NovelToon NovelToon
Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:26.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Alfiana

"Aku melakukannya demi ayah"

Aulia Revalina gadis cantik yang harus rela menikah dengan seorang pria cacat dan kaya raya namun juga dikenal kejam dalam bertindak.
Kehidupan Aulia berubah sepenuhnya setelah menikah dengan Adrian bukan karena harta tapi karena sifat Adrian yang membuatnya merasa tidak beruntung.

Adrian dierja pria tampan dan cacat namun dengan hartanya,banyak wanita yang mencoba mendekati bahkan menikahi Adrian. Akan tetapi Adrian hanya menganggap wanita adalah pembawa sial.


Lalu bagaimana dengan nasib Aulia setelah menikah dengan adrian??

Penasaran kan???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 12

Aulia memeluk erat tubuh Adrian sambil menangis tersedu-sedu

"jangan menangis mulai hari ini tidak akan aku biarkan air matamu itu tumpah"ucap Adrian menatap Aulia

"terimakasih mas"ucap Aulia sambil tersenyum

Semua orang kini sudah berada dimeja makan

"aku ambilin ya mas"ucap Aulia pada Adrian

"bagiamana ya reaksi mereka saat mencicipi masakan Aulia yang begitu asin" ucap bela dalam hati sambil tersenyum miring

Semua orang mulai menyuapkan masakan aulia kedalam mulut mereka

"1.2.3" bela menghitung kehancuran Aulia dan

"wah Aulia masakanmu enak banget"ucap Sarah membuat bela terkejut

"iya sayang masakan kamu enak"ucap Ridwan membuat Aulia terkejut karena ini pertama kalinya ridwan bersikap baik pada Aulia

"papah....papah tadi panggil aku apa?"tanya Aulia

"sayang,kau adalah menantu kesayangan ku Aulia,kemarilah"ucap Ridwan menyuruh Aulia mendekat

Ridwan memeluk Aulia dan Aulia membalas pelukan ridwan

"maafkan papah ya selama ini papah selalu bersikap kasar padamu tapi kini papah sadar kau adalah wanita yang tepat untuk Adrian"ucap Ridwan membuat Aulia menangis

"papah jangan bicara seperti itu,pantas jika papah tidak menyukai wanita seperti ku yang bersanding dengan mas Adrian"ucap Aulia

"betapa beruntungnya aku mendapatkan istri sebaik dirinya" Hati Adrian berbicara karena begitu tersentuh dengan Aulia

"sudah nak jangan menangis lanjutkan makanmu"ucap ridwan dan Aulia mengangguk setuju

"ah kenapa semua orang bisa menyukainya dan mengapa masaknnya tidak terasa asin melainkan terasa begitu enak?!" kesal bela dalam hati

Semua orang sudah selesai makan

"mas ayo aku antar ke kamar"ucap Aulia dengan lembut

"iya baikalah"jawab Adrian

Aulia mengantar Adrian sampai ke kamar dan menidurkan di ranjang

"kau istirahat lah dulu aku akan keluar sebentar ya"ucap Aulia tersenyum pada Adrian

Adrian hanya mengangguk dan Aulia segera keluar menuju dapur

"calon Kaka ipar bisakah kita bicara sebentar?"tanya Aulia pada bela

"aku mengantuk"ucap bela ingin pergi tapi dengan sigap Aulia menahan tangan bela dengan kuat

"apa yang kau lakukan? lepaskan"teriak bela

"apa yang aku lakukan?harusnya aku yang bertanya apa yang kau lakukan?aku tahu kau sudah mencampurkan garam didalam masakanku kan?"tanya Aulia meninggi

Bela begitu terkejut dan berfikir bagaimana Aulia bisa tahu tentang apa yang tadi ia lakukan

"kenapa?kau berfikir bagaimana bisa aku tahu kelakuanmu itu?"Tanya Aulia

flashback on

"ahh sudah, sekarang aku akan mandi dan menyambut mas Adrian"ucap Aulia setelah selesai memasak

Aulia berjalan menuju kamarnya tapi terhenti ketika mengingat ponselnya tertinggal

"oh ya ampun ponselku"ucap Aulia sambil menepuk jidatnya kemudian berjalan menuju dapur

Aulia terkejut ketika melihat bela sedang memasukkan sesuatu kedalam masakannya

"apa yang dia lakukan?"Aulia bertanya sambil bersembunyi dibalik kulkas

setelah bela pergi Aulia memeriksa masaknnya

"cihh jadi ini yang dia lakukan"ucap Aulia ketika merasakan masakannya begitu asin

