NovelToon NovelToon
Transmigrasi : Aku Antagonis?!

Transmigrasi : Aku Antagonis?!

Status: tamat
Genre:Perubahan Hidup / Balas dendam. / Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir / OMG, protagonis ini sangat kuat!!! / Transmigrasi ke Dalam Novel / Identitas Tersembunyi / Fantasi Wanita / Chicklit / Tamat
Popularitas:430.3k
Nilai: 4.3
Nama Author: Nothing_JustMe

Rissa Arabella William seorang perempuan yang bertransmigrasi menjadi seseorang bernama Clarissa Davina Callandra.

*___*___*

Rissa Arabella William seorang gadis yang mempunyai kepintaran dan kecerdasan yang tinggi, dan ia juga memiliki kelompok mafia yang sudah mendunia.

Sifatnya misterius, dan kadang bar-bar. Meninggal dunia, lalu ber-transmigrasi menjadi Clarissa Davina Callandra.

*___*___*

Clarissa Davina Callandra, seorang gadis dari keluarga kaya raya, yang sangat membencinya, hanya kedua orang tuanya yang menyayangi nya.

Clarissa, di sekolah dianggap menjadi perundung, padahal sebaliknya dialah yang dirundung. Kesalah pahaman itulah yang membuat kedua Abang nya membenci secara berlebihan, dan juga oleh orang yang sangat dicintainya dari SMP.

*___*___*

Bagaimana kah seorang Rissa bisa menghadapai dunia yang asing tersebut, apakah ia akan mengikuti alur nya? Atau Menyelesaikan permasalahan yang ada di kehidupan sang raga? Atau mencari cara agar keluar dari

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nothing_JustMe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part. 10 : The author's name is..

Vina dan Audi sudah sampai di rooftop, dan mencari keberadaan Sena. Akhirnya mereka menemukan keberadaan Sena, dengan cepat menghampirinya.

Mereka membelalakkan matanya, karena melihat tangan Sena kini lebam dan berdarah. "Sena! Lo gila ya?! Liat! Jadi berdarah kan Lo!" Bentak Vina, Audi juga berusaha menenangkan Sena. Mereka membawa Sena duduk di kursi yang berada di rooftop itu.

"Vin, lebih baik kita obatin tangannya Sena. Biar aku yang—"

"Lo tunggu aja di sini ya, Di. Tolong jaga si semak belukar ini. Gue yang ke bawah," potong Vina. Dengan gerakan cepat Vina menuruni tangga.

Audi hanya memandang cengo pintu rooftop yang tadi lewati Vina. Sena hanya terkekeh pelan, tapi tatapan nya kosong.

"Dia memang suka gitu." Ucap Sena, membuat Audi menoleh pada Sena. Sena membalas tatapan itu.

"Jadi Lo ya, yang pinjemin Vina jaket?" Tanya Sena sembari tersenyum, Audi menganggukan kepalanya.

Sena hanya ber-oh ria. Kembali menatap lurus ke depan, tanpa memperhatikan Audi lagi.

"Oiya. Lo temennya Vina juga ya?"

"I.. iya."

"Kalau gitu, Lo berarti temen gue juga!" Sena terkekeh, Audi menoleh pada Sena dan tersenyum.

"Makasih, mau jadi temen gue. Baru kalian yang mau temenan sama gue."

...🥀🥀🥀...

Vina kini berlari ke arah UKS sekolah, untuk mengambil obat merah serta perban. Ia mengetuk beberapa kali pintu masuk ke UKS, tapi tidak ada yang menyahut.

"Langsung aja lah." Vina mencari di dalam kotak obat, hal yang diperlukan, setelah mendapatkan nya. Vina kembali berlari ke arah tangga rooftop.

"Vina." Panggil seseorang dari belakang nya, membuat Vina menoleh.

Aduh.. si ganteng kenapa datang disaat yang gak tepat sih!

"Eh Edward Kenapa?" Tanya Vina.

"Lo mau kemana Vin?" Edward bertanya sekedar basa-basi. Bisa Vina lihat, ada temannya di samping Edward.

"Ke atas. Kenapa manggil? To the point." Vina sangat ingin cepat-cepat ke atas.

