NovelToon NovelToon
Istri Yang Kau Sia-Siakan

Istri Yang Kau Sia-Siakan

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:27.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nona Jmn

Alesha rela mengorbankan impian dan kebahagiannya demi rumah tangga yang ia perjuangkan sepenuh hati dan menerima hinaan dan cacian oleh keluarga suaminya.
Namun semua pengorbanannya berakhir sia-sia ketika ia mengetahui suaminya berselingkuh dan mengaku belum menikah.
Memilih pergi adalah langkah paling menyakitkan yang pernah ia ambil. Tetapi tanpa disadari, keputusan itu justru membawanya pada kehidupan baru yang lebih baik.
Alesha mulai bangkit. Ia ingin membuktikan bahwa keputusannya meninggalkan masa lalu adalah pilihan yang tepat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Jmn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tabunganku untuk Ibumu

"Alesha, Ibu minta uang."

Baru saja Alesha pulang kerja dan belum sempat duduk, Helena langsung meminta uang.

"Bu, Alesha belum gajian, Bu," jawab Alesha pelan.

"Belum gajian atau kamu nggak ingin kasih Ibu?!" bentak Helena.

"Bukan seperti itu, Bu... aku memang belum gajian. Tanggal gajianku masih lama."

Helena mendengus kesal.

"Ibu nggak mau tahu. Kamu harus kasih Ibu sekarang juga. Bentar malam, Ibu akan arisan dengan teman-teman Ibu."

Alesha tak membalas. Ia hanya diam, merasa heran di dalam hati. Mertuanya ingin ikut arisan, tetapi tidak memiliki uang dan justru meminta kepada Alesha.

"Kenapa diam, hah?! Berikan Ibu uang sekarang juga!"

Alesha menarik napas pelan, tapi sebelum sempat bicara, suara motor Aldo terdengar dari luar rumah.

"Bu, Alesha benar-benar belum gajian."

Helena langsung menatap tajam.

"Kamu ini selalu saja cari alasan."

Alesha menunduk. Ia tahu, ucapannya tidak akan mengubah apa pun.

Tak lama kemudian, Aldo masuk ke dalam rumah sambil melepas helmnya.

"Aldo," panggil Helena.

"Iya, Bu?"

"Istri kamu ini pelit sekali. Ibu cuma minta uang buat arisan, malah disuruh minta ke kamu."

Alesha langsung menoleh.

"Bu, aku nggak bilang begitu. Aku cuma bilang kalau aku belum gajian."

Aldo menghela napas, terdengar kesal.

"Kalau Ibu minta uang, ya kasih saja."

Alesha menggigit bibir bawahnya.

"Mas, aku benar-benar belum gajian."

"Kamu kan punya tabungan, kamu kasih saja itu ke Ibu."

Alesha menatap suaminya, tak percaya.

"Mas, itu uang tabunganku..."

"Terus kenapa kalau itu uang tabunganmu, hah?!"

Jawaban itu membuat dada Alesha terasa semakin sesak. Ia tidak menyangka suaminya akan dengan mudah menyuruhnya memberikan uang yang selama ini ia kumpulkan dengan susah payah.

Helena tersenyum puas saat melihat putranya membela dirinya.

"Beraninya kamu bohong pada Ibu, Sha!"

"Tapi Bu, itu uang simpanan aku..."

"Ibu tidak peduli. Pokoknya kamu harus kasih Ibu untuk arisan nanti malam."

Setelah mengatakan itu, Helena pergi menuju kamarnya.

Aldo pun ikut berlalu begitu saja tanpa menanyakan keadaan istrinya yang baru pulang bekerja.

Kini hanya tersisa Alesha seorang diri di ruang tamu.

Alesha menundukkan kepalanya. Dadanya terasa sesak.

Dengan langkah berat, Alesha masuk ke kamarnya lalu mengambil buku tabungan yang selama ini dijaganya dengan susah payah. Uang itu ia kumpulkan sedikit demi sedikit untuk membeli motor agar tidak perlu lagi mengojek setiap hari.

Beberapa menit kemudian, Alesha keluar dan menyerahkan sejumlah uang kepada Helena.

"Nah, dari tadi kan bisa," ucap Helena sambil mengambil uang itu tanpa rasa bersalah.

Alesha hanya diam, tak sanggup membantah.

Malam itu, Alesha menghitung lagi sisa tabungannya di kamar.

Air matanya jatuh pelan tanpa suara.

Jumlah tabungannya kembali berkurang cukup banyak.

Entah kapan ia bisa membeli motor yang selama ini ia impikan.

Krek...

Pintu kamar mandi terbuka. Aldo keluar dengan wajah yang tampak segar setelah mandi.

Ia hanya melirik sekilas ke arah istrinya sebelum berjalan menuju lemari dan mengambil pakaian.

"Mas..." ucap Alesha.

"Apa?" Aldo menjawab singkat tanpa menoleh.

"Aku minta uang, Mas," ucap Alesha.

Kali ini Aldo menoleh.

"Buat apa?"

"Buat belanja."

Aldo mengernyit.

"Memangnya uangmu ke mana?"

Alesha menatap suaminya tak percaya.

"Mas lupa? Tadi aku kasih uang tabunganku ke Ibu."

"Aku belum gajian."

Alesha menghela napas pelan. Itu selalu menjadi alasan suaminya setiap kali ia meminta uang.

"Kamu bilang belum gajian? Lalu gajimu ke mana selama ini, hah? Setiap kamu gajian, kamu nggak pernah kasih ke aku. Selalu uangku yang dipakai untuk belanja bulanan."

"Jadi sekarang kamu menghitung-hitung, hah?"

