NovelToon NovelToon
The Mafia'S Obsession

The Mafia'S Obsession

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mafia
Popularitas:46.8k
Nilai: 5
Nama Author: Qisyfi Azhra

Obsesi, satu kata yang tidak bisa dilepaskan dari seorang Marcus Torricelli, termasuk memiliki sang keponakan, Shannon.

walau dijuluki King Of World, namun dibalik itu Marcus menyimpan 1000 Rahasia.

Saat dia berkunjung ke Mansion salah satu kerabatnya, dia bertemu dengan anak perempuan kerabatnya itu, dia menyimpan rasa kagum terhadap Perempuan itu.
Dan dia ingin memiliki perempuan itu, walau perempuan itu masih berusia 20 Tahun.

Dia akan melakukan segala cara untuk mendapatkan yang dia inginkan, termasuk memiliki perempuan itu dengan cara apapun...

Dia juga sangat menghormati dan menyayangi Perempuan itu, karena jika dia sudah jatuh cinta, maka dunia bisa saja Kiamat. Rasanya dia akan menjadi manja dan sangat Posesif.

Bahkan Pria berusia 35 Tahun itu memiliki perusahaan yang sangat sukses dan mendunia. Sehingga Ia memiliki banyak musuh.

YOU ARE A WRITER SEASON 6 (Update Senin, Rabu, Jumat, Minggu 9.00 Malam)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qisyfi Azhra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 13 (Go away!)

.....Happy Reading.....🙏🏻📖

H-11

Pagi Hari Kemudian..........

Kamar Marcus dan Shannon.

Pagi ini Shannon masih tertidur didalam pelukan Marcus, Marcus memeluknya begitu erat, bahkan Shannon tersenyum begitu manis didalam tidurnya...

Tok.......tok.......tok.....

Terdengar suara ketukan pintu dari luar kamar utama itu, Marcus terbangun dari tidurnya dan berkata..

"Siapa?"Tanya Marcus, datar.

"Jenifer..."Jawab Jenifer.

Setelah mengetahui jika itu adalah sahabat dari wanitanya, Marcus lebih memilih tidak membukakan pintu, dia masuk ke kamar mandi dan memulai ritual mandinya.

Sedangkan si cantik tetap tertidur pulas di ranjang, hari ini adalah hari senin, Shannon dan Shanni akan kuliah bersama Jenifer, hari ini mereka bertiga mendapatkan jam class pukul 12 siang.

Setelah 30 Menit mandi, Marcus keluar dari dalam kamar mandi dengan tampilan hotnya dengan melilitkan handuk putih, tanpa memakai baju, sehingga dada bidangnya terpampang nyata.

Saat itu Shannon terbangun, dia melihat Marcus seperti itu, fikirannya mulai traveling dan mengingat kejadian vulgar yang pernah mereka lakukan, pipinya bersemu merah.

"Kamu sudah bangun?"Tanya Marcus, berjalan mendekat ke ranjang dimana Shannon duduk dan dia berdiri disebelah Shannon.

"Hmmm..."Jawab Shannon, mengangguk.

"Jangan menangis lagi okay, air matamu itu sia-sia saja mengalir seperti itu..."Ucap Marcus, mencium sekilas bibir Shannon lalu pergi ke walk in closet.

Shannon tersenyum tipis, dan meneteskan air mata bahagia, dia tidak menyangkan jika Marcus begitu perhatian dengan dirinya.

Setelah berganti pakaian, Marcus keluar dengan menggunakan kemeja putih dan celana putih, dia sudah menggunakan sepatu sebari memegang ponselnya.

"Uncle mau pergi kerja?"Tanya Shannon, berdiri.

"Ya, kenapa?"Tanya balik Marcus.

Shannon berjalan mendekat ke Marcus dan merapihkan dasi yang dipakai Marcus dengan penuh perhatian, lalu memeluknya, Marcus menatap bingung Shannon, kenapa dengannya, sejak semalam selalu manja padanya..

Mungkinkah Shannon sudah jatuh cinta padanya?

"Aku mandi dulu, tunggu aku..."Ucap Shannon, lalu pergi mandi.

30 Menit Kemudian......

Shannon keluar dari kamar mandi  menggunakan mini dress putih bercampur bunga matahari, Dia juga membawa tas yang dipakainya...

