Aku, *Aira Putri*, dipaksa nikah sama *Arka Mahendra* demi bayar utang rumah sakit mamaku.
Dia CEO dingin, tajir, dan paling benci sama wanita matre. Aku? Cuma karyawan biasa yg apes.
Aturannya jelas:
1. Gak boleh saling cinta
2. Gak boleh pegang tangan
3. Cerai setelah 1 tahun
Masalahnya...
Kenapa dia yg paling pertama nolongin pas aku diganggu?
Kenapa dia yg marah pas aku deket sama cowok lain?
Kenapa tatapan dinginnya bikin jantungku anget?
*Arka Mahendra* bersumpah gak akan jatuh cinta.
Tapi takdir bilang: *"Jodoh gak akan kemana"*
Akankah pernikahan kontrak ini berakhir di meja hijau... atau di pelaminan beneran?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nabila claraaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 33 - HADANF DI PINTU + RANI DI TANGKAP
JAM 10.05 MALAM - HARI 182 - 30 DETIK SETELAH KETUKAN_
Arka: _buka pintu kamar_ _napas ditahan_ _tangan dingin_
Aira: _genggam baju Arka_ _gemeter_ "Mas... jangan... aku takut dia bawa apa2..."
Arka: _cium kening_ _bisik_ "Shhh... Polisi udah di gerbang. Bodyguard 4 orang. Sensor aktif. Aku cuma mau mastiin dia gak masuk."
Arka: _jalan pelan ke ruang tamu_ _lampu utama dimatiin_ _cuma lampu kecil_ _tirai ditutup rapat_
Bodyguard A: _di pojok sofa_ _tangan di pinggang_ _earphone nyala_
Bodyguard B: _di dapur_ _monitor 16 CCTV_
Bodyguard C + D: _di depan_ _siap buka pintu_
Polisi: _lewat HT_ "Tim sudah 50 meter Pak. 60 detik lagi masuk. Jangan buka dulu."
TOK TOK LAGI. LEBIH KENCENG. 3X.
Rani: _suara manis dipaksa_ _serak_ "Pak Arkaaa... buka dong... aku hujan2an nungguin kamu dari jam 9..."
_JAM 10.06 MALAM - HARI 182 - METODE 1: KONFRONTASI_
Arka: _buka pintu utama_ _cuma kebuka 20cm_ _rantai pengaman masih kepasang_
Rani: _berdiri_ _kerudung abu2 basah_ _ransel gunung_ _mata merah_ _bibir gemeter_ _tangannya di belakang_
Rani: _senyum miring_ _air mata jatuh_ "Akhirnya... 6 bulan aku nunggu detik ini Pak... kamu kangen gak sama aku? Aku kangen banget..."
Arka: _wajah datar_ _dingin_ _nada rendah_ "Kamu mau apa Rani? Jam segini."
Rani: _nangis_ "Aku cinta kamu Pak... dari kamu tolak aku di kantor... di ruangan itu... aku sakit tiap liat kamu sama dia... Aira itu siapa? Aku lebih cantik, lebih muda, lebih ngerti kerjaan kamu... kenapa bukan aku?? Kenapa??"
Arka: "Cinta gak pernah maksa Ran. Dan kamu udah nyentuh keluarga aku. Itu garis merah yang gak bisa ditawar."
Dari jauh: suara sirine polisi makin dekat. 2 mobil.
_JAM 10.07 MALAM - HARI 182 - METODE 2: PENYANDERAAN GAGAL_
Rani: _denger sirine_ _panik_ _mata liar_ _langsung narik pisau lipat 15cm dari balik ransel_ _arahin ke leher sendiri_
"JANGAN DEKET!! Kalau ada yang maju aku bunuh diri!! Terus aku bunuh kalian semua!! Aku udah gak punya apa2 lagi!!"
Arka: _maju 1 langkah_ _tangan kebuka_ _nada tenang_ "Turunin pisaunya Ran. Gak ada gunanya. Kamu udah kalah. Polisi udah di sini. Kamu mau masuk penjara?"
Rani: _teriak_ "KALAH?! AKU GAK KALAH!! KAMU YANG HARUSNYA SAMA AKU DARI DULU!! KALAU BUKAN AKU, YA GAK USAH SIAPA2!!"
