NovelToon NovelToon
Pembalasan Athena

Pembalasan Athena

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: Sandhyaruntala

Athena clarisa mahendra. Adalah sosok gadis tangguh yang hidupnya penuh dengan siksaan yang ia dapat justru dari keluarganya sendiri. Di tindas oleh abang kembarnya dan selalu di siksa oleh ayahnya sendiri. Selama hidupnya bahkan tak pernah sedikit pun merasakan hidup bahagia. Keluarganya justru lebih menyayangi anak angkatnya yang memiliki sifat lembut,pintar dan baik hati.tanpa mereka tahu jika dibalik wajah lugu anak angkatnya itu tersimpan sifat licik dan maipulatif. Karna perlakuan keluarganya itu sudah mencapai batas sabar dan membuat Athena memiliki dendam dan janji untuk menghancurkan keluarga gilanya itu. Lalu bagaimana dengan kelanjutan hidup Athena?,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sandhyaruntala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7: SEKUMPULAN MANUSIA BODOH

Setelah beberapa lama Athena menunggu dalam keheningan malam, teman dari pria misterius itu akhirnya muncul. Sebuah mobil sport mewah bermesin sangar tampak melesat cepat dan berhenti tepat di dekat mereka dengan suara decitan ban yang memekakkan telinga.

Seorang pria muda turun dari pintu kemudi dengan tergesa-gesa. Namun, langkahnya langsung membeku seketika saat matanya menangkap pemandangan mengerikan di sekelilingnya. Napasnya tertahan melihat puluhan mayat berbadan besar bergelimpangan bersimbah darah di atas aspal, sementara temannya sendiri terduduk tak berdaya dengan luka tusuk yang cukup parah di bagian perut.

Rasa syok pria itu semakin bertambah saat netranya menangkap sosok Athena yang berdiri dengan teramat santai di samping motor sport-nya.

Di bawah temaram lampu jalan, gadis berambut ombre biru itu tampak luar biasa mencolok. Ada sedikit cipratan darah kering di sekitar tulang pipinya, memberikan kesan berbahaya, misterius, namun di waktu yang sama justru terlihat errrr seksi dan menawan.

"Lo... yang nolong temen gue?" tanya teman pria itu ragu, matanya menatap Athena dengan tatapan tak percaya.

"Hmm," jawab Athena singkat.

Aura dingin dan pekat masih menguar kuat dari tubuhnya, membuat pria yang baru datang itu seketika tertegun dan menelan ludah pelan.

‘Siapa sebenarnya gadis ini? Dilihat dari sisi mana pun, dia jelas bukan gadis biasa. Menghadapi jalanan yang penuh dengan mayat, dia malah kelihatan sesantai ini. Kalau itu gadis lain, pasti sudah pingsan atau berteriak ketakutan,’ batin pria itu,menatap Athena dengan pandangan yang sulit di artikan.

Athena yang melihat itu hanya acuh tak acuh dengan pria di hadapannya.

Sadar kondisi temannya kritis, pria itu segera membuang rasa penasarannya untuk sementara.

"Thanks udah bantuin temen gue," ucapnya tulus seraya memapah tubuh lemah temannya dengan hati-hati menuju kursi penumpang mobil sport-nya.

Sebelum menutup pintu mobil, pria itu merogoh ponselnya dan mendial sebuah nomor dengan cepat.

"Bereskan kekacauan di Jalan Mawar. Bersih, tanpa sisa," perintahnya dingin dan tegas ke seberang telepon, lalu segera melangkah kembali ke pintu kemudi.Sebelum masuk ke dalam mobil, ia menoleh sekali lagi ke arah Athena.

"Sekali lagi makasih ya. Lo butuh temen buat balik? Gue bisa suruh orang buat kawal lo sampai ke rumah dengan aman."

Athena yang saat itu sedang memasang helmnya pun menengok ke sumber suara. Dengan gerakan anggun namun terkesan tangguh, kaki jenjangnya menaiki motor sport hitamnya, lalu membuka sedikit kaca helmnya untuk menatap pria itu.

"Gak perlu, gue bisa sendiri," jawabnya datar tanpa ekspresi.

Athena langsung menutup kaca helmnya, menarik tuas kopling, dan menghentak pedal gas dalam-dalam.

Brummm... Shhh!

Motor sport besar itu melesat cepat seperti kilat hitam, membelah kegelapan malam.

Dua laki-laki di dalam mobil sport itu hanya bisa dibuat tercengang menyaksikan lampu belakang motor Athena yang menghilang dalam hitungan detik.

Cara gadis itu mengendalikan kendaraan ber-cc besar tersebut benar-benar di luar nalar.

