NovelToon NovelToon
Perjuangan Calista

Perjuangan Calista

Status: tamat
Genre:CEO / Selingkuh / Dokter / Tamat
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Dalam keadaan hamil besar Calista harus menerima kenyataan bahwa sahabatnya yang bekerja sekantor dengan suaminya berselingkuh. Dalam perjuangan membesarkan anaknya, ternyata dia harus menerima kenyataan anaknya mengidap penyakit Kanker Leukimia, sebagai dokter dia juga ketakutan. Apakah Calista yang seorang dokter mampu mengatasi semua cobaan ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cobaan

"Bos hari ini istri bos melahirkan."

"Dimana??"

"Rumah sakit tentara bos tempat bekerja ibu."

Christian yang kuatir langsung ke rumah sakit. Disana dia tidak bisa melihat anaknya. Karena Calista sudah meminta dokter dan para ners untuk tidak mengijinkan Christian Wijaya melihat anaknya. Karena mereka hari ini sudah resmi bercerai. Bukan hanya itu saja karena pengkhianatan Christian juga.

Calista sudah berada di ruangan rawat. Dia perempuan kuat, dia melahirkan normal tanpa di dampingi keluarga.

"Maafkan aku sayang, maafkan aku." Calista yang sempat tertidur karena kelelahan selesai melahirkan merasakan tangannya basah dan dia pun membuka mata. Terlihat Christian mantan suaminya sedang menangis.

"Pulanglah, kita sudah tidak ada hubungan apa pun."

"Sayang, aku masih mencintaimu."

"Pulanglah, kamu tidak akan perna tahu siapa anakmu. Anggaplah itu hukuman atas apa yang kamu perbuat kepada kami."

Tiga tahun berlalu. Bayi laki - laki yang di lahirkan Calista sudah berusia tiga tahun. Daniel Caleb adalah nama yang diberi Calista bagi putranya itu. Satu tahun usia Daniel, Calista mendengar bahwa Christian sudah menikah dengan Lisa. Tidak ada pesta besar, karena itu keinginan Christian dan Lisa menerima semua keputusan itu.

Dua tahun rumah tangga Christian dan Lisa, mereka di tuntut oleh orangtua Christian terutama papanya, agar segera mempunyai anak. Karena Christian adalah anak laki - laki satu - satunya. Dia mempunyai satu orang kakak perempuan yang sudah menikah. Maka berbagai usaha dilakukan oleh Lisa agar bisa mempunyai anak. Agar bisa menjadi kesayangan mertuanya. Namun kandungan Lisa tetap bermasalah.

Sementara dokter Calista Gunawan sedang menikmati hidupnya bersama anak laki - lakinya Daniel Caleb. Sekarang ini ada seorang dokter tentara dokter Ezra Pratama dokter spesialis bedah onkologi yang berpangkat kapten sedang mendekati Calista Gunawan dokter spesialis bedah saraf. Dia sering bermain dengan Daniel Caleb anak dari Calista. Meskipun dia seorang Janda, namun penampilan Calista sangat cantik dan menawan.

Pagi hari di rumah ketika Calista sedang bersiap - siap mau ke rumah sakit tempat kerjanya. Dia di kejutkan dengan keadaan Daniel Caleb anaknya yang mengalami pendarahan yang keluar dari hidungnya. Calista langsung mengendong anaknya tentu dia panik melihat keadaan anaknya.

"Mami, Daniel kuat kok."

"Sayang..... Mami takut. Kamu harus berobat ya."

"Iya mami...... Mami i love you."

"I love you more honey."

Calista langsung ke rumah sakit semua perlengkapan anaknya sudah dia masukan ke dalam mobil. Seperti biasa, Daniel setiap hari mengikuti maminya ke rumah sakit. Saat maminya berdinas dia akan bermain di ruangan kerja maminya. Jika dia mengantuk dia akan langsung tidur. Setiap hari dilakukan oleh Daniel Caleb seperti itu dan dia sudah mengerti.

Namun hari ini tubuh jagoannya sangat lemas. Itu yang membuat Calista kuatir.

"Bos... Hari ini berbeda, tadi pagi saya melihat ibu Calista mengendong anak laki - lakinya sambil menangis dan sekarang ke rumah sakit namun berhenti di depan IGD."

"Pantau terus dan beri tahu saya."

"Berbicara dengan siapa sayang??"

"Dengan rekan kerjaku." Lisa yang datang tiba - tiba sedikit merasa curiga dengan apa yang di lakukan suaminya. Namun dia mengesampingkan perasaan dan kecurigaan itu. Karena hari ini, Christian berjanji akan mengantarnya ke dokter kandungan.

"Kamu jadi mengantar saya kan sayang."

