NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Lyra, Antara Cinta Dan Hidayah

Takdir Cinta Lyra, Antara Cinta Dan Hidayah

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Bubu.id

PROSES REVISI PUEBI YAA❤❤

Keadaan telah memaksa Lyra hidup jauh dari keluarganya..
Keadaan pula yang telah membuat ia kehilangan cinta pertamanya..
Dan disaat hidayah itu datang..
Lagi-lagi Ia harus melepaskan Cinta kedua dalam hidupnya..
Ia memilih menggenggam Cinta ROBBNYA dibanding Cinta manusia yang semu..

Akankah bahagia menyapa Lyra?
Bagaimana jika orang-orang dalam masa lalunya kembali hadir?
Siapakah yang kelak berani menghalalkan Lyra?
Dan bagaimana kehidupan pernikahan Lyra kelak?

Novelku ini ber*Alur Mundur baru kemudian Maju...
Semoga karya pertamaku mampu diterima dan dinikmati..
Mohon komentar dan dukungan selalu untuk karyaku😉🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bubu.id, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

JJS Jalan-Jalan Sendiri

2 Bulan sudah aku bekerja di Bekasi.

Kumulai terbiasa rutinitas ini.

Setiap akhir pekan ku berusaha menyempatkan pulang mengunjungi keluargaku. Dan kembali lagi ke Bekasi di Minggu paginya. Seperti halnya hari ini.

Lambaian tangan Bapak masih kulihat. Tatapan penuh kegundahan terpancar disana. karna lagi-lagi harus melepas anaknya jauh dari sisinya. Terminal Kalideres menjadi saksi betapa kasih sayang seorang ayah tak pernah mampu tergambar dan seperti biasa kutahan sebisaku agar air mata tak menetes di depannya.

"Bapak, do'akanlah selalu anakmu ini," lirihku melihat bayang Bapak yang semakin tak terlihat karna bus telah membawaku semakin menjauh darinya.

Kepedihanku tak bisa terbendung. Kuhapus air mata ini. "Aku akan berusaha kuat untuk kalian keluargaku," lirih ku lagi.

**Bekasi.. Pukul 09.00**

"*Assalamu'alaikumm*," sudah sekian kali kuucap salam didedepan kontrakan Mbakku yang tetutup. Namun lagi-pagi tak ada jawaban.

"Mbak, Mbak Susi ...," kupanggil namanya.

Seperti tak ada kehidupan. Kontrakan di sekitar juga masih tertutup.

Kuputar gagang pintu kayu itu. *Ohh, tak dikunci*. Dan kutelusuri tak ada Mbak Susi didalam.

"Mungkin Mbak Susi sedang keluar sebentar," fikirku.

Kuganti pakaianku dengan pakaian sehari-hari dirumah. Kugulung rambutku keatas. Langsung bersiap mengerjakkan setiap tugasku. Kuhampiri keranjang cucianku yang sepertinya sudah sangat Rindu belaian ku.

**Pukul 11.00**

Kurebahkan tubuhku setelah smua cucian selesai kujemur. Dan tak lama akupun terlelap dalam buaian sang mimpi.

**Pukul 12.15**

Kuterbangun saat Adzan Zuhur membisikanku, hingga kudengar sayup-sayup suara. Sayup suara mbak Susi yang tak mampu kudengar jelas.

Kuintip sedikit benarkah Mbakku sudah pulang? Dan ohh, tak menduga pemandangan yang baru saja kulihat. Mbak Susi sedang bercumbu dengan Mas Bayu. Kupalingkan segera pandanganku. Pandangan yang belum pernah kulihat sebelumnya. Dan sungguh membuatku tak nyaman karna harus melihat Mbakku melakukannya bersama Mas Bayu yang pernah terang-terangan menggodaku di belakangnya.

*Bagaimana ini, apa yang harus kulakukan? Apa aku pura-pura tertidur saja*? batinku bingung.

Sesaat ku memiliki Ide. Kunyalakan salah satu Ringtone di ponselku.

"Iya kak, ada apa kakak meneleponku?" kuberpura sedang bertelepon dengan seseorang.

"Oke, oke. Bye kak," ujarku lagi seolah menutup pembicaraan. Sengaja ku keraskan sedikit suaraku agar sejoli itu mendengarnya dan menghentikan aktifitas mereka.

Dan rencanaku berhasil.

"Lyra, Ly ... kamu sudah bangun ya," tanya Mbak Susi dari arah ruang TV.

"Iya, mbak sudah pulang ya?" tambahku dengan nada malas seolah baru terbangun.

Segera ku arahkan kakiku menuju kamar mandi untuk menjalankan ibadah Zuhurku. Tak kuhiraukan mereka.

Setelah selesai, kuhampiri Mbak Susi dan Mas Bayu berada. Mas bayu tampak sedang membolak balik majalah di tangannya. Mbak Susi berjalan menuju dapur ingin minum katanya.

"Kamu sampai jam berapa tadi Ly?" Mbak Susi membuka obrolan denganku.

"Jam 09.00 mbak," jawabku.

Kumerasa ada sepasang mata yang menatapku. Kuangkat wajahku yang sedari tadi tersibukkan dengan ponsel yang ku pegang. Dan aku menangkap mata Mas Bayu yang memperhatikanku.

Segera kupalingkan wajahku. "Muak rasanya, bisa-bisanya ia mencuri pandangku didepan Mbakku yang adalah kekasihnya," gumamku.

Kutengok Mbak Susi yang duduk di sebelahku, yang ternyata sedang tersibukkan dengan tombol-tombol ponselnya.

"Kak Fid lagi dimana? sibuk gak?" kukirim pesan untuk kak Fida.

"Aku lagi di rumah Ly."

