NovelToon NovelToon
Dia Dan Aku

Dia Dan Aku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Cintamanis / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:150.9k
Nilai: 5
Nama Author: dwimst

Seorang gadis biasa-biasa saja yang anti dekat cowok karena suatu sebab, sampai-sampai di kira penyuka sesama jenis dipertemukan dengan anak baru cowok yang ganteng, dingin dan misterius ditambah anti sosial.

Kemudian wali kelas mereka yang overprotektif tidak ingin anak didikannya dianggap abnormal, membuat cara dengan mendudukan mereka dibangku yang sama dan mereka tidak bisa menolak.

Akhirnya masalah-masalah yang mereka punya pun terkuak satu demi satu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dwimst, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pengakuan yang Menyadarkan

Ternyata Elda tidak sadar ada yang melihatnya. Dia adalah Raka.

"Kesempatan yang bagus buat gue jadi pahlawan buat Wita sekarang," kata Raka tersenyum jahat.

Ketika itu Raka berjalan didepan karena ia ingin menarik perhatian Wita ia pun mundur kebelakang.

"Nawa, Wita mana?" tanya Raka saat itu.

"Oh tadi dia ngambilkan minyak telon Elda." jawab Nawa jalan kembali karena ia harus menjalankan tugasnya untuk menjaga rekan-rekannya kalau ada yang sakit.

Kemudian Raka berjalan terus sampai akhirnya ia melihat Elda sedang memperbaiki petunjuk arah saat Elda berjalan kearahnya iapun langsung bersembunyi sehingga tidak diketahui oleh Elda.

Mungkin setelah ini, hubunganku dan Elda bisa membaik. Batin Wita mengharap.

Wita terus berjalan dan setengah berlari tapi sejauh ia berjalan ia tidak menemukan teman-temannya dan petunjuk arah lagi,kemudian ia sadar.

"Apa jangan-jangan aku tersesat tapi tadi kan petunjuk arah yang aku ikuti kan benar." paniknya kemudian ia berbalik karena tadi sangking semangatnya ia tidak memerhatikan jalan dan pada akhirnya ia hanya mendapati pepohonan yang lebat didepannya.

Kemudian ia pun memasrahkan diri dan duduk dibawah pohon berharap ada yang datang menolong karena ia takut kalau semakin ia jauh berjalan dia akan semakin jauh tersesat ia sempat melirik hpnya namun tidak ada sinyal.

Raka juga masuk kedalam hutan lebat itu sebenarnya ia tidak tahu apakah benar Wita tersesat atau tidak ia hanya menebak karena ia sempat mendengar Elda mengucapkan nama Wita iapun nekat masuk kehutan itu tanpa tahu resikonya dan tampaknya saat ini ia juga tersesat ia bahkan tidak tahu cara agar bisa tidak tersesat dihutan karena sebelumnya ia tidak pernah kehutan.

"Wita!" teriaknya sekencang-kencangnya dan kebetulan orang diteriaki tidak jauh dari situ.

"Iya! Aku disini," balas Wita dengan suara yang paling nyaring.

Kemudian Wita berdiri dan mencari sumber suara dan akhirnya mereka bertemu saling berhadapan tampaknya Raka ingin memeluk Wita dan Wita menyadari hal itu dan Wita respon mengangkat tangannya tidak usah.

"Oh iya, Ka kamu gimana bisa tau aku disini?" tanya Wita ia senang karena akhirnya dia tidak sendiri.

"Sebenarnya tadi gue ngeliat Elda membetulkan, petunjuk arah dan gue juga dengar kalau Elda tadi nyebut-nyebut nama lo dengan sumpah serapahnya" jawab Raka.

Wita yang mendengar hal itu langsung terduduk lemas air matanya tidak dapat dibendung lagi.

"Apa salahku denganmu El aku bahkan gak tau apa salahku? Kalau kamu merasa gak suka jangan kayak gini caranya bilang sama aku,aku bakalan berusaha ngertiin kamu, apa kamu masih marah gara-gara aku deket sama Raka tapi dia temanku El gak lebih." gumam Wita pada dirinya sendiri tanpa didengar oleh Raka apa yang dia ucapkan sambil sesegukan karena menangis.

Entah mengapa Raka yang melihat Wita menangis merasa iba ia tidak tega selama ia bersama Wita ia tidak pernah mendapati Wita sekecewa ini bahkan selama ini ekspresi yang diketahui Raka dari Wita hanya senyum polos cara tertawa dan tampang datarnya bila bersama laki-laki tapi kali ini untuk pertamakalinya ia melihat Wita menangis padahal ini adalah tujuan dari Raka membuat Wita seperti ini tapi ia tidak tega dan merasa iba ketika melihat Wita seperti itu.

