NovelToon NovelToon
Sebuah Rasa

Sebuah Rasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:4.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: ThaRoe

Chelsea Cellina Stefani adalah seorang gadis cantik dan juga pintar dia adalah sahabat baik Earlyn.
Mereka telah bersahabat semenjak kecil.

Darielle Abrisham Nathaniel atau yang biasa dipanggil Ziel adalah sahabat kecil mereka.

Ketika lulus SMA Ziel melanjutkan kuliah di Harvard University sehingga mereka terpisah selama beberapa tahun. Namun walau begitu mereka masih tetap saling memberi kabar.

Ziel tidak mengetahui bahwa diantara Celline dan Earlyn memendam perasaan yang sama pada orang yang sama. Akankah Ziel memilih salah satu diantara mereka ataukah dia menjatuhkan pilihan pada gadis lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ThaRoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Earlyn dan Celline

Sepulang kuliah Ziel kembali menjemput Celline. Kali ini dia membawa motor balap. Axel hari ini diminta oleh mommynya untuk mengantar Mikaela latihan balet dan les kumon. Alma dan Firda akan lounching produk baru mereka dan hari ini mereka menjadi wanita yang super sibuk.

Karena belum ada kerjaan maka Ziel berinisiatif untuk menjemput Celine. Saat ini hanya Celline yang paling enak jika diajak ngobrol bersama. Tanpa menunggu waktu lama-lama dia segera pergi ke kampus Celline. Axel yang memberitahunya jika Celline keluar kelas jam 11 siang.

Ziel menunggu Celline di parkiran. Dia segera menghubungi Celline dan memberitahunya jika dia sudah ada diparkiran. Celline nampak kaget namun dalam hati berbunga-bunga. Karena Ziel menjemputnya sendiri bisa dipastikan bahwa mereka tidak akan diganggu oleh Axel.

Dengan langkah pasti dan cepat Celline terburu-buru menghampiri Ziel.

"Kakak sendiri? Axel kemana?" Tanya Celline basa-basi.

"Mommy menyuruh dia mengantar Mikaela balet dan les matematika" jawab Ziel.

"Kakak sengaja jemput aku kemari?" Tanya Celline

"Kakak iseng dirumah dan bingung juga mau kemana akhirnya kakak putuskan saja untuk menjemput kamu" Ziel

"Ooo" cuma itu jawaban dari bibir Celline.

"Ayo kita jalan Line kakak bete di rumah sendiri. Queen sedang membantu mommy di butik"

Ziel segera menstater motor dan menyuruh Celline segera naik ke atasnya. Celline langsung naik namun dia bingung cara memegang Ziel. Ziel menyadari kebingungan dan rasa canggung Celline akhirnya dia segera mengambil tangan Celline dan mengalungkannya dipinggangnya.

Taklama motor itupun meninggalkan lahan parkiran kampus itu.

"Dip...dip..."bunyi pesan masuk

Earlyn segera membuka ponselnya dan melihat kiriman gambar dari salah satu temannya itu.

Betapa kagetnya dia melihat Celline dibonceng oleh Ziel dengan motor gede-nya itu.

"Dasar pembohong katanya mau bilang sama aku jika dijemput kakak terus ini apa? Kenapa kalian malah jalan berdua" Earlyn memukul-mukul layar handphone-nya. Dengan kesal dia langsung membuka tasnya dan mengambil kunci mobilnya lalu dia pergi menuju parkiran mobil dan melajukan mobilnya dengan kecepatan kencang sambil sesekali mengusap air matanya.

Dia pergi ke taman bermain sendiri untuk menghibur diri namun rasa kesal telah membuncah dan dia pun kembali menangis didepan danau buatan itu. Segala sumpah serapah dia lontarkan untuk meringankan beban hatinya. Setelah puas memaki dan mengumpat lalu dia mengeluarkan kacamata hitamnya untuk menutupi mata bengkaknya itu.

Rasanya saat ini dia malas untuk pulang kerumah. Dia pun hanya duduk di tepi danau itu sambil memeluk lututnya menunggu petang datang menjelang.

"Kamu teman yang jahat Line...aku suka pada kakak kenapa kamu tidak mau mengalah sedikit pun kepadaku. Banyak pria yang menyukaimu kenapa kamu tidak memilih mereka. Bukankah Axel juga menyukaimu lalu kenapa juga kamu mesti suka dengan kakak. Kamu benar-benar sahabat jahat Celline. Aku benci kamu ya aku mulai membencimu saat ini" Earlyn berlinang air mata saat melihat kembali gambar itu. Dia tidak terima dengan semua ini. Dia sudah bosan dengan jawaban Celline yang selalu mengatakan tidak ada hubungan apa-apa diantara mereka. Padahal sering kali mereka jalan bersama "aku sudah tidak mempercayaimu lagi Celline".

