NovelToon NovelToon
Kabisat Dream (Love From Another World)

Kabisat Dream (Love From Another World)

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / TimeTravel / Supernatural / Time Travel / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Dunia Lain
Popularitas:15.2k
Nilai: 5
Nama Author: RhEandah

"29 Februari"
Di tempatku terdapat mitos jika di tanggal 29 Februari kamu berdiri di ujung tebing dengan air laut di bawahnya kamu akan terbawa ke dimensi lain.
Aku hanyalah seorang gadis yang menjadi korban hancurnya perasaan oleh sebuah kata "komitmen" yang hanya bualan saja. Tepatnya gadis yang sedang patah hati, akibat terlalu percaya dengan ucapan seorang pria, ya aku yakin aku tidak sendirian karena kalian yang membacapun pasti pernah menjadi salah satunya.
Aku berdiri di tepi jurang, maksudku bukan jurang kehancuran namun ya memang jurang dengan air laut menghempas di bawahnya. Tidak, aku bukan gadis bodoh yang akan bunuh diri hanya karena cinta, namun gadis bodoh yang terhempas ke dalam jurang karena kelelahan dan kisahku bermulai dari sini dengan dunia yang belum pernah ku temui.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RhEandah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PERTEMANAN

Bangun tidurku tidak seperti biasanya, biasanya ada bibi yang membangunkan ku untuk sarapan, sekarang aku harus bangun sendiri dan menyiapkan sarapan untuk orang lain.

‘Oh iya aku harus menyiapkan air mandi dan pakaian yang akan dipakai Calista. menyebalkan’

(tok tok tok) aku mengetuk pintu kamar Calista, “Putri ini Hana..” ucapku.

“Masuklah Hana..” ucapnya dari dalam kamar.

Calista duduk di dekat jendela dengan buku di tangannya. “Putri, aku akan menyiapkan air mandi dan pakaian yang akan dipakai.”

Calista tersenyum melihatku, “Tidak perlu Hana, aku sudah mandi dan bersiap, kau tidak perlu melakukannya aku sudah terbiasa melakukannya sendiri.”

Aku terdiam mendengar penuturan Calista, ‘haa dia putri yang kesepian’.

“Hana kemarilah..” aku mengikuti perintahnya mendekat. “Ini..” ucapnya memberikanku beberapa buku.

“Ini apa?” Calista tersenyum. “hmm maksudku ini buku apa? Kenapa Putri memberikannya?”

“Ini buku anak-anak saat mulai belajar membaca dan menulis” jawab Calista. Yang benar saja aku dianggap bocah yang baru mau belajar membaca dan menulis. Ingin sekali aku menolaknya, namun kenyataan menamparku. ‘ingat Hana kamu memang masih seperti bocah yang tidak bisa membaca’.

“Terima kasih putri..” ucapku tersenyum hangat.

“Jika ada yang tidak kau mengerti, kau bisa menanyakannya kepadaku.” Ucapnya hangat. Calista terlihat sangat cantik saat dia tersenyum tulus seperti ini.

“Putri apa yang akan kita lakukan? Apa hanya berdiam diri saja di kamar?”

Calista tersenyum lagi mendengar pertanyaanku, “Apa kau bosan Hana?” tanyanya spontan dijawab anggukan kepalaku.

“Jika kau bosan, kau bisa pergi keluar agar tidak bosan. Aku sedang ingin berdiam diri saja dikamar ini.”

“Baiklah putri, aku pamit undur diri” jawabku tanpa membantah langsung keluar dari kamarnya. Ya aku akan sangat bosan jika hanya berdiam diri di dalam kamarnya.

Aku berjalan sendirian mengelilingi istana selir, setelah bosan berjalan sendirian aku memutuskan untuk kembali melihat keadaan putri kesepian itu, dari kejauhan terlihat putri Maura sedang minum teh dengan seorang putri lagi yang terlihat lebih tua darinya. Aku mengabaikan mereka dan terus berjalan melewati mereka tanpa ada basa basi rasa hormatku.

“Siapa dia?” putri yang sedang minum teh dengan Maura.

“Dia pelayan barunya wanita terkutuk itu kakak.” Ucap Maura dengan tatapan sinisnya. Haa ternyata putri ini kakaknya, pantas saja wajah mereka tidak jauh berbeda nereka terlihat di wajahnya.

“Hey pelayan apa kau tidak memiliki rasa hormat kepada selir Maura dan yang mulia ibu suri Vera!!” ucap pelayan meneriaki ku yang berlalu begitu saja melewati mereka. ‘Ibu suri? Siapa ibu suri, selama menonton drama dan membaca novel aku tidak tau apa itu ibu suri, kadang yang ku tau ibu suri itu neneknya kaisar atau ibunya kaisar, sampai sekarang aku masih bingung. Bahkan dulu aku mengira ibu suri itu seorang ibu yang sudah meniggal namun hidup kembali.

