NovelToon NovelToon
FARA SI GADIS TANGGUH

FARA SI GADIS TANGGUH

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Nikahmuda / CEO / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: inda

Athaya Faranisa ,gadis yang baik , cantik ,pintar , tapi kelebihan itu tidak dapat membuat dia di sayangi oleh ayahnya sendiri ,ayah yang tidak menyukai anak perempuan dan menganggap anak perempuan itu menyusahkan dan tidka dapat di banggakan .

ibu yang di ceraikan , setelah ayahnya menikah lagi dengan wanita yang lebih mudah dari ibunya , Fara dan ibunya di usir dari rumah .

Gadis 16 tahun yang harus berjuang dan membuktika kepada ayahnya jika walau dia wanita diapun mampu untuk menjadi yang terbaik ,menjadi sukses
dengan semangat kerja keras Fara dan kebaikan hatinya telah mengusik hati seorang pria yang sangat di segani oleh semua orang ,seorang pria milyarder muda .

mampukah Fara membuktikanpada ayahnya ,apakah Fara akan mendapat kebahagian di luar sana ..??


Halo , salam kenal ini cerita baruku maaf ya jika masih kaku dan ada salah kata dan berantakan . mohon dukungannya ,di tunggu like dan komenya .terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon inda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 2.

DEGGGH

" Dan ayah... Oh maaf tuan aku salah memanggil anda ayah karena ayahku sudah m**i, jadi tuan hari ini adalah hari terakhir aku memiliki ayah dan hanya punya ibu jadi jika suatu saat kita bertemu di jalan atau di manapun anggap saja kita tak saling kenal " ucap Fara

Fara memandang tuan Andi dengan penuh tekanan dan berwajah dingin tidak ada lagi wajah takut sayang atau sedih yang ada hanya tatapan dingin menusuk.

DEGGGH

Hati ayah Andi merasakan perasaan entah apa tapi karena keegoisan dan kesombongan dia tidak mau mengakui semua perasaan yang timbul

sedangkan ibu dan fara merekapun meninggalkan rumah itu

"Ibu kita akan pergi kemana sekarang?" Tanta Fara

Ibu Tasya terdiam sebentar dan mengajak fara untuk duduk di kursi taman tidak jauh dari rumah mereka tadi lalu berkata.

"Maafkan ibu sayang mulai sekarang kita akan hidup berdua saja ,apa fara tidak apa apa nak?" ucap ibu Tasya

"Tidak apa ibu fara tidak akan sedih tingal di manapun asal ada ibu dan ibu tidak disakiti ayah lagi fara akan bahagia" jawab Fara

"Terima kasih sayang, Fara memang anak ibu yang terbaik, Kita akan mulai hidup dengan lembaran baru membuang semua kesedihan di rumah itu" ucap ibu Tasya terharu

" Iya ibu, insyaallah Fara akan selalu berusaha yang terbaik untuk kita" jawab fara

Mendengar apa yang di katakan oleh fara ibu Tasya langsung memeluk fara dan merasa kembali sakit hatinya mengingat semua yang terjadi,

" Jadi Bu kita akan kemana malam ini ?" Belum sempat ibu Tasya menjawab pertanyaan Fara mereka di kejutkan dengan suara anak kecil menangis.

sayu sayu terdengar suara anak kecil menangis

"Ibu kenapa ada suara anak kecil menangis apa ibu mendengarnya juga ?" tanya Fara

" Iya sayang ibu juga mendengar nya ayo kita lihat" ajak ibu Tasya

Mereka pun mencari asal suara itu sampai akhirnya Fara melihat sesuatu

Ibu lihat ...!!! Seru Fara

Ada apa Fara?" Tanya ibu Tasya

" kemari Bu lihat ...!! Seru Fara lagi

Mendengar terikan Fara ibu pun dengan cepat mendatangi Fara dan ternyata...

( Sumber dari pinterest / Anggap saja ini malam hari ya heheh.)

"Ya Allah, astaghfirullah" seru ibu Tasya

"Nak ... kenapa kamu di sini, ini sudah malam dimana rumah mu ,mari ibu antarkan ke rumahmu" ucap ibu Tasya.