‘Bukan amatir.’ pikir kedua pria itu serempak, menyimpan rasa penasaran yang teramat dalam tentang siapa sebenarnya sosok malaikat maut berambut ombre biru tersebut.

***

Di kediaman utama keluarga Mahendra, jarum jam sudah menunjukkan pukul 21.45 WIB, namun tanda-tanda kehadiran Athena masih nihil. Keheningan di ruang tengah itu mendadak pecah oleh suara bariton yang sarat akan otoritas dan amarah.

"Apa bocah sialan itu belum pulang juga?!" tanya Tuan Mahendra, sang kepala keluarga, dengan rahang mengeras menahan geram.

Kenan yang duduk di sofa seberang langsung mendengus meremehkan.

"Palingan juga lagi ngejal*ng, Yah. Apa lagi yang bisa dilakukan seorang Athena kalau bukan ju*l diri?" tuduhnya tanpa bukti dengan nada sinis.

"Abang... enggak boleh ngomong begitu," sela Ayusita lembut, buru-buru pasang badan dengan raut wajah cemas yang dibuat-buat.

"Bagaimanapun, Kak Thea itu kakak Sita juga. Dia pasti enggak akan melakukan hal serendah itu."

Mendengar pembelaan itu, Nyonya Arina langsung merengkuh bahu Ayusita, mengelus rambut halus gadis itu dengan tatapan penuh kehangatan yang sangat kontras ketika menatap pada Athena.

"Sayang, jangan pernah membela gadis tidak tahu diri seperti dia. Kamu ini terlalu polos, Nak, sampai tidak bisa melihat kebusukannya," ucap Mama Arina dengan nada yang teramat lembut.

Ayusita menunduk dalam-dalam dengan bahu yang sedikit bergetar, seolah merasa bersalah dan sedih atas nasib kakaknya.

"Iya, Ma... maaf," cicitnya dengan suara parau yang terdengar malang.

Namun, di balik tundukan kepalanya, sebuah senyuman miring yang sarat akan kemenangan tercetak jelas di bibir ranumnya—sebuah kilatan kelicikan yang hanya berlangsung satu detik.

Sialnya, pergerakan sekilas itu tidak luput dari pandangan Kenzie yang sejak tadi duduk diam menyimak di sudut ruangan. Kenzie memicingkan matanya.

Rasa janggal yang belakangan ini mengusik hatinya kini berubah menjadi kecurigaan yang nyata.

Kenapa adik angkat yang selama ini ia sayang dan lindungi karena terlihat rapuh, justru tampak menikmati kehancuran Athena? Kenzie mengepalkan tangannya di dalam saku celana, bersumpah di dalam hati bahwa ia akan menyelidiki semua kebenaran ini.

"Lo bisa gak, kalau ngomong mulut lo dijaga sedikit?!" sergah Kenzie tiba-tiba, suaranya terdengar dingin menusuk ke arah Kenan.

Kenan tersentak, menatap kembarannya dengan kening berkerut dalam. "Apa-apaan sih, Bang? Gak biasanya lo belain jalang itu!"

Belum sempat Kenan melanjutkan makiannya, langkah kaki seorang sekuriti penjaga gerbang depan menginterupsi perdebatan mereka.

Pria berseragam itu masuk dengan kedua tangan yang penuh membawa belasan tas belanjaan besar dari berbagai merek desainer ternama.

"Permisi, Tuan, Nyonya. Ini ada barang-barang belanjaan atas nama Non Thea yang diantarkan oleh supir taksi. Saya permisi untuk langsung mengantarkannya ke kamar Non Thea di atas," ucap sekuriti itu dengan sangat sopan, lalu segera melangkah menaiki tangga setelah mendapat anggukan kaku dari pemilik rumah.

Kehadiran tumpukan tas barang mewah itu seketika membuat ruang tengah diselimuti atmosfer canggung.

Ayusita kembali memainkan perannya. Ia menatap tas-tas itu dengan mata membelalak polos.

"Wah... Kakak belanja banyak sekali. Tapi... dari mana Kak Thea bisa mendapatkan uang sebanyak itu untuk membeli barang mewah, Ayah?" tanyanya dengan nada berbisik, sebuah pertanyaan manipulatif yang sengaja digulirkan untuk menggiring opini semua orang.

Umpan itu langsung disambar telat oleh Kenan. "Tuh, kan! Udah gue duga! Dia pasti ju*l diri demi dapet barang-barang itu. Dasar menjijikkan!" maki Kenan dengan kilatan jijik yang kentara di matanya.

"Benar-benar anak tidak tahu malu! Bisa-bisanya dia mengotori nama besar keluarga Mahendra dengan cara menjijikkan seperti ini!" murka Tuan Mahendra, napasnya memburu.

