NovelToon NovelToon
Please Love Me

Please Love Me

Status: tamat
Genre:Romantis / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:472k
Nilai: 4.8
Nama Author: 1PM

"Apa kau tidak bisa sedikitpun memberikan rasa cintamu padaku?"

Lily Anastasya.

"Tidak karena aku sudah berikan seluruhnya pada gadis masa kecilku, aku sudah menyukainya sejak dulu dan aku tidak akan pernah bisa menyukaimu"

Jason Louvis

Lily Anastasya dikenal sebagai gadis yang ceria, dan dia bertemu seorang pria yang awalnya dia anggap khayalan hingga dia pun bertindak di luar kebiasaannya. Tapi siapa sangka jika awal pertemuan itu membuatnya benar-benar jatuh cinta pada pria itu.

Tapi bagaimana jika pria itu sudah mencintai orang lain yang tak lain adalah gadis masa kecilnya. Akankah Lily bisa memperuangkan cintanya, atau dia akan menyerah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 1PM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 13

Beberapa menit berlalu, setelah menenangkan hati dan pikirannya Jason pun kemudian melajukan kembali mobilnya untuk mengantarkan Lily, tapi tiba-tiba di perempatan jalan, Jason memutar balik mobilnya, menuju ke tempat lain.

"Akan sia-sia aku memblok dan menghapus semua pesan dan nomornya, jika aku mengantarnya pulang sekarang, bagaimana jika pria yang namanya Al Al itu datang ke rumahnya dan menjemputnya?" Itulah yang ada di dalam pikiran Jason hingga dia memutuskan untuk tidak membawa Lily pulang sekarang.

Lily yang merasa sudah cukup lama dia di perjalanan, akhirnya perlahan membuka matanya. Dilihatnya sekeliling, Lily berada di dalam sebuah kamar, Lily langsung bangun dan mengecek pakaiannya, dia bernafas lega saat melihat pakaiannya masih utuh.

Kemudian Lily pun bangun dan turun dari ranjang, tiba-tiba suara yang familiar terdengar di telinganya membuatnya merinding.

"Sudah bangun?" Tanya seseorang yang baru keluar dari kamar mandi dengan jubah mandi.

"Ahh, apa yang kau lakukan?" Teriak Lily sambil menutup matanya dengan telapak tangannya, kemudian berbalik badan.

"Bagaimana kau bisa tahu apa yang aku lakukan jika kau menutup matamu?" kata Jason datar.

"Pergi dari sini!" Ucap Lily mengusir Jason.

"Hei ini rumahku, dan yang seharusnya mengusir itu aku bukan dirimu!" Kesal Jason karena dengan beraninya gadis aneh ini mengusirnya di rumahnya sendiri.

"Maksudku keluar dari kamar ini! Jangan berpakaian seperti itu di depanku!" Kesal Lily karena pria dingin di belakangnya.

"Apa kau lupa disini juga kamarku?" Tanya Jason dengan seringai di bibirnya.

"Baiklah, aku yang akan keluar dari kamar ini," kata Lily kemudian membuka matanya dan hendak melangkah meninggalkan Jason.

Tapi baru satu langkah tubuhnya ditarik ke belakang oleh Jason, hingga Lily menabrak dada pria itu yang terbuka karena dia tidak mengikat jubah mandinya dengan benar.

"Akh" Teriak Lily lagi, lalu kemudian tanpa banyak kata, Jason membungkam bibir Lily dengan bibirnya.

Lily memukul dada Jason, agar melepaskan ciuman mereka, tapi Jason justru menarik tengkuk Lily dan memperdalam ciuman mereka.

Sampai Lily sudah mulai kehabisan nafas, Jason pun akhirnya melepas ciuman itu.

"Apa kau mau membunuhku hah? Kau membuatku tidak bisa bernafas," kata Lily kesal.

Bukannya menjawab, Jason malah kembali mendekatkan wajahnya ke wajah Lily, dan dengan cepat Lily menutup bibirnya dengan kedua telapak tangannya.

Jason tertawa melihat apa yang Lily lakukan, kemudian meninggalkan Lily yang sekarang menghentak-hentakkan kakinya, karena ternyata pria dingin itu malah mengerjainya.

"Awas saja kau pria dingin! Aku akan membalasmu nanti," teriak Lily karena Jason sudah berada di dalam kamar mandi setelah tadi mengambil baju di lemarinya.

Lily melihat ponselnya, kini hari sudah sore dan Lily tidak tahu dimana dirinya berada, Lily berjalan dan melihat ke jendela. Tapi dia tidak mengenali tempat yang sekarang dimana dirinya berada.

"Aku dimana?" Gumam Lily.

"Bukannya tadi aku bilang kalau kamu ada di rumahku!" Jawab Jason yang tiba-tiba berada di belakangnya hingga membuat Lily terlonjak kaget.

"Oh My God kau membuatku terkejut, apakah kau benar-benar ingin aku mati muda, tadi kau membuatku tidak bisa bernafas dan sekarang kau membuatku hampir saja terkena serangan jantung," ucap Lily kesal.

"Kau yang melamun, tapi aku yang disalahkan," kata Jason kemudian berjalan ke samping Lily kemudian duduk di jendela yang terbuka.

"Kau saja yang melangkahnya tidak bersuara," kata Lily memberi alasan.

"Kenapa kau membawaku kesini? Ini sudah sore dan aku harus sudah berada di rumah," kata Lily pada akhirnya mengalah, karena dia tidak ingin ribut lagi dan membuat tenaganya terkuras habis hanya untuk menanggapi pria dingin yang saat ini bersamanya.

