NovelToon NovelToon
Menjadi Pengasuh Anakku

Menjadi Pengasuh Anakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Mertua Kejam / Trauma masa lalu / Cerai / Penyesalan Suami / Konflik etika / Pengasuh
Popularitas:115.9k
Nilai: 5
Nama Author: Desifa

Yura yang terjerat masalah terpaksa meninggalkan Hanan suaminya dan putri yang baru dilahirkannya, agar mereka tetap hidup karena kritis dirumah sakit akibat kecelakaan. Hanya keluarga suaminya yang memiliki uang yang bisa membantunya dengan satu syarat menyakitkan!

Lima tahun kemudian, Yura dipertemukan dengan anak yang dilahirkan, dibawa sebagai pengasuh oleh istri baru Hanan. Dengan kebencian dari keluarga Maheswari serta pria yang di cintai, mampukan Yura bertahan demi anaknya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12. Kedatangan Eva.

Aura ada disampingnya, tentu saja Yura merasa badannya jauh lebih baik. Saat Bibi Amy masuk kedalam kamar dan mengecek suhu badan Yura, demamnya benar-benar turun dan Yura juga merasa jauh sekali lebih baiknya.

"Nduk, makan siang dulu. Bibi juga sudah masakin buat non kecil!" Ucap Bibi Amy.

"Iya bi. Terimakasih banyak, aku jadi ngerepotin bibi, padahal aku kan cuma pengasuhnya nona Aura!"

"Nggak apa-apa. Toh Tuan dan Nyonya tidak melarang kan!" Balas Bibi Amy kembali.

Setelah bibi Amy pergi, Yura juga tidak tega membangunkan Aura yang masih terlelap. Akhirnya dia turun dari ranjang dan masuk kekamar mandi sebentar, begitu keluar rupanya Aura telah duduk bersandar sambil memeluk boneka.

"Tuan Putri sudah bangun?" Yura tersenyum sembari berjalan mendekat.

"Bibi Yura, aku lapar..." Keluh Aura dengan suara manjanya, apalagi baru tidur.

"Iya sayang. Bibi Amy sudah siapin makanan! Ayo sini, makannya dikursi!" Yura merentangkan tangannya supaya Aura naik ke gendongannya.

Gadis kecil itu beranjak berdiri lalu mengikuti arahan Yura, mereka duduk di kursi sofa yang muat dua orang didalam kamar Yura. Yura menyuapi Aura dengan sangat telaten dan lembut, sedangkan Aura juga lahap sekali makannya.

.....

Sore hari pukul setengah lima, mobil milik Hanan memasuki pelataran rumah berlantai dua miliknya. Tidak lama setelah mobil berhenti di carport, Hanan keluar dari dalam mobil.

"Papa!" Seru Aura tiba-tiba. Gadis yang sedang bermain di taman depan rumah bersama Yura itu memanggil papanya dengan sumringah.

Hanan menoleh, melihat Aura yang sudah mandi dengan dress santai tali spaghetti warna hijau. Tatapan Hanan juga tiba-tiba beralih pada sosok wanita dewasa disebelah Yura, saat Hanan menatapnya, Yura langsung memalingkan muka kearah lain.

Yura terlihat baik-baik saja, hati kecil Hanan sejujurnya merasa lega melihat kondisinya. "Hai, anak kesayangan papa!" Pria itu berjalan mendekati mereka, lalu mengangkat Aura kedalam gendongannya. "Wangi sekali! Siapa yang mandiin?" Tanya Hanan.

"Bibi cantik!" Jawab Aura. Hanan tersenyum tipis, sebenarnya dia senang melihat Aura yang begitu ceria, dia tidak pernah seceria ini sebelum bertemu Yura, karena Aura merasa kesepian, Gendhis dan Hanan sama-sama bekerja jadi waktu mereka terbatas.

"Ayo kita masuk. Sebentar lagi mama pulang!" Ucap Hanan lalu membawa Aura masuk begitu saja tanpa menghiraukan Yura.

Setelah Hanan masuk, benar kata pria itu, Gendhis baru pulang. Gendhis pulang terlambat karena boutique sedang ramai.

.....

Hanan sangat sibuk didalam ruang kerja, menyiapkan berkas untuk menarik kerja sama group Wilson. Hanan begitu serius, kerja samanya harus berhasil supaya perusahaannya tambah maju.

Malam berganti pagi, sinar mentari sudah mulai muncul bekerja seperti biasanya menerangi seluruh dunia yang terkena cahayanya.