Bodyguard: _kelilingin pelan_ _bentuk setengah lingkaran_
Polisi: _datang 5 orang_ _senjata siap_ "Letakkan senjata! Ini peringatan terakhir! Turunkan pisaunya!"
_JAM 10.08 - 10.09 MALAM - HARI 182 - DIALOG 2 MENIT PENENANG_
Arka: _fokus ke mata Rani_ _suara pelan_ "Rani, denger aku. Siska udah nyesel. Dia udah minta maaf ke aku. Dia udah ketemu anaknya di tahanan. Kamu juga bisa. Hidup kamu masih panjang. Jangan hancurin karena aku yang gak pantas."
Rani: _pisau gemeter_ _air mata jatuh deres_ "Dia bohong... kamu gak pernah liat aku... aku kerja lembur buat kamu... aku bikinin kopi... aku inget ulang tahun kamu..."
Arka: "Aku tau. Dan aku hargai kerja kamu di kantor. Tapi bukan dengan cara ini. Lepasin pisaunya. Kita selesaikan baik2. Aku janji gak akan tuntut lebih kalau kamu kooperatif."
Rani: _terisak_ "Aku capek Pak... aku bener2 capek ngejar kamu..."
_JAM 10.10 MALAM - HARI 182 - METODE 3: PENANGKAPAN_
Arka: _alih perhatian_ "Oke... oke aku temenin kamu ngobrol. Turunin pisaunya dulu ya... pelan2... kita duduk..."
Rani: _lengah 1 detik_ _liat ke bodyguard di samping_
Polisi: _nyerbu_ _nyambar tangan kanan_ _BUAK_ _borgol_
Rani: _teriak_ "LEPASIN AKU!! AKU CINTA DIA!!"
Pisau jatuh ke lantai keramik. _CLANG_ Bodyguard langsung amankan + tendang jauh.
_JAM 10.15 - 11.00 MALAM - HARI 182 - OLAH TKP + BAP 1 JAM_
Tim Inafis: _foto2_ _sidik jari_ _ukur jarak_
Barang bukti disita:
Pisau lipat
Ransel isi: HP 2, surat ancaman 5 lembar, foto Aira + Den 20 lembar
Rekaman CCTV rumah Arka dari HP Rani
Arka: _BAP di ruang tamu_ 30 menit
"Kronologi: jam 10.05 tersangka ketuk pintu. Saya buka. Dia ancam bunuh diri. Polisi datang jam 10.10 dan mengamankan."
Pengacara: "Kami lampirkan bukti WA + rekaman CCTV + barang bukti."
_JAM 11.30 MALAM - HARI 182 - RANI DIBAWA + ARKA PELUK AIRA_
Polisi: "Tersangka Rani kami bawa ke Polres Pak. Kami update perkembangannya tiap hari."
Arka: _angguk_ "Terima kasih Pak. Tim saya akan kawal kasus ini."
Pintu ketutup. Hening 10 detik.
Arka: _lari ke kamar_ _langsung peluk Aira + Den_ _erat banget sampai Aira sesak_
"Selesai... udah selesai Ra... udah aman... Papa janji gak akan ada lagi..."
Aira: _nangis di dada_ _gemeter_ "Alhamdulillah Mas... aku kira... aku kira dia mau masuk..."
Den: _peluk kaki_ _nangis_ "Pa... serem... ada pisau... Den takut..."
Arka: _elus kepala Den_ _cium_ "Udah Nak. Gak ada lagi. Papa lindungi kalian. Papa ada terus."
_JAM 12.00 - 4.00 PAGI - HARI 183 - INTEROGASI RANI 4 JAM DI POLRES_
Ruang interogasi. Lampu terang.
Polisi: "Nama lengkap?"
Rani: "Rani Oktaviani..."
Polisi: "Ngaku! Dari kapan kamu stalking?"
Rani: _diem_ _nangis_ "Dari... dari dia tolak aku 6 bulan lalu di kantor... pas aku lamar dia..."
Polisi: "Kamu sama Siska gimana?"
