NovelToon NovelToon
TEGA!

TEGA!

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:946.1k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

Tujuh tahun pernikahan, tak pernah terbayangkan dirinya akan menjumpai hal yang paling menyakitkan dalam perjalanan hidupnya.

Arimbi, ia menemukan jejak wanita lain dalam biduk rumah tangganya. Bahkan wanita tersebut telah memiliki anak yang usianya sudah lebih dari setahun.

"Kita masih merintis usaha, jadi kita jangan punya anak dulu ya."

Ucapan sang suami terngiang begitu jelas di telinganya. Arimbi yang naif menyetujui. Namun itu jadi bumerang bagi dirinya karena oleh keluarga suami Arimbi di cap mandul.

Dan yang lebih mengejutkannya lagi, nama perusahaan yang didirikan suaminya ternyata ada unsur dari nama wanita itu.

Apakah Arimbi akan terpuruk? Atau dia akan bangkit dan membalas rasa sakit hatinya dan menemukan cinta lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sulit 29

Sudah beberapa hari berlalu, tapi kesedihan yang dirasakan Farrah atas berpulangnya Afira masih terus berlanjut. Bukan hal yang mudah memang harus menerima kenyataan bahwa anaknya telah tiada.

Dua minggu sudah, dan Farrah masih berada dalam kesedihan yang dalam. Ia bahkan tak keluar kamar.

"Mau sampai kapan dia kayak gitu terus?" tanya Yani yang saat ini ada di rumah Farrah. Amar meminta ibunya itu untuk datang karena merasa kasihan kepda Farrah sendirian karena dirinya harus bekerja.

"Ma, kehilangan anak itu nggak mudah. Mama seharusnya bisa ngertiin Farrah. Mama nggak usah ngomong yang aneh-aneh, cukup diem di sini nemenin dia. Aku bakalan sibuk akhir-akhir ini karena urusan perceraian dan perusahaan,"jawab Amar sambil menenggak kopi yang ada di cangkirnya hingga habis.

"Cih, semua-semuanya cuma nyusahin. Nggak yang ini nggak yang itu. Udah bagus punya cucu, eh malah meninggal. Dia lho, cuma di rumah aja tapi nggak becus ngurus anak. Sekarang mana usaha jualan jilbabnya, nggak jalan kan. Bukan untung malah buntung. Mau cerai aja ribetnya bukan main."

Yani menggerutu kesal. Menurut pandangan wanita paruh baya itu, baik Arimbi maupun Farrah sama sekali tidak berbeda dan bisanya hanya membuatnya pusing juga kesal.

Terlebih setelah kasus Amar dan Farrah mencuat di publik, setiap hari ada saja omongan tidak menyenangkan yang didengar olehnya.

Bahkan Yani sampai tidak berani berkumpul dengan teman-teman arisannya karena hal tersebut. Teman-temannya juga ikut menggunjingnya. Bukan hanya itu, mereka juga mengatakan tentang brand hijab milih Farrah yang akhirnya sama sekali tidak laku karena mendapat kritik tajam dari para netizen.

"Udah lah jangan ngegerutu mulu. Perceraian aku sama Arimbi itu sebenarnya nggak ribet. Cuma karena ada harta gono gini yang harus diurus, jadi berjalan lebih lama,"ucap Amar. Ia beranjak dari kursi dan hendak berangkat ke perusahaan.

"Harta gono-gini? Maksudnya? Apa yang mau kamu bagi sama dia?" Yani agaknya terkejut mendengar pernyataan Amar.

"FAE bakalan pecah kongsi. Ah bukan bakalan lagi tapi emang udah pecah kongsi. Sekarang FAE murni punyaku, dan Arimbi membuat perusahaannya sendiri. Arri Logistik, itu kalau nggak salah namanya."

Mata Yani membulat sempurna mendengar penjelasan Amar tentang pemecahan perusahaan. Dia sungguh tidak tahu akan hal tersebut.

"Kenapa di pecah. Terus perusahaanmu sekarang jadi kecil dong?"

"Ya mau gimana lagi. Pendirian FAE kan pake duit Arimbi juga, jadi bukan hal yang mustahil kalau Arimbi mau pecah kongsi. Makanya sekarang aku sibuk karena harus nyari investor lagi untuk FAE. Beruntung aku masih punya nama itu, jadi seenggaknya nggak yang sulit banget buat cari Investor. Ya udah aku berangkat dulu, Ma."

