NovelToon NovelToon
Aku Di Antara Mereka

Aku Di Antara Mereka

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Poligami / Patahhati / Tamat
Popularitas:345.1k
Nilai: 5
Nama Author: Asyfa

Reyhan rela menikah dengan istrinya yang kejam demi membayar hutang sang ayah. Namun, pernikahan Reyhan tidaklah seperti pernikahan pada umumnya. Belasan tahun menikah dikaruniai dua orang anak, tapi tak pernah sekalipun dia menyentuh istrinya. Sejak bertemu Hanna kehidupan Reyhan mulai berubah. Bagaimana nasib pernikahannya dengan istri kejam? Ataukah dia lebih memilih Hanna sebagian teman dalam hidupnya? Lalu anak siapakah keduanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asyfa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ADM 2

Setelah membayar di kasir, Rey berbalik menghampiri Nana.

"Mbak, maaf ya! Saya sedang buru-buru." Rey mengulurkan kartu nama ke tangan Nana.

"Apa, ini? " Tanya Nana

"Chat nomor itu, kalau ada yang perlu saya ganti rugi!" jelas Rey.

"Maksudnya...

Rey langsung saja pergi begitu saja, tanpa ada penjelasan apa pun lagi. Sementara Nana di buat bingung oleh kepergian Reyhan.

Keduanya keluar dari swalayan, Rey menuju mobilnya, sementara Nana masih setia dengan jalan kaki di trotoar.

'Mau pulang! Uda tanggung nih, kemana ya enaknya!" Nana bermonolog.

Di rogoh ponsel yang berada di dalam tas punggungnya. Tak ada satupun panggilan atau pun chat yang masuk disana. Lalu, dia memutuskan untuk menghubungi sahabatnya Aisyah.

"Assalamualaikum, Sya! Lagi sibuk nggak? Tanya Nana dalam panggilan itu.

"Nongkrong, yuk! Aku tunggu di kafe biasanya ya. Oh, Ok!" jawab Nana.

" Waalaikumsalam, Nana mengakhiri panggilannya.

***

Sementara di tempat lain,

" Pergi aja deh, Lho! Nggak ada guna ada disini. Dasar nggak tau di untung, kalau bukan karena papa ku, uda jadi gembel kamu dan orang tua mu," Ria ngoceh tak karuan.

"Yah sudah, Kalau kamu mau aku pergi. Aku akan pergi!" Reyhan berdiri hendak pergi.

"Tunggu! ATM, kunci mobil, jangan di bawah. Enak aja itu punya ku," Ria sambil membentak.

"Ok! Jawab Reyhan santai.

Reyhan mengeluarkan beberapa ATM dari dalam dompetnya. Serta menaruh kunci mobil di atas meja.

"Ini aja kan, punya mu! Reyhan mengangkat kartu itu.

Tanpa berkata-kata dan berpamitan, Reyhan pergi begitu saja dari ruangan itu.

Tak lama kemudian sampailah Reyhan di sebuah kafe tempat dia nongkrong bersama teman-temannya. Namun, kali ini berbeda, dia sendirian. Karena semua temannya sedang sibuk dengan urusan masing-masing.

Kopi, Reyhan hanya memesan secangkir kopi yang mungkin bisa membantu menenangkan pikirannya. Pernikahannya dengan Ria yang hampir tiga belas tahun, membuat dia berpikir dua kali untuk mengakhirinya.

Bukan karena terlalu cinta, atau sayang ke Ria. Tapi, dia tidak tega jika harus meninggalkan kedua putra putrinya. Mereka juga masih membutuhkan kasih sayang orang tua.

Hal itu yang membuat Reyhan selalu mengalah, bukannya takut miskin jika berpisah dengan Ria. Namun dia lebih mementingkan kepentingan kedua anaknya.

Trttt... trttt... trttt...

Getar ponsel Nana bergetar, segera dia menggeser tombol hijau di layar ponselnya.

"Assalamu'alaikum," ucap Nana pada sang pe nelpon.

"Oh, nggak jadi datang ya. Iya nggak papa, hati-hati di jalan. Nana mengakhiri panggilannya.

Sementara di meja sebrang sana ada sepasang mata sedang mengawasi gadis cantik berhijab ini. Tak sedetik pun dia melewatkan gera-gerik Nana.

" Bukannya itu gadis yang aku tabrak, ya? Tanyanya dalam hati.

Rey terus saja mengamati Nana. Tanpa disadari Nana juga melihat kearahnya. Rey melempar senyuman, Nana pun membalas senyuman itu dengan ramah.

Rey meneguk kopinya sekali lagi, sebelum beranjak dari tempat duduknya. Sebenarnya dia mau bergabung dengan Nana. Namun, Nana sudah tidak di tempat duduknya lagi.

"Nah, kemana tu perempuan." Reyhan celingukan mencari keberadaan Nana.

Tepat jam satu siang, waktunya jam pulang sekolah datang, para orang tua sudah menunggu putra putrinya di depan gerbang sekolah. Tidak dengan Aqila dan Hafiz, hingga temannya tidak ada lagi di sekolah, mereka masih saja duduk disebelah gerbang.