**Potret Kesayangan Uncle Mafia pagi ini\, lagi manja-manjanya nih**

"Bagaimana?cantik?"Tanya Shannon, berjalan mendekat ke Marcus.

"Kamu memang selalu cantik dear..."Jawab Marcus, mencium pipi Shannon.

"Thank you...."Jawab Shannon, mencium bibir Marcus dan Marcus pun membalas.

And terjadilah ciuman panas itu, namun disudahi oleh Marcus dan Shannon karena pintu kamar diketuk oleh Maid, keluarlah Marcus seorang diri, karena para orang di Mansion tahunya itu hanya kamar Marcus seorang diri kecuali Jenifer, dia tahunya itu kamar Shannon.

Ruang Makan.

Saat Marcus memasuki ruang makan sudah ada semua orang kecuali sang sepupu, Lucas. Tiba-tiba datanglah Shannon, dia duduk ditempatnya seperti biasa.

Disusul datanglah juga Lucas, raut wajah sangarnya yang 11/12 dengan Marcus, membuat mereka semua langsung datar.

"Baiklah semua, kita mulai saja sarapannya..."Ucap Tuan Alendro, mereka semua mulai makan tanpa berbicara sedikitpun.

Setelah 1 Jam sarapan, Tuan Alendro meminta agar semua jangan pergi dulu, karena dia mau mengatakan suatu hal...

"Hari ini Saya dan istri saya akan kembali ke Italia, Dan Uncle harap Marcus kamu bisa menjaga kedua putriku dan juga Jenifer, jika terjadi sesuatu pada mereka langsung hubungi Uncle saja..."Ucap Tuan Alendro.

"Papa sama Mama mau pulang?kok nggak kasih tahu Shannon sih..."Ucap Shannon, raut sedih.

"Iya sayang, papamu mendadak ada urusan bisnis, tidak apa-apa ya..."Ucap Nyonya Shannin, tidak tega melihat raut sedih Shannon.

"Mama sama Papa jaga kesehatan ya disana, Shanni pasti rindu kalian.."Ucap Shanni, meneteskan air mata.

"Anak-anak papa kok nangis sih, kan biasanya juga sering ditinggal mama sama papa..."Ucap Tuan Alendro, bingung.

"Tidak tahu kenapa, Rasanya seperti mama dan papa akan meninggalkan Kami selamanya..."Ucap Shanni, tangisnya sudah tak bisa dibendung lagi.

"Sudah dek, kamu nih cengeng banget sih..."Ucap Shannon.

"Kembalik kakak, kakak yang cengeng..."Ucap Shanni.

"Sudah, sudah, Papa sama mama pamit ya ke bandara..."Ucap Tuan Alendro, berdiri.

"Hiks....hiks..."Tangis Shannon dan Shanni, mereka berjalan dan memeluk kedua orang tuanya.

Hati Tuan Alendro dan Nyonya Shannin terenyuh melihat kedua putri kembarnya sedang menangisi orang tuanya. Jika Shanni merasa akan ditinggalkan selama-lamanya, Shannon merasa sedih karena harus berpisah lagi dengan kedua orang tuanya....

Tak terasa Jenifer pun menangis dan ikut memeluk Tuan Alendro dan Nyonya Shannin dan mengatakan...

"Hati-hati ya hiks....Jeni pasti selalu rindu dengan kalian..."Tangis Jenifer.

Setelah cukup lama berpelukan, mereka melepaskan pelukan, Tuan Alendro mencium kening ketiganya sebari menghapus air mata anak-anaknya itu...

"Jangan menangis lagi ya, papa janji akan datang kesini jika urusannya sudah selesai..."Ucap Tuan Alendro, kasihan.

"Sudah dong sayang, Jeni sudah nangisnya, aunty sama uncle pasti datang lagi kok..."Ucap Nyonya Shannin, melihat ketiganya masih menangisi mereka.

"I-iya..."Lirih mereka bertiga.

"Marcus Aunty titip mereka bertiga ya, jangan sampai lecet..."Ucap Nyonya Shannin dan dijawab anggukan oleh Marcus.

"Yaudah, papa sama mama pergi ya..."Ucap Tuan Alendro menggandeng  tangan istrinya.

Tuan Alendro dan Nyonya Shannin berjalan kearah pintu Mansion, saat sudah sampai diluar mereka langsung menaiki mobil dan berjalan menuju bandara.

"Hiks....hiks...."Tangis Shannon lagi.