Amar melenggang pergi. Apa yang diucapkan oleh Amar tak sepenuhnya benar tentang tidak sulit mencari investor. Setelah perusahaan mereka terbagi, investor miliknya sebagian telah pergi. Hanya menyisakan dua orang saja. Rasanya menjadi tidak mudah. Sehingga Amar harus bekerja keras untuk kembali mencari investor agar perusahaannya berjalan seperti semula.

Tak hanya itu, beberapa karyawannya yang kompeten memilih undur diri. Dan usut punya usut mereka mengikuti Arimbi.

"Huft, kalau kayak gini terus aku mungkin bisa bangkrut. Mana usaha jilbab punya Farrah juga sama sekali nggak jalan lagi. Sebelum semua ini terjadi, jilbab Farrah laris manis. Bahkan rencana ngeluarin produk baru berupa gamis pun udah banyak peminatnya. Tapi sekarang semuanya mandek. Ratusan jilbab cuma menumpuk di gudang dan 'bengkel" produksi juga berhenti. Haaaah."

Kepala Amar terasa sangat berat. Banyak sekali hal yang harus dipikirkan. Awalnya ia merasa akan sangat mudah melewati ini. Tapi ternyata tidak. Setelah Arimbi memisahkan diri dari perusahaan, pekerjaannya bertambah banyak. Beban kerjanya juga semakin berat dan waktu yang dihabiskannya di perusahaannya juga lebih lama. Amar bahkan sering lembur untuk mengurus perusahaan

Belum lagi mencari orang yang kompeten untuk membantunya. Ini adalah yang paling menyulitkan.

Berbeda dengan Amar yang seperti pusing tujuh keliling, calon mantan istrinya terlihat sangat menikmati pekerjaannya. Arimbi merasa sangat senang dengan perusahaan barunya tersebut. Meski dinamakan baru merintis, akan tetapi karena dia sebelumnya sudah melobi klien, sehingga Arri Logistik sudah memulai kegiatannya.

Tak hanya itu, pencarian gedung dan gudang unyuk usahanya pun langsung didapat tanpa dia melakukan pekerjaan yang berarti.

"Gimana Mbak, apa lingkungan, gedung dan gudangnya sesuai sama selera kamu."

"Oh Mas, selamat datang. Maaf nggak tahu Mas Bhumi datang."

Arimbi langsung berdiri ketika melihat Bhumi yang berada diambang pintu ruangannya.

Farhan dan juga Tasya langsung pamit undur diri ketika melihat investor terbesar dari Arri Logistik itu berkunjung.

"Santai aja, Mbak. Aku yang minta maaf karena datang nggak ngabarin dulu. Kalian lagi sibuk kah?"

"Nggak kok Mas, biasa lagi bahas kerjaan dikit aja. Alhamdulillah kemarin ada klien baru yang minta kita jadi partner dalam pengiriman produk-produknya. Bukan yang besar sangat, tapi aku malah senang. Ah iya, terimakasih banyak untuk semua bantuan dari Mas Bhumi. Aku sama sekali nggak nyangka kalau bakalan dapet tempat secepat ini dan juga sebagus ini."

Arimbi sungguh sangat berterimakasih kepada Bhumi. Entah dengan cara apa berterimakasih kepada pria tersebut, tapi yang sangat pasti Arimbi merasa sangat berhutang kepadanya.

"Lho aku ini investor, apa yang aku berikan itu untuk keuntunganku juga."

Hahahaha

Keduanya tertawa bersama. Bhumi jelas hanya bercanda, dan Arimbi tahu persis akan hal tersebut.

Bagi Bhumi, bukan hal yang sulit mencari lokasi dan tempat seperti ini. Setelah mendengar dari sang kakak sepupu yakni Kieran tentang pemisahan perusahaan yang sangat cepat dilakukan, Bhumi langsung bergerak mencari gedung beserta gudang untuk Arimbi. Ia melakukan hal tersebut karena sudah yakin mau berinvetasi terhadap perusahaan baru Arimbi.

Hanya dengan sekali menuliskan permintaan dalam grup chat keluarga, lokasi yang diinginkan pun didapatkan.

"Kak, Om dan Tante, ada yang punya gedung dan gudang yang kosong nggak? Bhumi butuh buat temen. Entar Bhumi beli gedung itu."

Ya hanya begitu saja, dan tak sampai lima menit, anak cucu dari Rama Hadyan Joyodiningrat dan Arsita Ayuningrum itu langsung memberikan jawaban. Tentu saja dibarengi dengan candaan, dimana Bhumi sudah kebal dengan apa yang dilakukan kakak-kakak sepupunya tersebut.

