NovelToon NovelToon
Ayo Nikah

Ayo Nikah

Status: tamat
Genre:Romansa / Tamat
Popularitas:14.2k
Nilai: 5
Nama Author: febrianis

Tidak ada kehidupan yang sempurna, setiap Manusia pasti diuji. Begitu pula dengan gadis manis, bernama Cessioliv. Hidup dengan orang tua angkat, disebabkan orang tua kandungnya telah tiada. Membuat kepribadian Cessi menjadi kuat, seperti baja. Tanpa pernah mengenal arti kasih sayang yang utuh, hingga bertemu dengan pemuda bernama Raka. Membuat Cessi, terjebak dalam sebuah hubungan yang rumit.



Cessi yang memiliki profesi sebagai youtuber, sering terlibat pertemuan yang tidak disengaja dengan Raka. Seolah, takdir ingin mempersatukan kedua insan tersebut. Pada suatu hari, disaat Cessi tengah dirundung perasaan sakit hati. Dimana ibu angkanya mengusir Cessi dan membuat gadis itu tidak memiliki tempat untuk berteduh lagi.

Apakah yang akan terjadi kepada hidup Cessi? Ayo baca dan ikuti kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon febrianis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12 Terasa hampa

Setelah Raka menghilang dari pandangan matanya, barulah Cessi segera bergegas. Dia ingin segera pergi ke apartemen Raka, akan tetapi langkahnya tiba-tiba saja terhenti.

Dia mengutuk kebodohannya yang melupakan hal yang pating selain kunci yaitu alamat apartemen Raka.

“Ya, ampun, Cessi! Ko, bisa lupa sih? Jadi … sia-sia, gue ada kunc ini?” gumam Cessi pelan dan memperhatikan. Benda yang terbuat dari logam tersebut, padahal apartemen merupakan tempat tinggal yang modern. Tetapi, Cessi merasa heran. Kenapa, bentuk kuncinya sama seperti rumah.

Hingga, sebuah tulisan kecil. Menarik perhatian Cessi, ia pun membaca dengan teliti. Apa yang tertulis di sana.

“Apa, ini alaamt apartemennya? Tidak, mungkin. Alamat palsu ‘kan?”

Cessi perang dengan dirinya sendiri, karena merasa harus membuktikan. Membuat gadis itu pun memutuskan, untuk pergi ke alamat tersebut.

Cessi membawa laju motornya dengan kecepatan sedang, membelah jalan raya yang mulai sepi. Disebabkan, hari yang semakin malam dan terasa dingin. Hingga, dari kejauhan. Cessi bisa melihat sebuah gedung yang besar, ternyata. Alamat yang tertulis di kunci tersebut. Benat, alamat apartemen.

Cessi pun segera memarkirkan motornya di area parkir yang tersedia di basecamp apartemen tersebut. Lalu, membawa langkah kakinya menuju lift.

Untuk pertama kalinya, ia merasa masuk ke tempat tersebut.Tentu saja ia merasa gugup setengah mati, ditambah dengan keadaannya yang acak-acakan. Seperti seorang gembel yang baru selesai pergi pengemis, lusuh dan dekil.

Namun, mau bagaimana lagi. Keadaannya memang seperti itu, ternyata beban hidup yang ia lalui. Sejak kecil, hingga sekarang amat berat dan mengerikan.

Tidak ada cinta yang tulus, atau kehangatan sebuah keluarga yang akan Cessi rasakan. Membuat gadis itu hanya mampu, berserah diri dan berharap. Tuhan mau berbelas kasih dengannya yang hanya seorang anak yatim piatu yang masih belum mengetahui, siapa orang tua kandungnya.

Ting

Suara pintu lift yang ditunggangi oleh Cessi berbunyi dan membuat pintunya terbuka lebar, kini gadis itu telah berada di lantai 5.

“Nomor, 15,” gumam Cessi, seraya memperhatikan nomor yang ada di atas pintu kamar. Satu–persatu, hingga ia menemukan. angka yang dicari.

Gadis itu pun, mulai memasukan kunci yang dipegangnya sedari tadi kedalam lonamh pintu tersebut dan binggo. Pintu kamar itu pun terbuka lebar, membuat senyum di bibir Cessi mengembang seperti bulan sabit.

Cessi pun segera masuk dan mengunci kembali pintu apartemen yang telah resmi, dimasuki olehnya.

“Tidak buruk,” gumam Cessi dan berkeliling apartemen tersebut, dia memeriksa satu–persatu. ruangan yang ada, dan menemukan kamar tidur.

