NovelToon NovelToon
Aku Menyerah!

Aku Menyerah!

Status: tamat
Genre:Pelakor jahat / CEO / Selingkuh / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 5
Nama Author: Brilliante Brillia

Ayra menjalani pernikahan yang tidak pernah benar-benar ia inginkan. Menikah karena perjodohan, ia berusaha menjalani perannya sebagai istri dengan sebaik mungkin. Dan kehamilan yang datang kemudian, justru membuatnya berusaha lebih kuat, meski pernikahan itu perlahan menunjukkan sisi gelapnya.

Saat mengetahui Rayyan mendua, Ayra tidak mendapat pembelaan apa pun. Suaminya justru lebih memilih wanita itu dibandingkan dirinya yang sedang mengandung. Tekanan batin yang berat membuat Ayra mengalami keguguran. Kehilangan anaknya menjadi pukulan terbesar dalam hidupnya.

Dikhianati, disudutkan, dan tidak lagi dihargai, Ayra akhirnya sampai pada titik lelah. Ia menyerah, bukan karena kalah, tetapi karena tak ingin menyia-nyiakan hidupnya untuk bertahan dalam hubungan toxic.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Brilliante Brillia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perasaan Yang Mulai Tumbuh

Rayyan pulang dari rumah orang tuanya tidak langsung ke rumahnya, tapi menuju apartemen Liztha. Dia sangat merindukan wanita itu, padahal baru dua hari saja tidak bertemu.

Lelaki itu menekan beberapa angka yang sudah dia hafal di luar kepala untuk membuka pintu.

Saat terbuka, keadaan di dalam sunyi dan lengang. Tak ada tanda-tanda kalau Liztha ada di situ.

Rayyan menuju kamar tidur kekasihnya, tapi tak ada siapa-siapa. Lalu ia memilih duduk di ruang tengah sambil menyalakan televisi meski tak ditontonnya. Dia malah asyik memainkan ponselnya.

Entah kenapa tiba-tiba ia jadi teringat Ayra.

"Penasaran juga, bagaimana kabar si perampok itu," umpat Rayyan dengan hati mendongkol.

Refleks tangannya mencari akun wanita itu di media sosialnya. Tak berapa lama mencari, akhirnya Rayyan menemukan akun atas nama @kin_cal. Beruntung tidak di-private.

Awalnya hanya foto-foto biasa di beberapa tempat. Bahkan saat Ayra berfoto dengan latar belakang salah satu universitas terkenal di Jakarta, bibirnya masih mencibir. Tapi di slide berikutnya masih di latar yang sama, Ayra difoto dengan mengenakan jas almamaternya, otak Rayyan mulai bertanya-tanya, benarkah Ayra kuliah? Penasaran ia melanjutkan mencari foto yang lain. Ada yang difoto dengan beberapa teman perempuan dan laki-laki, juga di area kampus itu.

Tentu saja mata Rayyan semakin terbelalak. Bagaimana bisa Ayra difoto di sana dan memakai jas almamaternya, kalau bukan sebagai mahasiswa kampus tersebut?

"Aku tidak percaya ini! Pintar juga dia memanfaatkan uangku," gumam Rayyan penuh emosi.

Saat masih asyik scroll-scroll, tiba-tiba pintu depan terbuka. Saking asyiknya, Rayyan sampai tak menyadari kalau Liztha sudah datang dengan membawa banyak tentengan di tangannya.

Wanita itu masuk ke dalam unitnya dengan wajah ceria. Tapi saat dia menyadari di dalam terdengar suara televisi, bibirnya yang tadi full senyum mendadak cemberut. Dia tahu, di ruang tengah pasti sudah ada Rayyan.

Liztha melangkah ke ruang dalam dengan cuek tanpa menyapa Rayyan. Dia hanya melewatinya dan langsung menuju kamar. Rayyan yang melihat itu tentu saja kaget.

"Liztha..." Tegurnya. Tapi wanita itu tetap cuek. Akhirnya diapun berdiri dari duduknya dan mengikuti langkah Liztha.

"Kamu kenapa sih?" Tanya Rayyan sambil memegang lengan Liztha. Tapi wanita itu langsung menepisnya kasar.

"Kenapa apa?" Sentaknya.

"Kamu marah? Apa salahku?"

"Pikir aja sendiri!"

