NovelToon NovelToon
Pembalasan Gadis Abnormal

Pembalasan Gadis Abnormal

Status: tamat
Genre:Romantis / Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir / Membalas dendam / Mengubah Takdir / Chicklit / Tamat
Popularitas:428.9k
Nilai: 5
Nama Author: Dhevy Yuliana

Pembalasan Gadis Abnormal.

Seorang Gadis yang sebenarnya cantik, namun karena kelainan di wajahnya, membuat Sheina sedikit aneh di mata teman-temanya.

ia sering di buly oleh teman-temanya yang memandang Sheina aneh.

hingga ia bertemu dengan seorang Guru tampan yang bernama Rianto Putra Hutama.
seorang guru muda yang merupakan guru magang di tempat Sheina belajar.

Rianto adalah guru yang baik. namun, kebaikanya sedikit tercoreng kareba ia sering memandang semua dari Covernya.

hingga suatu ketika, terjadi sesuatu yang mengharuskan Sheina melakukan oprasi pada wajahnya.

sengga wajahnya yang abnormal menjadi cantik. Sheinapun sangat bahagia. ia bertekat akan membalas dendamnya pada semua orang.

terlebih pada guru magang tersebut ia akan membuat perhitungan

hingga guru tampan itu merasa bersalah dan memohon untuk di maafkan.
akankah Sheina membuka hati, ataukah acuh pada Rian,?

kita simak saja ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhevy Yuliana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 11

Sheina memesan mie ayam pangsit dan es jeruk kesukaanya.

ia tak memperdulikan tatapan semua orang, yang membuatnya seolah menjadi pusat perhatian itu.

"huh, menyebalkan! " gumam Sheina. entah pada siapa gadis itu berbicara, hanya dia yang tau.

lama Sheina menunggu, akhirnya pesananya datang. b3rbarengan dengan Anggun yang sudah kembali.

"sory lama, " ucap Anggun seraya mendudukan diri berhadapan dengan Sheina.

"santai aja sih kayak sama siapa aja, " ucap Sheina.

"hmm ternyata loe bawel juga ya, " ucap Anggun menggoda.

"iya dong, kecantikan itu membuat kepercayaan diri bertambah, " ucapnya tersenyum bangga.

"iya iya deh yang udah cantik. tapi harus di ingat, kalau harus sepadan sama hati, " ucap Anggun menasehati.

membuat Sheina tersenyum padanya. bukan hanya sekedar teman, tapi Anggun juga bisa menjelma menjadi sosok ibu baginya.

"ngapain loe senyum-senyum sendiri,?" tanya Anggun membuat Sheina tersadar. kemudian menggelengkan kepala.

"enggak, loe kalau marah-marah kayak ibu, " ucapnya membuat Anggun membulatkan mata.

"enak aja, gue masih muda tau, " ucap Anggun sewot.

membuat Sheina semakin tertawa lepas dan membuat perhatian semua siswa tertuju padanya kembali.

"loe kalau ketawa gini cantik tau, kenapa dulu datar aja,?" ucap Anggun.

membuat Sheina memutar bola mata malas, " jangan bertanya jika sudah tau jawabanya apa, " tekan Sheina membuat Anggun mengulum senyum.

tak lama, Rifky datang dan menghamoiri dua gadis cantik yang masih asyik bercanda itu,

"hay, boleh duduk,?" tanya Rifky. membuat Anggun dan Sheina menatap jrngah pada laki-laki itu.

seperti menjilat ludah sendiri, Rifky melupakan sesuatu, sesuatu jika ia pernah menghina dan bahkan merendahkan salah satu dari gadis di depanya.

dengan tanpa menjawab pertanyaan, Sheina dan Anggun langsung berdiri dan berlalu meninggqlkan kantin tersebut.

"huh, dasar sok cantik, " teriak Rifky pada Sheina. membuat gadis cantik itu menoleh dan terswnyum miring.

"loe ngomong sama siapa,? sama gue,? kan kata loe, kan gue bukan manusia, jadi gue nggak perlu jawab kan,? " ucap Sheina setenang mungkin.

ia berharap tak mendapat gangguan dari mereka. dulu di usili karena berbeda, namun sekarang di ganggu karena katanya terlalu cantik. munafique.

mereka berdua berbincang-bincang sepanjang koridor menuju kelasnya.

di saat mereka berdua sedang berbibcang-bincang, seorang siswa menghampirinya.

