NovelToon NovelToon
Baby Proposal

Baby Proposal

Status: tamat
Genre:Romantis / Janda / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Wina

Emeli wanita berusia 22 tahun, Baru saja melepas statusnya yang bersuami menjadi janda hanya karena orang ketiga.

Hidup Emeli yang normal normal saja berubah menjadi mimpi buruk buatnya. Semua berawal dari sahabatnya yang ingin mencari kekasihnya yang hilang dan menyusulnya ke Negara kelahiran pria tersebut. Namun sesampainya di sana, Emeli salah masuk kartel sarang mafia.

Apa yang terjadi dengan Emeli selanjutnya? yuk ikuti kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BP 12

Detik, menit berlalu hari berganti sore. Cafe masih terlihat ramai. Emeli duduk di kursi melirik jam tangannya yang menunjukkan pukul 17:30. Ia teringat Nathan yang menunggunya di taman.

"Mungkin dia sudah pulang," gumam Emeli mengusap keringat di kening dengan tangannya.

"Emeli."

Emeli menoleh ke belakang, ia langsung berdiri saat melihat Arga sudah berdiri di belakangnya. "Iya Pak."

Arga berjalan mendekati Emeli, ia merogoh saku celananya mengambil amplop berwarna coklat dan tanda pengenal, lalu ia berikan pada Emeli.

"Mulai besok, kau tidak perlu bekerja lagi di sini."

Emeli menautkan kedua alisnya menatap wajah Arga yang terlihat cuek. "Tapi kenapa Pak?" tangan Emeli terulur mengambil amplop dan tanda pengenal miliknya.

"Aku tidak menginginkanmu bekerja di sini lagi, ok Emeli. Semoga sukses di tempat lain."

Wanita itu mendengus kecewa, tapi apa kuasa Emeli? tidak ada. Dia hanya wanita yang tidak memiliki jenjang pendidikan. Wajar jika Arga menolaknya. "Baiklah Pak, terima kasih." Sesaat Emeli membungkuk lalu ia berjalan meninggalkan ruangan.

Arga berdiri terpaku menatap punggung Emeli, jika saja Emeli tidak mengenal Ferro. Mungkin akan berbeda ceritanya. "Sayang sekali Emeli, aku tidak mau berurusan dengan wanita bekas Ferro." Arga tersenyum sinis lalu ia kembali ke ruangannya. Duduk termenung, mungkin sikapnya terlalu keras memecat Emeli begitu cepat. Tapi traumanya di masa lalu tidak ingin terulang lagi.

"Clara, wanita pengkhianat. Sekarang hidupnya hancur di tangan Ferro."

***

Emeli berjalan perlahan masuk ke tenga

tengah taman ia belum mau pulang kerumahnya. Matanya memperhatikan sekitar taman. Matanya tertuju pada seorang pria tengah duduk di kursi menundukkan kepala, tangannya menegang sebuket bunga sedap malam yang mulai layu.

"Nathan.." ucap Emeli pelan. "Sedang apa dia di sini?"

"Nat.."

Nathan perlahan tengadahkan wajahnya menatap Emeli, "kau di sini?" tanya Nathan balik. "Kau bilang bekerja, nyatanya kau malah ada di taman. Kau sedang janjian dengan pria mana?" mata Nathan memperhatikan sekitar.

"Apa maksudmu? aku memang bekerja," sungut Emeli kesal.

"Bohong! pekik Nathan. " Oh, aku tahu..kau mau membalaskan sakit hatimu? iya begitu?!"

Mata Emeli berkaca kaca menatap kedua bola mata Nathan, namun detik berikutnya Emeli menautkan kedua alisnya saat melihat darah segar mengalir di hidung Nathan.

"Nat.." ucap Emeli.

"Tidak Emeli, aku mohon."

Emeli mengguncang lengan Nathan cukup keras. "Nathan!" pekik Emeli.

Nathan terdiam, ia mengusap darah di hidungnya lalu tersenyum lebar menampakkan giginya yang berlumuran darah. "Aku sangat mencintaimu Emeli."

"Apa yang terjadi denganmu, Nat?" tanya Emeli tubuhnya gemetar, lututnya serasa lenas melihat Nathan.

"Aku baik baik saja, aku akan lebih baik kalau kau ada di sisiku, Emeli." Nathan berkali kali mengusap darah di hidungnya.