Aldo menatapnya tajam.

"Aku cuma minta uang belanja, Mas. Bukan minta dibelikan emas atau barang mahal."

Aldo menggeleng pelan, kesal.

"Kamu ini selalu saja membesar-besarkan masalah."

Mata Alesha mulai berkaca-kaca.

"Membesar-besarkan?"

"Iya."

Aldo mengambil dompetnya lalu mengeluarkan beberapa lembar uang.

"Nih."

Alesha menghitungnya cepat.

Jumlahnya bahkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah selama beberapa hari.

"Mas serius?"

"Kurang?"

Alesha mengangguk pelan.

"Kurang."

"Ya sudah, atur saja. Kamu kan perempuan. Harusnya bisa mengatur keuangan."

Jawaban itu membuat hati Alesha semakin sakit.

Selalu seperti ini.

Saat keluarganya meminta uang, Aldo tidak pernah keberatan.

Namun saat dirinya membutuhkan uang untuk kebutuhan rumah, ia justru dianggap boros.

Alesha menggenggam uang itu erat.

Aldo hanya melirik sekilas, lalu pergi tanpa peduli.

Air mata Alesha pun tumpah.

"Ya Allah..." ucapnya lirih sambil menggenggam dadanya yang terasa sakit.

Ia tidak meminta untuk dimanja.

Ia tidak meminta dibelikan barang mewah.

Ia hanya ingin diperlakukan sebagai seorang istri.

Tak lama kemudian, suara motor Aldo terdengar dari luar rumah.

Begitulah yang salalu terjadi setiap malam.

Aldo selalu pergi tanpa berpamitan padanya.

1
merry
nenek lampir minta di timpuk x pkai panci,, gk berubah sex pdh ank y krj dan kekurangan mknn,, yg mndul juga ankmu nek bukn mntn mantu mu itu
merry
bgmn robi tau klo alesya itu mntn istri dr mantu y sndri ya🤭🤭🤭psti robi bklnn bilng aldo itu bodoh ya krn lpsinn wanita pintar kyk alesya🤭🤭🤭
merry
perbaiki dri mu ret rawat ankmu dan cari krj yg menghasilkan uang,,, wlpun aldo msh nanggung biaya mu,
merry
beda x risa aldo bhong blm nikh y gppp tau belakang juga gpp tgl kmu ajj responnya gmn nnti aldo pyn alasan barang x juga 🤭🤭 tp kmu hamil ank org risa bpknya mau tanggung jawab kmu ajj gk mau jdi siapa yg plg pembohongan besar kmu atau aldo,, atrann aldo ngmg ddpn mertuanya dan talak tu risa jugaa ngempanin ank org blm fakta risa juga jhat sm mm dan adikmu
merry
mntn istri mu gk hamil hamil 3 thn lmy,,
merry
pdhl kmu juga bhingin aldo risa ngku ankmu ank aldo pdhl ank ya raka
Ayudya
mantap
Nona Jmn: Terima kasih😍😍🙏🙏
total 1 replies
merry
Leon tu singa loh 😆😆tau kn singa klo dh dh ngamuk kyk gmn 🤭🤭🤭
merry
Rosa tu Leon
Ma Em
Alhamdulillah Alesha sdh mengingat Leon teman masa kecilnya .
Syahdu: Gak akan bosen deh, Novel ada chat lucunya😆 di I Love you Brutally. Cewek yang naksir kakak kelas secara terang-terangan! Terima kasih dukungannya🤍🫶🏻😆
total 1 replies
Ma Em
Alesha pernah kecelakaan dan lupa ingatan makanya Alesha tdk ingat punya teman masa kecil nya .
merry
syukuri dpt mantu kurg ajr,, dijadiin babu drmh sndrii
Anonim
BACOT MMQ🖕🖕
Ma Em
Leon sdh menemukan gadis teman masa kecilnya semoga benar Alesha reman masa kecil Leon dan berjodoh Alesha dgn Leon , Aldo sdh menikah dgn wanita pilihan nya apakah benar anak yg dikandung Risa adalah anaknya Aldo .
Hatnah Batulicin
peran Alesha org nya terlalu lemah dan letoy 😝😝😝
Anonim: Asli.... kekurangan vitamin
total 2 replies
Hatnah Batulicin
terlalu bnyk KTA "hah"disetiap dialog nya
Anonim: awokawok emang lawak awokawok blok
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
lanjut Thor bikin cerita yg bikin tensi naik🤣🤣🤣🤣🤣
ayoookkkk semangat
semangat
💪💪💪💪💪
dome🌬️🌀🌀🌀
yookkk gelud yookkk Mak, sini biar saya smackdown

😤😤😤😤😤😤😤😤😤kuweseeellleee rekkk...
dome🌬️🌀🌀🌀
haduuhhhhh... Jagan lembek laahhh kau wahai wanita. sudah dihina diremehkan ga dihargai sekarang disakiti secara verbal dan fisik apalagi yg kau harapkan dari si biyawak suamimu. gila digampar masih bisa ngarep dibela. digampar yaa neng digampar.. udah kayak ga ada harga diri lagi lu. ngapain masih ngarep laki percaya sama kamu
dome🌬️🌀🌀🌀
eehhhhhh.... Mak lampir, itu bukan tanggung jawab mantumu yaa buat nafkahi kluarga kalian. setres kan kalian. coba brobat dl sapa tau gila.
yg Suai siapa tapi yg dituntut nafkahi siapa. kan gendeng yaaa.. ga DA kewajibannya mantu atau istri menafkahi keluarga nya apa lagi menafkahi kluarga suami.😄😄😄
ibu ini lupa minum obat inii pastii makanya rada kumat 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!