"Sheina di panggil bu Winda, " ucapnya dan langsung berlalu pergi.

"hmm pasti ini tugas lagi, " gumam Sheina.

"loh, bukanya bu Winda ada kelas di kelas gue,? " tanya Anggun merasa heran.

"udahlah gue pergi dulu, " ucap Sheina yang langsung pergi dari sana menuju ruang guru.

tok tok tok

suara pintu di ketuk dari luar oleh Sheina dan langsung membukanya saat ada perintah dari dalam.

"siang bu, ada tugas ya,? " tanya Sheina sopan kearah bu Winda.

bu Winda tersenyum dan mengusap kepala Sheina dengan sayang.

"selamat ya, kamu sudah sembuh dan ternyata cantik, " ucap bu Winda.

"hmm semua wanita memang di takdirkan cantik bu, kalau ganteng kan nanti bingung, " ucap Sheina tertawa.

membuat bu Winda dan beberapa guru lain ikut tertawa.

"ya bener sih, ya udah ibu tinggal dulu, " ucap bu Winda yang akan beranjak pergi.

membuat Sheina mengerutkan keningnya karena bingung. "lho, bukanya bu Winda yang manggil saya,? " tanya Sheina merasa kebingungan.

bu Winda tersenyum seraya menggelengkan kepala, " bukan isaya yang panggil, tapi itu pak Riam yang panggil" ucap bu Winda seraya berlalu pergi.

begitupun dengan para guru yang lainnya, karena akan mengajar di kelas lain.

setelah semua orang pergi, Rian yang sedari tadi hanya diam, langsung berdiri dan mengunci pintu.

"ada tugaskah sehingga bapak memangil saya,? ' tanya Sheina datar, namun, auranya semakin mencekam.

bahkan Rian yang biasanya tak memandang orang lain, tapi kini sedikit takut karena aura Sheina dan tatapanya yang menyiratkan kebencian dan terluka.

"saya hanya ingin meminta maaf padamu, " ucap Rian pelan.

membuar Sheina seketika tertawa karenw baru saja mendengar lelucon.

"sejak kapan, orang seperfect anda meminta maaf apalagi kepada orang seperti saya,? " tanya Sheina seraya masih tertawa.

Rian terdiam mendengar ucapan Sheina. karena apa yang di katakan gadis di depanya itu, memang ada benarnya.

apalagi, dengan respon mama papanya yang merasa sangat kecewa kepadanya.

FLASHBACK ON.

Pak Ardianto dan Bu Selvy sangat terkejut saat mendapati laporan dari kepala sekolah tempat anaknya bekerja.

karena, mereka berdua mendapat laporan, jika putra nereka menghina salah seorang murid di sekolah itu. hingga membuatnya celaka.

"Papa merasa gagal mendidik kamu Rian, kamu itu sudah menjadi seorang guru dan kamu itu sudah besar, kenapa sifatmu nggak bisa berubah, " ucap pak Ardianto Gibran Hutama.

"mama sangat kecewa padamu Rian, mama merasa gagal mendidikmu, " ucap bu Selvy Ayu Lestari. dengan berderai air mata. "asal kamu tau, dulu sebelum kamu lahir, mama sama papa sudah pernah memiliki anak yang tak sempurna Rian, " lanjutnya yang mulai terisak.

"maksud mama,? " tanya Rian tak mengerti.

"dulu sebelum kamu lahir, kami sudah memiliki anak yang lahir dalam keadaan lumpuh, namun sayang umurnya tak panjang karena hanya bertahan lima bulan saja, " terang Pak Ardianto.

membuat Rian membeku seketika. ia selama ini memandang orang lain rendah bahkan sering menghinanya. namun, ia tak sadar bahwa keluarganya tak sesempurna yang ia lihat.

" temui gadis itu dan minta maaflah padanya, " ucap Bu Selvy lembut. membuat Rian tersadar dan langsung menganggukan kepala.

FLASBACK OFF.

"cih, jika anda hanya ingin berdiam diri saja, lebih baik saya pergi, " ucap Sheina yang hendak membuka pintu.