Kemudian iapun menghibur Wita.

"Udah Wit, gak usah dipikirin orang kayak dia lagi pulakan bukan cuma dia teman lo, ingat lo itu masih punya banyak teman," kata Raka berjongkok dihadapan Wita sambil menghiburnya.

"Tapi selama ini cuma satu yang pengen aku tahu kenapa dia gak pernah nganggap aku teman dan selalu menantap dengan kebencian padaku." jelas Wita pada Raka dan membuat Raka merasa bersalah karena kurang lebih dia juga sama dengan Elda hanya mempermainkan Wita.

Kenapa gue benar-benar ngerasa bersalah kayak gini, melihat dia seperti ini hati gue benar-benar gak tega jadi selama ini itu yang dirasain oleh orang yang gue permainkan, tapi gue memang tau ini rasa sakitnya tapi kenapa rasanya hati gue juga sakit saat liat dia sesedih itu. Batin Raka kemudian mengingat orang-orang yang pernah dia sakiti menangis dihadapannya.

"Udah Wit, gak usah dipikirin lo itu kan kuat," kata Raka, perlahan Wita pun berhenti menagis.

"Terimakasih ya Ka, kamu udah mau nyari aku, ternyata selama ini aku salah, sudah beranggapan kalau kamu cuma mau permainkan aku aja sama dengan yang lainnya, tapi sepertinya kamu benar-benar menganggap aku teman karena itu aku minta maaf," kata Wita jujur.

'Deg'

Saat ini Raka hanya tertunduk ia benar-benar merasa bersalah, entah mengapa ia bisa merasa bersalah selama ini ia tidak pernah merasakan kalau ia bersalah walaupun ia tahu kalau dia salah.

"Wit sebaiknya kita cari jalan pulang," ajak Raka membuang perasaan bersalahnya.

"Memang kamu tau jalan pulangnya?" tanya Wita.

"Sepertinya," kata Raka tidak yakin dan terus berjalan Wita hanya mengikuti tapi sepertinya mereka malah tambah jauh masuk kehutan.

"Wit kayaknya kita malah tambah jauh deh masuk kedalam hutan sebenarnya kalau boleh jujur aku itu gak pernah sama sekali pergi kehutan," kata Raka menjelaskan.

"Gimana mau nyari kalau kamu aja gak tau, kalau kita nyari ntar kita tersesat makin jauh sebaiknya kita tunggu aja orang yang datang menolong siapa tahu saat ini pak Bowo sedang mencari kita. Maaf Ka gara-gara aku kamu ikut terlibat urusanku," kata Wita menyesal.

"Udalah gak papa lo gak usah minta maaf terus lagi pula lo gak sepenuhnya bersalah, sebaiknya kita tunggu aja tim penyelamat itu disini," kata Raka kemudian ia duduk dibawah pohon besar dan Wita mengikutinya duduk disebelahnya namun agak jauh dari Raka.

Hari pun semakin gelap dan cuaca mendung tampaknya akan hujan hembusan angin senja menerpa tubuh mereka dan tak lama kemudian hujan turun.

Tampaknya saat ini Wita kedinginan dan bagi Raka ini kesempatan untuknya mencari perhatian ia memberikan jaket yang ia kenakan pada Wita.

"Eh, kenapa? Gak usah ini punyamu aku juga pake kok," kata Wita panik saat ini hatinya dag-dig-dug seperti ingin melompat lebih parah dari sebelumnya-sebelumnya.

Haduh jadi normal lagi dong jantung. Batin Wita kacau.

Aku benar-benar gak nyangka bisa ditengah hutan kayak gini sama cowok cuma berdua lagi. Batin Wita panik karena untuk pertamakalinya ia berduaan dengan seorang pria ditambah lagi ia cukup perhatian menurut Wita.

Memang hujan yang turun tidak terlalu mengenai mereka berdua karena daun pohon yang rimbun.

Di lain tempat tampak kalau Nawa saat ini sedang menangis karena tidak dapat berada disisi sahabatnya saat dia kesusahan ia ingin pergi mencari sahabatnya tapi apa daya hujan turun cukup lebat dan dia tidak tahu sahabatnya berada dimana.

"Hiks! Aku sahabat yang tidak berguna," gumamnya dan teman-temannya yang lain berusaha menenangkan.

Sedangkan Elda ia tampak begitu ketakutan dan pak Bowo memperhatikannya.

Dihutan...

