NovelToon NovelToon
Berjuang Bersama Ibu

Berjuang Bersama Ibu

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Contest
Popularitas:26.7k
Nilai: 5
Nama Author: archa92

Kiara Anindita, seorang anak korban dari perceraian orangtuanya.

Hidup sederhana bersama ibunya membuat dia menjadi gadis yang mandiri bahkan sejak kecil, awalnya dia memang ingin menyalahkan ibunya , kenapa sampai harus bercerai dengan ayahnya. namun setelah mendengar kisah masa lalu dari sahabat ibunya, akhirnya dia sadar.

Dan akhirnya Kiara mau berjuang bersama ibunya untuk hidup yang lebih baik kedepannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon archa92, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

raport

Hari pe.bagian raportpun tiba. seperti biasanya, aku akan di antarkan ibu untuk mengambil hasil pembelajaran ku.

Aku duduk di kursi taman bersama ibu, menunggu si cerewet Nasya yang belum juga tiba. Dari kejauhan aku melihat kak ana dan kak Zidane berjalan menuju ke arah kami.

"Assalamu'alaikum Bu." sapa kak Zidane

"Ehh wa'alaikum salam." balas ibu.

"Kak Anna kenapa.?" tanyaku yang melihat raut wajah kak Anna sangat sedih, apalagi masih ada jejak air mata.

"Biasa kia, Anna akan sedih saat waktu pengambilan raport seperti ini, karena dia hanya di antar kakak, tidak bersama papa atau mama." jelas kak Zidane.

"Tapi bukannya hari ini juga pengambilan raport kak zidane ya.?" tanyaku.

"Iya kia, tapi mama yang mengambilnya. jadi kakak menjadi wali untuk Anna ." jawab kak Zidane

"Anna jangan sedih sayang, kak Zidane adalah wali Anna. jadi ga masalah mau mama, papa atau kak Zidane sama saja. "ucap ibu mencoba menghibur Kak anna.

"Assalamu'alaikum." ucap Nasya dengan lemah.

"Wa'alaikum salam." jawab kami serempak.

Tidak jauh berbeda dengan kak Anna, wajah Nasya jauh lebih menyedihkan.

"tuh muka kenapa kusut banget sya.?" tanyaku. sebenarnya aku sudah bisa menebak apa yang terjadi dengan Nasya, karena ini kali kedua dia seperti itu.

"Mamaku sibuk, aku hanya sendiri." lirihnya.

"lohh, Nasya jangan sedih dong, kan masih ada ibu disini." ucap ibu sambil memeluk Nasya.

Nasya langsung membalas pelukan ibu sambil menangis.

"Udah dong sya, nanti kamu ga cantik kalo nangis gitu, tuhh hidung kamu udah merah kaya badut gitu." candaku.

"Apaan sih kia, akutuh lagi sedih tau, malah di ledekin." Nasya cemberut.

"Nah dengerin ibu ya, buat kia anak ibu, kia harus bersyukur, walaupun tidak bersama orang tua yang lengkap, tapi kia masih ada ibu yang mendampingi kia, begitupun Anna, walaupun papa sama Mama ga bisa datang Anna, masih ada kakak Anna yang selalu siap mendampingi Anna. dan untuk Nasya. walaupun Nasya sendirian, Nasya harus tetap bersyukur. karena apa.? banyak anak di luar sana yang punya orangtua lengkap bahkan bisa mengantar setiap saat, tapi mereka tidak punya biaya untuk sekolah. intinya kita harus selalu bersyukur dengan apa yang kita miliki saat ini. jangan melihat kebahagiaan orang lain yang lebih dari kita sehingga kita tidak melihat kebahagiaan yang sebenarnya ada pada diri kita dan itu diimpikan oleh orang lain. " ibu memberikan nasihat untuk kami semua.

"Dan Nasya ga usah sedih lagi, kan ibu bisa mewakili mamanya Nasya. oke." lanjut ibu.

kami semua mengangguk faham. satu sisi egois kami memang menginginkan kebahagiaan sempurna. tapi kenyataan hidup yang terjadi harus tetap kami jalani. menjadi tetap egois atau belajar mengerti hidup yang keras ini.

Pengumuman untuk memasuki kelas masing-masing sudah terdengar. Waktu pembagian raport akan segera tiba. Kami semua bersiap menuju tempat masing-masing. kak Anna menatap ibu sekilas, dia tersenyum tipis, lalu memeluk ibu dan berkata " terimakasihh ibu."

Sedih rasanya, tapi aku bahagia, aku punya ibu yang begitu menyayangiku. bahkan pada anak yang baru saja dia kenal.

dan kami bergegas menuju kelas.

.

.

.

Dua jam acara demi acara sudah selesai di lakukan.

Sesuai harapan. Aku mendapat nilai tertinggi pertama dan Nasya ada di urutan ke dua. seperti biasa, papanya Jessy membanggakan kami di depan semua orang tua murid di kelas kami. dan tentu saja membuat Jessy semakin terlihat marah. semoga saja nanti di kelas berikutnya aku tidak satu kelas lagi dengan Jessy.

"Alhamdulillah, selamat sayangnya ibu. kamu selalu menjadi yang terbaik. " ucap ibu sambil memelukku.