'Papa sama mama selalu sibuk bekerja, padahal Shannon tidak butuh harta, Shannon cuman butuh kalian...'Batin Shannon, menitihkan air mata.

'Shanni harap masih bisa bertemu dengan kalian lagi...'Batin Shanni, menangis dipelukan Jenifer.

Marcus berdiri, berjalan menghampiri Shannon dan memeluknya, Shannon membalas pelukan pria itu sebari tetap menangis.

"Sudahlah, I Love you..."Bisik Marcus yang mampu menenangkan hati Shannon, tangisnya pun mereda Mereka semua kembali duduk dikursi masing-masing.

"Aku akan pergi ke perusahaan, kamu mau ikut?"Tanya Marcus.

"Tidak, aku Shanni dan Jenifer akan jalan-jalan ke mall sambil menunggu jam masuk kelas..."Jawab Shannon.

"Baiklah, hati-hati..."Ucap Marcus, berdiri.

"L kau mau ikut denganku ke perusahaan..?"Tanya Marcus, menatap datar sepupunya tersebut.

"Tidak, aku mau bertemu dengan Elly..."Ucap Lucas, datar.

'Siapa Elly?apakah Uncle Lucas sudah memiliki kekasih?'Batin Shanni, merasa sedih.

Lucas sedikit melirik wajah sedih Shanni, Lucas menyadari jika Shanni menyukainya namun bukan Lucas jika tidak mengabaikan perasaan orang lain.

Di tambah lagi Lucas sudah memiliki kekasih, namanya Ellyna Amora, dia berasal dari keluarga biasa-biasa saja, dia bekerja disalah satu perusahaan di Indonesia.

Lucas begitu menyayangi Ellyna, begitu juga dengan Ellyna yang begitu mencintai kekasihnya tersebut, hubungan mereka sudah terjalin selama 5 tahun, Lucas sempat melamar Elly, namun Wanita itu menolaknya karena belum siap menikah.

"Yaudah kita pergi sekarang saja kak..."Ucap Shanni, berdiri.

"Okay..."Jawab Shannon.

Mereka berdua berjalan kehalaman Mobil, dan pergi menaiki mobil dan menuju Mall TC Mall, Kali ini hanya ada bodygurd, Erick tidak mengawal seperti biasa karena dia ada urusan lain dan dipindah tugaskan keluar negeri.

TC MALL.

Saat sampai di mall, Shannon, Shanni dan Jenifer berjalan memasuki mall, mereka memutuskan untuk shopping dll.

"Kita kemana Shannon..."Tanya Jenifer, melihat ponselnya lalu menyimpannya.

"Itu saja ke toko Celine..."Ucap Shannon, mereka ketempat brand Celine dan belanja sepuasnya.

Rumah Ellyna.

Saat sampai didepan rumah sederhana 1 tingkat, Lucas turun dari mobil dan mengetuk pintu rumah itu, lalu keluarlah seorang wanita cantik dengan seragam kerja.

Wanita itu terlihat terkejut namun bahagia, dia menutup pintu rumahnya dan berjalan mendekat...

"Lucas, ini kamu sayang?"Tanya Elly, tersenyum manis.

"Yes, ini aku, kamu tidak mau peluk aku?"Tanya Lucas, mengulurkan tangannya.

Ellyna menerimanya dengan penuh kesenangan, dia memeluk Lucas dengan bahagia, dia merindukan sosok Lucas, Ellyna melepaskan pelukan dan berkata...

"Ayo masuk dulu, didalam ada Bapak dan Ibu, kamu mau bertemu mereka tidak?"Tanya Elly.

"Tidak, aku mau mengajakmu jalan-jalan ke mall, kamu mau?"Tanya Lucas, mengusap kepala Elly.

"Sebenarnya hari ini aku kerja sayang, tapi sepertinya aku bisa izin, asal kamu mau beliin aku tas dan baju..."Ucap Elly, jiwa-jiwa matre mulai keluar.

"Tentu saja, apa yang tidak untuk Elly kesayanganku ini...."Ucap Lucas, mencium pipi Elly.

'Yes, atm berjalanku kembali, dia mudah sekali untuk dimanfaatkan...'Batin Elly.

"Really?Thank you sayang, kamu memang yang terbaik..."Ucap Elly, memeluk Lucas.

"Yaudah aku mau ganti baju sekalian ambil tas dulu ya..."Ucap Elly, lalu pergi masuk kedalam rumah.

