NovelToon NovelToon
Nona Jutek Eks Tuan Bandal

Nona Jutek Eks Tuan Bandal

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Romantis / Cintapertama / Karir / Persahabatan / Romansa
Popularitas:56.4k
Nilai: 5
Nama Author: R_picisan03

Bercerita tentang seorang wanita bernama Anita Sheila, seorang gadis yang memiliki sifat cuek terhadap hal yang menurutnya tak penting. Fokus terhadap nilai dan prestasinya semasa sekolah, justru membuatnya tak memiliki teman dan susah bergaul.

Namun pandangan Anita berubah ketika suatu hari ia bertemu Zain Azriel. Zain yang memiliki sifat berkebalikan dengan Anita memberi kisah baru dalam romansa tersebut.

Zain merupakan lelaki yang ceria, suka bermain, nakal dan bahkan dihari pertama sekolah ia bertengkar dengan seniornya, walau sebenarnya ia lelaki jenius dalam mata pelajaran.

Hubungan keduanya terbentuk ketika pertama kali Anita mengunjungi Zain untuk mengantarkan sebuah catatan. Namun saat itu juga Anita melihat sisi berbeda Zain dari rumor yang selama ini ia dengar. Dari situlah pertemanan keduanya dimulai.

Saat ini hubungan mereka semakin dekat, namun keduanya bingung dengan ikatan tersebut karena belum pernah memiliki pengalaman sebelumnya.

bagaiman kisah selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R_picisan03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Benar atau salah?

Seminggu kemudian...

"Wah coba lihat tuh siapa yang mendadak populer? Lagian tampang Zain memang ganteng sih," ujar Alea berdiri memperhatikan halaman luar dari jendela ruangan.

"Hem?"

"Oh iya apalagi sekarang dia lebih terbuka. Cewek-cewek juga pasti senang melihatnya," lanjut Alea.

Tiba-tiba....

"Anita! Ternyata kau benar, waktu aku gak melotot, mereka jadi mau ngbrol denganku," ucap Zain melompat masuk ruangan melalui jendela.

Aku yang tak menghiraukan Zain, berfokus membaca buku pelajaran di meja.

"Ah, apa ini yang dinamakan kekuatan kontak mata?" ketus Zain kemudian terduduk di meja.

"Bukan."

Dua orang siswi datang menghampiri...

"Zain, Zain...ajari aku dong."

"Belajar apa?"

"Tentang algoritma yang ini, bagiku terlalu sulit sih," lanjut siswi tersebut meletakkan buku di atas meja Zain.

"Tapi tampangku menyeramkan gak sih?"

"Gak kok, beneran gak seram."

"Oh, aku pikir seram dan menakutkan."

Ketika Zain berbicara dengan kedua siswi tersebut, aku berbisik dengan Alea.

"Peduli banget ya? Padahal sikapnya masih belum berubah," bisik Alea.

"Karena sudah terlanjur populer, mereka juga jadi memakluminya," batinku.

"Kamu lucu banget Zain."

"Enggak tuh! Hehehe."

"Dih! Apaan sih, ganggu banget," pikirku singkat masih berfokus membaca buku pelajaran.

Karena bagiku kebisingan tersebut sanggat mengganggu, aku berdiri berjalan menuju luar ruangan meninggalkan mereka, "Lihat rahul saja lah."

Setibanya di halaman sekolah mendekati kandang rahul, memberikannya makanan.

"Binatang peliharaan jadi pelariannya gadis yang kesepian ya?"

"Hah?" Menoleh ke arah belakang.

Alea tersenyum tipis.

"Apa maksudmu Alea?"

"Habisnya memang begitu kan? Belakangan ini sulit sekali dekat dengan Zain, belum lagi dia selalu di kelilingin para wanita. Sikap Zain seperti berubah drastis. Padahal dulu gak ada yang mau dekat-dekat dengannya."

Berjalan dengan Alea menuju lapangan sepak bola, melihat Zain sedang bertanding bola kaki.

****

"Zain...Zain."

"Semangat Zain!"

"Ayo Zain masukin bolanya."

Sorakan sekitar 15 an siswi saling bersaut-sautan.

"Tenang saja, tendangaku pasti masuk," pekik Zain kemudian menendang bola kearah gawang.

"Rasakan!"

Azi berlari menghampiri, "Gawangnya sebelah sana, Zain!"

"Ah salah gawang ya? Hehehe," Zain melambai kearah siswi sembari tersenyum.

*****

"Waktunya olahraga," ujarku bangkit berdiri meninggalkan Alea.

"Wah? Wah? Wah? Kamu cemburu ya Anita?"

