NovelToon NovelToon
BAYANG BAYANG MASA LALU

BAYANG BAYANG MASA LALU

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Penyesalan Suami / Selingkuh
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Dinarta Firdaus

Enam tahun membina rumah tangga, Kirana merasa pernikahannya dengan Aris adalah definisi kebahagiaan yang sempurna. Namun, semua hancur saat Kirana menemukan kenyataan bahwa Aris kembali menjalin hubungan rahasia dengan Sarah, mantan kekasihnya yang dulu gagal dinikahi karena terganjal restu. Alih-alih menangis dan meminta cerai begitu saja, Kirana memilih jalan yang lebih gelap: menghancurkan Aris dari dalam dengan mendekati Bimo, sahabat karib sekaligus rekan bisnis Aris. Sebuah permainan ego, pengkhianatan, dan cinta yang keliru pun dimulai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dinarta Firdaus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TOPENG YANG RETAK

Pagi setelah malam perayaan itu berjalan seperti biasa. Aris terbangun dengan senyum menawan yang sama, mengecup pipi Kirana sebelum berangkat kerja, dan berterima kasih sekali lagi atas enam tahun yang luar biasa. Bagai seorang aktor watak kelas atas, Aris mengenakan topeng suami sempurnanya tanpa cela. Namun, bagi Kirana, topeng itu kini telah retak, dan di balik retakan itu, ia melihat sosok monster yang tidak ia kenali.

​Sebagai seorang mantan arsitek lanskap, Kirana memiliki satu kelebihan utama: ketelitian yang luar biasa terhadap detail. Ia terbiasa melihat pola, menyusun elemen, dan membaca cetak biru yang rumit. Kini, kemampuan itu ia gunakan untuk membedah kehidupan suaminya sendiri. Penyelidikan ini adalah proyek paling menyakitkan yang pernah ia kerjakan.

​Kirana memulai misinya saat Aris sedang menghadiri rapat luar kota yang ia klaim sebagai "penjajakan lahan baru". Duduk di ruang kerjanya yang sepi, Kirana membuka laptop. Sebagai istri yang ikut merintis bisnis Aris dari nol, ia masih memiliki akses ke beberapa rekening koran bersama dan akun kartu kredit sekunder yang jarang dicek oleh Aris.

​Jemarinya menari di atas papan ketik, mengunduh mutasi rekening selama satu tahun terakhir. Di sinilah kecerdasan Kirana diuji. Aris cukup cerdik; tidak ada transfer langsung dengan nominal mencurigakan ke nama wanita. Namun, pola tidak pernah berbohong.

​Setiap hari Selasa di minggu kedua dan keempat setiap bulan, ada penarikan tunai dalam jumlah konsisten—lima juta rupiah—di ATM dekat sebuah kawasan apartemen mewah di Jakarta Selatan.

​Ada tagihan kartu kredit berulang di sebuah butik pakaian wanita papan atas dan toko perhiasan yang barangnya tidak pernah sampai ke tangan Kirana.

​Pengeluaran paling mencolok: Reservasi kamar executive suite di Hotel Ametis—sebuah hotel butik mewah yang tersembunyi—setiap beberapa minggu sekali, selalu dipesan atas nama sekretaris Aris, namun menggunakan kartu kredit personal milik Aris.

Kirana menyandarkan tubuhnya ke kursi. Dadanya bergemuruh. Sambil memegang mouse, ia mencocokkan tanggal-tanggal reservasi hotel tersebut dengan agenda kerja Aris yang tertinggal di rumah. Semua cocok. Di hari-hari Aris memesan kamar, ia selalu beralasan ada "rapat larat malam dengan investor" atau "kunjungan proyek tak terjadwal".

​Namun, hantaman paling keras datang ketika Kirana memeriksa arsip digital lama di surel kantor yang masih tertaut di gawai lamanya. Ia menemukan sebuah salinan kontrak kerja sama baru-baru ini. Perusahaan Aris baru saja menerima suntikan dana dari seorang investor privat. Nama pemilik modal itu tertera dengan jelas di lembar akhir dokumen: Sarah Maheswari.

​Nama itu membuat napas Kirana tercekat. Sarah. Mantan kekasih Aris saat kuliah. Wanita yang dulu hampir dinikahi Aris namun kandas karena keluarga besar Aris menolak latar belakang Sarah yang dinilai terlalu bebas. Kirana ingat betul bagaimana Aris meyakinkannya enam tahun lalu bahwa masa lalunya dengan Sarah sudah terkubur dalam-dalam.

​Fakta bahwa perselingkuhan ini ternyata sudah berjalan selama enam bulan terakhir—tepat sejak Sarah kembali ke Jakarta dan masuk ke dalam lingkaran bisnis Aris—membuat lambung Kirana bergolak mual. Enam bulan. Setengah tahun lamanya Aris membagi tempat tidur, waktu, dan uangnya dengan Sarah, sementara di rumah ia tetap memeluk Kirana dengan kehangatan yang palsu.Kirana mencoba menenangkan diri dan bersiap untuk hal yang lebih gila lagi.

1
Ara putri
mampir ya kak. Jika berkenan mampir juga keceritaku TUAN AYAZ, TOLONG BERHENTI!
Dinarta Firdaus: baik kakak terimakasih sudah mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!