Nyonya Arina pun ikut mencemooh dengan tangan mengepal kuat di dada.

"Menjijikkan. Aku benar-benar menyesal telah melahirkan wanita murahan seperti dia dari rahimku sendiri!"

Mendengar sumpah serapah dari kedua orang tua dan kembarannya, Kenzie hanya bisa terdiam membeku dengan sejuta emosi yang berkecamuk di dalam dadanya.

‘Gue yakin lo gak seperti yang mereka omongin, Dek. Gue tahu lo gimana sejak kecil,’ batin Kenzie mencoba menolak segala tuduhan keji itu. Namun, ia tidak bisa menampik ada secercah rasa cemas dan ragu yang mulai menggerogoti sudut hatinya yang terdalam.

...----------------...

WELCOME TO MY 2ND BOOK! ✨

Mari kita temani Athena membalaskan dendamnya pada keluarga yang selalu menyiksanya.🔥

STAY TUNE TERUS SETIAP HARI YA GUYS! Karena bab baru akan selalu UP SETIAP PAGI DAN MALAM jam 07.00 dan 17.00 😙

JANGAN LUPA YAAA

LIKE 👍🏻 DAN KOMENNYA 💬, KARENA DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI DAN BUAT AKU SEMANGAT BERKARYA. THANK YOU! 🥰

1
Noey Aprilia
Aku mh brhrapnya athena bkn ank kndung mreka,jd kl kau bls dndam pun ga ada prsaan ksihn....lgian aku heran,ada y orng tua sm kk yg mlah bnci sm ank dn saudra kndung...trs mlah lbh syng sm ank pungut....😠😠😠
Sandhyaruntala: Ahahaha, biar makin mantep kalo mau bunuh ye 🤭
total 1 replies
partini
aku kalau part sita aku skpu jujurly males bacanya kalau Thea aku baca nanti part pembalasan ke sita baru aku baca
Sandhyaruntala: Justru itu letak serunya😂
total 3 replies
Noey Aprilia
Cieee...yg salting....
orng mh malu2 meong,ni mlah malu2 setan....🤣🤣🤣
Sandhyaruntala: Ahahaha malu malu setan😂
total 1 replies
partini
lovely doply ❤️❤️❤️ Ama bunda nya 👍👍👍 , nanti ada part kaya gitu pas di depan mata ibu nya thea
Sandhyaruntala: Biar panasss🔥🔥
total 1 replies
Noey Aprilia
Yg mode mnja ga sdar kl ada yg pg gemeshhhh......😁😁😁....
fatmawati (pipit)
kenzo klau kamu mencintai Athena bawahlah Athena pergi jauh tapi jangan sama keluarga angkatnya ya
fatmawati (pipit): 🤣🤣🤣🤣🤣
total 4 replies
fatmawati (pipit)
ditunggu lanjutannya
Noey Aprilia
Hhhmm....
mau blang dia bdoh,tp dia ky gt ada alasannya....tp mlai skrng,jgn jd pngmis lg y thea....luka saat ini jd luka trakhir untkmu,abs tu ksih mreka blsan yg stimpal.....gemes aku tuuhh....pgn nabok....😠😠😠😡
fatmawati (pipit)
buat keluarga kandung Athena hidup dalam penyesalan dan pengahlikan perusahaan keluarga nya buat diambang kebangkrutan nanti athena membeli perusahaan tersebut tanpa membuka identitas asli athena
fatmawati (pipit): OK aku terima
total 9 replies
james
akak folow back, pengen join grup gak kak?/Smile/
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto: sama2 👍
total 2 replies
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Sandhyaruntala: Crazy up takut authornya yang tipes kak😭😭
total 1 replies
Opacraphile
tampol aja sih thor sitanya, ini tangan nganggur siap nampol💢
Opacraphile
idih najis si pick me so imut🤮
Opacraphile
nah kan plinplan sihh
Noey Aprilia
Hai kk....
Aku udh mmpir,slm knal....
btw,mskpn aku udh prnh bca crta yg sma tp aku ttp bca ko....aku suka cwek kuat dn tgas,ga yg ratu drama ky yg onoh....😁😁😁....
Aku tnggu up'ny y....smngttt....
Sandhyaruntala: Haloo, thank you sudah mampir. Semoga sesuai ekspetasi mu ya🫶
total 1 replies
partini
bunda?
Aisyah Suyuti
good
Sandhyaruntala: Thank you kak🔥
total 1 replies
Nongnong 🦩
Kalo begini kan jadi bingung, mau ngeshipin Athena sama siapa
Sandhyaruntala: Hayooooo
total 1 replies
Nongnong 🦩
pedas juga ya mulutnya Arga 😭
Sandhyaruntala: Ahahaha pedes bener dong🔥
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!