Aulia melihat jam diponselnya,masih tersisa 15 menit untuk makan malam dengan segera ia menuangkan masakan yang bela beri garam ke dalam panci kemudian memasaknya ulang

Flashback off

"aku tidak sebodoh itu bela"ucap aulia

"lalu apa yang akan kau lakukan? mengadukan ku pada semua orang?"Tanya bela ketakutan

"hahaha tentu saja tidak untuk apa kulakukan itu aku yakin semua orang akan mengetahuinya sendiri"ucap Aulia sambil tertawa mengejek

"Kau!!!?"bentak bela

"jangan berani membentak ku"ucap Aulia

"aku akan membuat seluruh keluarga membenci mu lihat saja nanti"ancam bela

"Terserah"jawab Aulia kemudian meninggalkan bela yang masih emosi.

Aulia kembali ke kamarnya dan melihat Adrian masih terjaga kemudian mendekati nya

"mas kamu belum tidur?"tanya Aulia dan adrian hanya menggeleng

"mas aku mau bicara sesuatu padamu"ucap Aulia

"ya katakan aku akan mendengarkan nya"ucap Adrian sedikit tidak singkat

"kau ingatkan aku pernah bilang akan bekerja dirumah sakit?"tanya Aulia

"ya aku ingat, ada apa?"yang Adrian

"rumah sakit itu memutuskan aku akan berkerja dari pagi hingga malam mas,apa kau mengizinkan ku?"tanya Aulia ragu

Adrian diam tanpa menjawab Aulia membuat Aulia takut

"mas aku mohon jangan marah,jika kau memang melarangnya aku akan menolak untuk bekerja disana"ucap Aulia sambil memegang tangan Adrian

"kau yakin?"tanya Adrian dijawab anggukan Aulia

"aku yakin mas jika memang kau melarang ku maka aku tidak akan melakukannya,kau adalah suamiku semua yang kau inginkan adalah perintah untuk ku"jawab Aulia tersenyum manis

"kalo begitu kau boleh bekerja"jawab Adrian membuat Aulia bingung

"tapi mas aku...."ucapan Aulia dipotong Adrian

"aku tidak mau mengekangmu Aulia kau sudah begitu berarti untukku jadi aku tidak ingin kau meninggalkanku karena aku mengekangmu"ucap Adrian lembut

Aulia begitu tersentuh dengan kata kata Adrian

"mas terimakasih"ucap Aulia memeluk Adrian yang tengah bersandar di sandaran kasur

Adrian membalas pelukan Aulia kemudian memgang dagunya agar Aulia menatapnya

"berjanjilah kau tidak akan meninggalkan ku"ucap Adrian sambil menatap Aulia dalam

"aku janji mas"jawab Aulia

Adrian tersenyum mendengar kata Aulia, perlahan dia mendekati wajahnya ke wajah Aulia membuat jantung Aulia serasa ingin melompat keluar

"aku boleh...mmmm"ucap Adrian ragu tapi dimengerti oleh Aulia

Cup

Aulia mencium singkat bibir Adrian membuat si empu terkejut tapi segera mencium bibir Aulia.

Aulia membalas ciuman Adrian kemudian mereka melepaskan ciuman mereka karena merasa telah kehabisan oksigen

Hah....hah...hah...

Nafas Adrian dan Aulia yang tersengal

"maaf mas aku...."ucap Aulia

"seharusnya aku yang minta maaf karena sudah melewati batasan ku"ucap Adrian menunduk

Aulia memegang wajah Adrian dan menghadapkannya

"tidak apa apa mas,sudah malam kau tidur ya aku juga akan tidur"ucap Aulia ingin turun dari kasur tapi Adrian memegang tangannya

"Mulai sekarang tidurlah bersamaku"ucap Adrian sambil menggenggam tangan Aulia

"iya mas"jawab Aulia kemudian berbaring disamping Adrian

Aulia tidur disamping Adrian dengan posisi membelakangi Adrian,tiba tiba Aulia merasakan ada tangan yang melingkar diperutnya

"mas"panggil Aulia yang merasa jantung ingin copot

"apa kau keberatan jika aku memelukmu?"tanya Adrian

"tidak mas"jawab Aulia membuat Adrian semakin mengeratkan pelukannya

"keberatan sih engga mas tapi ini lohh jantungku kamu bikin ingin copot" Ucap Aulia dalam hati

Akhirnya meraka tertidur dengan posisi adrian memeluk Aulia dari belakang.