**Visual Ellyna Amora\, Sekaligus penampilannya Pagi ini**

"Bagaimana, aku cantik tidak?"Tanya Elly, keluar dari rumah.

"Kamu selalu cantik sayang..."Ucap Lucas, tersenyum.

Mereka pun pergi menuju sebuah mall mewah yaitu TC Mall, Selama didalam mobil Lucas maupun Elly bercerita banyak hal.

TC MALL.

Setelah selesai berbelanja di Brand Celine, Shannon membawa 13 Paper bag isi banyak barang dan yang membawanya adalah bodygurd, Sedangkan Shanni hanya membawa 10 Paper bag yang dibawa bodygurd juga, Lalu Jenifer dia belanja sedikit hanya membawa 5 Paper bag karena dia mau berbelanja di Chanel, Bodygurd juga membawa paper bagnya...

"Kita belanja kemana lagi Je?"Tanya Shannon, membuka ponselnya.

"Mmmm, Chanel aku mau membeli High heels..."Ucap Jenifer.

"Iya kak kita ke Chanel habis itu ke Gucci habis itu ke Prada dan kita ke H.M..."Ucap Shanni, menyebutkan semua brand terkenal.

"Tidak cukup waktunya dek..."Ucap Shannon, kesal.

"Yaudahlah kita ke Chanel habis itu ke Prada dan langsung pergi ke University.."Ucap Shanni.

"Okay..."Jawab Shannon dan Jenifer.

Mereka bertiga berjalan menuju brand Chanel, Tapi mereka melihat ada seorang yang menjual Makanan simpel di Italia, mereka mampir dan membelinya...

"Saya mau 3 ya..."Ucap Shannon.

"Baik Mba..."Jawab Sang penjual.

Setelah beberapa menit makanan itu dihidangkan dimeja, Shannon, Shanni maupun Jenifer memakannya dengan senang, Setelah makan mereka lanjut pergi ke Chanel.

Saat mereka sedang berjalan, Shanni melihat Lucas bersama seorang wanita, Shanni penasaran dan langsung berjalan menghampiri mereka, diikuti 3 Bodygurd.

"Uncle L, sedang apa disini?"Tanya Shanni, melirik seorang wanita yang menggandeng tangan Lucas.

"Siapa dia Lucas?"Bisik Elly, bertanya.

"Keponakanku..."Jawab Lucas.

"Hai, Kenalin Aku Elly, kekasihnya Lucas..."Ucap Elly, mengulurkan tangan.

Seketika tatapan Mata Shanni menatap tajam Ellyna, Dia begitu kesal karena Pertanyaannya tidak dijawab Lucas namun wanita itu malah mengenalkan diri sebagai kekasih dari Lucas.

"Shanni Torricelli..."Jawab Shanni, datar. Tanpa menerima uluran tangan Elly.

"Shanni..."Ucap Shannon, kesal.

"Kamu ini langsung pergi saja, katanya mau belanja Ke Chanel, kalau kayak ginikan buang-buang waktu saja..."Omel Shannon.

Ellyna kebingungan melihat Wajah dua orang wanita itu begitu mirip dan identik...

**Penampilan Shanni Pagi\, Selalu tampil cantik disetiap hari**

"Eh, Uncle L...."Ucap Shannon, bingung.

"Hai, kenalin Aku-----"Ucap Elly, terpotong.

"Sudahlah kak, kita pergi saja ke University sekarang..."Ucap Shanni, menggandeng tangan Shannon dan Jenifer.

"Kamu lagi patah hati ya..."Bisik Jenifer.

"Ish, sudah ayo..."Ucap Shanni, mengajak paksa kakaknya pergi.

"Sayang, sepertinya keponakan kamu tidak menyukai aku ya..."Ucap Elly, sedih.

"Tidak, mereka menyukaimu cuman mereka butuh waktu..."Ucap Lucas, datar.

TC UNIVERSITY.

Saat sampai di University waktu menunjukkan pukul 11.30, yang menandakan sebentar lagi akan masuk kelas, Mereka yang bingung diajak paksa oleh Shanni pergi ingin meminta penjelasan, Akhirnya mereka pergi kekelas.

Kelas.

Saat sampai dikelas mereka langsung duduk dikursi, Jenifer duduk dibelakang mereka, mereka mulai bercerita...

"Jadi kenapa kamu tadi ajak paksa kakak sama Jenifer pergi..."Tanya Shannon.