Anak kecil itu hanya diam dan menangis

"Hai sayang ibu dan kakak orang baik kok jangan takut ya!" ucap fara

Anak kecil menganggukkan kepalanya dan masih menangis tapi sudah mereda dan mulai tenang

" Sayang kalau boleh kakak tau siapa namamu?" tanya ibu

" Erza " jawab anak itu

Lalu Fara bertanya kembali

"Dimana rumah mu erza" tanya Fara

Erza hanya menjawab dengan gelengan kepala

Fara dan ibu Tasya saling pandang bingung lalu ibu Tasya mulai bicara pada erza ,

"Nak apa kamu mau ikut ibu dan kakak pulang kerumah kami, Ini sudah malam besok baru ibu akan mencari rumah erza dimana ,bagaiamna apa erza mau ikut ibu dan kakak?" tanya ibu Tasya

"Iya"Ucap erza kecil

"Ibu memangnya kita akan tinggal dimana malam ini?" tanya Fara

" Tenang saja sayang ibu punya rumah sendiri tanpa sepengetahuan ayahmu itu, entah mengapa dulu ibu punya ke inginan membeli rumah tapi tanpa ayahmu tau mungkin karena hari ini akan terjadi" jawab ibu

"Alhamdulillah Bu jika masih ada tempat yang kita tuju, kalau begitu ayo bu kita pergi ini sudah sangat malam ibu juga belum sehat benar nanti tambah sakit" ucap Fara

" Baiklah ayo sayang" ajak ibu pada Fara dan erza

"Sini Bu biar Fara yang gendong erza" ucap fara

Mereka pun menuju rumah yang di maksud ibu Tasya dengan menggunakan taxi , 1 jam perjalan mereka tempuh akhirnya sampai pada rumah yang di tuju

" Bu ini beneran rumah yang ibu maksud?" tanya Fara

"Iya ini rumah milik kita sayang , mulai sekarang kita akan memulai hidup baru di rumah ini ,apa kamu senang sayang?" jawab ibu

"Sangat Bu Fara sangat senang rumahnya terlihat nyaman" jawab Farah dengan senyum manisnya

" Alhamdulillah Jika begitu ayo kita masuk !!!" ucap ibu tasnya

" Assalamualaikum" ucap ibu dan fara saat membuka pintu

" Ayo sekarang kita istirahat erza ikut ibu kita bersih bersih dan tidur ya sayang, Fara kamu juga istirahat ya besok kita bicara lagi nak ini sudah malam" ucap ibu tasya

" Baik Bu" Ucap Fara

Saat masuk kamar Fara tidak langsung istirahat dia duduk di sofa yang ada di kamarnya. Termenung memikirkan semua yang terjadi sampai tidak sadar jika air matanya sudah membasahi pipi mulusnya

Semua kata kata menyakitkan yang di ucapakan ayahnya sangat menyakitkan apa salah Farah terlahir sebagai wanita ,apa hanya pria yang bisa menjadi kebanggaan seorang ayah dari kecil Fara sangat mengharapkan pelukan ayahnya setiap melihat ayahnya dia hanya bisa mengintip dari cela pintu dan jendela Karena jika dia melihat secara terang-terangan ayahnya akan menghukumnya tidak boleh. Pernah suatu hari ada acara di sekolahnya yang mengharuskan dia untuk untuk mengajak ayahnya di suatu pertandingan ayah dan anak tapi bukan mendapat tanggapan baik ayahnya malah berkata menyakitkan

" Tidak ada waktu saya untuk mengurusi acara tidak berguna dengan putri tidak berguna seperti kamu ,aku akan datang kesekolah itu tapi bukan untuk mu melainkan untuk rehan" ucap ayah Fara waktu itu

Rehan sepupu Fara, Farah hanya bisa menangis dalam diam dan melihat semua temanya mengikuti lomba dan ayahnya tertawa bahagia dengan Rehan sedangkan dia hanya bisa melihat dari balik pohon taman sekolahnya karena sedih dan malu pada temanya

sejak saat itu Fara tidak pernah lagi meminta ayahnya untuk datang kesekolah atau pun acara sekolah lainya. Farah mencoba mandiri dan tidak mau memperlihatkan kesedihannya pada ibu karena ibu pun sudah sangat menderita

"Astaghfirullah Fara, cukup tidak usah di pikirkan lagi yang penting sekarang adalah bagaimana bisa membahagiakan ibu dan berjuang menunjukan kepada ayahnya suatu saat jika dia bisa hidup lebih baik menjadi wanita sukses dan semua orang akan mengenalnya" ucap Fara menyemangati dirinya sendiri

" Bismillah semangat Fara ..." Ucap Fara menyemangati dirinya sendiri

" Selamat pagi Bu ..!!! " Cup

Sudah menjadi kebiasaan Fara untuk mencium ibunya saat pagi hari .

