NovelToon NovelToon
Nona Kota Jodoh Anak Pak Kades

Nona Kota Jodoh Anak Pak Kades

Status: tamat
Genre:Romansa pedesaan / Perjodohan / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

Kiara Valeska Pratama, desainer muda berbakat lulusan terbaik Jakarta tak pernah menyangka hidup glamornya akan runtuh hanya karena satu kata, perjodohan. Dijodohkan dengan anak Pak Kades dari desa pelosok, Kiara memilih kabur ke Bali dan mengabaikan hari pernikahannya sendiri.

Baginya, menikah dengan pria kampungan yang hidup di desa kumuh adalah mimpi buruk terbesar. Namun, Kiara tak tahu satu hal. Pria desa yang ia remehkan itu adalah Alvar Pramesa, dokter obgyn lulusan terbaik luar negeri yang meninggalkan karier gemilang demi kembali ke desa, merawat orang tuanya dan mengabdi pada tanah kelahirannya. Pernikahan tanpa kehadiran pengantin wanita menjadi awal dari konflik, gengsi, dan benturan dua dunia yang bertolak belakang. Gadis kota yang keras kepala dan pria desa yang tenang namun tegas, dipaksa hidup dalam satu atap.


Akankah cinta tumbuh dari perjodohan yang penuh luka dan salah paham?
Atau justru ego Kiara akan menghancurkan ikatan yang terlanjur terjalin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 26

Alvar melangkah maju satu langkah. Wajahnya tegang, rahangnya mengeras.

“Maaf, Ma … maksud Mama apa?” tanyanya tenang, tapi jelas ada getar tertahan. “Kemarin Mama masih baik-baik saja pada saya. Kenapa hari ini tiba-tiba—”

“Apa?” potong Melati tajam. “Kamu masih berani bertanya?” Ia menarik napas dalam, lalu menunjuk Alvar tanpa ragu.

“Aku sudah tahu penyebab Mas Rahmat serangan jantung mendadak. Itu semua karena kamu!”

“Ma, tolong tenang,” Kiara cepat meraih lengan ibunya, mencoba menahan. “Jangan bicara keras di depan Papa.”

Namun, Melati mengibaskan tangan Kiara, lalu mengangkat ponsel suaminya. Dengan tangan gemetar karena emosi, ia menekan layar dan menghadapkannya tepat ke arah Alvar.

“Lihat ini.”

Alvar menatap layar itu dan seketika wajahnya memucat. Terpampang foto Alvar momen ketika Hesti tiba-tiba menarik wajahnya dan mencium bibirnya, diambil dari sudut yang membuatnya terlihat seolah ia membalas.

Di bawah foto itu, ada pesan singkat yang dingin dan menusuk,

[Suami anakmu berselingkuh di belakang kalian.]

Dada Alvar terasa dihantam keras.

“Itu … itu tidak benar, Ma,” ucapnya cepat, nyaris refleks.

“Saya tidak pernah berselingkuh. Itu salah paham. Saya menolak dia, saya langsung pergi setelah itu.”

Melati tertawa sinis.

“Salah paham? Foto tidak bisa bohong, Alvar.”

Rahmat menutup mata, napasnya terlihat berat. Jelas foto itu sudah ia lihat berkali-kali sebelum akhirnya dadanya tak kuat menahan. Alvar beralih menatap Kiara, tatapannya penuh panik dan harap sekaligus.

“Kiara,” suaranya melembut, nyaris memohon. “Kamu percaya aku, kan? Aku sudah jelaskan semuanya kemarin. Aku tidak pernah membalas ciuman itu. Aku bahkan mendorong dia.”

Kiara menatap layar ponsel itu lama. Tangannya gemetar saat menurunkan ponsel dari genggaman ibunya. Wajahnya tenang namun matanya berkaca-kaca.

“Aku tahu, Mas,” jawabnya akhirnya pelan. “Aku tahu kamu bilang itu salah paham.” Ia mengangkat pandangannya ke Alvar.

Melati kembali membuka mulut, ingin menyela, tetapi Rahmat lebih dulu berbicara dengan suara lelah.

“Melati … cukup. Jangan tambah beban di sini.” Melati menggigit bibirnya, air mata akhirnya jatuh juga.