Rayyan menghela napas, rasanya sangat lelah. Kemarin bersitegang dengan ayahnya dan hingga kembali ke Jakarta, restu yang diharapkannya tak juga didapat. Sekarang Liztha, tak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba bersikap cuek dan marah seperti ini.

"Liztha, aku baru saja pulang dari Bandung, aku menemui kedua orangtuaku untuk meminta restu pada mereka tentang hubungan kita." Kata Rayyan. Liztha langsung melayangkan tatapan tajam.

"Lalu? Kamu tidak berhasil, kan?"

Rayyan diam, tak tahu harus menjawab apa.

"Sudah kuduga. Ayahmu itu terlalu menyayangi si Ayra yang sudah jelas-jelas membuat kamu jadi miskin. Jangan-jangan keadaan kalian terbalik. Si Ayra anak haram bapakmu dan kamu anak haram ibumu."

"Liztha!!" Teriakan Rayyan menggelegar. Matanya melotot tajam dengan wajah merah padam. Jantung wanita itu berdentum keras. Nyalinya ciut seketika.

"Jaga bicara kamu!"

Liztha diam tak bicara apa-apa lagi. Ngeri juga melihat kemarahan di mata Rayyan tadi. Tapi dia juga tak berusaha merayu laki-laki itu seperti biasanya saat dia marah.

"Kamu dari mana?" Tanya Rayyan setelah saling diam beberapa saat.

"Shopping." Jawab Liztha singkat.

"Banyak duit rupanya." Sindir Rayyan. Senyumnya sinis.

"Nggak usah iri! Salah sendiri duitmu malah dikasihkan ke si Ayra." Liztha masih manyun

"Nggak usah ungkit-ungkit itu lagi!"

Rayyan melangkah lebih dekat. Tangannya terulur meraih pinggang Liztha dan menariknya, menempelkan ke tubuhnya. Tapi saat bibirnya ingin mencium bibir Liztha, wanita itu menjauhkan wajahnya. Rayyan tak menyerah. Dalam keadaan marah dan rasa frustrasinya, ia berhasil mengatasi perlawanan Liztha. Kini bibirnya sudah memagut bibir wanita itu dengan kasar dan menuntut. Perlawanan Lizrha pun perlahan melemah. Ia bahkan terhanyut oleh permainan kekasihnya.

Tapi saat tangan Rayyan mulai menggerayangi tubuhnya dan ingin membuka kancing blusnya, Liztha benar-benar bereaksi leras.

"Aku sedang halangan!" Katanya tegas. Padahal yang sebenarnya, dia takut Rayyan akan menemukan jejak dari laki-laki buncit yang membeli cintanya.

***

Hari Minggu pagi, Zavian dan Kenzie sudah berada di ruang tamu rumah Ayra. Zavian menepati janjinya untuk mengajak putranya dan Ayra jalan-jalan.

"Kita mau jalan ke mana?" tanya Ayra yang baru saja keluar dari kamarnya. Wanita itu terlihat cantik dan segar dengan mengenakan gaun selutut dengan warna pastel yang lembut.

"Wow... Tante cantik!" ucap Kenzie spontan dengan mimik wajah yang menggemaskan. Ayra pun terkekeh, sementara Zavian berpura-pura marah pada putranya itu.

"Kenzie... Papa nggak pernah ngajarin kamu jadi perayu, ya?"

Tawa pun berderai dari bibir Ayra.

"Tapi Tante nggak keberatan kok dirayu sama Kenzie yang tampan ini," balas Ayra. Dengan gemas dia menjawil pipi bocah itu.

"Tidak boleh! Masa ngalahin Papanya," ucap Zavian. Tapi kalimat terakhir diucapkan dalam gumaman pelan yang nyaris tak terdengar. Namun, telinga Ayra masih bisa menangkapnya meski tidak begitu jelas. Ia hanya menahan senyum, lalu mengajak pergi keduanya

Zavian membawa mereka ke sebuah taman terbuka yang memiliki area bermain luas dan pepohonan rindang. Kenzie langsung berlari kegirangan mengejar capung yang terbang rendah, sementara Zavian dan Ayra berjalan beriringan di belakangnya.

"Dia senang sekali kalau diajak keluar," ujar Zavian sambil memperhatikan punggung putranya yang tampak sangat ceria.

"Wajar saja, Mas. Namanya juga anak-anak, pasti bosan kalau di rumah terus," sahut Ayra sambil tersenyum manis.