"Weekend Lo sibuk gak?"

"Gak sih, why?"

"Gue mau ajak Lo malmingan." Jawab Edward, wajahnya terlihat gugup.

"Ya udah nanti tinggal chat gue aja. Udah dulu ya Ward, gue harus ke atas dulu. Bhay!!" Vina meninggalkan Edward dengan temannya.

"Bro, yang sukses ya pedekate nya," semangat temannya. Edward rasanya ingin terbang ke atas langit

Edward tersenyum tipis, "Thanks, Nwar."

...🥀🥀🥀...

"Okeh, Lo tahan ya. Kalau sakit pukul angin aja, jangan gue atau si Audi. Sakit yang ada," Oceh Vina. Vina melirik Audi yang melirik nya juga.

Audi membersihkan luka yang ada di tangan Sena dengan perlahan dan membalutnya, Vina memasang kuda-kuda nya berjaga-jaga kalau Sena sakit malah melampiaskan ke mereka.

"Oke udah." Vina dan Audi menghela nafas lega.

"Lo berdua ngapa jir?"

"Gak papa, takut aja setan nya ngamuk lagi," jawab Vina asal. Sena melirik tajam ke Vina.

"Lo, kenapa tiba-tiba kayak kerasukan? Liat tuh tembok jadi retak, gak retak doang bahkan agak hancur," tunjuk Vina, Vina duduk di kursi yang berada di depan Sena dan Audi. Sena terdiam.

Sena menunduk, "boleh gue cerita sesuatu?"

Vina tersenyum, "Kenapa gak?"

Audi mengangguk lucu, "aku.. juga penasaran."

Sena tersenyum sendu, "gue, sama sahabat gue dari Sekolah Dasar selalu bareng, bahkan gue tau segalanya tentang dia, begitu juga sebaliknya. Pas udah lulus, naik ke SMP. Terus gue sama dia juga satu sekolah lagi, tapi gak sekelas kayak biasanya."

"Gue memang selalu habisin waktu bareng temen-temen sekelas gue, tapi bareng sahabat gue juga. Dan, gak lama dari situ gue sadar, kalau sahabat gue gak punya temen sama sekali! Bahkan walaupun terang-terangan ngebully dia, gue gak ada di sana. Lah, gue yang dari Sekolah Dasar selalu lindungin dia gak tau masalah dia." Audi mengusap punggung Sena.

"Pas waktu itu ternyata, terakhir gue denger suaranya lewat telepon, dia cuman ucapin terima kasih dan maaf sama gue. Gue khawatir karena dia sama sekali gak bisa dihubungin." Sena meneteskan air mata nya, wajahnya memerah.

"Ternyata saat gue tanyain ke Tante-nya sama Om-nya, dia.. dia bunuh diri, penyebabnya pembullyan. Gue nangis, karena gak tau apa-apa tentang pembullyan itu. Bahkan sehari sebelum telpon itu, tante sama om-nya bilang ke gue, kalau dia ternyata dilecehin juga sama orang-orang yang ngebully dia." Audi menutup mulutnya terkejut. Mata Vina memerah.

"Sasya gak salah apapun, kenapa dia harus dibully!" Sena meremas rambut nya frustasi. "Tapi tenang aja.. mereka semua udah dapat karma, mereka udah masuk neraka! Sya Lo tenang aja!" Sena memejamkan mata nya, dan mengepalkan tangannya. Audi memeluk Sena, menenangkannya. "Gue sayang dia, dia udah gue anggep kayak adik sendiri!"

"Sena, tenang ya," ucap Audi. Sena membalas pelukan Audi.

"Sasya?" Beo Vina. Sena mengangguk dalam pelukan Audi, menangis sesenggukan.

"Kayak pernah dengar," batin Vina. Vina beranjak dari tempat duduk nya, dan mendekati Sena yang masih sesenggukan dalam pelukan Audi. Memeluk mereka berdua.

...🥀🥀🥀...

Vina berjalan ke arah parkiran, sekarang sudah jam pulang. Sena dijemput oleh Martin, dan Audi oleh jemputan nya.

"Gue harus ke tempat editor itu." Vina mengecek jam tangan nya. Masih jam dua siang, masih ada waktu untuk pergi.