“Aku hanya tidak mau anakku hancur, Mas…”

Kiara menghela napas panjang. Ia berdiri di antara ibunya dan Alvar posisi yang terasa seperti simbol dari semua yang terjadi.

“Ma,” ucapnya lirih tapi tegas, “aku dan Mas Alvar akan menyelesaikan ini. Tapi bukan dengan teriak-teriak di depan papa,"

Hening kembali turun di ruangan itu.

Kiara menelan ludah, dia menatap layar ponsel papanya sekali lagi, lalu mengangkat wajahnya ke arah ibunya dan Alvar.

“Ma…,” suaranya pelan tapi penuh tanda tanya, “siapa yang mengirim foto ini ke Papa?”

Melati terdiam sejenak.

“Karena setahu Kiara,” lanjutnya, kini menatap Rahmat, “malam itu nggak ada orang lain selain kami. Dan satu lagi … nomor Papa itu nomor pribadi. Hampir nggak ada yang punya. Bahkan, banyak relasi Papa pun nggak tahu.” Ucapan itu membuat suasana semakin hening.

Rahmat membuka mata perlahan, menatap Kiara dengan tatapan letih tapi tenang. Ia menghela napas panjang sebelum berbicara.

“Papa juga berpikir begitu,” katanya lirih. “Makanya Papa tidak langsung menyalahkan Alvar.”

Ia mengalihkan pandangan ke menantunya.

“Papa percaya foto itu diambil untuk menimbulkan salah paham. Papa percaya Alvar anak yang baik. Dari caramu menjaga Papa sejak di rumah sakit sampai sekarang … Papa tahu kamu tidak seperti yang dituduhkan.”

Alvar menunduk dalam, dadanya terasa sesak.

“Terima kasih, Pa,” ucapnya tulus. “Saya bersumpah tidak pernah berniat mengkhianati Kiara.”

Rahmat tersenyum tipis.

“Papa tahu, justru yang Papa khawatirkan … orang yang sengaja mengirim foto ini punya niat tidak baik. Dia tahu nomor Papa, tahu kondisi Papa, dan tahu cara memukul dari titik paling lemah.”

Kiara mengepalkan jemarinya.

“Dan orang itu,” ucapnya dingin, “ingin rumah tangga kami hancur.”

Melati menatap putrinya, wajahnya mulai goyah.

“Kalau begitu…,” suaranya melemah, “Mama mungkin terlalu cepat marah.”

Kiara menggeleng pelan.

“Ma, wajar Mama marah. Tapi sekarang yang lebih penting … kita cari tahu siapa yang bermain di belakang.”

Tatapan Kiara dan Alvar bertemu sejenak.

Sementara itu di desa, angin berembus pelan di teras rumah juragan. Bahrul menyesap kopi hitamnya sambil menatap anaknya tajam.

“Ngomong-ngomong, Prad,” ucapnya pelan tapi menusuk, “buat apa kamu tanya nomor Tuan Rahmat kemarin?”

Supradi yang sejak tadi bersandar di tiang kayu langsung menegakkan tubuh. Wajahnya tetap tenang, seolah pertanyaan itu sepele.

“Ada kepentingan, Yah.”

“Kepentingan apa?” Bahrul meletakkan cangkirnya.

“Aku tahu kamu tahu ayah simpan nomornya. Sawah yang kita kelola itu masih atas nama dia.”

Supradi mengangguk singkat.

“Iya, aku tahu.”

Bahrul mendengus kesal.

“Tapi ingat baik-baik. Sudah hampir sepuluh tahun ayah belum bayar sewa tanah ke dia. Kalau sampai kamu macam-macam, bikin dia curiga, lalu dia nuntut bayar sewa dan narik semua sawah dari tangan kita…”

tatapan Bahrul mengeras,

“awas saja kamu.”

Supradi menunduk, mengangguk patuh.

“Iya, Yah.”

Namun, begitu Bahrul beranjak masuk ke rumah, sorot mata Supradi berubah. Tidak ada lagi sikap tunduk yang tersisa hanya kebencian yang lama terpendam.

Di dalam hatinya, Supradi tersenyum tipis.

