NovelToon NovelToon
Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu

Status: tamat
Genre:Sudah Terbit / Peningkatan diri -peningkatan pesona diri / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:66.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Zepthy Bharata

Salah satu Kandidat Pemenang YAAW Season 2.
Telah Terbit Buku.

Dilarang Untuk Plagiat Dalam Bentuk Apapun, Dilarang Untuk Memboyong Novel ini Ke PLATFORM manapun.

Terinspirasi Boleh, Membajak /Plagiat Jangan.

Kisah ini bercerita tentang Mahasiswi baru yang menjadi bahan ejekan karena CUPU.
Pada awalnya dia tidak menganggap serius kata² orang dan acuh tak acuh.
Tapi ketika sahabat baiknya berkata "aku
tidak butuh teman cupu yang memalukan" dia begitu menderita saat sahabatnya itu memutuskan persahabatannya.
lalu apa yang terjadi seorang laki² populer di Universitas itu berkata "tenang masih ada aku".
segala kehidupannya mulai berubah, dia mulai mengenal gaya dan merubah penampilannya.
Sampai kemudian takdir membuat dia menjadi seorang CEO di perusahaan milik ayahnya dan menikah dengan seorang pria yang menyayanginya.
Lika liku kehidupan dia arungi dalam membangun rumah tangganya dan membesarkan anaknya.
Kodratnya dia adalah pewaris bukan perintis.

Selamat Membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zepthy Bharata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kampus.

Setelah kelas yang panjang itu usai, Chika melempar umpan dia menoleh ke arah Maureen yang masih sibuk membolak balikkan halaman, padahal jam pelajaran telah usai, "Maureen, sebelum tirai senja turun, mari kita berburu harta karun di etalase kota."

Maureen, yang tengah mempelajari buku bukunya menggeleng tanpa menatap wajah sahabatnya. "Tawaranmu ini sungguh menggiurkan, tapi malam ini aku harus kembali ke gua sunyiku, memeluk buku dan mengejar ilmu. Pertapaanku belum usai, Chika."

"Ah, kamu ini, perpustakaan berjalan! Kepalamu hanya mengenal tinta dan halaman," sungut Chika, nada kecewa terselubung. Namun dia diam-diam tersenyum, jika tidak menemukan sahabat seunik Maureen tentu saja dia masih kesepian sendirian.

Maureen menghela nafas, dia mengangkat kepalanya dan menatap Chika yang memperlihatkan giginya di depannya "Petualangan itu akan menanti, lain kali kita taklukkan pusat perbelanjaan itu." Maureen mulai mengemasi buku-buku yang berserakan kemudian memasukkannya kedalam tas.

"Ayo kita pulang, setidaknya kita perlu mengumpulkan beberapa camilan." ucap Maureen sambil menarik tangan Chika.

Dua kuda besi mewah, penakluk aspal ibu kota, membelah hiruk pikuk jalanan, walau takdir memisahkan arah mereka. Satu menuju gemerlap godaan, yang lain kembali pada kesunyian yang disukainya.

Di depan gerbang istana pribadinya, Maureen membunyikan isyarat rahasia. Seseorang yang setia bergegas membuka portal baja itu. Setelah memarkirkan 'kesayangan'nya, sang pemilik rahasia langsung menuju kamar persembunyiannya. Sebuah singgasana berbalut biru raja-raja menanti, diapit benteng buku yang menjulang, dan meja perenungan berlampu benderang. Ruangan itu layaknya bilik seorang ratu yang menyembunyikan mahkotanya.

Tasnya terlepas, jatuh di sofa, lalu tubuhnya tenggelam dalam kelembutan kasur. "Oh, perjuangan hari ini telah usai," bisiknya pada langit-langit kamar.

Setelah memulihkan energi yang hilang, ia bangkit menuju bilik air, melepaskan semua penyamaran yang melekat, termasuk dua lingkaran besar yang membingkai pandangannya. Air hangat dalam bak mandi berbisik, membuai dengan aroma terapi yang menenangkan jiwa. Selesai ritual penyucian, ia mengenakan jubah malamnya. Sebuah piringan penuh hidangan muncul, seperti sihir dari tangan pelayan setia, penanda waktu bagi sang ratu untuk mengisi kekuatannya.

Dengan tenang, ia menyantap hidangan itu. Usai, isyarat diberikan, dan piring kosong lenyap tanpa jejak. Kemudian, tangan Maureen meraih sebuah kunci menuju dunia bisnis. Hingga mata memberat dan kelopak menutup, buku itu tetap setia dalam dekapannya – kebiasaan unik seorang pencari ilmu.

Fajar menyingsing, dan Maureen, dengan balutan kain yang tak menarik perhatian, bersiap untuk pertempuran di kelas pagi. Penampilannya kontras dengan Chika, sang dewi fashion. Ia turun, disambut oleh Bi Minah, pelayan yang sudah melayaninya sejak dia masih kecil. Sarapan roti dan susu pun ia telan, energi instan untuk memulai hari. Dengan janji akan kembali, ia meluncur bersama tunggangannya.