"Jangan harap kau bisa pulang, kau akan tidur disini malam ini," kata Jason enteng sambil memainkan ponselnya, lebih tepatnya mengirimkan pesan pada seseorang.

"Apa kau bilang? Apa kau sudah gila?" Teriak Lily lagi dan Jason pun langsung menutup kedua telinganya.

"Tidak bisakah kau tidak berteriak di depanku sehari saja?" Jason berkata sambil mengusap telinganya yang terasa pengang karena sudah beberapa kali dia mendengar teriakan gadis aneh yang dia bawa ke rumahnya.

"Tuan, aku mohon antarkan aku pulang sekarang! Kalau tidak, Anda bisa kasih tahu aku ini dimana dan aku akan mencari cara agar bisa pulang," mohon Lily yang dengan tiba-tiba menggenggam tangan Jason.

"Tergantung seberapa tulus kamu memohon," kata Jason datar.

"Apa yang harus aku lakukan? Aku akan melakukan apa saja, eh tidak maksudku aku akan berusaha menuruti apa yang kau mau, asal itu hal yang baik dan tidak merugikanku, aku akan melakukan itu, tapi tolong antarkan aku sekarang pulang!" Kata Lily mengiba.

"Apa maksudmu berkata asal itu baik dan tidak merugikanmu, kamu pikir aku seorang pria seperti itu, bahkan jika aku menyentuhmu, pasti aku yang rugi bukan kau, kau justru senang dan menikmatinya kan?" Jason kemudian melepaskan tangan Lily dari tangannya.

"Jangan sembarangan bicara Anda! Apa Anda tidak terbalik berbicara seperti itu, bukankah Anda yang selalu memulainya dengan tiba-tiba menci.."

Lily tidak jadi meneruskan ucapannya karena saat ini Jason kembali mendekatkan wajahnya, dan dengan cepat Lily bisa menghindar.

"Minggir!" Ketus Lily.

"Bukannya tadi kamu ingin aku cium?" Kata Jason lagi.

"Tidak, siapa juga yang ingin kau cium, ayolah Tuan Jason yang terhormat, antarkan aku pulang sekarang! Aku mohon! Ada sesuatu yang harus aku lakukan, aku janji nanti aku akan melakukan apa yang tadi aku ucapkan," mohon Lily lagi.

Segitunya kau ingin bertemu dengannya, bahkan kau sampai rela memohon dan mau melakukan apapun, tapi jangan harap kau bisa melakukan hal itu, karena aku tidak akan membiarkannya, aku sudah sejauh ini sengaja membuatmu tidak bertemu dengannya, dan sekarang kau memintaku untuk kembali agar bisa bertemu dengannya? Itu takkan pernah terjadi," kata Jason dalam hati tidak suka dengan apa yang Lily katakan tadi.

"Tidak akan, bukankah aku tadi sudah bilang jika kau akan tinggal disini malam ini, dan itulah keputusanku, dan kau tidak boleh menentang apa yang sudah aku putuskan," kata Jason tidak bisa diganggu gugat, sambil menatap Lily tajam.

"Tapi aku harus pulang sekarang, aku janji a.."

Ucapan Lily terpotong saat mendengar suara yang menggelegar di seluruh ruangan, siapa lagi tersangkanya jika bukan Jason, karena hanya mereka berdualah yang ada di tempat ini.

"Sekali aku bilang tidak, ya tidak! Apa kau mengerti? Jangan membantah dan turuti apa yang aku katakan jika kamu masih ingin pulang hidup-hidup," ucap Jason dingin, membuat bulu kuduk Lily berdiri saat mendengar suara pria dingin itu yang tiba-tiba marah entah apa sebabnya.

"Tapi…"

"Diam!" Bentak Jason lalu pergi meninggalkan Lily di kamarnya.

1
Yuyun Yuliana
Kecewa
Yuyun Yuliana
Buruk
Any Riana
loh yg cerita liora yg di tinggal itu gmn y?yg di endingnya terpaksa menikahi tuan muda. apa liora n ronald berpisah?
khashafah
ke mansion Stevano yg dulu waktu di asingkan...
Syarifah
apalg thorrr
Wisna Wanti
lanjut donk seruu bangett penasaran dengan kisah lanjutnya
Lusi Hariyani
waduh...konflik lg
visi Sembiring
dibongkar aja kebusukan devan biar dahlia menyesal telah membela org yg salah
Syarifah
lanjuttttt
ai
lucu ya kalo AL lagi cemburu
arika
👍
Syarifah
kpn kelarnya masalh al dan lia thorrr
Syarifah: 👍👍👍👍👍
total 2 replies
ai
makasi jason sudah mewakiliku dengan kata-kata ini, soalnya gw lagi ada di posisinya sih kak AL😔
Syarifah
lanjutttt
Syarifah
sweetttttt☺☺😍😍😍😍😍😍
Yuli Puji Lestari
mesra terus ya
Nha Erna
kenapa gk bikin cerita liora dan ronal aja thor di buku baru pasti seru, ini novel kn cerita nya lili, mf ya thooor semangat nulis nya
1PM: Iya kak, nanti di teruskan di novel sendiri, cerita Liora. Ini tinggal beberapa saja kok. terima kasih dukungan dan semangatnya🙏🙂😊
total 1 replies
Syarifah
bahagia terus ya kalian
Syarifah
mau ngapain
Syarifah
akhirnya sudah unboxing liora
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!