_

_

Azan subuh membangunkan Aulia,ia ingin bangun tapi sulit karena Adrian memeluknya begitu erat.

"mas"panggil Aulia untuk membangunkannya

"mas sudah subuh ayo kita solat dulu"ucap Aulia lagi pertama kali mengajak Adrian solat berjamaah.

Adrian membuka matanya dan melihat istrinya

"ada apa?ini masih sangat pagi aku masih mengantuk"ucap Adrian

"mas ayo kita solat berjamaah"ajak Aulia

"baiklah antar aku ke kamar mandi"ucap adrian

Akhirnya Aulia dan adrian solat bersama

"Ya Allah buatlah cinta hadir diantara kami,aku sudah menerima mas Adrian sebagai suamiku semoga dia menerimaku sebagai istrinya" Doa Aulia

"ya Allah hamba mohon maafkan hamba yang selama ini sudah lupa dengan tugas hamba kepada mu dan terimaksih sudah memberi istri yang menerimaku apa adanya" Doa Adrian

Setalah itu Aulia mencium tangan Adrian dan merapikan alat solat mereka

"mas aku turun dulu ya mau masak"ucap Aulia diangguki Adrian

Aulia pergi ke dapur dan melihat hanya ada pelayan yang sedang menyiapkan sarapan kemudian pak Mun menghampiri Aulia

"selamat pagi non"sapa pak Mun

"pagi pak Mun"sapa Aulia balik

"Ada yang bisa saya bantu non?"tanya pak Mun

"tidak pak aku hanya ingin memasak"ucap Aulia pada pak Mun

"baiklah non kalo gitu saya permisi dulu"ucap pak mun sopan kemudian pergi.

Pagi ini Aulia memasak nasi goreng untuk sarapan semua orang,dia mulai mengiris semua bahan dan menumisnya setelah itu memasukan nasi dan akhirnya matang

"sudah, Sekarang aku akan naik untuk menyiapkan pakaian mas Adrian"ucap Aulia kemudian menuju kamarnya

Aulia masuk dan melihat suaminya sedang melamun di balon kamar sambil duduk dikursi rodanya

"mas kau sedang apa?"tanya Aulia

"melihat sunrise,kau pernah melihatnya?"tanya Adrian dan Aulia menggeleng

"kalo begitu kemarilah"ucap Adrian sambil menarik tangan Aulia hingga dia terjatuh di atas Pangkuan Adrian

"mas bikin kaget aja,aku kesini mau bantu kamu bersiap ke kantor. Ayo"ajak Aulia tapi dicegah Adrian

"sebentar saja kau lihat sunrise dari sini begitu indah"ucap Adrian menujuk ke arah langit yang terlihat mulai terang.

bersambung.......

mungkin masih butuh revisi karena banyak typo tapi mohon untuk dimaafkan ya dan kalo ada kata yang ingin kalian kritik bisa lewat komentar, komentar sangat berarti untuk aku dalam merubah typo typo. Terimakasih 🙏😂

1
Rahble
Luar biasa
uukais
setuju
uukais
setuju
mrsdohkyungsoo
Luar biasa
aryuu
ini orang narsis juga ya... pengen dipuja puji ... pas dibilang biasa aja emosi/Chuckle/
aryuu
jadi pas bilang biasa aja Nisa ke toilet?
aryuu
Nisa yg diincar bukan aulia
Anna Khairurr
Luar biasa
Violet
Monmaap salah pencet jdnya suka bangeeett 🥰🥰 Ceritanya bagus biarpun ada sdkit kurang penulisannya serta plotnya tp suka dgn ceritanya. Di save dl buat baca di sela2 krja.
Terima kasih Kak Author utk ceritanya 🙏🏻💐
Sehat2 & semangat slalu utk karya2 barunya 💪🏻🤗
cetom😘😘
kok kk ipar sih
Aleika_mama
ternyata aku sdh pernah baca, hehehe,, karyamu bikin rindu tor.. jadi baca lagi
Beny Fitryani
Biasa
Heryta Herman
aulia mau di bikin tewas,alur nya panjaaaaaang banget thor/Grin/
Heryta Herman
aduuuhhh...ga abis" dgn mslh...thor...
Heryta Herman
singkat cerita thor...
Heryta Herman
thor..jngn biarkan kunti jovanka merajalela...hapus hingga hangus tu pelakor...
Heryta Herman
apa itu kudet,thor?....
Heryta Herman
kenapa sih thor..selalu ada pebinor...janganlah...ga asikk...
Heryta Herman
eva di belakang rio....hahaha...
Heryta Herman
setujuuu/Grin/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!