ANDINI adalah salah satu anak korban dari kecelakaan lalu lintas di tahun 2007 , saat itu usiannya baru 13 tahun , kebetulan saat itu dia tak ikut serta dengan ke dua orang tuannya , dia dititipkan ke rumah seorang nenek tetangganya yang tinggal sendirian , kebetulan sekali anaknya yang dari ibu kota datang berkunjung , sehingga sejak saat itu ANDINI diambil sebagai anak olehnya , sayangnnya hal itu justru bertentangan dengan anaknya ,tak berlangsung lama pun suaminya memilih pergi dari rumahnya , sehingga semakin membuat kebencian dari anak lelakinnya ,akan kah ANDINI me.nemukan kebahagiaannya..? tetap di sini ya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenni Pedroca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CIUMAN PERTAMA
Tak berapa lama sampailah ke dua mobil itu disebuah gedung perhotelan ternama di JAKARTA , dimana di bawah sudah berdiri sang anak pemilik perhotelan itu yang langsung menyambut ke datangan pacar dan beberapa temannya .
"Hay..JOE , KENZO apa kabar kalian , sudah lama ya kita tak bertemu "
"Kabar kami baik..aku tak sangka kau FAUZAN yang dulu bersekolah dengan kita , ya...aku tak heran bila jebolan sekolah kita bisa mengembamgkan bisnis keluarga , aku kagum padamu "
"JOE..jangan seperti itu , justru aku kagum dengan kalian para jenius dari kelas A yang sudah pasti menggeluti bisnis perusahaan keluarga , oh..iya..ayo kali ini kalian adalah tamu VIP hotel ku " ajak FAUZAN itu ke dalam .
Suasana Hotelnya memang elegan , pantas saja banyak dikenal semua kalangan , tapi kali ini sesuai perintah pacarnya mereka pun menuju ke cafe bernuansa taman yang baru selesai dia kerjakan .
"Waawww..FAUZAN..kau pintar juga ya membuat nuansa di cafe hotelmu " semangat JOE itu .
"Tidak juga..ini adalah kerja keras kita ber tiga " paparnya sembari merangkul 2 wanita itu .
"Heheheh...maaf ya bos , kebetulan pacarku meminta jadi aku tak mungkin menolak , iya kan DINI ?"
"Iya deh....oh ya , kak FAUZAN kata nya ada special menu baru hari ini , kami mau mencobanya " girang ANDINI .
"Beressss... kau juga KENZO ?"
"Ya..tak masalah " singkat nya masih sibuk memandangi suasana cafe taman nan unik itu .
"Oke..jadi bagaimana bos KENZO?"
"Baik..kita kembali ke persoalan , jadi bulan depan ditanah yang aku beli di daerah MENTAWAI , akan aku bangun sebuah hotel , setelah aku melihat hasil kerja kalian , sepertinya aku tertarik untuk menggunakan jasa kalian untuk pembangunan hotelku "
"Waawww.....aku mau , iya kan DIN ?"
"Ya..sepertinya tidak buruk , lalu..bagaimana kita melihat lokasinya bos ?"
"Nah..untuk itu kita dapat liburan dari perusahaan bos KENZO tentunya "
"Itu sudah pasti..dan..jika hasil kalian sesuai kriteria ku , maka aku tak segan segan memberikan tips tambahan untuk kalian "
"Terima kasih...bos " girang ke dua gadis itu .
"Tips untuk ku apa dong ?" Cemburu bos JOE .
"Kau mau juga ? Buat mu cuma doa saja..semoga penyakit playboy mu bisa sembuh " goda KENZO pada sohibnya itu .
"Wkwkwkwkkwkwk " tertawa ke dua cewe itu .
"Kau itu jahat sekali dari dulu " manyun bos JOE .
Tak lama kemudian pesanan besar mereka pun sampai , dan bersama sang anak pemilik hotel itu pun bersantap bersama di meja nan besar itu . Saling bercanda gurau seakan tak ada pagar besi antara seorang KENZO yang biasanya seorang MISTERIUS dan KENZO si teman JOE itu .
(" Dia pintar sekali menutupi masalahnya , benar kata kak KEY , Bila KENZO adalah lelaki misterius yang penuh dengan tanda tanya besar , siapakah sosok sesungguhnya seorang KENZO anak semata wayang keluarga SAPUTRA , Kali ini aku akan mengorek apa yang selama ini kalian tutupi dari ku mengenai keluargaku yang menghilang ") gumam ANDINI .
Malamnya ternyata tak cukup dengan hanya makan bersama , tapi di sebelah resto garden itu lah , cafe sebenarnya , dimana para lelaki itu terduduk di sebuah kursi sofa menikmati alunan musik dan hidangannya .
Sedangkan ANDINI ngotot tak mau ikut ke sana , dia memilih tinggal di cafe resto itu sembari menyelesaikan tambahan yang diminya oleh KEY .