Zavian menoleh, menatap Ayra yang sedang merapikan helai rambutnya yang tertiup angin. Gaun pastel itu benar-benar cocok di tubuh Ayra, membuatnya terlihat sangat anggun di bawah sinar matahari pagi.

"Terima kasih ya sudah mau meluangkan waktu. Saya tahu kamu pasti sibuk sekali dengan tugas-tugas kampus belakangan ini," ucap Zavian tulus.

Ayra menggeleng pelan. "Sama-sama, Mas Zavian. Aku juga butuh penyegaran sebelum minggu depan mulai pekan ujian yang padat."

Mendengar Ayra menyebut namanya dengan awalan "Mas", Zavian merasa hatinya sedikit berdesir. Ada rasa nyaman yang muncul setiap kali wanita itu menyapanya dengan sebutan tersebut.

Tiba-tiba Kenzie berlari kembali ke arah mereka dengan wajah kemerahan karena kelelahan berlari. Dia langsung memeluk kaki Ayra dengan manja.

"Tante... Kenzie haus," rengeknya dengan suara cadel yang lucu.

Ayra langsung berjongkok, menyamakan tingginya dengan bocah itu. Dia mengeluarkan botol minum dari tasnya dan membukakannya untuk Kenzie.

"Minum dulu pelan-pelan, Sayang. Nanti kalau sudah makan, baru kita beli es krim, ya?" kata Ayra lembut sambil mengusap keringat di dahi Kenzie.

Zavian yang berdiri di samping mereka hanya bisa terdiam melihat pemandangan itu. Caranya memperlakukan Kenzie begitu alami, seolah-olah Ayra memang sudah terbiasa menjadi sosok ibu.

"Kenapa diam saja, Mas? Ayok, katanya tadi Kenzie mau es krim," tegur Ayra sambil mendongak, membuyarkan lamunan Zavian.

Zavian terkekeh, lalu mengulurkan tangannya untuk membantu Ayra berdiri.

"Iya, ayok. Tapi kita makan dulu. Di sana tadi ada restoran yang juga menjual es krim. Katanya enak."

"Kata siapa?" Ayra bertanya penasaran.

"Kata orang-orang di di media sosial." Zavia terkekeh sementara Ayra melengos sambil mengulum senyum.

"Ternyata suka main medsos juga."

"Heh?"

"Nggak"

Ayra melangkah lebih dulu sambil menuntun lengan Kenzie. Zavian cepat-cepat menyusulnya dan mensejajarkan langkah mereka. Tapi tanpa sengaja tangan Zavian bersentuhan dengan tangan Ayra. Alih-alih menjauh, Zavian justru memberanikan diri untuk menggenggam jemari wanita itu dengan lembut. Ayra sempat terkejut dan melirik Zavian, namun saat melihat senyum tipis di wajah lelaki itu, dia memilih untuk tidak melepaskannya.

1
antha mom
keren 👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Nurlisa
cerita nya bagus Thor, sempet ke hapus aplikasi ini jadi baca dr awal🤭
antha mom
judul novel "aku menyerah" tapi yang dibaca serasa film action yang pemeran utama nya Marissa 🤣🤣
Brilliante Brillia: itu berarti anda tidak memahami isinya. 🤣🤣
total 1 replies
Suhadi
thor, jangan bikin nama sama thor, kirain Marissa si pengacara sama orangnya sama adik ipar zavian..
Suhadi
nggak apa lah jdi janda muda, toh udah dapat duit..buat cari laki baru, kamu yg bodoh Rayyan...😄😄😄🤭🤭
Suhadi
suka perempuan pintar kayak gini, drpd yg meninggalkan rumah tanpa bawa apa2, cuma bawa daster rombeng karna harga diri, bravo ayra...💪💪
Lendra
ceritanya bagus, tapi tidak semua tokoh ahirnya diceritakan. seperti rayyan dan anindya ahirnya seperti apa, ibu, ayah serta adik2nya rayyan, tapi keseluruhannya aku suka
Inooy
ini cerita bagus banget klo menurut aq, kenapa?? karena ini novel perdana bagi ka othor tp udh bagus bangeeett...👍👍
kebanyakan nya novel perdana yg pernah aq baca, hampir 75% amburadul, selain alur nya loncat2 banyak bertebaran typo yg bikin kepala puyeng..d tambah terkadang cerita nya suka kluar jalur....
tp yg iniiii,,bintang 5 rasa nya kurang utk sekelas novel perdana..cerita nya bagus, alur nya jelas minim typo lg pokok nya totalitas bgt cerita nya,,dn yg bikin aq suka bangeeett..cerita generasi selanjut nya d bikin satu novel, g kaya novel2 lain yg suka bikin cerita tersendiri..yg terkadang bikin aq males baca nya....😁
dengan cerita sebagus ini, aq curiga nih kaka othor nya lulusan bahasa ato penulis prof...🤭

