NovelToon NovelToon
Alther (Gue Jodoh Lo!)

Alther (Gue Jodoh Lo!)

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen School/College / Romansa / Bad Boy / Tamat
Popularitas:644.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: lee_yuta

Sekuel Ketos Itu Suamiku.

🍁🍁

"Nikah yuk, Bi!" ajak seorang cowok pada seorang gadis yang berjalan di dekatnya.

"Nggak mau!" balas gadis berkerudung lengkap dengan cadarnya tersebut. Menolak mentah-mentah ajakan menikah dari seorang cowok yang dia ketahui bernama Alther Davindra Bagaskara.

🍁
Siapa yang tidak mengenal cowok bernama Alther Davindra Bagaskara? Murid pindahan yang langsung menjadi most wanted di SMA Mahardika.

Wajahnya yang tampan paripurna, postur tubuhnya sesuai idaman para kaum hawa, serta praupannya yang dingin itu sungguh menjadikannya seorang pangeran di sekolah barunya. Bahkan statusnya sebagai ketua geng motor semakin menjadikan Al sebagai cowok idaman mereka.

Namun, siapa sangka jika cowok keren dan brandalan seperti Al malah jatuh hati kepada perempuan bercadar dan sangat menutup penampilan serta menjaga batasannya? Tidak akan ada yang percaya, bukan?

Siapakah perempuan yang berhasil menarik hati Al?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lee_yuta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 2. Tekad Tersembunyi

Bab. 2

"Lo mau makan apa? Gue pesanin sekalian. Daripada lo yang antri. Ntar malah desakan sama anak-anak yang pada heboh, noh!" tawar Gita sembari menunjuk ke arah kerumunan siswi-siswi. Entah apa yang mereka lihat.

"Nasi goreng aja, Gi. Biar gampang aku makannya. Nggak terlalu buka cadar lebar-lebar juga," jawab Bina yang memang tidak mau ribet. "Kalau nggak ada ya roti panggang juga nggak apa-apa," lanjutnya lagi.

Gita mengangguk.

"Oke. Lo tungguin di sini loh, ya. Jangan ke mana-mana dan jangan beranjak sedikit pun dari tempat lo. Tungguin gue kembali," tekan Gita.

Bukan karena apa Gita memperingatkan Bina seperti itu. Sekarang ini keadaan kantin begitu ramai. Dia tidak mau kalau Bina berdesakan dengan murid lain atau malah berakhir dengan sindiran pedas yang Bina terima. Karena sampai sekarang ini, masih banyak siswi yang mencemooh cara pakaian Bina yang serba tertutup. Lebih lagi tidak mau bersentuhan dengan teman-temannya secara langsung.

"Iya, iya. Udah, sana kamu cepetan pesen. Udah laper banget aku," balas Bina dengan mata menyipit. Membentuk seperti bulan sabit di sana.

Belum juga lama dari kepergian Gita mengantri, datang tiga orang siswa yang tiba-tiba duduk di kursi yang ada di depannya. Dengan sikap cool mereka, tiga cowok itu sok kenal dengan Bina.

"Boleh gue duduk di sini?" tanya salah satu cowok yang baru saja duduk di depan Bina.

Bina bingung mau menjawab bagaimana. Karena memang ini bukanlah tempat pribadi, sehingga tidak berhak jika dirinya melarang. Akan tetapi di sisi lain, Bina merasa tidak nyaman dengan kehadiran mereka.

"Nggak ada yang melarang," jawab Bina dengan nada datar.

Kalau dirinya tidak bisa melarang, maka Bina memutuskan untuk beranjak dan pindah saja dari sana.

"Mau ke mana lo?" tanya cowok yang duduk di tengah. "Kursi lainnya penuh. Duduk di sini aja," ucap cowok yang tak lain ialah Reino. Sang pembuat onar dari kelas sebelah.

"Makasih," sahut Bina namun tidak mengisahkan ucapan Reino. Gadis itu berdiri dan beranjak dari sana. Pergi menyusul Gita.

Seolah perkataannya di abaikan begitu saja, membuat kedua rahang Reino saling bertaut. Mengeram kesal karena gadis itu lagi dan lagi menolak ucapannya.

"Huahahaha ... ditolak lagi lo, Rein!" ucap Fata, teman Reino. "Pantas sih si Bina nolak lo. Lo nggak level sama bidadari macam dia!" lanjut Fata yang semakin terbahak.

"Lah, lo tau dari mana kalau dia cantik, Fa?" tanya Dika, teman yang satunya lagi.

Reino juga menatap ke arah Fata. Meminta penjelasan temannya itu.

Awalnya Reino sangat penasaran dengan gadis yang bernama Verbena ini. Karena hanya dia yang tidak terpengaruh dengan pesonanya. Di mana cewek lain akan berlomba mendapat perhatian darinya, namun sangat berbeda dengan gadis dengan sapaan akrab Bina tersebut. Sikapnya itu seolah memandang dirinya jijik dan tidak tertarik sama sekali. Sungguh, membuat Reino semakin penasaran.

"Dia sempet jadi temen gue pas SMP di Surabaya. Cuma setahun gue di sana terus balik lagi ke sini. Eh, nggak taunya ketemu dia pas SMA ini," ungkap Fata yang sempat satu kelas dengan Bina waktu SMP.

"Dia dulunya nggak makai cadar, emang?" tanya Dika yang sangat penasaran. Sedangkan Reino diam mendengarkan.

Fata menggeleng. "Sumpah. Dia cuantik banget bro. Lo aja nggak pantes jalan sama dia," ucap Fata yang langsung mendapat tonyoran dari Reino.

"Sialaan, lo!" umpat Reino.

Reino menatap kepergian Bina yang tengah ikutan mengantri makanan.

'Jangan sebut gue Reino jika nggak bisa nahklukin lo, Bina.' batin Reino.

1
Siti Solikhatun
mosokceritanya gantung sih kecewa jdinya
Rais Raisya
lanjut ka
Susanti
Thor udah update cerita baru, yg ini dilanjut dong plissss
Susanti: nyebar kemana ingatannya thor,ditunggu pokoknya
total 2 replies
Elma Wati
cerita bagus banget...di tunggu y updatenya
jhiee
toh orang tua nya juga nikah muda😂
jhiee
toh orang tua nya juga nikah muda😂
jhiee
bungkus aja al, gpp tapi halalin ya
Tri wahyuni Yuni
Kecewa
Tri wahyuni Yuni
Buruk
Sri Susanti
kenapa sekolahnya ngak di mahardika sih kan sekolah punya kakek nya
Rina Wati.S
lanjut thor uda lama bgt ini gk up
Asriani Bfc1
cari penyakit sih udah tau plg telat masih singah ke rs ..emang ga bisa jenguk disiang hari
Diana
Luar biasa
Jessica Xie
lanjut lagi thor
pengen tau kelanjutannya
gelombang cinta
thor.... ayo lanjut dong 😭😭😭😭😭
AQILA MEISA SAFANA
😗lanjut kkkkkkkkkk plissss
Win_di
Luar biasa
Win_di
Al penuh kejutan
Win_di
typonya kurangin tor
Rina Raisya
gimana kabar ny reno g d ceitain lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!