"Selamat pagi sayang " Ucap ibu Tasya saat melihat anaknya

" Sarapan dulu sana...! pasti kamu lapar dari kemarin Soren belum makan kan, ibu sudah buat sarapan untuk kita dan maaf ibu juga sudah makan duluan" ucap ibu sambil tersenyum.

" Loh ibu kok sudah masak seharusnya biar Fara saja Bu, ibu belum begitu sehat kenapa bekerja terlalu keras, lalu ini ibu lagi apa ..? Sejak kapan ibu bisa menjahit kenapa Fara tidak tau ..? Ujar Fara

Ibu tersenyum mendengar perkataan Fara

"Tidak apa ibu tadi lapar jadi langsung masak dan soal menjahit dari ibu remaja ibu sudah belajar menjahit, ini adalah hobi ibu tapi karena di rumah ayahmu tidak ada mesin jahit dan ibu tidak ada waktu menerus kan hobi ibu" ujar ibu

" Ini ibu sedang mencoba membuatkan baju untuk erza. kasihan dia pasti sangat gerah memakai baju semalam sudah kotor dan kita tidak ada baju anak kecil mau beli ini masih pagi belum ada toko buka jadi ibu lihat ada persediaan kain ibu jadi ibu buat saja." jelas ibu Tasya

Bersambung

1
Denni Siahaan
ceritanya sangat bagus 🙏♥️🌹
Denni Siahaan
keluarga bahagia
Denni Siahaan
ceritanya seru 🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Denni Siahaan
benar benar mujijat hidup mu fara
Denni Siahaan
semangat ya Fara tunjukan pada situasi Bangka yang tidak berotak itu bahwa kau perempuan kuat
antha mom
bapak Andi yang terhormat kamu jangan seolah olah kamu yang korban ya padahal kamu yang nggak becus jadi suami kau janda kan istri mu demi belatung karatan
antha mom
kan kamu yang menceraikan Tasya,kan kamu yang menalak 3 Tasya dan mengusir dari rumah mu ke Fara juga kamu benci padahal Fara itu anak kandung mu dia lahir dari benih mu lhooo Andi apa Kamu lupa kelakuannya mu ke anak istri mu
playing victim kamu Andi udah ahh kamu terima aja karma mu
antha mom
ini namanya musibah membawa berkah 😄
antha mom
usia bunda Tasya dan ayah Erwin nggak kejauhan thor anak Tasya 18 th sedangkan anaknya Erwin 6 th lebih tua banyak bunda Tasya dong
Rin Jarin
wow
Eries Prita
/Heart//Heart//Heart/
bakpao
/Good/
Anifa Anifa
umur Erwin berapa Thor, kok udah duda 16 thn, terus erza umur berapa kata nya masih kecil, lalu erza anak siapa anak Kunti, nggak mudeng sama nih cerita
Rosita Tumbelaka
klo mo bikin foto fatal jangan kayak emosi gitu...
Erlinda
inilah yg ga aq suka dari awal cerita nya lumayan. eh makin lama makin bertele tele ga jelas masa sih dirumah sakit ga ada penjagaan dan gampang aja main masuk kekamar .yg logika dikit dong thor
Erlinda
,mampus kau wanita ga tau diri dasar jalang perusak rumah tangga orang. jadi jalang gembel kau dijalanan nanti
Erlinda
terlalu banyak salah penulisan jadi bingung membaca nya..juga selalu mengulang cerita pada bab berikut nya..sorry Thor..
Erlinda
jujur Thor aq berharap itu si bapak Andi biadab itu mati ditabrak mobil deh baru puas hati ku. udah melarat baru ingat anak istri yg disiksa habis habisan...😠😠😠😠
Erlinda
aq pikir si Erwin ini masih muda mengingat anak nya ezza baru berumur 7tahun..
Erlinda
aq suka dengan sikap dan tindakan ibu Fara .cuma nanti di akhir cerita pasti ujung ujung si Fara akan lemah sama ayah nya dan memaaf kan semua kesalahan sang ayah seperti kebanyakan novel yg AQ baca bukan nya AQ kejam cuma klo memang si ayah udah menyakiti istri dan si anak ya udah ga usah baikan di akhir cerita ..mau mati dia ya biar aja..
inda Permatasari: lanjut aja dulu kan semoga gak mengecewakan
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!