"Jalan yuk!! lagi Bete di rumah," ketikku lagi.

"Sekarang gak bisa Ly, lagi ada acara keluarga dirumah."

"Yah kakak, yauda deh" balasku lagi.

"Maaf ya Ly,"

"iya gpp ko, *bye* ka. Sampai ketemu besok," ujarku mengakhiri obrolan kami.

Tak ingin menjadi nyamuk dalam kedekatan Mbak Susi dan Mas Bayu, dan menghindari ketidaknyamananku disana.

Walau tanpa kak Fid, kuputuskan untuk tetap jalan keluar. Dan Mall XX menjadi tujuanku. Karna kak Fid pernah 2x mengajakku ksini.

jadi setidaknya setiap sudut disana sudah tak asing lagi untukku.

\*\*\*\*

Entah sudah berapa kali aku memutar-mutar di tempat yang sama tanpa tujuan.

"Letih juga kaki ini." Kuberdiri di tepi elevator memandangi kebawah setiap orang yang tertangkap mataku. Mereka rata-rata kesini bersama pasangannya. Mungkin hanya aku yang berjalan-jalan sendiri di Mall besar ini dan tanpa tujuan pasti pula.

"Enak kali ya mempunyai kekasih," tiba-tiba hal itu tersirat di benakku. Tapi saat kuingat prilaku Mas Bayu pada Mbak Susi, aku pun bergidik.

"Apa lelaki akan seperti itu? senang bermain di belakang kekasihnya." Langsung kubuang fikiranku seketika, "menjijikkan," lirihku seketika.

Setelah kakiku terasa sudah siap bergerilya lagi. Kutengok kanan kiri arah yang akan menjadi tujuanku selanjutnya. Dan tiba-tiba ku melihat tempat kegemaranku "Gramedia." Toko buku selalu menjadi tempat favoritku.

Kondisi didalam sangat tenang. Banyak orang dengan minat baca sepertiku. Kutelusuri rak demi rak tempat buku-buku berbaris dengan sangat rapinya. Kuhentikan langkahku ketika sudah mendapati jejeran buku yang kusukai.

seri "*Psikologi*" adalah kesukaanku. Setelah mendapat 1 buku yang menarik perhatianku. Ku berjalan menuju meja bundar besar tempat yang sengaja di sediakan bagi siapa yang ingin membaca. Hingga tak terasa 30 menit sudah kuhabiskan lembar demi lembar buku ini. Dan rasa bosan mulai menyelimuti kembali.

Tiba-tiba mataku terkesima dengan pandangan sekitar 2 meter dari tempatku duduk. Tampak seorang lelaki bersama seorang gadis kecil berusia 7 tahun. Dengan tangan merangkul bahu gadis kecil tersebut, gambaran rasa sayang terlukis dimata pemuda tersebut, begitu melindungi dan sabar ketika gadis itu lagi lagi menarik tangannya kesana kemari entah mencari apa yang gadis itu inginkan.

Beberapa kali kupandangi ia menjongkokkan tubuhnya untuk mengimbangi tinggi si kecil. bertanya dengan lembut apa yang gadis itu inginkan sambil sesekali mengecup pucuk kepala si kecil. "Manisnya," lirihku mendapati pemandangan itu.

Tiba-tiba teringatku pada sosok Bapak yang selalu menunjukkan sorot mata yang persis dimiliki lelaki itu, mata ketulusan.

Saat kutersadar dari lamunanku. Kucari pemandangan yang meneduhkanku tadi. Namun mereka sudah tak terlihat ...

\*\*\*\*

\#Happy reading😍

1
eMakPetiR
saling dukung 🥰
eMakPetiR
Baru kali ini aq menjejak dari kisah di Bandung.. rekomnya kak Sera..
Zaki Mubarok
apakah terjadi sesuatu dgn firgie hingga ia tdk datang hari itu? Apakah firgie kecelakaan?
Zaki Mubarok
sudah kuduga
Zaki Mubarok
apakah firgie?
violet
aku suka karakter firgie, wajahnya juga cakep banget
violet
good job ly
violet
jahat banget kamu Dimas. Klo emang sdh mau menikah dan sdh menerima perjodohan, apapun alasannya, tidak seharusnya kamu memberi harapan pada orang lain, Krn itu akan sangat menyakitkan.... Lebih baik hanya sebatas teman atau bahkan tidak saling kenal, daripada diberi harapan, diberi perhatian tapi akhirnya dijatuhkan...
Bun cie
ceritanya bagus..mengajarkan tentang cinta sejati..keikhlasan..kesabaran.layak banget untuk dibaca👍😍
Hurry Rohmaniyyah
@beautifully painfull one of best novel di NT. gegara baca ini ku JD kangen sama one of the best novel di NT ini. Om Dimas dan Mayra... ku balik baca lagi deh..... 🤭
sukses terus buat bubu.id. Kutunggu lagi next novel nya 😘
Uli Purwanti
ini Mayra yang ketemu Cakra di rumah bandung gak sih?
Rinnie Erawaty
aku baca ini karena ada Cakra nih walau sepintas😄😄😄
Rinnie Erawaty
pasti si Cakra alias Agamnya Anjaaaa
Bundanya Pandu Pharamadina
Dimas Lyra
😭😭😭😭
Bundanya Pandu Pharamadina
Dimas yg terpaksa demi ortunya
😢😢
Bundanya Pandu Pharamadina
mba Susi🤔
Bundanya Pandu Pharamadina
nunggu berbuka puasa baca Lyra
❤❤
Bundanya Pandu Pharamadina
aku favorit dulu👍❤
EndRu
lhah.. mencurigakan nih Mb Susi
EndRu
baru mampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!