WARNING!!
JANGAN LUPA FOLLOW DAN BERIKAN BANYAK DUKUNGANNYA UNTUK SETIAP CERITA AUTHOR 💚
hai-hai sebelum nya terima kasih karena telah menyempatkan untuk singgah di cerita aku :). sekedar info cerita ini pernah aku publish di wattpad dengan user @juwitaapr dan telah aku hapus. jadi cerita ini sekarang hanya ada di mangatoon.
Bagaimana perasaan kalian jika bertemu kembali dengan orang yang paling kaliann hindari.dia ariella harus bertemu kembali Dengan bryan Ceo nya di perusahaan marshwan.
Hidup ariella yang semulanya tenang menjadi kacau karena bryan.
WARNING !!!! typo bertebaran dimana-mana.:)
Salampelukbantal:)
JuwitaApr
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon juwitaapr_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MWMB#1
Mata sarah tak luput dari jam mungil yang melingkar manis ditangannya.perasaan cemas melandanya sekarang,rapat penyambutan CEO baru sudah akan berakhir tapi ariella belum juga menampakkan batang hidungnya.
"Sarah crystal pengawai tetap,benar?" ujar bryan tanpa menoleh kearah sarah.
"Ya sir benar saya pegawai tetap" jawab sarah baru sadar jika Ceo nya begitu tampan sayang untuk dilewatkan
"Sir gary,jika nona sarah adalah pegawai tetap lalu dimana sekretaris saya"ujar bryan lagi pada gary kepala HRD.
"Saya rasa nona ariella ada kendala dijalan sir" jawab gary menunduk tak berani menatap bosnya itu.
"Tiga puluh menit?" ujar bryan sinis.
"Sepuluh menit.minta dia datang keruanganku,jika terlambat pecat saja" perintah bryan berdiri sambil membereskan berkas-berkasnya.
Ia lalu pergi dari ruangan rapat diikuti oleh gary.
"Astaga ariel kau dimana?" ujar sarah khawatir.ia mengambil ponselnya dan menghubungi ariella.sarah kembali melihat jam tangannya delapan menit lagi dan ariella tidak mengankat panggilannya.
Klek
Ariella membuka pintu ruang rapat.
Ia langsung duduk di sebelah sarah.
"Astaga dasar anak nakal.kau terlambat bukan sangat-sangat terlambat rapat penyambutan Ceo sudah selesai lima menit lalu" ujar sarah gemas.
"Hah?" jawab ariella cengo.
"Dan kau sekarang ditunggu diruangan beliau" ujar sarah membuat ariella tersadar dari cengonya.
"Kenapa tidak bilang" jawab ariella bangkit dari duduknya.
"Aku rasa kau harus berlari riel,waktumu tinggal empat menit lagi" teriak sarah
"Sial"
Ariella mengumpat kesal lalu berlari menuju ruangan Ceonya.untung saja ia memakai celana dasar bukan rok span.jadi ia bisa berlari agak cepat.
****
tbc..