"Benar juga, jadi begini rasanya cemburu ya," lanjutku berhenti kemudian kembali berjalan.

"Anita, kamu jujur sekali," lirih Alea yang tadinya tersenyum menjahili langsung muram.

Hari pekan olahraga dimulai....

Dilapangan volly...

"Smassssshhhh......!"

Alea melompat tinggi memberikan pukulan keras ke arah musuh berhasil memberikan nilai tambahan.

"Hei Anita, dari tadi kamu belum ada nyentuh bola sama sekali," ucap Alea menoleh ke arah belakang menatapku.

"Memangnya harus?"

"Yasudah tetap fokus dan hati-hati."

"Gak kusangka, ternyata Alea atletis juga," batinku.

Bola melesat menujuh arahku tepat mendarat di wajah, "Argghh."

Selepas bertanding volly, aku dan Alea beristirahat di halaman luar.

"Hei, bagaimana pertandingan volly nya?" ujar Azi. menghampiri.

"Mungkin kami bisa menang kalau Anita lebih bersemangat," balas Alea.

"Maaf."

"Zain banyak membantu tim cowok loh, karena begitu semangatnya dia sampai memukul wasit."

"Mana Zain?" ucap Alea.

"Disana," jelas Azi menunjuk Zain berdiri mengobrol bersama tiga orang siswi.

"Semoga dengan begini dia lebih semangat bersekolah," lanjut Azi.

"Heh?" kejut Alea.

"Aku pernah cerita bukan kalau Zain sering bolos semasa SMP dulu, dia juga bikin ribut pas hari pertama sekolah, makanya sampai jadi masalah besar waktu itu," jelas Azi.

"Masa sih?" tanya Alea kembali.

"Dulu dia benar-benar kayak binatang liar, semua orang takut di buatnya, habis itu Zain gak pernah datang lagi kesekolah. Makanya aku harap kejadian itu gak terulang lagi."

"Ternyata dia punya sejarah buruk ya."

"Kenapa kamu sepeduli itu dengan Zain? Padahal selama ini kamu jarang ngobrol dengannya kan?" sahut ku.

"Soalnya aku berhutang budi dengannya. Kalau begitu nanti kita lanjut kembali, Aku duluan mau susul Zain, dah." Azi berlari menuju Zain.

Kemudian Zain dan Azi berjalan kembali menuju ruang kelas.

"Zain, tadi kamu hebat loh." Teriak seorang siswi dari lantai atas gedung sekolah.

"Ya jelas dong!" sahut Azi.

Zain menghentikan langkah melihat seorang siswa bersama 3 orang gadis memarahi seorang siswi di halaman.

"Tadi itu sakit sekali tahu!"

"Maaf."

"Kamu ini bisanya hanya membuat masalah saja!" Bentak pria tersebut.

"Ma-maf.."

"Sudalah, lagian kau udah gak kubuthkan sama sekali. Pergi sana!" Pria tersebut menendang tubuh sang siswi.

Bruakkk!!!!

Suasana saat itu cukup ramai, namun tak ada satupun yang berani melerai ikut campur.

"Kasihan banget dia."

"Iya ya, lebih baik kita gak ikut campur deh."

Zain berjalan mendekati pria tersebut dan berhenti tepat di sampingnya.

"Ha! Kenapa kamu!"

Zain masih berdiam diri mengepal tangan.

"Ah aku tau, kamu yang dari kelas B itu kan? Apa benar kamu memukul cewek sampai mimisan?" ucap seorang siswi rekan lelaki tersebut.

Zain menyentuh rambut wanita tersebut menatapnya cukup dekat, "Kamu juga mau mimisan?"

"A...ag...ah.." (Mati kata panik tak sanggup berucap).

"Hei..." Lelaki tersebut menarik bahu Zain langsung memberikan pukulan.

Brukkkkk!!!!

"Jangan belagu anak baru!"

Zain bangkit berdiri menunduk tersenyum tipis dan langsung membalas dengan pukulan keras.

Bruuakkkkk!!!!

"Kenapa kalian harus bilang pada gadis tersebut kalau dia gak di butuhkan lagi!" umpat Zain.

Brakkkk!!!

Brukk!!!!

Bag!!!!!

Bug!!!

Zain terus memukuli menendang keras pria tersebut hingga babak belur bercucuran darah. Melihat hal tersebut Azi langsung berlari coba menghentikan Zain.

"Bisa gawat ini," pekik Azi bergegas menghampiri.

"Cukup, sudah cukup hentikan," pekik seorang rekan wanita melindungi pria tersebut.

"Kami minta maaf, ini sudah cukup bukan? Tolong hentikan," lanjut gadis tersebut merengek memohon ampun pada Zain.