Sementara Celline menjadi petunjuk jalan Ziel. Mereka berjalan mengitari tempat-tempat hang out anak-anak muda. Setelah puas berjalan-jalan mereka menepi dan masuk ke starbuck coffee dan memesan kopi disana beserta rotinya.

"Kamu sering keliling ya Line? Lumayan juga kamu banyak tau tempat nongkrong anak-anak muda " Ziel

"Kerjaanku kan dijalanan kak jadi mesti hafal jalanlah. Maklum kuli tinta hehehehe" Celline

"Line....kamu itu cantik loh tapi kenapa kamu suka dengan yang berbau kekerasan? Kerjaanmu itu mengandung resiko Line?" Ziel

Celline hanya senyam-senyum mendengar pertanyaan Ziel.

"Gimana ya kak, karena suka dengan tantangan sekaligus jika aku ingin berita maka aku harus memastikan benar sumber-sumbernya. Makanya daripada aku penasaran lebih baik aku terjun langsung. Awalnya mama aku tidak setuju dengan pilihan aku tapi papa aku selalu mendukung minat dan bakatku. Berkat bantuan papa akhirnya aku bisa meluluhkan hati mama. Jadi gak gampang juga kak awal aku terjun kesini" terang Celline sambil menyeruput kopinya dan memakan rotinya.

"Bilang sama kakak jika kamu sudah bosan dengan pekerjaanmu. Kakak akan menyiapkan posisimu tapi dengan syarat kamu harus lulus terlebih dahulu" Ziel

"Ya ampun...banyak terima kasih kak. Nanti aku pikirin kalau aku sudah berubah pikiran" Celline

Saat sedang santai berdua tiba-tiba Ziel kembali mendapat panggilan dari seseorang. Dia pun segera bergegas keluar agar lebih leluasa saat menerima telpon itu.

Celline hanya bisa melihat ekspresi Ziel dari balik kaca dan mengambil nafas dalam-dalam.

Seperempat jam dia menunggu Ziel sambil memainkan handphonenya sendiri. Dia memeriksa kotak masuk ataupun wa namun isinya tidak ada yang menarik perhatiannya. Dia sedang berfikir apakah sebaiknya menelpon Axel atau tidak karena sendirian seperti ini terasa jenuh.

Baru saja dia akan menghubungi Axel tiba-tiba Ziel sudah masuk terlebih dahulu akhirnya gagal Celline menghubungi Axel.

"Kita ke kantor mommy yuk....kasihan dia lagi sibuk. Aku ingin membantunya kamu mau pulang aku antar atau mau kemana?" Tanya Ziel

"Aku ikut saja sekalian melihat mama aku. Aku akan membawakan mereka makan siang" Celline.

"Gak usah beli apa-apa Line hari ini ada tumpengan disana. Kamu gak perlu repot-repot bawain mamamu makanan" Ziel

"Ohh..gitu ya? Ayuklah kita kesana kak sekarang"

"Oke" jawab Ziel lalu dia bangkit berdiri dan menuntun Celline ke arah motornya. Mereka pun akhirnya berboncengan menuju kantor mommy Ziel.

Hari ini semua orang nampak sibuk, ada wajah ketegangan disamping kesibukan mereka itu ditambah lagi model yang mereka tunggu tidak jadi datang karena ada insiden kecil yang terjadi.

"Mom....kenapa wajah kalian begitu khawatir" tanya Ziel

"Mommy gak ada stok model Ziel untuk promosiin produk mommy" wajah Alma tampak pasrah.

"Bukankah sudah ada model yang mama kontrak waktu itu?" Ziel.

"Tapi hari ini dia gak bisa hadir ada insiden kecil dikakinya dia harus istrirahat selama 2 minggu" mommy Al

"Halo tante....apa kabar" Celline segera menyalami dan mencium tangan Alma.

"Celline" Alma langsung melihat postur tubuh Celline dari atas sampai bawah.

"Kamu mau bantu tante gak?" Tanya Alma tiba-tiba

"Iya tan.. apa yang bisa aku bantu?" Tanya nya bingung

"Kamu jadi model produk tante oke? Gak akan lama paling hanya 1-2 jam saja" Alma

"Tapi aku" Celline melihat sekujur tubuhnya.

"Aku...aku...gak pantas jadi model tan" Celline nampak tidak percaya diri.

"Percaya sama tante....yuk ikut tante" Alma segera menggandeng tangan Celline dan langsung masuk ke ruang make up.