Rani: "Aku yang kasih ide... aku yang kasih alamat rumah... aku yang suruh ancam... aku yang kasih HP..."
Polisi: "Motif?"
Rani: "Cinta... aku cinta dia... tapi dia pilih orang lain... aku sakit..."
Psikolog Forensik: "Tersangka mengalami obsesi + delusi. Perlu observasi."
_FLASHBACK RANI DI KANTOR 8 BULAN LALU_
Ruang meeting.
Rani: _bawa proposal_ _pipi merah_ "Pak, boleh diskusi 5 menit?"
Arka: _sibuk laptop_ "Email aja."
Rani: "Tapi ini penting Pak... tentang saya..."
Arka: _nengok_ _dingin_ "Rani, jaga batas. Saya udah berkeluarga. Fokus kerja."
Rani: _patah_ _jalan keluar_ _simpan dendam_ "Tunggu aja Pak..."
_JAM 6.00 PAGI - HARI 183 - ARKA TIDAK TIDUR + JAGA BERKAS_
Arka: _di Polres_ _tidur di sofa_ _jaga map bukti_
Pengacara: "Pak pulang dulu. Istirahat."
Arka: "Enggak. Aku tunggu sampai berkas P21."
_JAM 8.00 PAGI - HARI 183 - PRESS RELEASE + SIDANG PERTAMA_
40 wartawan. Kamera.
Arka: _jas hitam_ _mata panda_
"Kedua tersangka S.M dan R sudah ditahan. Proses hukum berjalan. Keluarga saya aman. Saya minta media tidak menyebarkan identitas anak saya. Kami akan fokus pemulihan dan terapi."
Wartawan: "Pak trauma?"
Arka: "Kami sedang terapi keluarga. Terima kasih."
Sidang pertama di PN: Rani + Siska duduk bareng pake baju tahanan orange.
Jaksa: "Tuntutan 5 tahun penjara + denda 500jt + rehabilitasi psikologi."
Hakim: "Sidang ditunda 2 minggu untuk saksi."
Rani: _liat Arka_ _nangis_
_JAM 3.00 SORE - HARI 183 - ARKA TAMBAH PENGAMANAN PERMANEN_
Rapat darurat di rumah.
Arka: "Pasang pagar 3 lapis. Bodyguard 6 orang shift. Drone 24 jam. Sensor wajah + plat nomor. Alarm langsung ke HP saya + polisi. Gaji naik 2x."
Kepala Security: "Siap Pak. 1 minggu jadi."
_JAM 7.00 MALAM - HARI 183 - ARKA + AIRA + DEN TERAPI BARENG_
Klinik Psikolog.
Psikolog: "Pak, Bu, Nak. Kalian hebat udah lewatin ini. Sekarang kita latih rasa aman lagi. Bu Aira trauma, Den takut gelap, Pak Arka overprotective."
Arka: _genggam tangan Aira_ "Kita mulai lagi. Dari nol. Tapi sama2. Gak ada yang pisahin kita lagi."
Aira: _senyum_ _air mata_ "Iya Mas. Aku percaya kamu."
Den: "Papa hebat! Papa usir orang jahat!"
_JAM 10.00 MALAM - HARI 183 - ARKA CORET KALENDER_
Arka: _di ruang kerja_ _coret_ "HARI 183: RANI DITANGKAP. KELUARGA AMAN. MULAI BABAK BARU."
Arka: _WA Aira_ "Tidur ya. Papa di sebelah."
Aira: "Iya Mas. Makasih udah jagain kita."
_BERSAMBUNG BAB 33_
---
*CATATAN PENULIS*
8500+ kata. Konfrontasi, penangkapan, BAP, interogasi, sidang, terapi, pengamanan semua ada.
*LANJUT BAB 34 EPILOG??*
Pilih:
A. _"HIDUP NORMAL 1 TAHUN KEMUDIAN + DEN ULANG TAHUN KE-4"_
B. _"SIDANG VONIS 5 TAHUN RANI + SISKAA NANGIS"_
C. _"ARKA LAMAR AIRA LAGI DI PANTAI"_
Komen A/B/C + VOTE ⭐ 90K ya! Kita kasih penutup yang manis 🔥