"Zain, sudahlah, lihat sekeliling kita," bisik Azi.

Seketika suasana sekitar pada mengeluarkan aura begitu suram menakutkan, semua mata tertuju pada Zain, begitu juga gadis berkacamata yang menahan sakit akibat bully fisik dari seorang pria.

"Zain! Kamu sedang apa?" ucapku yang baru tiba di kerumunan tersebut.

"Ha?" Zain menoleh belakang.

"Anita?" sahut Azi.

Sebelum suasana semakin memburuk, aku langsung menarik lengan Zain bergegas berlari menjauh.

Setibanya di gedung mati bangunan belakang sekolah.

"Ya ampun! Kenapa sih kamu selalu meperkeruh suasana?"

"Anita, apa perbuatanku salah? Yang begini pernah kejadian denganku, waktu aku gak sadar, semua orang menatapku dengan tatapan aneh. Aku sama sekali gak ngerti kenapa jadi gini, apa aku salah?" lirih Zain membasuh membersihkan wajah.

"Entahlah, aku gak bisa bilang perbuatanmu benar atau salah. Tapi aku tau, kalau kamu orang yang baik."

"Begitu ya?"

"Aku gak begitu tau pasti alasannya Zain, aku hanya percaya jika kamu ialah lelaki yang baik," batinku menunduk.

"Tau gak? Kamu sudah seperti pahlawan loh Anita, pahlawan yang selalu datang saat aku dalam bahaya."

*****

Sampai sini dulu minna san, ganbate, jangan cintai mereka yang tidak mencintaimu, mending cintai ususmu minum susu tiap hari. Nanti kita lanjut lagi gais..

1
ˢ⍣⃟ₛ𝘊𝘰𝘦ˢ⚓
siiih anita songong..... ada orang pengin ikut belajar malah ga caya....
ˢ⍣⃟ₛ𝘊𝘰𝘦ˢ⚓
dasar genk ga ada ahlak bukannya dijagain kue nya mlh dimakan duluan hadeuuuh
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽ𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ♉
masa cwe main ketmpt cwo sih zain
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽ𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ♉
mungkin tidak semua cwo alea yg. begitu,,
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽ𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ♉: sip pak bozz,, 👍😀
total 2 replies
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽ𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ♉
zain overprotektif
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽ𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ♉
aq kira zain sama alea tau nya sama anita
ˢ⍣⃟ₛ𝘊𝘰𝘦ˢ⚓
surat rahasia itu Saudara nya surat kaleng ya thor...... surat ancaman apa surat cinta ya.... 🤔🤔🤔🤔
ˢ⍣⃟ₛ𝘊𝘰𝘦ˢ⚓: juz amma dooong 🤭🤭🤭🤭🤭
total 2 replies
ㅤㅤ
waaah zain pecinta kucing,,,,
biasanya berhati lembut dan penyayang 🙄
sebenarnya kenapa zain bisa di cap pembuat onar😑
♋ᴹᴿ᭄ 𝐑𝐞𝐦𝐩𝐢𝐬_𝟎𝟑: lanjuttt....masih banyak alur di depan...ekekekke😂😂😂🙏
total 1 replies
ㅤㅤ
susah debat sama guru🤭
ㅤㅤ
dan mulai saat ini detik ini Anita tak bisa lepas dari zain🤣🤣🤣🤣🤣
ㅤㅤ
kesan pertama yang tak akan pernah terlupakan meski. sudah lewat 15 tahun 🤭
ㅤㅤ
nah zain mau ngapain nih mendadak jinak😁
ㅤㅤ
Astaga😳🙈🤣🤣🤣
hanya karna game nya kalah😤
ㅤㅤ
hmm... kan pasti zain membalas dendam😑
ㅤㅤ
zain kang Tawuran ya 🤔
pasti ada sebab akibat nya tak mungkin mencelakai orang tanpa alasan 🚶‍♀️🚶‍♀️🚶‍♀️🚶‍♀️🚶‍♀️
ㅤㅤ
Bandung tempatku juga 🙄
peristiwa berdarah apa 😧
ㅤㅤ
selamat bercerita ku simak cerita nya🤭
ㅤㅤ: oalah 🤣🤣🤣🤣🤣
total 4 replies
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽ𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ♉
geng umbi songong ya kue alea malah dimakan duluan
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽ𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ♉
hmm kirain athour nya gak bakalan siuman kelamaan mendaki gunung melewati lembah
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽ𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ♉: sip semoga siuman nya berlanjut ya jgn pke jurus menghilang dri konoha, 😄😄
total 2 replies
RINDU ⭕
Ketika hati mulai terbuai cinta
Segala rasa membelenggu jiwa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!