Jam sebelah siang, waktunya Yura menjemput Aura. Ini pertama kalinya Yura menjemput sekolah gadis kecil yang sebenarnya adalah putri kandungnya. Aura keluar dengan ceria, "Bibi Yura!"

Yura tersenyum lalu mengambil alih tas kecil yang menjadi beban dipunggung Aura. "Bagaimana belajarnya, menyenangkan?" Tanya Yura.

Aura menganggukkan kepala penuh dengan semangat. Disekolah biasanya Aura sangat senang karena tidak kesepian, punya banyak teman dan tidak bosan. Tapi sekarang Aura justru ingin cepat-cepat pulang sekolah karena ingin bertemu dan bermain dengan Yura.

"Kalau begitu, ayo kita pulang!" Ajak Yura. Seperti biasa, gadis kecil itu merentangkan tangannya ingin digendong oleh Yura. Tentu saja Yura tidak menolaknya, mengangkat Aura kedalam gendongannya lalu masuk kedalam mobil yang sudah menunggu.

Disisi lain, sebuah mobil putih berhenti di pelataran rumah. Ika yang sedang merapikan tanaman didepan sontak menoleh, mobil itu tentu saja bukan milik Hanan karena mobil milik Tuan Hanan bewarna hitam. Sedangkan milik Gendhis warna merah, dan yang dipakai antar jemput Aura memang putih, tapi type dan modelnya berbeda.

Benar saja, ketika orang didalam keluar, rupanya memang orang lain. Namun Ika mengenalnya, karena yang keluar dari mobil wanita yang paling cerewet dan suka marah-marah. "Nyonya Eva?" Gumam Ika. Cepat-cepat sebelum Nyonya Eva protes, Ika segera mendekat. "Selamat datang, Nyonya Eva!"

Wanita yang terlihat angkuh itu tidak sedikitpun menunjukkan sikap baiknya. "Apa semua orang belum pulang? Dimana cucuku?" Tanya Eva dengan dingin.

"Tuan Hanan masih kerja, Nyonya Gendhis juga masih diboutique, mereka pulangnya jam empat sore. Kalau Nona kecil sekolah, tapi sudah dijemput!" Jawab Ika menjelaskan.

Eva kesal mendengar jawabannya, kesal karena ternyata Gendhis masih bekerja dan meninggalkan Aura. Seharusnya dia membawa Aura bersamanya, karena mereka tidak punya waktu untuk Aura.

Ibu dari Hanan itu berjalan melangkah dengan mengomel. "Bisa-bisanya dia masih bekerja. Gendhis kan bos-nya, kenapa tidak bisa bekerjanya dirumah saja. Kalau seperti itu, dari dulu harusnya Aura tinggal bersamaku. Cucuku jadi kesepian dan tidak terawat baik!"

Ika menelan salivanya, dia jadi yang mendengar omelan wanita itu. Eva sangat sinis dan semuanya harus serba hati-hati karena tidak bisa disinggung maupun disenggol sedikit saja akan langsung marah besar, tak tanggung-tanggung untuk pecat asisten rumah tangga.

"Nona Aura sudah mendapatkan pengasuh, Nyonya. Nona kecil sudah tidak kesepian lagi!" Sahut Ika dengan hati-hati.

Tentu saja Eva terkejut mendengarnya, wanita itu duduk dikursi ruang tamu sembari berfikir. Bagaimana ada yang bisa menjadi pengasuh cucunya, yang Eva tau, Aura tidak mau punya pengasuh karena puluhan orang yang datang selalu ditolak. "Siapa orang itu sampai bisa mengambil hati cucuku?" Tanya Eva penasaran.

"Wanita itu cantik, baik dan lembut. Nona kecil sangat menyukainya, bahkan baru beberapa hari bertemu sudah sangat dekat Nyonya!"

Eva semakin penasaran sosok gadis yang bisa menaklukkan hatinya Aura. Dia seperti apa, sebaik apa sampai Aura menerimanya. Eva tidak suka kalau pengasuhnya Aura berpendidikan rendah, dia ingin Aura diasuh oleh pengasuh yang berpengalaman dan pendidikannya baik. "Dari yayasan mana?"

.....

Akhirnya Aura dan Yura sampai dirumah, setelah berganti pakaian, kalau Aura ingin menyusul Gendhis, Yura akan mengantarnya. Tapi Aura tidak mau karena mau bermain boneka sama bibi baik-nya.