"Kau dimana ?" Tannya KEY yang saat itu VC padanya .
"Di cafe resto nya kak FAUZAN , Di hotelnya , makanannya enak enak loo "
"Oo...kapan kapan ajak aku ya , sudah lama juga tak bertemu dia , oya...untuk tambahannya terimakasih loo.. kalau sudah selesai , kau harus main ke sini ya ?"
"Iya kak , aku juga penasaran dengan hasil karya ku "
"Oya..orang tua ku juga kagum dengan desain nya , mereka juga menyukainnya "
"Benar kah ?"
"Iya..bahkan mereka minta untuk bertemu denganmu "
"Lain kali ya ka...pasti aku sempatkan "
" Baiklah..pulangnya hati hati "
"Iya...dahhh.."
Tanpa sadar jam sudah menunjukan pukul 11 malam sehingga ANDINI pun menengok ke dalam cafe , dimana terlihat di sebuah bangku sang bos nya dengan beberapa wanita , sementara AULIA dan FAUZAN masih asyik menyanyi nyanyi ria . Sedangkan KENZO justru menungkupkan kepalanya di atas meja , sepertinya dia mabuk .
"Hey....ANDINI , kau bawa lah anak itu , ini alamat rumahnya " teriak bosnya itu sembari melempar kartu nama KEMZO dari dompetnya .
"Baik pak...jaga diri bos dan jangan lupa besok harus mengantor "
" tenang saja , aku tak sepayah KENZO , baru minum anggur gelas kecil langsung K.O "
"Saya pergi dulu pak , tolong beritahu pasangan mabuk itu "
"Ya ya hati hati ya " salamnya yang padahal sudah mulai oleng .
Berkat bantuan dari scurity ANDINI pun berhasil membawa tubuh itu ke mobil dan segera membawanya pulang .
"Wkwkwkkw....muka boleh galak , baru segelas kecil saja sudah oleng wkwkwkkwkw " tawa ANDINI pada pria yang sudah pulas itu , meski sesekali dia mengigau tak karuan .
Dirumah pun untung pak HENDRA dan pak UDIN masih berjaga karena ke dua pemiliknya belum juga pulang . Sehingga dengan bantuan ke duanya KENZO pun bisa merebah di kamarnya .
"Mau saya bangunin bu RUM non?" Tannya pak UDIN .
"Gak usah pak kasihan , biar saya saja yang ambil air buat KENZO "
"ya sudah ya non saja balik lagi nyusul si HENDRA "
"Iya pak makasih ya atas bantuannya "
"Sama sama non "
Akhirnya ANDINI pun mau tak mau melepaskan sepatu dari pemiliknya itu sambil melepaskan jas hitamnya , walau pun sedikit kesusahan akhirnya bisa juga dia lakukan .
"Sepertinya aku pengen mandi , panas banget..kamu sabar ya kalau mau minum , salah sendiri pingsan hihihi " bisik ANDINI .
tanpa berfikir panjang dia pun segera membersihkan diri dan barulah membawa segelas air minum ke kamar MONSTER KENZO itu .
Rupanya tanpa sadar lelaki itu sudah membuka kancing kemejanya sehingga terlihat baju dalamnya yang putih . ANDINI pun duduk disampingnya .
"Nih..minumnya , kurang baik apa coba punya adek kaya aku , eee malah dimusuhin , kalau begini siapa yang susah ?" Oceh ANDINI lirih lirih takut membangunkan lelaki itu .
"Wajahnya si lumayan ga kalah dari kak KEY , tapi sayang ..kaya monster " ucapnya
Namun tiba tiba saat ANDINI bermaksud pergi dari ranjang itu tangannya tertarik dan seketika jatuh di pelukan KENZO , hal itu tenti saja membuatnya kaget , sementara KENZO pun masih menutup ke dua matanya , sepertinya dia mengigau mengira dirinya orang lain .
"Jangan pergi ....tetap temani aku , aku tak punya siapa siapa disini , cuma kamu yang aku kenal di negri ini " ngigaunya , sepertinya dia teringat pada seseorang saat di INGGRIS kemarin .
"Hey..lepaskan aku , aku bukan gadis itu , kau salah " lirik ANDINI , tapi lelaki itu justru semakin erat memeluknya dan tanpa diduga tiba tiba dari belakang lelaki itu spontan mencium bibir ANDINI tanpa sadarnya .
Dia mencium dengan mesranya namun tetap mengunci tangan ANDINI sehingga dia tak bisa berontak sama sekali , hannya bisa merelakan ciuman pertamannya pada MONSTER itu .
aku mampir lagi
The Power Of Make-Up
aku tunggu kedatangan nya
salam dari "It's You Aku Mencintaimu"
kutunggu jejakmu❤️😊
suka banget jalur ceritanya
tinggal jejak ya 🌚✨😍