"Iya, ayo kita berangkat."

Sementara itu dokter Ezra Pratama sedang memeriksa keadaan Daniel Caleb.

" Tunggu hasil pemeriksaan darah Daniel ya??

"Tama apakah kanker Leukimia??" Dokter Ezra Pratama menatap mata perempuan yang sedang dia naksir ini.

"Gejalanya merujuk ke Leukimia."

"Oh... Tuhan, ampunilah hamba."

"Baru gejala. Jangan berkesimpulan dulu."

"Mami, ade baik - baik kan??? Uncle??"

"Iya sayang. Anak Uncle ini anak yang kuat."

Ezra Pratama sudah bisa mengambil hati Daniel Caleb. Karena hasil pemeriksaan Daniel baru besok di ketahui. Ezra langsung membawa anak dan mamanya ke kantin untuk makan siang bersama.

Sementara itu di bagi kandungan, Lisa dinyatakan tidak hamil, karena ada kista yang besar menutup rahimnya. Dokter menyarankan Lisa untuk ke dokter onkologi di bagian kandungan. Lisa yang tidak bisa menerima kenyataan bahwa dia tidak hamil berteriak histeris.

"Diam dan beresi bajumu. Apa hari ini kamu mau bertemu dengan dokter yang dimaksud??"

"Tidak, kita pulang saja."

"Oke."

Takdir mempertemukan Calista bersama dua orang yang sangat dia benci. Dan ini saat pertama Christian melihat muka anaknya. Life menuju lantai satu menjadi saksinya.

"Mami ayo masuk, kita mau ke kantin bersama uncle."

"Eh.. Iya."

Calista tidak bisa menolak bahwa dia harus selife dengan Christian dan Lisa. Christian melihat anak berusia tiga tahun yang digendong oleh laki - laki yang dia panggil uncle itu. Mukanya sangat mirip dengannya. Dengan foto waktu dia masih kecil.

"Hai ita, lama tak melihat dirimu. Apa ini anakmu??" Calista hanya terdiam.

"Mami, ada yang menyapa mami."

"Iya ini anakku." Lisa melihat Christian yang meneteskan air matanya. Hatinya sakit sekali. Dia tahu bahwa Christian hanya mencintai Calista. Namun dia tidak perduli. Life sudah sampai di lantai satu. Daniel Caleb yang menatap Christian melambaikan tangannya.

"Da.... Uncle."

"Kamu kenapa??"

"Kamu lihat, egoisnya kamu membuat aku harus mendengar anakku memanggil aku uncle."

"Kamu menyesal menikah dengan saya."

"Iya, aku menyesal. Itu yang mau kamu dengarkan." Christian langsung pergi meninggalkan Lisa. Karena mobilnya sudah ada di lobi rumah sakit. Tadi Christian meminta supirnya mengikuti mereka.

Malam hari di kediaman Wijaya mertua Lisa sedang berada di ruang keluarga, karena hari ini kakak perempuan Christian, Melany Wijaya sedang berada di rumah kediaman mereka. Setelah suaminya meninggal. Hari ini dia pulang kerumah orangtuanya bersama anak laki - lakinya. Christian dan Lisa pun bergabung.

"Bagaimana hasil pemeriksaan kandunganmu."

"Lisa tidak hamil pak."

"Bagaimana bisa. Aku sedang menunggu pewaris usahaku."

"Lisa....." Christian hendak menceritakan kondisi Lisa namun di tahan olehnya. Melany yang melihat gerak - gerik Lisa merasa curiga. Selama ini Melany memantau keadaan adiknya meskipun dia berada di Amerika. Dia tahu bahwa adiknya Christian Wijaya hanya mencintai Calista Gunawan.

Hari yang di tunggu Calista, hari ini dia harus mendengar hasil pemeriksaan dari anaknya. Dia bersyukur karena mamanya ada dirumah menemani mereka. Jadi pagi ini Calista ke rimah sakit bekerja seorang diri. Karena Daniel bersama omanya di rumah.

"Daniel positif Leukimia ta."

"Apa yang bisa aku lakukan agar Daniel sembuh??"

"Yang bisa menolongnya adalah plasma darah keluarga jika cocok dengannya."

Saat itu Calista langsung memeriksa darahnya. Sambil menunggu hasil pemeriksaan darahnya. Calista menjalankan tugasnya meskipun da kecemasan dalam dirinya. Jam sepuluh hasilnya sudah kelaur.

"Tama..... Aku harus bagaimana, anakku sakit. Aku ibu yang bodoh."

"Ta, kamu harus kuat. Beritahu papanya dia siapa tahu papanya bisa."

Saat ini egoisnya harus di tahan. Apa dia bisa melakukannya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!