makasih banyak2 kaka udh bikin karya sebagus ini, aq benar2 terhibur walaupun d bikin tegang dengan kesadisan nya 😁
sukses teroos y kaa dn semangat teroos bikin cerita2 indah nya 💪🙏❤️❤️❤️❤️❤️
Inooy
akhir nya tamat jg!!!
aq suka banget cerita nya, d awal aq pernah mengatakan klo nih cerita baru aq temuin karena tokoh utama nya seorang praktisi hukum..ternyata ini novel kedua


aq yg cerita nya beda dengan novel kebanyakan, yg pertama aq baca yg punya nya ka Icha..maaf y ka Ichaaa 🙏🤭
Brilliante Brillia: kl itu gak tau
total 3 replies
Inooy
koq aq ngebayangin Kenzie itu bocil imut yg jatuh hati ama mama Ayra 🤭..aq selalu gagal fokus d saat Kenzie panas2an ama Alara 😁

sumpah ka othor..otak aq g bisa d ajak kerjasama niih klo urusan nya ama Kenzie yg skarang 😂
Inooy
baru kemarin Kenzie manggil Ayra tante cantik,,skarang udh sah jd suami wanita cantik....
hidup g ada yg tau, kemarin Kenzie masih manja2an ama mama Ayra..masih suka ngintilin mama Ayra, skarang udh harus bertanggung jawab akan hidup seorang wanita cantik yg berpredikat istri.....
sebelum predikat mu berubah jd seorang suami,,tingkah mu terkadang nyeleneh..skarang jadilah seorang suami yg penuh tanggung jawab, contohlah papa Zavian,,skalipun banyak wanita cantik yg menggoda..tp hati papa Zavian hanya utk mama Ayra....

seneng nya aq, akhir nya Kenzie mendapatkan wanita selevel mama Ayra 🥰
Inooy
devinisi wanita g bersyukur kamu mah Sheer, hidup harus selalu d atas, kerjaan nongkrong d kafe dn shooping, tiap hari foya2 g mo ngebantu kerjaan suami...🤦‍♀️
sejelek jelek nya celengan semaaar, uups!!! dia itu suami mu Sher..kamu bisa hidup enak jg karena Gagah walaupun d jadiin istri yg k-3,,tp setidak nya kamu g terlunta lunta d jalanan..apalagi kamu jg udh d pecat ama Kenzie, lagian biarpun celengan semar dia g perhitungan lhoo,,yg penting kamu jd istri penurut!!

emg y klo dasar nya sombong dn suka ngerendahin orang, d kasih celengan semar jg g bersyukur,,padahal dia bisa memenuhi smua kebutuhan mu Sher..apalagi klo kamu nya penurut, kamu bisa jd kesayangan nya celengan semar lhoo 🤭
Inooy
gitu dong Aal,,jangan pernah menolak pria yg benar2 tulus terhadap qta..apalagi kluarga nya menyambut qta dengan tangan terbuka tanpa meliat dr mana qta berasal...dengan kamu menerima Kenzie, k depan nya kamu bakalan bahagia 🥺

inilah buah dr kesabaran mu Al,,Kenzie yg jatuh cinta ama kamu tanpa syarat..kluarga nya pun mo menerima kamu tanpa melihat status kamu...bonus nyaaa, Kenzie bukan pria sembarangan!!!
Ds Phone
akhir nya dapat jumpa ibu nya
Ds Phone
muking betul itu anak nya
Ds Phone
berlagak lagi dalam hidup
Yunita Sophi
klo dulu jujur apa kamu masih mau manerima Ayra...
Ds Phone
kena lah terima
Ds Phone
semua nya jadi tongan terbalik
Ds Phone
dia betul betul buat apa yang di acakap
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!