Cessi pun segera meletakan tasnya di atas ranjang, kemudian menuju kamar mandi yang ada di dalam ruangan tersebut. Dia perl membersihkan dirinya yang sedari tadi belum mandi.

Gadis itu merasa senang, tinggal di apartemen Raka yang menurutnya sangat nyaman. Semua kebutuhannya sudah ada disana, membuat Cessi merasa beruntung.

Setelah segar, dia pun segera menuju dapur dan melihat semua isi kulkas yang ada di sana. Senyum gadis itu seolah tidak mau luntur, dengan handuk yang masih terlilit di kepala. Cessi mulai mengambil bahan makanan yang ada di dalam kulkas dan mulai memasak.

Cessi membuat omelet, dan memasak nasi. Persediaan makanan di sana juga aman. Membuat Cessi merasa curiga dengan apa yang diucapkan oleh Raka sebelumnya. Dimana, pemuda itu mengatakan, jika tidak menempati apartemen tersebut.

“Biarlah, itu terserah dia. Jika, mau berbohong pun? Gue gak perduli.”

Cessi tidak mau ambil pusing, baginya. Tinggal di apartemen Raka. Merupakan anugerah terindah untuknya, daripada harus tinggal di pinggir jalan.

Setelah selesai memasak dan makan malam yang sudah terlewat, Cessi pun mulai merasa mengantuk dna memilih untuk segera tidur. Sebelum dia memejamkan matanya, gadis itu mengecek sebentar ponsel miliknya. Berharap, jika kedua orang tua angkatnya ada menghubungi.

Namun, sayang. Cessi hanya menelan kekecewaan, ternyata dirinya tidak berarti lagi untuk kedua orang itu.

Ketika, Cessi ingin mengembalikan ponselnya di atas nakas. tiba-tiba saja, ponselnya berdering. Tanda ada panggilan masuk, membuat Cessi menatap layar pipih itu dengan sorot mata yang serius.

“Siapa ya?” gumam Cessi yang melihat sebuah nomor tidak dikenal. Awalnya Cessi ragu untuk mengangkatnya dan membiarkan panggilan tersebut mati. Hingga, sebuah pesan masuk dan membuat Cessi membulatkan matanya.

“Apa?” pekik Cessi tidak percaya dan langsung menghubungi nomor tersebut, tidak berapa lama. Panggilan–nya pun terhubung.

“Halo,” sapa seorang pemuda dari seberang sana dengan nada yang mengejek. Membuat Cessi merasa amat kesal, tetapi a tahan dan mulai memainkan perannya.

“Om mesum, punya mata-mata disini?’ tanya Cessi dengan perasaan yang dongkol. Dia penaatan, bagaimana Raka mengetahui. Apa yang baru saja ia lakukan, dan bisa menghubungi nomor ponselnya.

“Hahaha … kamu lucu, apa kamu suka tinggal di sana?”

Cessi merasa malu dengan pertanyaan itu, jika oa menjawab dengan jujur. Banti hanya akan membuat pemuda itu menjadi besar kepala dan semakin menindasnya, tetapi harus Cessi akui. jika, ia merasa senang berada di apartemen tersebut.

“Om! Gue mau tidur! Besok, harus sekolah.”

Cessi berusaha menghindari percakapan yang rawan dan memilih berbelit, karena Cessi belum mengenal Raka dengan deat. Serta tidak mengetahui maksud serta tujuan pemuda itu mau membantunya.

Cerssi, bukannya menjadi Manusia yang suak berprasangka buruk. Tetapi, berjaga-jaga itu harus, pikirnya.

“Baiklah, aku gak akan ganggu kamu. Hati-hati disana, aku juga mau istirahat. Soalnya, besok harus pergi bekerja.”

Cessi hanya melongo, mendengar apa yang disampaikan oleh Raka. Seperti seorang suami yang memberikan pesan sebelum tidur kepada istrinya. Apa yang dikatakan oleh pemuda itu membuat Cessi tidak habis pikir.

“Oliv.”

Suara panggilan Raka membuat Cessi terkejut dan kelagapan, dan merasa malu sendiri. Karena, membayangkan hal yang aneh-aneh.

"Ah … iya Om?"

Wajah Cessi memerah, kemudian dia menjelaskan. Jika, sudah mengantuk dan ingin tidur. Tanpa mendengar, jawaban dari Raka. Cessi langsung mematikan sambungan teleponnya.