"Hati-hati sayang!" Yura mengingatkan, saat Aura begitu cepat dan antusiasnya naik tangga rumah.

"Ayo cepat bibi!" Sahut Aura. Mereka masuk kedalam rumah besar, namun langkah Aura terhenti saat melihat sosok wanita tua diruang tamu. "Omaaa!!"

Sontak saja Eva menoleh mendengar suara cucunya yang terdengar terkejut dan senang. Sedetik kemudian, Jantung Yura tiba-tiba hampir berhenti berdetak saat mendengar suara Aura memanggil Oma nya. Maksudnya, ibunya Hanan?

"Baik, saya akan membayar administrasinya. Tapi dengan satu syarat, kamu harus meninggalkan Hanan dan bayi itu setelah kamu melahirkan!"

Kedua bola mata Eva juga terbuka sempurna begitu melihat sosok wanita lima tahun lalu yang dia usir, muncul lagi dihadapannya. Wanita itu langsung berdiri, mereka saling menatap dengan terkejut!

1
N Wage
lagi rempong ya thor,pantas ada typo tipis tipis😅
reza indrayana
lama tidak baca karena nunggu lanjutannya...
Dewikania
Akhirnya bisa baca LG lanjutannya
dsifadian: terimakasih sudah mampir ya kak🥰
total 1 replies
olyv
lanjut thor sampai tamat 😍😍
eva
lanjuut thour 💪🏼💪🏼💪🏼
Neng Nosita
akhirnya...dilanjut juga ni cerita
dsifadian: Maaf ya kak🤭🙏🙏
total 1 replies
Yus Nita
terus kan lah pemikiran my ygsepeeti itu Eva, karena kamu emang gaknpntas jd ibu ny Yura.
Uba Muhammad Al-varo
akhirnya kisah Yura kembali nongol, semoga kedepannya rutin update nya🙏🙏💪💪💪
dsifadian: Aamiin 🥰🥰
total 1 replies
astr.id_est 🌻
nongol juga thor akhirnya
dsifadian: iyaaaa nihhhh🥰🥰🥰
total 1 replies
Neng Nosita
alhamdulillah...author msh bisa up
dsifadian: Alkhamdulillah kak🥰🥰
total 1 replies
sagi🏹
thor kirain lupa sama Yura thor?? kenapa lama thor up nya 😪
dsifadian: bolehhh bolehhh🥰🥰
total 3 replies
JAF
kak jangan lama2 d gantung cerita nya🫣
Antik Handayani
jangan sok polos dan lugu deh yura.... apa apa gk mau tpi butuh juga kaaaaaaan
Uba Muhammad Al-varo
ayo Yura....ambil sisi baiknya saja, kalau Bu Eva ibu kandung mu, mungkinkah ada sisi baiknya Bu Eva yang turun ke kamu🤔🤔🤔
Uba Muhammad Al-varo: 😏😏😏😏😏
total 2 replies
astr.id_est 🌻
sama yura aku juga g menyangka eva maheswari ibu kandung mu.. kok bisa mba othor kasih kamu ibu kandung jahat kaya gitu yura, mba othor nya memang sulit di tebak
dsifadian: wkwk supaya kalian semakin penisirin doonggg😂
total 1 replies
sagi🏹
apakah Hanan dan Yura bersaudara thor tapi saudara tiri ya kan Yura sama Hanan beda ayah
dsifadian: Wkwk, niat banget supaya ingat ya🤭
total 5 replies
mee
kalo beneran anak Eva mama tiri Hanan, kok Eva dari awal gak merasa familiar dng nama anaknya, apa gara2 memang rasa dendam memang dasar nenek gayung🤣
dsifadian: Minta dijedotin pake gayungnya kak si Evaaa😂😂
total 1 replies
Uba Muhammad Al-varo
Yura anaknya ibu Eva,ibu tiri nya Hanan, untung aja sikap perilaku nya Yura nggak turun dari ibunya Eva 🤔🤔🤔
Uba Muhammad Al-varo: 👍👍👌 ceritanya kakak Author 🙏🙏🙏
total 2 replies
Yuningsih Nining
hadeueuhh Thor aslinya ini ngeGantung
Thor Gak pake Lama ya utk update
dsifadian: Insyaallah malam ini ya kak🤭
total 1 replies
Neng Nosita
Eva yg mama tirinya Hanan bukan Thor?
dsifadian: Tunggu dulu yaaa🤭🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!