NovelToon NovelToon
The Heires

The Heires

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Percintaan Konglomerat / Bad Boy / Tamat
Popularitas:18.3k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di lorong-lorong megah Université Paris-Sorbonne, Xienna Elizabeth Mapelli Mozzi dikenal karena dua hal, kecantikannya yang ningrat dan cintanya yang mencekik terhadap Brandon Alton Everett.
Namun, ketika cinta itu hancur secara publik, Xienna justru terperangkap dalam radar pria paling berbahaya di Paris, Denzzel Lambert Riccardo.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Patah Hati Yang Menjadi Tontonan

Hujan tipis mulai membasahi pelataran Université Paris-Sorbonne, namun atmosfer di tengah lapangan kampus terasa jauh lebih dingin dan membeku.

Semua mata tertuju pada mereka.

Xienna Elizabeth Mapelli Mozzi berdiri mematung, jemarinya yang lentur mencengkeram lengan jaket Brandon Alton Everett begitu kuat hingga buku-buku jarinya memutih.

"Brandon, tolong... kita bisa bicarakan ini di apartemen," bisik Xienna, suaranya bergetar antara perintah dan permohonan. "Kamu hanya sedang lelah. Aku janji tidak akan mengecek ponselmu lagi malam ini, asal kau pulang bersamaku."

Brandon tertawa, sebuah tawa kering yang terdengar menyakitkan di telinga Xienna. Ia menyentakkan tangan Xienna dengan kasar hingga gadis itu terhuyung ke belakang.

"Pulang? Ke penjara yang kau sebut apartemen itu?" teriak Brandon, cukup keras untuk membuat mahasiswa yang lewat berhenti melangkah. "Aku muak, Xienna! Aku muak dengan GPS yang kau pasang di mobilku, aku muak dengan caramu mengintimidasi setiap teman wanita yang menyapaku!"

"Aku melakukannya karena aku mencintaimu!" balas Xienna, suaranya meninggi, mencoba mempertahankan martabatnya sebagai seorang Mapelli Mozzi di depan publik.

"Dunia ini licik, Brandon! Mereka hanya ingin memanfaatkan namamu, hartamu.."

"Tidak, Xienna. Satu-satunya orang yang memanfaatkan ku adalah kau!" Brandon menunjuk tepat di depan wajah Xienna.

"Hari ini, di sini, semuanya berakhir. Jangan hubungi aku, jangan datangi rumahku, dan demi Tuhan... berhentilah bersikap seolah kau memilikiku."

Brandon berbalik, melangkah pergi tanpa menoleh sedikit pun. Xienna berdiri mematung di tengah lapangan. Xienna hancur, harga dirinya runtuh di depan publik

Hening.

Kemudian, bisik-bisik mulai menjalar seperti api di antara kerumunan mahasiswa. Sang Queen yang agung baru saja dibuang seperti sampah di depan umum.

Xienna merasa dunianya berputar, Rasa malu yang membakar membuatnya ingin menghilang saat itu juga.

Xienna dan Brandon adalah it-couple kampus. Brandon yang tampan dan friendly adalah pusat perhatian, sementara Xienna adalah bayang-bayang posesif yang selalu memeriksa ponselnya dan melarangnya pergi ke pesta tanpa dirinya. Xienna merasa tindakannya adalah bentuk perlindungan, namun bagi Brandon, itu adalah penjara.

Namun, di tengah kekacauan emosinya, ia merasakan sebuah tatapan yang sangat tajam, sebuah kehadiran yang begitu intens hingga kulit kuduknya meremang.

Ia menoleh ke arah balkon gedung hukum yang bergaya gotik.

Di sana, bersandar pada pilar batu yang dingin, berdiri Denzzel Lambert Riccardo. Pria itu mengenakan setelan hitam legam yang kontras dengan kulitnya yang pucat. Wajahnya yang simetris dan tegas tidak menunjukkan empati sedikit pun. Ia hanya menatap Xienna dengan mata gelapnya yang tak tersentuh, seolah sedang menonton sebuah pertunjukan yang sudah ia prediksi akhirnya.

Bagi orang lain, Denzzel terlihat tenang. Namun, di balik saku mantelnya, tangan Denzzel mengepal erat. Dalam pikirannya, sebuah narasi gila sedang bermain, Akhirnya, Brandon yang bodoh itu melepaskan permata yang tidak sanggup ia jaga.

Xienna mendesis pelan, kebenciannya pada keluarga Riccardo mendidih seketika. "Apa yang kau lihat, Riccardo?" gumamnya lirih, meski ia tahu Denzzel takkan mendengarnya dari jarak sejauh itu.

Denzzel tidak menjawab, ia hanya mengangkat sedikit gelas kopi hitam di tangannya, sebuah gestur penghormatan yang mengejek, sebelum berbalik dan menghilang ke dalam kegelapan gedung, meninggalkan Xienna yang hancur dalam kehujanan.

Keluarga Mapelli Mozzi dan Riccardo memiliki sejarah kelam dalam dunia bisnis dan politik di Eropa.

Xienna sudah diajarkan sejak kecil untuk membenci siapa pun yang bernama Riccardo. Baginya, Denzzel adalah pria dingin, kaku, dan sombong yang selalu menatapnya seolah ingin memakannya hidup-hidup, Yaah mungkin dia sedang Menertawakan dirinya sekarang.

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷

happy reading dear 🥰😍😍😍

1
Laila Wahda
Bagus ceritanya
simple tapi penuh makna
Rosdianah 🌷: ma'aciww kak🫶
total 1 replies
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺
endingnya ngak bikin kecewa meskipun di awal mereka musuh🙂
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak🫶🥰
total 1 replies
Genshin Impact
bagus bgtt
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak🥰🙏
total 1 replies
Sulati Cus
sumpeh singkat padat tp ngena baru nemu ak, bagus baik cerita maupun penulisannya g ada typo
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak🥰
total 1 replies
jeje
banyak karya sudah aku baca thor..tapi anda kerennnnnn👍👍👍tidak bertele2 tp adrenalin cerita2 mu good👍👍👍
Rosdianah 🌷: Ma'aciww Kak😍🥰
total 1 replies
Triana Oktafiani
kereeen
Rosdianah 🌷: ma'aciww selalu atas Jejak nya kak🥰🙏
total 1 replies
Endang Sulistia
terima kasih karyanya ...keren
Rosdianah 🌷: Terimakasih Atas dukungan nya kak🙏🏼
total 1 replies
Endang Sulistia
hayo xiena..
Rosdianah 🌷: hallo kak ma'aciww Jejak nya🥰
total 1 replies
Endang Sulistia
mampir
Rosdianah 🌷: ma'aciww selalu mampir kak🙏🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!