Wa, apa yang sedang kamu lakukan? Apa aku buat kamu khawatir lagi? Maaf yah Wa, tapi kuharap kamu gak khawatir. Batin Wita.

Saat itu tampak bahwa Raka sedang menggigil, Wita tahu saat ini Raka kedinginan dan iapun melepas jaket Raka yang ia berikan barusan.

"Raka pake ini!" perintah Wita.

"Gak usah kamu butuh," cegah Raka.

"Udalah Raka pake," Wita menaruh jaket Raka dibahu Raka karena sudah tidak tahan dengan dinginnya malam akhirnya Raka menggunakan jaketnya kembali namun saat itu muka, Raka memucat Wita tahu kalau sekarang Raka sedang sakit.

Kemudian ia mendatangi Raka dan memberanikan diri untuk memegang dahi Raka dengan telapak tangannya dan Raka hanya menatapnya dalam diam.

"Astaga! Badanmu panas," Wita langsung mengeluarkan tas p3knya dan mengambil obat dan menyuruh Raka untuk meminumnya tapi dia sempatkan dulu Raka untuk makan karena kebetulan Wita membawa Roti di tas kecilnya itu sebagai makanan darurat dan membawa sebotol air mineral setelah memberikan obat itu ia membaringkan Raka.

Karena tidak ada kasur akhirnya Wita melepas jaketnya dan Raka berbaring diatas jaket Wita karena Wita tidak ingin Raka berbaring dipangkuannya.

Awalnya Raka melarang Wita melakukan hal itu tapi Wita tidak perduli.

Sama halnya yang dilakukan Raka sebelumnya dan untungnya Wita mengenakan baju panjang. Jadi, ia tidak telalu kedinginan.

Saat itu Raka menatap Wita dengan penuh penyesalan.

"Wit gue mau minta maaf," kata Raka tulus.

"Untuk apa? Seharusnya aku yang minta maaf karena gara-gara aku kamu jadi kayak gini," kata Wita tulus.

"Bukan itu Wit, mungkin ini juga hukuman buat gue karena sikap gue dan agar gue sadar apa yang gue lakuin gak baik dan salah." kata Raka.

"Maksudmu apa Raka? Aku gak ngerti," bingung Wita.

"Sebenarnya Wit, selama ini gue deketin lo itu cuma ingin buat hati lo sakit nantinya, gue deketin lo pengen mainin perasaan lo tapi gue sadar cewek baik kayak lo gak bakalan pernah nyatain perasaannya kecowok ditambah lagi udah banyak cewek yang gue sakitin dan lo salah satu orang yang pengen gue sakitin tapi sepertinya gak bisa buat lo karena selama ini lo biasa-biasa aja menyikapi gue,gue nyesel banget Wit udah mainin perasaan lo selama ini maafin gue Wit, kalo mau pukul gue pukul aja gak apa kalau boleh jujur sebenarnya gue udah punya cewek Wit dan sebenarnya gue berharap yang ada disisi gue saat ini dia bukan lo." kata Raka menjelaskan.

.

.

.

(Bugh!!plak!!)

(Dasar cowo b*@%#+$n!mampus aja lo sekalian!!!)

.

.

.

"Udalah Ka gak papa biasa aja kali, gak usah berlebihan, aku sadar aku ini siapa jadi mana mungkin aku suka sama kamu." kata Wita sambil tertunduk sekarang ia sedang menahan amarah serta tangisannya dan menyadarkan lamunan Raka.

Ternyata cuma khayalan doang

Batin Raka.

"Lo gak marah Wit?" tanya Raka meyakinkan dirinya kalau benar Wita gak marah.

"Ngapain marah, lagian kita ini masih SMA gak perlu cinta-cintaan masih sekolah sebenarnya kalau boleh jujur aku kecewa sama kamu Ka, kamu sama saja dengan orang-orang itu,tapi sudahlah karena kamu sudah menyadarinya jadinya aku maafin kamu," kata Wita meyakinkan sambil tersenyum penuh arti.

Seandainya kamu tau kalau aku sudah tertarik sama kamu dan berhasil melupakan orang telah mengisi hatiku selama ini. Batin Wita kecewa.

Sebenarnya perasaannya saat ini tersayat tapi untungnya Wita sudah biasa dengan hal ini karena cinta pertamanya saja sudah bertepuk sebelah tangan jadi dia bisa menstabilkan tingkahnya dan perasaannya.

"Aku senang karena kamu sudah mengakui kesalahanmu, permintaan maafmu tadi aku akan terima tapi setelah ini jangan sakitin perasaan orang lagi, Oke!" kata Wita memberi syarat.