"Katakan padaku, kau sakit apa?!! jerit Emeli langsung memeluk Nathan.

"Aku tidak tahu." Nathan terisak di pelukan Emeli.

"Ya Tuhan.." Emeli melepas pelukannya, tapi Nathan terkulai lemas. "Nat, Nathan!" pekik Emeli. Tubuh Nathan ambruk di pangkuan Emeli.

"Nat, bangun Nathan!" Emeli menepuk pipi Nathan berkali kali, berharap ia bangun lagi. Namun Nathan tak sadarkan diri. "Rumah sakit." Emeli meletakkan tubuh Nathan di rumput hijau lalu ia berdiri dan berlari ke tepi jalan raya untuk meminta pertolongan.

Beruntung, sebuah mobil melintas di taman yang sudah mulai sepi karena hari sudah gelap. Emeli turun ke jalan merentangkan kedua tangannya, lalu ia menepuk kaca mobil. "Pak, tolong saya Pak! teman saya sakit. Saya butuh tumpangan!" Emeli terus menggedor kaca mobil yang sama sekali tidak terbuka.

Perlahan kaca mobil terbuka, Emeli tertegun sesaat saat kaca mobil terbuka. Pria yang mengendarai mobil itu ternyata Arga. Emeli tidak ingin lagi bicara dengan Arga. Tapi Nathan membutuhkan pertolongan.

"Pak Arga, aku mohon bantuanmu. Temanku pingsan. Antarkan aku kerumah sakit, aku mohon Pak." Emeli melipat kedua tangannya.

Sempat Arga ada niat untuk menolak, tapi demi kemanusiaan. Akhirnya Arga keluar dari pintu mobil. "Baik, sekali ini saja," jawab Arga ketus.

Emeli menganggukkan kepala, ia tidak perduli dengan ucapan Arga. Yang ia pikirkan adalah nyawa Nathan. Mereka berdua memasuki taman dan membantu Emeli memapah Nathan masuk ke dalam mobil untuk di bawa ke rumah sakit terdekat.

Sepanjang perjalanan, Arga memperhatikan Emeli lewat kaca spion depan.

"Bertahanlah Nathan..bertahanlah.." ucap Emeli terisak memeluk tubuh Nathan. Kaos putih yang Emeli gunakan basah oleh noda darah dari hidung Nathan. Emeli teringat Ibunya Nathan, lalu ia mengambil ponsel di dalam tasnya. Ia memberitahu Ibu Nathan tentang kondisi Nathan dan memintanya untuk menyusul ke rumah sakit Harapan Bunda. Arga mendengarkan semua dan coba mencerna apa yang sebenarnya terjadi.

Tak lama kemudian mereka telah sampai di rumah sakit. Mereka berdua langsung membawa tubuh Nathan ke dalam ruangan UGD untuk mendapatkan perawatan.

Emeli mengusap air matanya dengan tisu, ia berdiri di luar ruangan bersama Arga yang terus memperhatikan. "Oke, Emeli..tugasku sudah selesai." Arga berpamitan undur diri. Namun baru saja Arga hendak melangkah dua wanita berjalan mendekati Emeli.

"Plakk!" wanita paruh baya yang tak lain, ibunya Nathan langsung menampar Emeli. Membuat Arga mengurungkan niatnya untuk pergi.

"Kau yang menyebabkan putraku menjadi seperti ini!" pekik Ibunya Nathan. Sementara Sandra istrinya Nathan hanya diam tanpa ekspresi memperhatikan.

"Sebagai seorang Ibu, tidak sepantasnya kau bicara seperti itu," sela Arga merasa ikut kesal mendengar kata kata yang keluar dari mulut Ibunya Nathan. "Seharusnya kau berterima kasih pada dia." Arga melirik ke arah Emeli.

"Diam kau, tidak perlu ikut campur!"

Emeli menarik tangan Arga, "Ga, sudahlah. Sebaiknya kita pergi dari sini."

"Bagus! pergi kalian!" bentak Ibu Nathan melotot ke arah Emeli.

Emeli menatap tajam Ibu Nathan sembari memegang pipi kanannya yang terasa panas. "Cukup Ibu, jangan salahkan aku terus. Ini kesalahan Ibu! balas Emeli kesal.