Ia menancap gas motor nya. Menuju tempat yang sudah ia temukan dari laptop nya, semua perjalanan editor itu selalu dipantau oleh Vina.

"Krisna.. Lo bakal jadi kunci gue ketemu penulis cerita itu!"

Vina benar-benar mempercepat kendaraan nya, menyalip satu persatu motor dan mobil yang berada di depan nya. Akhirnya sampai di depan rumah sederhana milik editor itu.

Vina memarkirkan motornya, lalu menekan bel rumah tersebut. Vina menyeringai, saat pintu terbuka.

"Cari siapa ya, non?" Tanya wanita paruh baya itu dengan ramah.

"Ah, iya. Apa ada pak Krisna nya, ya Bu?" Tanya Vina berusaha ramah.

Wanita paruh baya itu mengangguk, "Oh, pak Krisna? Tunggu sebentar ya. Saya panggil dulu."

Vina tersenyum sopan, "Terima kasih Bu."

Wanita paruh baya itu masuk, dan Vina bisa mendengar suara laki-laki yang sedang berbicara dengan wanita itu.

"Ada tamu rupanya? Ayo masuk dulu," ajak laki-laki yang masih terlihat muda. Vina tersenyum canggung, lalu berjalan masuk ke rumah sederhana itu.

"Silahkan duduk." Mereka kini duduk di ruang tamu, wanita paruh baya itu pun sudah menyiapkan minuman di meja.

"Jadi, ada apa Anda kemari, nak?" Tanya laki-laki itu masih mempertahankan senyuman nya.

Vina menarik nafasnya, "apa saya berbicara dengan pak Krisna?"

"Iya.. betul itu nama saya."

"Bapak.. seorang editor?"

"Ya, tapi itu dulu. Saya sudah pensiun dengan alasan tertentu."

"Apa saya boleh bertanya, mengenai sesuatu yang sangat penting pak?" Tanya Vina dengan serius.

Laki-laki itu, Krisna penasaran ada seseorang yang tahu dengan pekerjaan nya dulu. "Boleh."

"Apa bapak tau, tentang novel ini?" Vina meletakkan handphone nya ke meja, yang menampilkan cover novel dari 'You Are Mine'. Lalu menggeser nya mendekat pada Krisna.

Krisna mengambil handphone itu, lalu mengamati dengan seksama, lalu dia mengalihkan pandangannya pada Vina.

"Apa.. apa yang kamu ingin tahu tentang novel ini?" Kini wajah Krisna tiba-tiba berubah, Krisna menyerahkan handphone milik Vina.

Vina menopang tangan nya di pahanya, "Semua. Semuanya."

Kris meremas rambut nya, "ini adalah alasan saya keluar dari editor. Karena orang itu!"

"Apa yang pak Krisna maksud adalah orang pemilik akun Skyhigh_League?"

"Iya benar. Perempuan itu! Perempuan itu pemilik nya. Dia menghancurkan novel itu, karena revisi besar-besaran." Krisna menunduk, meremas rambut nya menggunakan kedua tangan nya.

"Siapa? Siapa perempuan itu?" Tanya Vina semakin penasaran, tangannya saling bertautan erat, dan mulai berkeringat.

Namun, tiba-tiba Krisna bangkit, meninggalkan Vina di ruang tamu, masuk ke kamarnya dan menutup nya.

"A.. apa-apaan. Kok gue ditinggal," gumam Vina. Vina menatap pintu kamar itu, berharap Krisna kembali ke luar, dan menjelaskan dengan benar.

Benar saja. Krisna datang, dengan sebuah map di tangannya. Dia meletakkan map itu di meja dan membuka nya satu persatu.

"Perempuan itu, membuat saya menandatangani sebuah perjanjian tertentu, yang dimana seorang pun tidak boleh sampai mengenal dirinya. Perempuan itu sungguh memiliki imajinasi yang sangat bagus, banyak di otak nya tersimpan kreativitas. Bahkan dirinya membuat sebuah lukisan di website milik perusahaan, selain novel itu." Krisna mengeluarkan sebuah kertas lukisan, dan sebuah surat perjanjian diatas materai.