Aku berhenti setelah mendengar teriakannya dan berbalik “Ohh apakah masih perlu ucapan hormat dari pelayan sepertiku?” ucapku sarkas melirik dua muka neraka.

Pelayan tersebut tidak terima dengan ucapanku dan mendorongku hingga jatuh. ‘sial kuda-kudaku belum cukup kuat’.

“Putri biar saya memberi pelajaran kepada pelayan yang tidak tau diri ini.” Ucap pelayan yang siap menamparku. Putri neraka itu hanya duduk diam sambil menikmati teh ditangannya.

Belum sempat tanganya mendarat di pipi ku seseorang datang menghampiri kami.

“Apa yang sedang kau lakukan?” tanyanya, aku mendongak melihat kearah suara, ku dapati Calista sedang menyelamatkanku. ‘oh Tuhan ternyata ada yang lebih bodoh dari ku, dia sudah tau jika berhadapan dengan dua orang iblis nereka kenapa masih berani muncul menyelamatkanku’ batinku. ‘ah sial secara tidak langsung aku mengiyakan jika diriku bodoh’ aku merutuki batinku.

“Kau tidak lihat? Pelayanku sedang memberi pelajaran cara menghormati kepada pelayanmu.” Ucap Maura beranjak dari tempatnya duduk.

“Tidak perlu, aku sendiri bisa mengajarinya.” Ucap Calista menolak dan membantuku berdiri, ku rasakan tangannya bergetar. ‘ah sudah ku duga dia sendiri takut.’

“Haha lihatlah putri, sekarang putri terkutuk tidak berguna ini sudah berani melawan hanya karena sudah memiliki hewan peliharaan yang bisa dia jaga atau mungkin untuk dijadikannya tumbal.” Ucap pelayan tadi yang sukses membuatku geram.

“PlaaK!!” tanganku ternyata lebih mengerti perasaan pemiliknya langsung spontan menampar pelayan itu dan tersungkur. ‘Ahh balasan karena sudah membuat ku terjatuh’.

“Apa yang kau lakukan brengsek!!” ucapnya tidak terima dan masih memegangi pipinya yang mulai membengkak. Aku melihat Maura tidak senang dengan kelakuanku dan mulai kesal.

“Apa lagi? Mengajarimu untuk memiliki rasa hormat sebagai seorang pelayan. Apa menurutmu boleh seorang pelayan mengatai tuannya?” tunjukku kepada pelayan yang tersungkur tadi.

“Kau..” Maura akan membalas menamparku namun terhentikan.

“Ada apa ini?” Rey datang menghalangi niat penghuni neraka.

“Pangeran, saya hendak memberi pelayan ini pelajaran agar menghormati selir Maura dan ibu suri Vera, namun dia malah menampar hamba hingga tersungkur.” Adu pelayan tersebut.

Aku tidak menolak tuduhannya karena itu memang benar ya walau setengahnya. Aku memasang wajah polosku kehadapan Rey. Rey melihatku seolah meminta penjelasan.

“Hmm” aku mengangkat bahuku seolah mengatakan aku tidak tau aku kan baru, dan dibalas tatapan mengerti oleh Rey. “Kenapa tidak kamu ceritakan juga saat kamu berani menghina putri Calista dan mengatai dia putri terkutuk dan aku sebagai peliharaannya oh atau tumbalnya?” tantangku kepada pelayan tersebut.

“Apa benar begitu?!” tanya Rey dengan nada tinggi kepadanya. Pelayan tersebut hanya menundukkan kepalanya.

“Dengar kau hanya pelayan dan berani menghina selir Calista?! Apa kau sudah bosan hidup?” ucap Rey sarkas. ‘haa kalo seperti ini Rey terlihat seperti pangeran sungguhan’.

“Ti tidak pangeran hamba salah..” ucapnya ketakutan. “Hamba hanya tidak senang melihat pelayan yang tidak hormat kepada selir Maura dan Ibu suri.” Lanjutnya dibalas tatapan tidak senang dari Rey.

“Dan akupun tidak suka saat kamu menghina putri Calista!” ucapku singkat. Putri Calista hanya diam ditempat tanpa berbicara.

“Dan siapa yang kau sebut ibu suri?!” tanya Rey kesal. “Kau ingat tidak ada satupun ibu suri di kerajaan ini setelah ibuku meninggal! Selir Vera bukan ibu suri dari kerajaan ini! Dan aku tidak ingat kakak ku pernah menganggapnya sebagai ibu suri bahkan ibunya!” bentak Rey. Aku tersenyum melihat wajah tidak suka Selir Vera yang sedang duduk menikmati tehnya. ‘Hoo ternyata ibu suri itu ibu kaisar bukan nenek atau ibu yang hidup kembali’.

Melihat raut wajah Rey yang siap menerkam mangsanya dan dua penghuni neraka yang sudah kehilangan muka di depan Rey aku memutuskan untuk undur diri dan mengajak Calista kembali ke kamar.

“Baiklah kami undur diri, aku akan mengatar putri kembali ke kamar” ucapku kepada Rey dan mendapat anggukan setujunya.