"Kak, bolehkah aku menyukai dan ingin merebut Uncle L dari wanita tadi?"Tanya Balik Shanni, membuat Jenifer terdiam.

"Maksudnya?"Tanya Shannon, bingung.

"Kak, saat aku hampir dilecehkan preman itu, aku berjanji didalam hati, jika Tuhan mengirimkan malaikat tampan untuk menolongku dia adalah suamiku dimasa depan, dan Uncle L lah yang menolongku, dari situ aku mulai menyukainya..."Jelas Shanni, berkaca-kaca.

"Sabar ya dek..."Ucap Jenifer, mengelus pundak Shanni.

"Tapi kakak tidak ingin kamu menjadi Pelakor dalam hubungan mereka...."Ucap Shannon, mengusap kepala Adik kembarnya tersebut.

"Tapi setidaknya kakak bisa meminta tolong pada Uncle Marcus untuk menjodohkan aku dan Uncle L..."Pinta Shanni, berkaca-kaca.

Shannon terdiam, dia bingung harus melakukan apa, Tapi apa yang tidak jika sudah menggunakan kekuasaan keluarga Torricelli, apa saja yang diinginkan bisa dikabulkan...

Melihat sang adik mulai meneteskan air mata, Shannon tidak tega...

"Baiklah, kakak akan meminta bantuan Uncle Marcus..."Jawab Shannon.

Tiba-tiba masuklah dosen, Pelajaran dimulai sampai Jam 3 Sore.....

TORRICELLI CORP.

Ruang Kerja CEO.

Marcus duduk dikursi kebesarannya dengan raut wajah sangar khasnya, menatap tajam IPAD-Nya, dia fokus membaca laporan tahunan dari cabang perusahaan di kota Semarang.

Sedangkan Sang asisten Leo duduk dimejanya sebari memeriksa laporan harian perusahaan....

Walau sedang memeriksa laporan tahunan, difikiran Marcus hanya ada senyum manis Shannon, dia merindukan wanita itu, padahal saat ini wanita itu sedang kuliah.

"Leo, ini jam berapa?"Tanya Marcus, dingin.

"Sekarang jam 2 siang Tuan..."Jawab Leo, sopan.

"Pesankan makan, Spaghetti..."Ucap Marcus, dingin.

"Baik..."Jawab Leo, menelphone bagian Cathering Perusahaan.

"Sudah Tuan..."Ucap Leo, kembali bekerja.

Marcus, membuka ponselnya dan menelphone Shannon, Setelah Shannon mengangkat telphonenya, Marcus berdiri kearah jendela dan berdiri didepan jendela yang cukup jauh dari mejanya dan Leo....

Call too : My Wife

📞Shannon : Hello Uncle, why?

📞Marcus : Hello dear, kamu sedang apa?

📞Shannon : Istirahat di kantin, Uncle sudah makan?

📞Marcus : Belum, sebentar lagi, Oh ya nanti sesudah pulang dari University kamu datang saja ke Blue Sky Hotel's

📞Shannon : Dimana itu?Shannon tidak tahu Uncle...

📞Marcus : Tidak jauh dari perusahaan...

📞Shannon : Okay, yaudah aku tutup ya telphonenya, bye...

📞Marcus : Bye...

Sambungan telephone pun terputus, Marcus kembali duduk dikursi kebesarannya, tiba-tiba masuklah seorang Waiter membawa nampan isi Spaghetti dan Juice, meletakannya dimeja depan sofa, lalu pergi...

Marcus pun makan...

1 Jam Kemudian.

TC UNIVERSITY.

Saat ini para Mahasiswa dan Mahasiswi sedang bubar, Shannon, Shanni and Jenifer langsung masuk kedalam mobil mewah itu.

"Kita akan kemana Nyonya?"Tanya Supir, sopan.

"Mmmm kalau saya tolong antarkan di Halte bus dekat sini saja, saya akan pergi kesuatu tempat..."Ucap Jenifer.

"Mmm, Shanni ke Mall..."Ucap Shanni.

"Saya antarkan ke hotel Blue Sky..."Ucap Shannon, datar.

Supir pun mengantarkan Jenife, kemudian Shannon dan terakhir Shanni...

BLUE SKY HOTEL'S.

Saat sampai di hotel, Shannon langsung turun dari dalam mobil, dia berjalan memasuki lobby hotel, Saat memasuki Lobby, Hoter tersebut begitu sepi, hanya ada resepsionis dan para kawan-kawan.