"Celline....ngapain kamu kemari sayang?mama lagi sibuk nih" Firda

"Aku pinjam Celline Fir buat model kita. Kan si Angel harus istirahat selama 2 minggu" Alma

"Kamu gak salah Al? Memang Celline cocok jadi modelnya?" tanya Firda ragu.

"Kita tidak punya pilihan lain dan gak ada salahnya kita mencoba" tukas Alma.

Yuk langsung ganti kostum habis itu ke ruang make up" ajak Alma pada putri temannya itu.

Firda nampak tidak yakin dengan putrinya. apakah bisa putrinya mengikuti pemotretan kali ini. Karena mereka sudah terbiasa memakai model yang cukup terkenal setiap akan lounching suatu produk.

Celline tidak dapat berbuat apa-apa dan diapun pasrah didandani oleh para MUA itu. Setengah jam berlalu tidak sulit untuk memoles wajah Celline yang sudah kinclong itu. Setelah berganti pakaian tinggal menyapu kuas lalu memberi sapuan warna pada wajahnya dan memakaikan beberapa aksesories pada tubuhnya maka menjelmalah Celline menjadi seorang model yang sangat cantik.

"Waaww....perfect" ucap Alma dan Firda dengan mata yang berbinar.

"Nggak nyangka anak mama bisa cantik begini" Firda nampak puas dengan penampilan putrinya itu.

"Anak kamu cantik bangettt Fir" puji Alma

"Yess...kita gak salah memilih Celline. Tubuhnya oke seperti kapstok jadi model pakaian apapun bisa langsung masuk kepadanya" Alma

"Oke kita langsung pemotretan" Firda.

Lalu Alma dan Firda menggiring Celline ketempat pengambilan gambar dan mereka mulai melanjutkan pembuatan iklan serta mengambil foto-foto Celline sebagai bintang utamanya.

Ziel nampak tersenyum melihat Celline.

Hari ini Celline nampak berbeda wajar saja jika Axel begitu tergila-gila padanya memang Celline sangat cantik hanya saja dia tidak menjual kecantikannya untuk mencari uang. Celline gadis yang baik dan bukan gadis matre seperti kebanyakan gadis lainnya. Akan sangat beruntung pria yang akan menjadi kekasihnya kelak. Itulah sekilas pikiran Ziel.

*********

Nahkan benar kata mama Firda jika Celline cocokan jadi model ketimbang jadi wartawan hehehe😂

Jangan lupa genks like,vote n komentnya ya sayang🤗😘😘

Beberapa foto hasil pemotretan tadi😌

Zielll....siapa sih yang sering menelponmu😣

1
Sri Mulyani
thor apakah tidak ada cerita tentang zoy
martina melati
entah ini nivel x y thor... jujur, biasany cowok2 jarang mau drayakn saat ultah... pdhl sdh usia dewasa (18th ke atas)
Ayu Roesly
Luar biasa
Supry Atun
semoga sehat selalu thor semangat
Supry Atun
celline hamil mungkin 🤭🤪😄
Supry Atun
habis pakai jubah dokter terus di panggil untuk naik panggung 😄
Wiwin Budi Rahayu
kemana ya. anak angkat ziel scout. kokgak pernah muncul.
Sri Rahayu
scout kemana thor
Sri Rahayu
munkin kah cellin hamidun jd mood'y jd kek gitu
Sri Rahayu
mama fir banyak koleksi foto" daun muda yg gantenk" rupa"y..y ampun ma untunk papa yu sabar banget..😅😅😅
Sri Rahayu
sumveh thor q jd ngakak jd ngikutin siska ngomonk🤣🤣🤣🤣🤣
Sri Rahayu
wiiihhh keren mama fir kalo udah marah mah sadis beeeeddd👍
Sri Rahayu
thor q masih bingunk sebener'y cellin d perkosa apa g sih...g faham q serius dah
Sri Rahayu
kesian mama firda g d gubris omongan'y...
Sri Rahayu
mamus mampus mampus kau ziel...lagu laguan ragu sma anak yg d kandunk cellyn
Sri Rahayu
mampus lo ziel..tak sumpahin nyesel se ntesel"y
Sri Rahayu
tuh kan bener ziel ragu y ampun masih berharab cellyn g d apa"n sama yudha..beneran g adil thor crita mu kali ini..nyesek banget q..kesian sma cellin lg hamil jauh dr laki'y mana d raguin lg anak'y..astaga naga andai bisa q cekek ziel lewat onlen...
Sri Rahayu
hamil kah..jangan sampai s ziel ragu ank yg d kandunk cellyn...kalo ragu tak cekek ampe mati lo ziel.
Sri Rahayu
terlalu kejam jika sampai bnenar" cellyn d gagahi oleh yudha...g trima q thor
Sri Rahayu
cellyn mah mulai nyari gara" ih...tegas napa ama yudha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!