“Putri kenapa putri menghentikan tindakan pelayan itu dan menyelamatkanku?” tanyaku setelah menutup pintu kamarnya.

“Hana..” Calista memengangi kedua telapak tanganku. “Berjanjilah kau tidak akan berurusan dengan mereka lagi. Bukankah sudah ku bilang mereka bisa melakukan apa saja untuk menyingkirkanmu jika menyinggung mereka. Kenapa kau gegabah dan menampar pelayan itu? Kau tidak tau apa yang akan dia lakukan kepadamu, aku takut , aku tidak ingin kehilangan orang disisi ku lagi..” Aku terdiam mendengar penuturan Calista dengan tangan gemetarnya dan matanya yang berair.

“Bagaimana bisa aku diam saja melihat temanku dihina di depan mataku!” ucapku spontan, Calista terdiam mendengar ucapanku. ‘ya tuhan aku lancang menganggap putri ini temanku bukan tuanku’

“Bukankah putri juga melakukan hal yang sama saat pelayan itu akan menamparku?” tanyaku kepada Calista yang masih tidak bergeming dengan air mata yang telah lolos.

Calista melepaskan kedua telapak tanganku dan memelukku, tangisan yang dia tahan keluar begitu saja.

“Iya kau benar, kau Hana bukan pelayanku, kau temanku, temanku yang berharga” ucapnya disela isak tangisnya. ‘sial kenapa mataku turut mengeluarkan air merasakan kesedihan kepedihan kesepian dari tangisannya.

 

 

1
en_ krt
.
Hustle Flyswat
Ceritanya menarik, tinggalkan jejak dulu ^^
Rhea: Terimakasih readers dukungannya :)
total 1 replies
rowiethelabel
seru thor... perjalan akan dimulai....
Rhea: Terimakasih readers untuk dukungannya :)
total 1 replies
flower bean
Thor, kamu mau ngeluarin berapa karya pun pasti aku baca!
Rhea: Thanks readers supportnya :)
total 1 replies
Hanis Handayani
lanjut Thor karyamu bagus aku suka
Rhea: Thankyou readers untuk supportnya :)
total 1 replies
Penghargaan Pink
Ceritanya makin seruuuu! Semangat Thor!
Rhea: Terimakasih readers untuk dukungannya :)
total 1 replies
moonstrucktraveller
Udah aku masukin ke rak buku dong‾ Aku tinggalin jejak komen juga di sini biar author semangat‾‾
Rhea: Terimakasih readers untuk supportnya :)
total 1 replies
monsoonblooms
semangat thor,ceritanya bagus,..crazy up dong
Rhea: Thanks readers untuk supportnya :)
total 1 replies
BeijingBand
si ceritanya sangat menarik dan bagus, semoga banyak yang lihat dan like, tetap semangat ya author
Rhea: Aamiin, thanks readers untuk dukungannya :)
total 1 replies
Gadis Sandman
hallo kakak semangat berkarya ya kak、ュ
Rhea: hallo, thanks readers untuk supportnya :)
total 1 replies
Jantung Taman
Authoooor‾ hari ini wishlist aku cuma satu, yaitu mau tau kelanjutan cerita author!
Rhea: Terimakasih readers dukungannya :)
total 1 replies
Dewa Yunani
Thor, ceritamu bikin moodku seperti pelangi wkwkw
Rhea: Thanks readers dukungannya :)
total 1 replies
Rendam Bintang
seandainya kita serumah thor. Mungkin udah aku bantu segala lelahmu supaya aku gak galau nunggu lanjutan wkwk
Rhea: Thankyou readers support nya :)
total 1 replies
love hunter
sukses selalu authorr 、歴洟 aku selalu mendukung mu
Rhea: Terimakasih readers untuk supportnya :)
total 1 replies
Dưa Putri Anisa
lanjut
Rhea: Terimakasih untuk dukungannya :)
total 1 replies
Diambil Oleh Anggur
Hai 刹 Aku datang lagi nih.. Dengan membawa semangat dan dukungan.. Ayo barengan berkarya dengan hati suka cita,dan jaga kesehatan selalu.
Rhea: Terimakasih readers dukungannya :)
total 1 replies
vanilla attack
Thor, aku doain sehat terus ya, soalnya kalau othor gak sehat, aku bisa gak tidur mikirin cerita ini :(
Rhea: Thanks readers untuk supportnya :)
total 1 replies
moon struck traveller
Thor udah ga tahan nih pengen baca bab baru hihi
Rhea: Terima kasih readers untuk supportnya :)
total 1 replies
Bulbul
Thor, ini salah satu karya yang bikin aku gak bosen bacanya!
Rhea: Terimakasih readers untuk dukungannya :)
total 1 replies
theseafiles
Jangan lama2 ya thor updatenya, aku gamau lari2 pindah tempat yg lain huhu
Rhea: Thanks readers dukungannya, tunggu yaa update-annya :)
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!