'Tenang saja, Yah,' batinnya dingin.

'Aku tahu batasnya. Aku cuma mau Alvar ngerasain sedikit saja … betapa berantakannya hidup kalau orang yang kamu cintai dipermainkan.'

Supradi menggenggam ponselnya dengan layar foto Alvar dan Hesti.

1
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
tapi emang harusnya gini ga sih kan logika nya yg makan adalah konsumen harusnya dikasihin yg sesuai pesanan konsumen kok jd nurutin orang lain tanpa konfirmasi 😌
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
naahhh wkwk
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ini kagak ada cctv nya di ruangan kerja pribadi? harusnya kalo level manager yg nanganin proyek ada ya slnya buat jaga2 kalo ada kejadian begini hehe
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
orang stress nya ilang satu tumbuh satu lagi 🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ini jatohnya apa sih? stress? depresi atau apa? tapi aku bingung lho kok bisa orang dengan gangguan kejiwaan gini dia lolos sekolah jd dokter kandungan 🤔 emang selama proses belajar mengajar sampe sumpah dokter ga ada psikotes nya ya? kok bisa ngelolosin orang sakit jiwa 😌
Soleh Sudarna
tuu kaaannn.. beneran gillaa.. sedeng.. sableng.. sinting.. eddaann.. 😠😡😡
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
beneran stress ternyata, slnya patah hati nya sampe ngebunuh orang 😩
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
bukan apa ya tp kayak pantes aja si pradi akhir hidupnya ngenes, si bahrul juga wkwk ternyata makan hasil uang orang 🙂
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
inilah kalo siluman ular sm siluman lipan di satukan wkwk tp aku suka keributan ini, pengen tau di antara sesama siluman siapa yg menang 🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kaaan wkwk perempuan ini bikin repot, harusnya dr awal gausah segala acara ngeboncengin dan berusaha cari tau dr ini orang, salah strategi kan 🙂
Soleh Sudarna
dr hesti terbangsat.. iblizz gila 😡😡😡
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kok bisa ga kepikiran ngabarin isteri nya, aku ga di kabarin suami ku dia udah sampe kantor apa belum ada tantrum 🙏🙂
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
better di bakar sih wkwk
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kalo gua mah ga ridho gua tarik kalung nya 🤣😂
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kok bisa hamil duluan jd kebanggaan sih wkwk padahal itu top tier aib bikin malu keluarga selain jd gundik/pelakor 😂 slnya di bahas nya sepanjang segala abad sm ibu2 satu kampung 😅
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
buset 10 ga bayar sewa tanah jatohnya gatau diri sih 🙂 bukan apa ya tp takutnya dia aja ga menuhin kewajiban dia, sama aja mencurangi hak orang lain trus gara2 ngasih makan keluarga nya dr cara begini si supradi jd begitu kelakuannya, suka KDRT 😅
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
mungkin aku jahat tp aku ga suka kalo situasi alvar terjadi di kenyataan, niat nya mungkin baik ya belain mantan dr kdrt atau apalah tp kalo bikin berantem sama pasangan kita sekarang aku mending di bilang jahat gapapa deh slnya kelakuan nya si hesti juga begini, niat alvar nolong tp di tanggap nya masih ada rasa jd ya repot sih kataku mending manggil warga aja kalo mau nolongin ramean 🙏🏻
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
penasaran banget sama pencetus mitos ini, pengen nanya slnya dia awalnya mencetuskan ini dr mana 🙏🙂 slnya bingung sm korelasi hamil sm ngelayat, nanti giliran ga ngelayat di omongin juga di bilang suami berduka kok isterinya ga ikut ☺️
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢: aku malah baru tau ada mitos ini kak 😅
total 2 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ini buat dokter hesti: wleeeeek 😛😛😛
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ya kata gua juga lu aneh, kenal enggak deket apalagi tp nyeritain kisah cinta dokter (yg mungkin dia tau kiara isteri nya alvar) kayak buat apa coba? 🤷🏻‍♀️ gua kalo jd pasien biasa aja kayak hah lu stress tiba2 ngomong gini, mau itu mantan pacarnya kek mantan isteri nya kek bodo amat 🙏🙂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!