NovelToon NovelToon
Istri Yang Kau Sebut Mandul, Kini Menjadi Ratu

Istri Yang Kau Sebut Mandul, Kini Menjadi Ratu

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: @Pipin

Ditinggalkan tanpa harta yang sebenarnya adalah haknya, membuat Shella tidak mempunyai apapun, tapi siapa sangka, dia malah di dekati oleh pria yang lebih berkuasa dari suami lama nya, yang sudah ditemani nya sejak NOL..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Pipin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Disebut Mandul

"Kamu pikir aku akan menandatangani surat cerai dan perjanjian gila ini, Mas Bram?" Ujar Shella marah melihat dia tumpukan dokumen didepan nya.

Di sana tertulis dengan tinta hitam : Surat Gugatan Cerai dan Perjanjian Pemisahan Harta. Buruknya, di dalam klausul itu tercetak jelas bahwa seluruh aset, saham perusahaan, hingga properti mewah yang mereka tinggali, adalah hak penuh milik Bramantyo. Nol besar untuk Shella.

Lelucon macam apa ini?

Lima tahun.

Lima tahun ia menemani pria ini merangkak dari dasar neraka. Ia bahkan bertindak layaknya orang gila—menjual seluruh warisan peninggalan mendiang ayahnya yang bernilai miliaran rupiah hanya demi mendanai ambisi suaminya membangun perusahaan ini dari nol.

Bodohnya, dengan dalih 'menjaga harga diri suami' dan 'mempermudah birokrasi bisnis', Shella membiarkan semua jerih payahnya itu didaftarkan atas nama Bramantyo.

Dulu, ia rela menangis dalam diam saat keluarga besarnya mencaci makinya. Mereka menyebutnya wanita dungu yang dibutakan cinta. Dan kini? Bukti kedunguannya menampar wajahnya dengan telak.

Perusahaan yang dibangun dengan darah, keringat, dan uang warisannya kini telah menggurita, namun pria yang dulu bersujud memohon dukungannya kini duduk bersandar dengan angkuh.

Bramantyo merapikan setelan jas bespoke mahal yang membalut tubuhnya—setelan yang dibeli dari keuntungan perusahaan yang modalnya adalah uang Shella. Pria itu menatap Shella lalu berpaling, tak ada niat untuk mengenang masa lalu, kalau diawal pernikahan mereka, bahkan mereka kesulitan untuk mencari makan, karna Shella memilihnya dan dibuang oleh keluarga lainnya.

"Tanda tangani saja, Shella. Jangan membuat ini menjadi drama murahan," ucap Bramantyo tanpa rasa bersalah sedikitpun.

"Setelah semua yang aku korbankan untukmu? Perusahaan ini bernapas pakai uangku, Mas! Dan sekarang kamu membuangku begitu saja?!" Tolak Shella.

"Aku sudah tidak mencintaimu," desis pria itu tanpa ampun. "Lagi pula, kerajaan bisnis sebesar ini butuh seorang pewaris. Dan aku tidak bisa menghabiskan sisa hidupku dengan wanita mandul sepertimu."

"Mas!" Bentak Shella tak ingin direndahkan begitu saja.

"Kamu masih bisa tinggal di sini sampai proses sidang kita selesai," ucap Bramantyo seraya membenarkan kerah jasnya. "Aku yang akan mengalah dan tidur di hotel."

​"Mas..."

​Shella refleks melangkah maju. Ada dorongan menyedihkan dalam dirinya untuk menahan lengan pria yang selama ini begitu ia cintai. Namun, tangannya membeku di udara, tak sanggup terulur sepenuhnya.

​"Apa ada wanita lain?" Suara Shella bergetar hebat, mencoba mencari akal sehat dari situasi ini. "Apa ada perempuan lain yang jadi alasan di balik semua kegilaan ini? Selama ini kamu tidak pernah mempermasalahkan soal keturunan, Mas! Kita sudah sepakat untuk berjuang. Dokter bilang masih ada kesempatan untukku—untuk kita!"

​​"Kesempatan yang nyaris nol maksudmu?" Pria itu mendecih pelan berhenti didepan pintu kamar. "Dengar, Shella. Aku ini pengusaha. Aku tidak berinvestasi pada sesuatu yang tidak menguntungkan. Dan aku tidak akan menyia-nyiakan masa mudaku dengan wanita yang hanya bisa menyodorkan tubuh hampa di atas ranjang."

​BRAAAK!

​Pintu utama ditutup paksa.

​"Ya Tuhan..." rintihnya di sela isak tangis yang mencekik tenggorokan. "Aku juga ingin hamil! Aku ingin memberinya anak! Tapi bagaimana caranya..."

​Tawa sumbang dan getir lolos dari bibir pucat Shella "...bagaimana aku bisa hamil kalau suamiku sendiri nyaris tidak pernah menyentuhku lagi? "

​Memori setahun belakangan, tidak pernah hilang dalam Ingatannya. Bramantyo berubah drastis, dan semuanya dimulai dari hubungan ranjang mereka yang tak lagi bernyawa. Shella merindukan Bram yang dulu memujanya, yang menatapnya penuh damba.

​Setahun terakhir, pria itu hanya datang untuk menuntut 'jatah' layaknya kewajiban mekanis. Sesekali Bram menyentuhnya, melepaskan hasratnya sendiri dengan egois dan terburu-buru, lalu berbalik memunggungi Shella begitu saja tanpa pernah memikirkan kepuasan istrinya. Penolakan-penolakan halus, aroma parfum asing yang samar di kemeja, alasan lembur yang tak masuk akal—semua tanda itu ada di sana. Namun, Shella terlalu bodoh dan sibuk menutupi semuanya dengan dalih 'dia lelah bekerja'.

​​"Aku akan cari tahu alasan sebenarnya di balik semua ini," desis Shella tajam. "Aku tidak akan membiarkan perempuan murahan mana pun membutakan matamu dan merampas apa yang kubangun dengan darahku, Mas. Tidak akan pernah."

Sesampainya di kantor, langkah Shella langsung dicegat.

​"Bu Shella, maaf, tapi Pak Bram sedang ada tamu penting. Beliau tidak bisa diganggu," ujar resepsionis itu, mencoba menghalangi dengan senyum kaku.

​Shella berhenti. Jelas ada yang tidak beres disini. "Tamu penting? Kamu tahu siapa saya? Saya juga pemilik perusahaan ini. Kamu tidak punya hak sedikit pun untuk menahan saya. Paham?"

​Melihat resepsionis itu panik dan tangannya bergerak menuju gagang telepon, Shella dengan cepat mencondongkan tubuh dan menahan tangan wanita itu.

​"Ingin lapor ke atas kalau saya datang?" bisik Shella tajam, matanya memindai raut ketakutan di wajah resepsionis itu. "Berarti benar, ada sesuatu di atas?"

1
Lili Inggrid
lanjut..
Pipin: mksih udh mmpir kk, siap ☺
total 1 replies
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
semoga shella dpt yg lebih² segalanya dari reygan
Pipin: Kedepan kita liat alur nya kak 😍
total 1 replies
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
shella shella bucin emang bikin orang bego sih
Pipin: Dmana aja sama kk 😂
total 1 replies
Adinda
semoga shella didekatin CEO ganteng biar Reagan cemburu
Pipin: kwkwkwk, apa msukin tokoh lain ya 😍
total 1 replies
Firmahadi
halo bos ku izin mampir
Pipin: hallo
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!