesssss..." Teriak Farrel.

1
nely_48
udh mirip keluarga cemara az mrk ini
nely_48
kk itu pengacara kan nama pak yudha knp jd yudi
ryuka
akhir nya aulia bebas juga..👍👍👍👍
YuWie
anak2 rika kemana tuh sama bapaknya galang
YuWie
kenapa seringkali kondisi dan tokoh hilanh sendiri nya

diawal bapaknya galang ikut si pak hendra..tapi disini melihat kegilaan anak dan istrinya tiba2 pak hendra hilang.
Heni Setiyaningsih
namanya berubah ubah Bu Wahyu/ Bu Ratna
YuWie
eng ing engggg.... doble kill galang
YuWie
hebat aull..kau bisa memprediksi jurus2 keluarga galang. pak hendra kupikir sadar dan bijak gak taunya sama bae
YuWie
dan ternyata pak ghani adl pemilik pratama
YuWie
Luar biasa
YuWie
bacottt..hiattt..tendang si galang ayo aul spt dunia2 persilatan 🤣
YuWie
sok gayamen pak galang..duit xepak gaya bintang 5
YuWie
perjuangan seorang ibu untuk anak tercinta..hebat ibu aul
nely_48
papa om Ghani 💃💃
Ambu Rinddiany Thea
kutunggu mssa idah mu Aulia 🤭 kata banang ghani teh 😂
nely_48
cepat bs lancar bicara nya ya cantika 🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
nely_48
msh drama galang family yg saling menyalahkan satu sm lain nya
nely_48
terimakasih pak Ghani n Farrel apartemen mewah nya, semoga cantika cepat pulih dr traumatik nya
nely_48
sepupu ❓ ko hubungan Farrel sm cantika sepupu ya
Ambu Rinddiany Thea
ko hati ini berasa seneng banget ya bahagia gt liat s galengan s ceu ratna s rika d penjara ,. 🤭🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!