Bagaimana jadinya jika kamu mengakhiri sebuah hubungan tanpa sebab lalu meninggalkan kekasihmu begitu saja karena suatu alasan?
Begitu pula dengan Serena, ia meninggalkan kekasih nya begitu saja hanya karena suatu alasan yang kurang jelas. Hingga suatu saat ia melamar pekerjaan disebuah perusahaan ternama milik mantannya dan bahkan saat ini seorang president.
apakah yang akan terjadi pada kehidupan Serena selanjutnya?
guyss mampir yuk, istirahat sebentar dinovel aku❤️❤️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Austrea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
My Ex²
PRANG*
Suara pecahan kaca terdengar begitu kuat memenuhi seisi ruangan. Botol wine ada dimana-mana, pecahan gelas kaca berserakan dilantai dan kaca jendela terlihat pecah.
"Tuan muda, tenangkan diri anda" ucap pelayan perempuan berusia 45 tahun yang setia bekerja dikeluarga Dirgantara.
"Keluar" ucap Dirga dengan dingin.
"t-tapi tuan-"
"AKU BILANG KELUAR!!" teriak Dirga membuat pelayan tua itu ketakutan dan segera pergi meninggalkan Dirga sendirian.
"Serena, aku tidak menyangka kau begitu murahan" Dirga menatap tajam kearah foto Serena yang ada didinding.
Dengan gerakan cepat ia meraih botol wine disampingnya lalu kemudian melemparkannya kearah pigura tersebut hingga pecah berkeping-keping.
"aku membencimu selamanya"
"AKU BENCI KAMU SERENA CALISTA!" teriak Dirga begitu frustasi.
sementara itu.
"apakah anak itu baik-baik saja?"
"sepertinya tidak, nyonya. Karena tuan muda bersikeras menyuruh saya keluar dan menghancurkan barang-barang yang ada didalam kamar"
Karena khawatir terjadi sesuatu pada putranya yang baru lulus kuliah itu, nyonya Chaterine segera menghubungi suaminya untuk cepat pulang kerumah.
"pa, cepat pulang. Putramu berada dalam masalah"
"apa yang telah terjadi padanya?"
"aku tidak tahu tapi kumohon cepat pulang"
"papa akan segera pulang"
Tuan Adhyaksa merupakan CEO ternama di negara Amerika.
Ia memiliki 3 orang putra. Dirga merupakan putra sulung dari keluarga Pranav yang dimana merupakan ahli waris sah dari keluarga Pranav yang terpandang.
Tuan Adhyaksa juga begitu menyayangi Dirga dengan sepenuh hati dan akan melakukan apa saja untuk kebahagiaan putranya itu.
Karena hanya Dirga yang mewarisi semua sifat dan juga gen dari Adhyaksa.
Sementara nyonya Chaterine merupakan putri konglomerat dari keluarga Riddle.
Ia dijodohkan dengan Adhyaksa karena hubungan bisnis antar keluarga.
Dan untuk mengembangkan perusahaan, saat kini mereka menjodohkan Dirga dengan putri dari seorang teman bisnis yang sepadan dengan keluarga Pranav.
Maka dari itu mereka akan menyingkirkan semua yang membuat putra mereka tidak tumbuh berkembang dengan baik.
tak lama, mobil tuan Adhyaksa terdengar. Nyonya Chaterine berlari keluar untuk menyambut suaminya pulang.
"papa"
"dimana putra kita?"
"dia ada didalam kamar"
Tuan Adhyaksa berjalan cepat menuju kamar Dirga.
Ketika sampai disana, Adhyaksa benar-benar terkejut minat seisi kamar.
"Dirga!" ucapnya dengan tegas menatap putra sulungnya dengan tajam.
"apa yang telah kau lakukan?"
"Ayah, aku ingin sendiri"
"Tienes que explicarme todo esto, hijo mío" (kamu harus menjelaskan ini semua, putraku)
Ucap Adhyaksa dalam bahasa Spanyol. Karena dia tahu, jika ia sudah berbicara bahasa Spanyol maka Dirga akan mengerti jika ayahnya sedang serius.
"aku putus cinta" ucap Dirga dengan frustasi dan menatap langit-langit kamar sembari menatap sendu.
"aku kehilangan orang yang aku cintai, ayah. Aku gagal mempertahankan nya"
Adhyaksa menghela nafas dengan berat, ternyata putranya sedang putus cinta.
"Dirga, apapun masalah kamu, bukan cara seperti ini untuk menyelesaikan nya"
pria paruh baya itu mendekat dan duduk disamping putranya lalu menepuk-nepuk pelan bahunya.
"tunjukkan padanya bahwa kamu mampu menjalani hidup tanpa dia, dan buktikan bahwa kamu sukses dan bisa mengikat dia dalam cara apapun"
Dirga terdiam saat mendengar nasihat dari sang ayah, ia menoleh pelan lalu tak lama ia menganggukkan kepalanya dengan mantap.
"ayah, kau benar. Aku akan menunjukkan bahwa aku bisa tanpa dia"
"bagus, itu baru putraku"
Dirga tersenyum dan mengangguk. "Son, kau adalah penerus ku. Maka jangan memilih hal yang tidak baik untuk dirimu sendiri"
"ayah, mungkin aku akan meneruskan perusahaan mu. Tapi aku akan membangun usahaku sendiri tanpa bantuanmu"
"itu malah lebih bagus lagi, tapi jika bukan kamu maka siapa yang akan meneruskan perusahaan ayah?"
"masih ada putra ayah yang lain kan?"
"mereka tidak pantas mendapatkan posisi CEO ini, Dirga"
"mengapa ayah berbicara seperti itu?"
"karena ayah tahu jika dua adikmu memiliki kemampuan yang berbeda, sama seperti dirimu. Kau pandai mengelola bisnis, mengatur keuangan dan berbakat dalam semua hal yang berbau uang, sedangkan adikmu? ia lebih suka mengobati orang lain dan satunya lagi lebih suka menjadi artis"
"Ayah-"
"dengarkan ayah, kamu harus meneruskan perusahaan ayah sampai kamu sukses dan berhasil mengembangkan perusahaan ayah. 5 tahun kedepan kamu akan bertunangan dengan wanita yang sudah ayah jodohkan dengan putri dari teman bisnis ayah. Setelah itu perusahaan jatuh ke tangan kamu, dan berubah menjadi atas nama kamu"
"lalu ayah bagaimana?"
"ayah dan ibumu akan pergi ke Spanyol dan meneruskan perusahaan ayah disana"
Dirga mengangguk semakin membuat Adhyaksa bangga. "buktikan kamu bisa sukse, nak"
"iya ayah"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
Bersambung.....
Hai para readers kesayangan Author, terimakasih sudah menjadi para pembaca yang setia dan selalu menemani hari² author💞🌹 Love You buat kalian semua yang selalu tinggalkan jejak sehat dan bahagia selalu ya🍃