" tunggu, saya hanya ingin meminta maaf padamu, " ucap Rian. membuat Sheina berbalik badan dan menatap guru magang itu, dengan tatapan datarnya.

"maaf pak, tapi saya bukan manusia, hadi mohon maaf sekali saya tidak berbicara dengan anda, " ucapnya seraya berlalu dari sana.

sepanjang koridor sekolah, Sheina berjalan dengan tatapan datarnya dan dingin.

membuatnya semakin mengerikan saat di pandang. siapa yang menyangka, jika sosok si gadis yang biasa di sebut alien oleh teman-temanya, kini berubah menjadi gadis jelita. namun juga memiliki tatapan mematikan.

entah sejak kapan ia mempunyai tatapan seperti itu, karena yang pasti sekarang, Sheina menjelma sebagai kulkas berjalan.

begitu ia masuk kekelas, lagi dan lagi, Sheina mendapatkan tatapan tajam dari Shandy dan teman-temanya.

"darimana loe,? " ucap Shandy menatapnya tajam. jika dulu Sheina akan menundukan kepala karena takut, namun tidak untuk sekarang.

ia akan menatap tajam balik lawanya. ia twk mau di tindas kembali.

"bukan urusan loe, " ucapnya seraya langsung menuju bangkunya.

sementara Shandy menggeram karena kesal diacuhkan. namun ia kembali duduk di tempatnya.

BERSAMBUNG.......

1
Lolita Eva
ending nya ga nyambung
dari awal udah bagus banget ceritanya
Dewi Dewi
lelet pemuatanya
DN
Bagus alur nya bikin greget yg baca. cuman bnyk typo nya. 😁
DN
yg bner mana Thor......dua puluh satu apa dua puluh lima usia Rian ??
Mari Anah
aku udh baca smp tamat cerita y kak,seru bgt cerita y🤗🤗🤗
Mari Anah
thor bnyk bgt typo2 y,klo g teliti bgt kurang d mengerti bhs y🙏🙏pdhl cerita y bgs bgt,d setiap bab psti ada ajah typo y
Mari Anah
Luar biasa
Mari Anah
aku jg dulu wkt msh sekolah SD pernah yg jdi korban bully,itu rasa y sakit bgt thor,sedih bgt klo inget masa itu,bahkan ibu guru yg hrs y melindungi ank yg d bully,, itu mlh ikut2n mengejek😔😢karna hbs d bully pasti aku nangis,itu hmpr tiap hari🙁🙁sedih lah thor klo inget semua y
Iki Gara
mampus lah Rian kau mati kau tanam yg buruk hasilnya juga buruk
icha
untung aq baca endingnya dl,ending bgni bkn mls baca
Yuli aden: sama hahaha...jd nggak mau baca lagi dah,oleh endingnya kaya gitu
total 1 replies
Qillah julyan
sebanrnya lawan sheina tdk seimbang,orang2 dan juga rian bukan lah seorang ceo yg sangat berkuasa yg bisa melindungi shenia..kurang greget bacanya
Qillah julyan
,kan pada mash bocah yg perempuan,napa juga..disuruh nerima lamaran dan juga ortunya sheina gak peka sama sekali akan luka batin anaknya krn bulying si rian..gak itu isi hati sm kpl kmn yak?
Qillah julyan
menjijakan sekali lihat si rian..kata2 yg sdh jahat ngatain orang..tdk semudah itu di maafkan
Margiyanti
Balas dedamnya kok jadi bucin sih
Haloooww: Halo Kak! Mampir juga yuk ke novel My cool Duda 😍 minta dukungannya yaa💗💗
total 1 replies
Pinka 77
Shena kamu harus kuat
Pinka 77
bagus anggun kasih pelajaran buat yg menghina seina
Gede Artha
ku tunggu kau pembalasan lebih Kejam untuk orang-orang yg Membully'mu Sheina
Nur Suci Aeni
kasihan banget
Ayu Nuraini Ank Pangkalanbun
g asik terlalu mengecewakan yg baca
Ayu Nuraini Ank Pangkalanbun
hrsnya d pgl Amalia jgn pgl Shady kyk nm cwo aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!