Di gerbang kampus, benteng pendidikan, mobil Chika belum terlihat. Maureen mendesah pelan, mata tertuju pada penunjuk waktu di pergelangan tangannya. "Ke mana perginya sang peri malam? Waktu pertarungan sebentar lagi dimulai." Tak lama, mobil Chika memasuki halaman, menarik pandangan.

Maureen langsung menyergap, "Hei, Nyonya Malam! Apakah kau niat berperang hari ini? Ini sudah hampir waktu!"

"Oh, no, maafkan aku, Sayang," Chika merajuk, menggandeng lengan Maureen, isyarat persatuan tak terpisahkan. Mereka berjalan bersama, menuju ke kelas yang sudah siap menggempur otak mereka.

Gadis-gadis lain, dan para pria pemburu perhatian, langsung memuja Chika. "Hai, primadona! Pagi ini kau secantik bunga yang baru tersentuh embun, harumnya memabukkan," rayu seorang pria genit.

"Bagaimana yang di sampingnya?" tanya yang lain. "Dia juga bunga!" jawab rekannya. "Bunga apa?" "Bunga bangkai... Hahahaha!" Tawa mereka meledak, menusuk.

Tiba-tiba, suara lain datang, penuh bisa. "Hai, primadona, kenapa harus bergaul dengan bayangan? Lebih baik berjalan denganku."

Napas Maureen terhenti. Ia menarik Chika, mencoba meredam gejolak. Namun, Chika mematung, pandangannya setajam pedang. "Jaga lidahmu, Tuan Sombong! Beraninya kau menyebut sahabatku sebagai bayangan! Pergi, sebelum ujung senjata di kakiku menembus kesombongan di kepalamu!" Suara Chika bergetar karena amarah. Kekacauan menarik perhatian, mata-mata berdatangan. Maureen panik, segera menarik Chika menjauh, menuju ruang kelas, tempat di mana topeng harus kembali dikenakan.

Sekuat tenaga Maureen menarik tangan Chika, dia tidak ingin ada masalah di kampus di hari kedua mereka belajar.

.

.

.

.

1
Hnnyamn
izin thor, adakah yang tau judul novel yang bercerita tentang Samuel yang suka bully lalu jatuh cinta sama Clara si gadis yang pura-pura cupu?🙏
Ig : septhybharata_01: tidak tau🙏
total 1 replies
Wati_esha
Menyesalkah kamu, Vanno?!
Wati_esha
Apa yang terjadi pada Zana & ayahnya, Ming?
Wati_esha
Terima kasih update nya.
Next ditunggu kelanjutannya.
Astrid Dan Devi
hai guys aku pernah baca novel bagus banget pengen baca lagi tapi udah lupa judulnya
si aktor menikah dengan gadis culun terus si aktor tampan ini punya kekasih tapi nggak direstuin sama mamanya si aktor ada yang tahu judulnya apa guys
amuu: kalo nggak salah casnya Lee min ho bukan?
total 1 replies
Asyatun 1
lanjut
Wati_esha
🙏🙏🙏 Mohon maaf lahir & batin.
Wati_esha
Bagus Vanno, meski terpaksa, tapi tetap berusaha mengawal Zanna di R.S
Wati_esha
Rayen & Maureen mengenal baik Ming? Berkenan membantukah?
Ig : septhybharata_01: Rayen dan Maureen tidak mengenal tuan Ming, namun Vanno membantu sebagai bentuk dari tanggung jawab.
total 1 replies
Wati_esha
Terima kasih update nya.
Next, ditunggu kelanjutannya.
Arwondo Arni
emoga Kel vano menolong
Aini Agustin
fitting... eta mau nyari baju penganten aja kudu fighting ?? berantem kituuu?
Ig : septhybharata_01: ada versi bukunya yang sudah di betulkan ya kak.
total 1 replies
Aini Agustin
landing
Aini Agustin
"please take my friend to the car, she looks drunk, i can't bring her my self"
Aini Agustin
use "how much" if you talk about money...
Aini Agustin
take off shayyy
Jeissi
😏😏😏😏😏
Jeissi
dengan cara vivi berpikiran seperti itu berarti vivi bibit pelakor, kalau vivi wanita baik vivi tidak akan berpikiran seperti itu.

sepertinya author mau bikin readers emosi tapi malah bikin vivi kayak wanita kegatelan.
You Bitch
Penggunaan Bahasa dalam Dialog terkesan Kaku, sehingga org yang ingin membaca mudah bosan. Harap di Revisi kembali, saya bukan Ingin menjelekkan, namun tujuan saya hanya membuat sedikit lebih baik. saya orangnya paling suka novel bahkan sudah ada 7879 Novel Online yang saya baca dari 2018 hingga saat ini. Judul sma Sampul sudah Ok, namun saya harus kecewa. saya mudah bosan dikarena penggunaan dialog yg Kaku, saya membaca hanya sampai Bab 3.

Sekian Saran saya, bila berkenan. tolong direvisi,
Esti Esti
agak posesif maureen
Ig : septhybharata_01: Hallo kak terima kasih sudah mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!