"Hufff … kenapa sih, dengan jantungku? Ko dag–dig–dug?"

Cessi bergumam sendiri, seraya menyentuh dadanya yang terasa sedang tidak baik-baik saja. Hal itu membuat Cessi memilih untuk segera merebahkan tubuhnya dan memilih untuk tidur. Sebab, besok. Dirinya harus sekolah dan menjalankan tugas tambahan dari Pak Martin.

Setidaknya, Cessi memiliki cadangan pekerjaan. Minimal, bisa menyumpal perutnya. Agar tidak berteriak-teriak minta di isi.

Ketika Cessi yang telah pergi ke alam mimpi, ada seseorang yang merasa hampa. Seraya menatap layar monitor yang membuat matanya tidak bisa berkedip-kedip.

Pemuda itu adalah Raka, setelah Cessi memutuskan panggilan teleponnya. Hal itu membuat Raka merasa hampa, ternyata berinteraksi dengan gadis itu. Membuat Raja merasakan gairah hidup, tetapi merasa sakit. Jika, diabaikan oleh Cessi.

"Apa aku tidak memasang CCTV di kamar mandi, ya? Aku takut dia kenapa-kenapa di dalam sana, nanti."

1
CandycaneMissy
next kak semangat, di tunggu update nya☺️🙏
SnuggleKitty
Good news! Cerita author bikin aku halu..
ShySnicker
wahhh..bagus banget ceritanya,q suka banget.....cepat lanjutin ceritanya yha mbm.q tunggu kelanjutan ceritanya,seru banget.....
✦ẑ̬î̬฿w̆̈ꪶ✫
Hahahhahaha lucu banget sihh Mereka 🐺.Hihihi
Atas Untuk Diikuti
Jadi pengen sungkem ke author! *ampun bang jago! ceritanya keren banget!
Author_Febrianis: dm aja kak 🤗 kalau memang suka
total 1 replies
◌⑅⃝𖤐𝑘𝑎𝑧𝑢𝑚𝑖 [𝓗𝓲𝓪𝓽]𒈔
semangat kk
DavidTheDancer
Crazy up dong thor kali-kali! boleh ya! boloh dong!! yah kalau gak boleh jangan marah thor~ *ampun bang jago wkwkw
Author_Febrianis: boleh kk 🤗 nanti aku kasih bom bab, tinggalkan komen di setiap bab nya ya
total 1 replies
◌⑅⃝𖤐𝑘𝑎𝑧𝑢𝑚𝑖 [𝓗𝓲𝓪𝓽]𒈔
saya suka karya ini, karena jalan ceritanya bagus 👌👍👍
◌⑅⃝𖤐𝑘𝑎𝑧𝑢𝑚𝑖 [𝓗𝓲𝓪𝓽]𒈔
saya dh mampir kk, jangann patahh semangat 🙏🤧
◌⑅⃝𖤐𝑘𝑎𝑧𝑢𝑚𝑖 [𝓗𝓲𝓪𝓽]𒈔
semangat kk✌️💪😊
BeautyBabe
Semisalnya aku tiba-tiba ada di rumah kamu enggak apa-apa ya Thor! Aku akan jadi alarmmu setiap hari untuk update hehehe. Habisnya bikin kangen sih ceritanya :(
Author_Febrianis: gpp kak Chet pribadi aja juga boleh 🥰 follow aku dan aku follow balik
total 1 replies
WillofWashington
Keren banget demi apa pun suaranya keren banget 😍 minta tanda tangan dong
Author_Febrianis: folow aku kk dan aku follow balik 🥰
total 1 replies
SecretGiggle
Malesnya aku jadi senyum-senyum sendiri baca ceritanya thor.. daku tunggu nextnya
Author_Febrianis: baik kk 🥰 aku akan berusaha up banyak🤗
total 1 replies
Wajah Boneka
seandainya kita serumah thor. Mungkin udah aku bantu segala lelahmu supaya aku gak galau nunggu lanjutan wkwk
Author_Febrianis: mungkin hanya kiasan kata, namun banyak hal yang akan kamu lupa.

lelahku, akan tergantikan dengan senyum yang terulas di wajahmu

walaupun, kita tidak pernah bertemu. akan tetapi, aku percaya. Jika, ada kesempatan. Maka, kita akan berjumpa. biar hanya lewat dunia maya
total 2 replies
Jesi Jasinah
salam kenal kak. dari cintaku yang tak direstui
AdindaRa
Wkwkwkwkwk. Bab pertama udah bikin ngakak gak ketulungan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!