"Saya gak tau seberapa penting namanya itu, sampai-sampai dia tidak mau dikenal."

"Apa saya boleh membacanya?" Tanya Vina meminta izin melihat isi perjanjian itu.

"Boleh. Namun, saya harap Anda tidak menyebarkan nya ya. Perjanjian ini masih tetap saya pegang dengan teguh."

Vina mengambil surat itu membacanya dalam hati, "Disini saya Krisna Klatan berjanji akan menutup mulut agar tidak ada satupun yang mengetahui nama dari akun Skyhigh_League. Tertanda, Krisna dan.. sialan! Sasya!? Apa-apa ini?!" Vina menutup mulutnya tidak percaya. Ia melirik Krisna yang masih dibuka mengeluarkan isi map itu. Dia diam-diam memotret surat itu, dan menyimpan handphone nya kembali.

"Kalau boleh saya tahu, nama orang yang tertera disini, terakhir kapan ya datang ke sini?" Tanya Vina, dia menaruh kembali surat itu di meja.

Krisna nampak berpikir, "sekitar dua atau tiga minggu yang lalu seingat saya. Ah, lebih tepatnya sebulan yang lalu."

"Gila! Ini benar-benar gila! Gak mungkin kan yang datang kesini hantu? Sasya.. apa kah orang yang sama dengan yang Sena ceritain?" Vina mengerjap.

"Fakta menarik, namun mampu membuat bulu kuduk ku merinding." Vina mengusap tengkuknya.

"Oh ya. Pak Krisna, apa saya boleh bertanya kembali?" Tanya Vina lagi, dia menatap lembaran kertas lukisan dan surat-surat yang berantakan di meja.

"Ya silahkan."

"Boleh saya tau, nama panjang Sasya ini?"

"Sasya Langit Aprilia. Itu adalah nama panjang nya. Kalau dia berkunjung ke sini, dia selalu memuji pemandangan langit yang indah. Seperti namanya, dia sangat suka langit." Jelas Krisna.

...🥀🥀🥀...

BERSAMBUNG...

1
Andi Ilma Apriani
hadiirr
mrsdohkyungsoo
sy cari2 sapa nama abang vina selain Carlos eh ternyata calos/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Feb...: kwkwkw kegocek yaa
total 1 replies
☭E.N BAYU
sanran saya jangan dibaca karena sinopsis dan ceritanya jauh berbeda
☭E.N BAYU
kok Vina lemah kalik saya kira kuat ternyata ah Sampah banget ceritanya
Oka Derza
Claudia kan?
Oka Derza
kok aku mikir di Audi yahh
Oka Derza
sena penulis nya kah?
kriwil
padahal si cupu itu penjahat sejatinya
Osie
aku mampir nih..setiap baca cerita transmigrasi suka bgt apalagi MC mya sosok wanita tangguh n smart..cuma rada rada kalau berbau mafia n lokasinya dinegeri tercinta..g masuk bgt menurutku backgroud negaranya/Pray/
Osie: hehehe.
total 2 replies
A&R
bagus
🦆 Wega kwek kwek 🦆
sasya belum ikhlas mati ,,,, kayak nya dia indigo,dia GK bisa menerima takdirnya, dia jadi iblis buat balas dendam,mungkin dia bersekutu dengan iblis /Smirk/, sejelek jeleknya pendosa masih jelek orang yg GK pernah mengikhlaskan dan memaafkan ,,,,✌️
🦆 Wega kwek kwek 🦆
balas dendam nih ceritanya,,,,yg GK bersalah ikutan kena ,
🦆 Wega kwek kwek 🦆
sumpah ikutan merinding,,, /Toasted//Skull/
atulyaas
itumah deket thor
Marlialeeya
sena? audi? atau yang lain lagi????
Tina
jejak
Nda Qrey
agak² aneh, sikap kakanya sama adiknya kasar . terus orang tuanya diam aja....
Cha Sumuk
pantesan sepi like ceritanya ga jls sih.ktya mafia tp lemah ya sdh lah no mls lnjur BC dr awal bc bagus tp kesini sini mlh ga jls
Sri Tati
Luar biasa
Bojo Ne Cacak
rumit thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!