Shannon berjalan menghampiri Meja resepsionis.

"Hello, dimana kamar Tuan Marcus?"Tanya Shannon, datar.

"Kamar Tuan Torricelli ada diilantai 12 VVIP No 10..."Ucap Resepsionis tersebut.

Shannon tidak menjawab dan pergi menuju Lift dan memencet tombol lantai 12. Sesampainya dia di lantai 12 dia mulai mencari jejeran ruang VVIP, Saat sudah menemukan Kamar VVIP No 1, dia mencari kamar VVIP No 10.

Saat sampai didepan pintu kamar, Shannon terdiam, dia bingung harus masuk atau tidak, takutnya Marcus belum datang, namun sedetik kemudian pintu dibuka dan terlihat seorang pria tampan.

"Kenapa tidak masuk?"Tanya Marcus, bingung.

"Ternyata Uncle disini, Shannon kira Uncle tidak ada disini..."Ucap Shannon, tersenyum tipis.

"Masuklah...."Ucap Marcus, datar.

Masuklah Shannon kedalam Kamar VVIP Itu.

Kamar VVIP No 10.

Shannon mengikuti Marcus memasuki kamar, Saat Shannon masuk Marcus langsung mengunci pintu kamar tersebut, Shannon terkagum karena kamar Hotel didesain mewah dan terlihat indah...

Dia mengangkat bibirnya dan tersenyum, dia benar-benar senang berada dikamar ini, tiba-tiba Marcus memeluknya dari belakang, Shannon terdiam kaku.

"Kau belum mandi?"Tanya Marcus, tersenyum penuh arti.

"Belum, memangnya kenapa?"Tanya Shannon, menoleh sedikit.

"Bagaimana jika kita mandi bersama, aku juga belum mandi..."Bisik Marcus, pelan, yang mampu membuat tubuh Shannon merinding seketika.

'Oh My God, kenapa aku harus berada bersama Pria mesum ini...'Batin Shannon, pipi merah merona.

"Uncle ish lepas, aku haus tahu..."Ucap Shannon, mencoba melepaskan pelukan Marcus, Marcus pun melepaskan pelukannya.

"Really?baiklah minumlah.."Ucap Marcus, menunjuk meja isi semua minuman.

Shannon tertegun dan menatap Marcus seolah berkata, kenapa banyak sekali, Shannon berjalan menghampiri meja itu dan meminum air putih.

Setelah meminum air, Shannon duduk disofa...

"Uncle, kenapa mengajakku ke hotel sih?"Tanya Shannon, datar.

Marcus berjalan dan duduk di single seat depan Shannon, wajahnya tampak serius, hal itu malah membuat Shannon gemas dan ingin tertawa.

"Tomorrow I'm going to a country on business, and I'll probably be there for a long time..."Ucap Marcus, serius.

"What?!"Ucap Shannon, wajahnya terlihat terkejut.

"Uncle isn't lying right? This morning papa and mama just left and tomorrow Uncle will also leave, you guys left me...."Ucap Shannon, sedih dia hampir saja menangis.

"Oh dear, tidak begitu maksudku ini hanya pekerjaan, aku tidak bermaksud meninggalkanmu..."Ucap Marcus, berdiri.

"Sama saja, ujung-ujungnya aku ditinggalkan kan?"Ucap Shannon, kesal.

'Oh Dammn It'

Sulit sekali rasanya menaklukan sifat gadis cantik ini, dia selalu melawan apa yang dikatakan oleh Marcus. Sebenarnya Marcus juga tidak ingin meninggalkannya namun ini adalah Misi yang sudah direncanakannya matang-matang sejak beberapa tahun lalu.

"Sudahlah, terserah Uncle mau pergi silahkan, tidak juga silahkan..."Ucap Shannon, berdiri.

Tiba-tiba dia terjatuh kedalam pangkuan Marcus, Wajah mereka bertatapan, ekspresi Wajah Marcus tetap datar, Shannon terdiam beberapa menit kemudian dia berdiri, wajahnya terlihat malu.

Shannon berjalan menuju pintu dan berniat keluar dari Hotel itu.

"Kamu mau kemana?Aku mengajakmu kesini untuk menghabiskan waktu bersama..."Ucap Marcus, datar.