"Syukurlah kalau kamu cocok. Lalu gimana soal sidang cerainya, ah maaf bukannya mau ikut campur dan sok ingin tahu."

"Nggak apa-apa, Mas. Aman kok, semuanya lancar. Aku udah warning dia buat nggak dateng pas mediasi. Jadi kami cuma akan ketemu saat sidang aja. Kak Ran janji bakalan nyelesein ini dengan cepat."

Bhumi tersenyum dengan jawaban Arimbi. Jika itu Kieran Shana Abhinawa, maka itu bukan hal yang mustahil untuk membuat proses perceraian Arimbi menjadi lebuh cepat.

"Semoga urusan kamu segera selesai, dan kamu bisa menjalani hidup mu dengan lebih baik lagi kedepannya."

"Makasih Mas, begitu juga dengan kamu. Dan sekali lagi makasih karena udah banyak membantu ku."

TBC

1
Violet
Benar2 definisi keluarga besar yg saling menyayangi & hampir di semua bidang bisnis ada aja salah satu anggota kluarga mereka bekerja.
Terima kasih utk karyanya Kak 🙏🏻💐
Sehat2 slalu & semangat utk karya terbarunya 💪🏼🥰
lia_sembiring
kyk cerita nyata yang lagi viral beberapa bulan lalu . yang itu loh, yang punya animasi nusa dan rara. suami istri bangun perusahannya samapai karakter umumnya ternyata mirip sama selingkuhan suaminya.
Bunda
nyimak😊🙏
Sindy Sintia
udah Farrah jgn jadi murahan untuk yg ke dua x nya, kamu pintar dan cerdas, minta maaf ke arimbi dan berubah, tinggalin Ammar cerai dan mulai dr awal, aku yakin tanpa ammar kamu bisa, ngapain sih masih berharap sama Ammar yg gamon dan terobsesi masih bisa dapetin Arimbi pdahal di lirik Arimbi juga ngga
Datu Zahra
Paling suka karakter Arimbi, wanita tegar yang keren elegant.
Yani Suryani
kasihan si dedek bayi, anak tak bersalah tapi dia ikut nanggung sakitnya,yg dosa orang tuanya yg haram perbuatan orang tuanya, tapi anak malah yg di katain haram, mereka kan juga nikah siri bukan? 🤔
Yani Suryani
berita sudah viral menyebar bak hama, kenapa gak pakai masker biar gak diliatin orang, apalagi dirumah sakit juga banyak pasien
Yani Suryani
mertua aneh, mantu gak kunjung punya anak dibilang mandul, setelah punya cucu gak mau denger suara tangis bayi, hadehhh 🤦
Yani Suryani
orang tua yg melakukan anak kena dampaknya, kasian juga buat anak
Yani Suryani
dari pada di fitnah tapi gak ngelakuin maka biar jadi kenyataan lakukan saja biar jadi fakta tuduhan itu 🤭
Melliyani Batubara
keren
Yani Suryani
suka peran Arimbi yg tegas 🔥
Yani Suryani
masih nyimak
Yani Suryani
mampir 🤗
Arimbi kenapa malah gak mau gugat ?🤔
Datu Zahra
Kak Othor, ceritamu ini kek kisah nyata pasangan salah satu pemilik ekspedisi besar diIndonesia. Mereka merintis usaha bareng dari nol, nikah selama 35 tahun akhirnya cerai karena masalah anak dan suaminya juga selingkuh. persis banget gini, cuma bedanya enggak ada drama anak pelakor meninggal 🤭
Damar Pawitra: waaah, asli beneran gak ekspek ada kisah secara real life nya .. akh beberan masih kayak hah heh hoh, woaaah ....
hehehe semangat kak, kalau ada ode tulis aja ya 🤗💪💪
total 5 replies
Datu Zahra
7 tahun hak Arimbi pengen hamil direnggut sama Amar, sekarang gantian hak jadi orangtua diamabil dari Amar
Yus Nita
dan akhir ny janji KangBhumi terealisadikan 😊😊😊
Yus Nita
sam nech 22 ny dusmi istri sskit jies.
bukan ny sadar atas krlakuan ny, kok mzlah mskin parah.
Maryami
💪💪💪💪👍👍👍👍🦾🦾🦾🦾💞💞💞💞💞💞
Yus Nita
benar2 udah putus srmua urat mslu si Farrah...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!