Mereka berdua sudah terbiasa dengan itu semua, karena setiap kali orang tuanya bertengkar mereka selalu saja mendapat perlakuan seperti ini.

Seorang perempuan cantik yang kebetulan turun dari ojek online tidak sengaja melihat kedua anak yang sedang duduk termenung itu.

Di lihat jam tangan yang melingkar di lengan kirinya itu, sudah menunjukkan pukul dua siang. Dengan segera dia mendatangi kedua anak itu.

"Hai, cantik, ganteng. Kok belum pulang? Tanya Nana.

" Belum di jemput, Tante! Jawabnya dengan nada sedih.

"Boleh kenalan, nggak! Nana dengan nada seramah mungkin.

" Aqila, tante. Dan ini Hafiz adiknya Qila," jawab Aqila.

"Kalau tante boleh tau, kalian rumahnya dimana, biar tante anterin. Atau kalian punya nomor telpon mama atau papa kalian?" Tanya Nana lagi.

Gadis kecil itu mengambil sebuah buku kecil yang tersimpan di bagian depan tas sekolahnya. Kemudian dia memberikan buku kecil itu kepada Nana.

"Ini nomor telpon orang tua kalian!" ucap Nana.

Aqila hanya mengangguk, sementara Hafiz hanya mengamati kedua orang yang sedang berbicara di depannya itu.

"Ya uda, tante bantu telpon ya!

" Tutt... tutt... tutt...

Suara panggil telpon yang tak segera diangkat oleh pemiliknya. Membuat Hanna sedikit geram." Ada yah! Orang tua yang tak ingat sama anaknya," ucapnya dalam hati.

Panggilan ke dua pun di lakukan oleh Nana, dan beberapa saat kemudian,

"Halo, sapa orang di seberang sana.

Nana segera memberikan ponsel itu ke Aqila.

"Papa ... Kita belum ada yang jemput, Pa! Papa ada dimana?" Tanya Aqila.

"Papa di rumah Oma, kalian masih ada uang kan? Tanya Reyhan.

" Masih, Pa! Jawab Qila.

"Ini telpon pakai ponsel siapa?" Tanya Reyhan lagi.

"Punya tante cantik, Pa!

🍂🍂🍂🍂🍂

Tante cantik dan baik hati ya, Qila🤭. Yuk kasih dukungan buat tante cantik dan Aqila, jangan lupa fav, like, komen ya gaesss, di tunggu jejaknya😘.

Terimakasih 😘

1
Sri Puryani
kok udah tamat thor...
Queenzee🕊
menginspirasi sekali
Mizra May
kenapa panik bukan itu yang kau mau Reyhan munafik sekali anda
Mizra May
minta maaf tiada guna kalau tidak di bukti kan
Mizra May
tapi kenyataan nya MMG Reyhan suami orang kan
Mirfa Linda
gak jadi cerai dong. Rayhan pasti lemah lagi
Mirfa Linda
kok malah LDR an Thor jadi muter2 ceritanya.
Mirfa Linda
buat Hanna hamil Thor, kasian cuma ngurusin anak orang ehh Mak bapaknya gak tau terimakasih
Mirfa Linda
Hanna Hanna gak usah mikirin bahagianya orang pikirin bahagianya kamu sendiri aja
Mirfa Linda
kok kaburnya malah ada Leo tambah runyam masalahnya na.
Mirfa Linda
ria nya gak tau terimakasih udah mau Hanna ngurusnya dg ikhlas malah dituduh yg gak2
Mirfa Linda
bapak Ama anak sama2 egois. gak mikir apa Ama perasaan Rayhan. jgn mau Rayhan mereka cuma mikirin diri mereka sendiri
Erna Ningsih
hrs rey beresin dl sm ria perceraian nya kasian nana jd di cap pelokor dong
𝐀⃝🥀𝑨𝒅𝒓𝒊𝒂𝒏ʷᵃʷᵃ
stuju rey tinggalin aja ria bila perlu talak 6 biar tau rasa
𝐀⃝🥀𝑨𝒅𝒓𝒊𝒂𝒏ʷᵃʷᵃ: ya biar kapok tuh s ria🤣
total 2 replies
𝐀⃝🥀𝑨𝒅𝒓𝒊𝒂𝒏ʷᵃʷᵃ
rey ceritain aja smuanya biar ria tau diri
aku dkung kmu rey sma hanna
𝐀⃝🥀𝑨𝒅𝒓𝒊𝒂𝒏ʷᵃʷᵃ
ceritanya bagus aku suka tetp smangat nel dn sukses slalu
Sri Wahyuni
s hana cwe yg pling oon
Sri Wahyuni
hukumulloh ria mka nya jngn terlalu sombong hnya krn bnyk harta
Sri Wahyuni
s hana knp oon bgtu ya lbih suka jd istri kdua siri lgi msa dpan suram
Nenie desu
jangan lupa mampir di novel aku kak 🤗🤗🙏😇
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!