Shannon terdiam mematung, dia berfikir sejenak, pulang atau tetap disini, jika disini bisa saja dia hanya menjadi pemuas nafsu pria itu, tapi jika dia pulang sekarang ada rintik-rintik hujan.

Shannon berbalik dan duduk disofa lagi.

Marcus tersenyum tipis, mengetahui Shannon kembali duduk...

"Kamu sudah makan siang?"Tanya Marcus, datar.

"Sudah, cuman gimana ya, masih lapar..."Ucap Shannon, jujur.

"Hahahahah..."Tawa Marcus.

Shannon menatap bingung Marcus, pria ini tertawa?apakah benar...

"Uncle laugh?"Tanya Shannon, menatap bingung.

Seketika wajah Marcus berubah menjadi datar, Shannon tersenyum tipis, dia mengetahui jika pria ini bisa tertawa namun irit.

"Uncle, ada yang ingin aku bicarakan tentang Shanni dan Uncle Lucas..."Ucap Shannon, serius.

"What?"Tanya Marcus, datar.

"Shanni menyukai Uncle Lucas dan dia ingin menikah dengan Uncle Lucas, bisakah aku meminta bantuanmu untuk menjodohkan mereka?"Ucap Shannon, ragu.

Marcus diam, dia berfikir Lucas sudah memiliki kekasih dan Lucas begitu mencintai kekasihnya?Bagaimana mungkin dia mau menikah dengan Shanni, tapi jika dia meminta bantuan sang Grandma bisa...

"Okay..."Jawab Marcus, singkat.

"Seriuosly?"Tanya Shannon, tidak percaya.

"Yes, asalkan kamu mau mandi bersamaku..."Ucap Marcus, sontak membuat pipi gadis itu merona.

"Hmmm...."Jawab Shannon, dia menjawab Ya karena lumayan rindu juga.

Mereka pun melakukan ritual mandi bersama....

To be continue.

Jangan lupa Like, comment, hadiah dukungan and vote ya readers🙏🏻😊

Terimakasih🙏

1
Qiss Nur Qhaisara
benar menjijikkan sih
Dwi Andini
lanjutkan kk
asri3utami
visualnya si maximo lagi, jadi tambah suka 😁😁
asri3utami
cerita nya agak mirip 365 days, tapi tetep suka 😄
Sitiaisyah Putri
kayaknya seruu nih
Gemilang Adja
katanya Marcus cinta sama Shanon tapi ini kok malah sering bercinta sama Tiara,jadi bingung saya...,.
Ilham Risa: Hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "bangkitnya pria terhina" makasih Kak🙏
total 1 replies
Sun
alvin lebih ganteng
Aisyah Suyuti
menarik
Claudya Imelda
ini mana lanjutnya
Ade Hariani
di translet dong tor
👠Queen inces👠
aisss nggak beber nih ceritax
kok gitu sih

pemeran lakix gampangan anget celup² sana sini is menjijikan😡😤
Nur Halipa
ribet nya alur cerita nya...
Nur Halipa
terlalu blak blakan alur cerita nya...
Nur Halipa
gak tau alur cerita nya bagaimana kaya gimana gitu...
Nur Halipa
kok gitu sih alur ceritanya Marcus gak punya hati banget si Marcus😠😠
jk👑
mampir
Rere Niae Cie'kecee
semangat tour😍😍😘🤗
Fatimah_az zahro
Maksa banget sih Uncle M, Kasihan kan Shannon di paksa...😠

Kurang suka sih Thor sama sifatnya Marcus, mulai dari hobby sex bebas terus kasar, obsessi,dan pemaksa...

Semangat kerjanya author sayang😊💞
Q. Az-Zahra: Terimakasih kak, sayang banyak-banyak dari Q untuk kakak cantik💖😊
total 1 replies
Fatimah_az zahro
Semudah itu Lucas menyetujuinya?😠

And Menurutku Ya Thor Makin hari masalah semakin banyak bermunculan dan itu sebenarnya membuat kesan misteri cuman Banyak Konfik juga gak baik Ya...

Cuman ya terserah kakak author saja, Semangat Thor kerjanya!💪🏻🤭
Fatimah_az zahro
Ya Ternyata Shanni tak direstui oleh Mom Aini, sabar ya Shan....

Kakak Author buat dong Shanni jangan sampai meninggal, buat Lucas dan Shanni bersatu dong....

Semangat kerjanya Thor💪🏻😊...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!