"Pergi kau dari sini, pergi! dasar menantu tak berguna! hina Ibunya Nathan untuk kesekian kali.

Emeli menelan salivanya susah, menatap tajam Ibu Nathan. " Baik Bu.."

Emeli langsung balik badan dan berlari menyusuri lorong rumah sakit. Sementara Arga masih berdiri terpaku memperhatikan sikap Ibu Nathan.

"Kenapa kau masih di sini?" tanya Ibu Nathan menatap curiga. "Oh, jangan jangan kau selingkuhan Emeli? pantas saja wanita itu sekarang jarang ada di rumah."

"Jaga mulut Tante, Emeli wanita baik baik" Rangga terdiam sesaat. Tidak ada gunanya jika ia mengatakan kalau Emeli bekerja di cafe miliknya. Kebencian yang di miliki Ibu Nathan terhadap Emeli, tidak akan merubah apapun meski Rangga menjelaskan panjang lebar. Akhirnya Rangga memutuskan untuk menyusul Emeli.

1
Henny Haerani
itu nama anaknya klw di rambah huruf R didepannya jd Ransel.😅😅
Henny Haerani
kirain sekretarisnya kei bernama chiqy
Henny Haerani
ngakak baca part ini ada gehu sosis basreng cimol nama yg unik
Henny Haerani
gimana caranya tu bas reng manggil dr alan coba ??? yg ada dr alan makan basreng wkwkwkwkkk
Henny Haerani
ni othor ointer banget ngasih nama ada paman sedok bibi wajan paman basreng gk sekalian sama kakak tesi
Myartin Indriawati
bagus
Aghitsna Agis
terus emili mau balas dendam sama mantan suaminya jd kelanjutannya gimana
Sherly Ly
aneh, dia brani ninju org yg bilang shbatnya g brguna tpi dia kek patung pas org bilang dia g brguna, definisi ga syang diri sndiri
Sherly Ly
wkwkwk iya awalnya d paksa emaknya tpi kn ujung2nya dia nrima dn bhkan udh puas sma tuh cwe. dia dtg ke elu pas lgi butuh aja kek skrg tu pas lgi skit, buka mata lu lebar2. plis ini crita bkin gue emosi tpi pnasaran argggg kesel
Sherly Ly
klo gue jdi lu sih gue ga bakal peduli sma si nathan ma klgnya. mau dia skit atau bhkan mati skalipun gue bodo amat, kan dia yg ngundang sndiri pnyakit itu ngapain di pduliin, plislah jdi cwe itu yg tegas. pantes aja si lu d skitin, lah lu sndiri ga syang bathin dn fisik.
Sherly Ly
rangga siapa anj?
Sherly Ly
gue bingung plis. enth di bab brp dia bipang rasa skitnya ngalahin rasa cinta dn dia bkal ninggalin si nathan krn udh trlnjur skit hati, kecewa + cinta udh hilang. tpi dsni knp malah d blg dia msih cinta? r u kidding?
Sherly Ly
ngapain msih d tnyain si anj, tipe2 cwe yg trlalu mengagungkan cinta nih. udh d skitin tpi dg begonya msih cinta, binatang aja klo d skitin ngelawan lah lu brkali2 d skitin g ngelawan malah diem aja.
Sherly Ly
ya trus, lu ngapain msih d rmh itu? udh tau g di anggap masih aja brthan. bego
Sherly Ly
knp lu g kluar dri rumah itu si dungu? ktanya mau ninggalin si nathan, knp msih dsna? clara udh nrima lu malah gengsi lu stinggi langit, trima kek bntuan org malah sok2 kuat. mau nyalonin diri jdi babunya sandra?
Sherly Ly
katanya ga punya siapa2 lagi, lah ini apa? klo dri awal lu punya shabat minta bntuan dong sma shabat lu. jdi cwe kok bego bgt, mau2 aja di jadiin babu
Sherly Ly
emeli lemah bgt anjing, bkin kesel aja. mau lu mandul atau lu miskin ga punya siapa2 bukan brrti lu hrus tunduk dn ptuh sma para binatang itu, jdi cwe jgn goblok
Beauty JK
😍
IndraAsya
👣👣👣 jejak 💪💪💪😘😘😘
Amin Salam
namanya alat dapur semua
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!