"Gue janji gak bakalan nyakitin orang-orang lagi, gue nyesel udah nyakitin orang Wit dan gue akan berusaha berubah menjadi lebih baik," kata Raka mantap dan Wita tersenyum lagi.

Saat hari mulai tengah malam dan hujan sudah nampaknya panas badan Raka semakin tinggi ia mengigau menyebut-nyebut nama ceweknya dan memanggil-manggil kedua orang tuanya dan Wita hanya tersenyum mendengarnya saat ini Wita juga merasa tidak enak badan tapi ia tahan.

Akhirnya Wita menjaga Raka semalam suntuk tanpa tidur karena ia takut terjadi hal-hal yang tidak mengenakkan ketika dia tidur, tepat saat fajar mulai terbit orang-orang yang mencari Raka dan Wita menemukan mereka.

Raka diangkat menggunakan tandu sedangkan Wita ia berjalan sendiri ketika Nawa melihat Wita tanpa babibu langsung saja Nawa memeluknya.

1
RINAWATI AZZA
saya diganti aku aj lah thor
DMus: Nnt bakalan pake aku lagi kok Kak☺️
total 1 replies
~I`•`|
lanjut thor
coffee vanilla
cerita cinta ank Smu bukan yaaa ??????soalnya aku rada boring krn kbnykn cerita ttg prnikahan...prjodohan dg bos kaya yg dingin bgtu ...butuh baca cerita yg konflik ringan kyk love story ank sekolah gtu...
DMus: Iya kak, ini cerita tentang cinta masa sekolah. Gak ada perjodohan sih disini, biar pun ada imajinasi yang berlebihan juga, sesuai imajinasi author😊
total 1 replies
Alya Alghazali
keren banget Thor 💙💙💙
bkin lagi dong novel kaya eyes of course ceritanya kaya kisah anime tapi tetep romantis..
aku suka semua karya dwimst👍👍💙💙💙
Alya Alghazali
ini kali kedua aku baca novel karya mu thorr.. ceritanya bagus keren 💙💙💙
Alya Alghazali
so sweet banget💙💙💙
Alya Alghazali
ceritanya bagus Thor..
kenapa sedikit yang ngasih like
DMus: Terima kasih telah membaca cerita saya😁😁
total 1 replies
Muhammad Ari
keren thor, ijin promo ya.... jgn lupa mampir dan baca novel dg judul "sudden kiss" ya 😇😇😇
DMus: Terima kasih telah membaca cerita saya
total 1 replies
Yuana Prihatini
iiih ngilu aku bayangin pas belingnya di cabut dari telapak kaki.
DMus: 😅😅

Terima kasih telah mampir dan membaca cerita saya
total 1 replies
Louisa Lumingkewas Salomonsz
pasti putri
DMus: Terima kasih sudah mampir dan membaca cerita saya🤗🤗
total 1 replies
Eer Erna Aza
bagus ceritanya thor,,suka,,suka,,suka,,👍👍👍
DMus: Oke kakak!!
total 3 replies
Titik Widiawati
visualnya dong thor
DMus: Untuk visualnya sesuai imajinasinya aja ya hehehe

Terima kasih telah membaca cerita saya!!!
total 1 replies
Titik Widiawati
kukira haikal adiknya wita
Titik Widiawati
lah aneh kan thor habis d tolong kok tiba2 pergi
Titik Widiawati
kok jahat sih raka
DMus: Terima kasih sudah mampir dan baca cerita saya🤗🤗
total 1 replies
Hanin Han
Hyy kk ceritanya bagus aku sudah meninggalkan like dan coment nyya❤❤❤
Jangan lupa singgah dicerita aku kk
"Pretend lover"
Saling support thorr❤❤
Johar Edogawa
Ceritanya menarik Thor.... yuk baca karyaku yaaaaa judulnya My Wife is Professional Stalker, Lentera dan Crazy Lovers. MWIPS sama Lentera up tiap hari ya kak... Thank you ❤
DMus: Terima kasih telah mampir dan membaca cerita saya🤗🤗
total 1 replies
Yuni Susilawati
ceritanya baguus....
DMus: Terima kasih sudah mampir dan baca cerita saya sampai akhir🤗🤗
total 1 replies
Yuni Susilawati
ceritanya sampe sini masih keren....
🍑🎭࿐<big><big><em><br><_
Maaf permisi, kalau tidak keberatan maukah membaca novel saya yang berjudul "My version Lucia [Hunter x Hunter]" (Genre : Action, fantasi dan fanfic). Terima kasih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!