"Makasih Bu, ini juga kan karena semangat dari ibu." ucapku.

"Kamu kebanggan ibu kia, ibu yakin Aya dan bunda juga pasti bangga sama kia. " ucap ibu.

" hmmm, iya Bu." aku menanggapi dengan malas. karena setiap tahun juga tidak ada special jika aku mendapat nilai bagus.

"Selamat juga buat Nasya ya, papa mama dan bunda pasti bangga sama kamu." ucap ibu.

"Makasih Bu." ucap Nasya bahagia.

"Oh iya, nanti sore aku langsung di jemput sama papaku. soalnya papa lagi ada acara deket-deket sini, jadi sekalian dehh jemput aku." ucap Nasya berbinar.

"Hmmmm, sepertinya senang sekali yang mau liburan

" goda ibu.

" hehe iya Bu, soalnya disana seru, walaupun kadang aturan-aturan papa tuhh bikin kesel, tapi ada bunda sama adik kecil yang nemenin aku, jadinya aku ga bosen." ucap Nasya.

"O gituu, kalo kia paling besok di jemput sama ayah, soalnya hati ini ayahnya kia masih kerja. jadi jemput ya besok ." ucap ibu sambil melirik ke arahku.

"Tuhh kamu juga di jemput sama ayah kamu Kia. " ucap Nasya menyenggol tanganku.

"Iya iya. " ucapku malas.

" yaudah ayo pulang. tuh pa Jajang udah nungguin Nasya." ucap ibu sambil menunjuk pa Jajang yang berdiri tak jauh dari kami.

" Yaudah aku duluan ya ibu, kia, " ucap Nasya

" iya, kamu hati-hati, jangan kangen aku ya." ucapku sambil terkekeh.

"Hee siapa yang bakal kangen kamu, ada juga kamu tuhh yang bakal kangen aku." ucap Nasya sambil menjulurkan lidahnya.

"Haha iya iya udah sana. aku mau jalan-jalan dulu sama ibu." aku membalas Nasya.

setelah Nasya pulang, aku dan ibu juga bergegas ke parkiran. hari ini ibu mengajak aku makan bakso di tempat favorit kami.

Tak butuh waktu lama kami sudah sampai di tempat bakso favorit kami. Ibu langsung memesan dan kami menunggu di tempat biasa .

"KIA nanti mau berapa lama liburan di tempat ayah.? biar ibu siapin bajunya kia." tanya ibu.

"Emang ga apa-apa kalo aku lama disana Bu.?" tanyaku.

"Hmmm, asalkan kia seneng ibu ga apa-apa ko." jawab ibu sambil tersenyum.

"Tapi nanti ibu sendirian di rumah." ucapku.

"Ga apa-apa sayang. " ucap ibu.

'Ibu tidak mau keegoisan ibu membuat kia sedih lagi. cukup sekali ibu egois hingga KUA merasakan kesedihan sekarang, ' bathin ibu.

" liat nanti aja dehh bu." ucapku.

Obrolan kami terpotong saat bakso pesanan kami datang. kamu mulai melahap makanan kami sambil sesekali bercanda.

Orang yang melihat kami selalu mengira jika aku dan ibu itu adik kakak. karena memang wajah ibu itu tidak terlihat seperti usia 35 tahun. wajahnya baby face.

Setelah makan bakso, kami berdua jalan-jalan ke taman kota. bersantai sambil bercerita banyak hal. sambil menunggu waktu sore. karena saat sore, disini banyak sekali penjual aneka makanan. Aku senang sekali.

1
Sri Varida Lestari Varida
top markotop
Sri Varida Lestari Varida
pondasi cerita ini bagus tapi kenapa lama uupnya ayo semangat
Mukmini Salasiyanti
Assalamu'alaikum
salken Thor
mampir yaa
Teresia Surati Handayani
lamaanya lanjut dong thoor belumut niiih nungguinnya
archa92: maaf lama ya... aku lagi berduka .. nenekku meninggal , jadi off dulu nulisnya..🙏
total 1 replies
Teresia Surati Handayani
lamaaa lanjutannya thooor
archa92: maaf nunggu lama ya kak.. aku usahain up lagi secepatnya 🙏 terimakasih udah mau mampir 😊
total 1 replies
archa92
yu baca....
Hasna Nabilah
lanjut kak semangat ❤✊
archa92: siap kak...
total 1 replies
Alex Caryono
jgn lma2 ya thor up nya
Alex Caryono
teruskaan doongg
archa92: siap kak... 😊
total 1 replies
archa92
makasih kak... ❤️
Hasna Nabilah
lanjut kak semangat ✊❤
Hasna Nabilah
lanjut kak semangat ❤✊
archa92
makasih kak...❤️
Hasna Nabilah
lanjut kak semangat ❤✊
Hasna Nabilah
lanjut kak semangat ✊❤
HIATUS
Lanjut thor, sedih bgt jadi kia. Semangat kia and author hehehe
archa92
makasih kak...
Ria Diana Santi
Boom like untuk mu Thor!

Semangat up-nya Thor!
Ria Diana Santi
Semangat up-nya Thor.

Semoga sukses selalu!
Ria Diana Santi
Kia anak yang perhatian banget, ya!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!