Genre: Full action dan petualangan, beberapa tambahan bumbu komedi yang tebal, serta minim sekali romance (10%)
Sinopsis:
Ada tipe orang, seluruh hidupnya adalah legenda. Ada tipe orang, kedahsyatan meluap dari alisnya. Ada tipe orang, namanya Yuuto.
Semua orang: "Yuu-sama, aku ingin bayimu!"
Kehidupan santai dan kedahsyatan yang mendominasi, tidak perlu penjelasan.
“Aturan? Kata-kataku adalah aturannya!”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon [ Xiu Xian ], isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
The Great Emperor has Surrender
#Like, komen, share, vote, wajib rate 5 juga, dan tekan tombol favorite agar tidak ketinggalan notifikasi update, nikmati!
***
Sayangnya, Yuuto tidak sebaik itu memberikan Strip Pedas secara gratis. Ini adalah tahap terakhir dari rencananya.
Seperti kata pepatah, "Jika kamu ingin merebut hati seseorang, mulailah dari perutnya."
Metode ini nampaknya berhasil.
Walaupun Yue terus memohon seperti pengemis dengan berbagai macam ekspresi, itu tidak menggoyahkan hatinya sedikitpun.
Yue hanya bisa mendengus dengan dingin.
Pada titik ini, Yuuto tiba-tiba menyeringai. Itu adalah ekspresi langka yang akan membuat siapapun yang melihat lari ketakutan.
Bahkan Lord Dog masih takut dengan senyum itu. Itu artinya seseorang akan benar-benar sial.
Ekspresi itu sangat membuat Lord Dog tidak nyaman, yang membuatnya tersedak Spicy Strip saat dia mengunyahnya.
"Aku bisa saja memberikan lebih banyak. Tapi aku punya syarat. Asalkan kamu menerimanya, kamu bisa memakan Strip Pedas setiap hari." Kata Yuuto seraya tersenyum menatap Yue.
'Apa itu?! Dia tersenyum?! Sungguh menakutkan!' Seluruh rambut Yue tiba-tiba berdiri. Dia kelihatannya juga kaget dengan ekspresi Yuuto, yang benar-benar baru bagi dirinya.
Selama ini dia hanya melihat Yuuto dengan wajah kasualnya, wajah dingin tanpa ekspresi yang sangat menyebalkan. Tidak terpikirkan bahwa dia akan melihat sisi lain yang berbeda dari Yuuto.
Namun pihak lain sepertinya tidak sadar. Dan Yue bingung harus memberitahunya atau tidak.
"Apa yang kamu inginkan?" Tanya Yue dengan bibir yang berkedut-kedut, seluruh tubuhnya masih merinding karena Yuuto.
"Jadilah muridku." Balas Yuuto.
"Apa?" Yue sepertinya mengira bahwa dia salah dengar, jadi dia mengulangi pertanyaannya.
"Aku bilang, jadilah muridku! Apakah kamu ingin aku mengulanginya lagi?" Gerutunya.
'EEEEEEEEHHHH?!!!' Yue tercengang dan berteriak dalam hati. Ia mengulangi kata-kata Yuuto tetapi masih sulit mempercayainya.
"Kamu pikir kamu siapa dasar manusia bodoh! Menjadi muridmu? Siapa yang mau itu? Aku tidak mau!" Ucap Yue marah. Dia menyilangkan tangannya ke depan dan memalingkan muka, lalu mendengus dengan arogan.
Meskipun Spicy Strip sangat enak, aku memiliki harga diri!
"Tiga Spicy Strip setiap hari."
"Errk... Jangan berpikir bahwa hanya dengan itu, kamu bisa meyakinkanku." Yue mengernyitkan dahinya, hampir terjatuh karena godaan. Namun, dia masih berhasil mempertahankan kesombongannya.
"Lima Spicy Strip."
"Kamu... Kamu... Ti-tidak, aku adalah Kaisar Agung! Martabatku dipertaruhkan!" Tubuh Yue mulai bergejolak tanpa henti, air liurnya tidak bisa berhenti menetes. Dia sekuat tenaga menyangkalnya.
"Tujuh Spicy Strip."
Bang!
Yue langsung berlutut di tanah dan mengucapkan, "Murid ini memberi hormat kepada guru!"
Hah?
"Apa yang terjadi?!" Teriak Lord Dog. Giliran dia yang menjatuhkan rahangnya ke tanah, ia tidak bisa percaya pada apa yang baru saja dia lihat.
Semuanya tampak seolah-olah ini hanya mimpi. Seorang Kaisar Agung, penguasa tiga alam yang cantik dan dihormati semua orang sekaligus yang sangat sombong, telah membuang wajahnya di depan Yuuto.
Dimana harga dirimu? Dimana martabatmu?
Lord Dog terhuyung-huyung dengan kepala pusing. Awalnya dia mengira bahwa Yuuto hanya omong kosong saja, tapi tidak disangka bahwa dia akan benar-benar berhasil.
"En!" Yuuto pun mengangguk dan berkata, "Mulai sekarang, panggil aku sensei."
Yue awalnya agak ragu. Asalkan demi Strip Pedas, tidak masalah bahkan jika dia harus memanggilnya ayah. Dia harus mengkesampingkan harga dirinya, Yue benar-benar jatuh cinta pada Strip Pedas,
"Dimengerti, sensei!"
.....
"Sensei, kamu masih belum memberitahu namamu." Yue, yang asyik menguyah Strip Pedas, tiba-tiba menyahut.
klo Jepang , mamarika, udh ke novel sampah