Raisya seorang gadis cantik yang tak kenal dunia luar maupun dunia Maya. Kehidupan nya yang sangat primitif tanpa sentuhan modern.
Raisya setiap harinya bermain dengan binatang liar seperti kelinci. dan mencari bunga-bunga yang tumbuh segar.
mata pencaharian masyarakat di wilayah pegunungan: - Petani sayur maupun bunga. - Peternak.
Tapi setelah kemunculan Raja. seorang pengusaha muda yang sukses, yang punya hoby berburu. Sekali sebulan, Raja selalu ke gunung mencari hewan buruan. untuk di peliharanya.
Saat Raja berburu. ia tak sengaja menemukan seseorang yang membuatnya terpana. dan di kira bidadari penunggu gunung. yang sedang bermain, bernyanyi memetik bunga dan menggendong seekor kelinci.
Keduanya sama-sama kaget saat mereka berhadapan. gadis cantik berkerudung. Raja sampai tidak berkedip. sedangkan Raisya dengan cepat menundukkan wajahnya Karena malu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon husnel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bertemu Bidadari
Raja asyik mengejar saat melihat hewan buruan melintasi berlari dan sembunyi di balik semak-semak. sedangkan temannya juga berlari ke lain arah. mereka pergi bertiga. yang juga punya hoby yang sama.
Raja. Aldi.Arya. mereka bertiga sahabat semenjak sekolah dulu. sampai mereka menjadi pemuda sukses. dengan berbeda pekerjaan.
Aldi merupakan pengusaha muda di bidang Logistik. Sedangkan Arya di bidang properti. Raja sendiri di bidang Industri Manufaktur.
Menurut laporan Trading Economics, selama tahun 2022 industri manufaktur Indonesia berhasil mencatatkan Purchasing Managers Index (PMI) yang stabil. Angkanya bahkan melebihi standar rata-rata dunia, yakni di atas 50. Skor PMI ini mencapai titik tertinggi pada bulan Januari dan September 2022 dengan angka 53,7. Karena alasan inilah. Makanya Raja lebih tertarik dengan usaha ini. Hingga ia lebih dekat maju dari pada kedua temannya. Namun mereka kadangkala bekerja sama. Namun belum jelas mau buat apa. sekarang mereka sedang mencari lokasi akan di buatnya usaha yang akan mereka bertiga kembangkan.
Raja masih terpaku dengan sosok gadis berkerudung di depannya. yang sudah mulai menjauh darinya.
"Hai. tunggu.!" Seru Raja saat Raisya sudah berjalan di ujung jalan, beberapa langkah.Dengan sedikit takut Raisya berbalik namun dengan wajah menunduk.
" Ada apa tuan.?" tanya Raisya gugup.
Raja mendekati gadis tersebut. dan menjulurkan tangan." Kenalkan nama ku Raja. kamu siapa? Apakah kamu tinggal di sekitar sini, dengan siapa?" Tanya Raja beruntun. Karena tak ingin gadis di depannya itu pergi begitu cepat.
"Aku Raisya. aku tinggal dengan kedua orangtuaku di balik pohon besar itu.?" Tunjuk Raisya yang juga di lihat Raja arah tangan gadis yang bernama Raisya.
"Oh. apakah saya boleh mampir. sepertinya hari mulai gelap.kami ada bertiga. sebentar saya panggil dulu teman saya." Bujuk Raja.
Dengan ragu. Raisya mengangguk.
Raja pun bersiul yang cukup kencang. dan tak lama, muncul dua orang pemuda yang tak jauh beda gantengnya dengan Raja. Raisya mundur. Ada rasa takut di wajahnya.
"Hai. Bro. kamu dapat bidadari darimana?" Tanya Arya yang playboy. ia suka gonta ganti pacar.
"Iya. dapat di mana bro." Tanya Aldi yang sudah punya kekasih.
Raja hanya diam saja. dia tidak memperdulikan celotehan temannya. " Oh ya. kalian mau ikut. kita akan mampir ke rumahnya Raisya. mumpung ada orang tuanya.". Ucap Raja dan meminta Raisya duluan menunjuk arah jalan.
Aldi dan Arya hanya menaikkan bahunya, dan saling pandang sambil mengikuti keduanya.
Raisya berjalan agak cepat agar sampai di rumahnya.
Di balik pohon besar. ternyata ada sebuah penurunan sedikit. terbentang di sana beberapa rumah penduduk.
Ketiga pemuda tersebut kaget melihat pemandangan tersebut. ternyata di ujung jalan ada sebuah perkampungan yang indah di kelilingi kebun bunga dan juga perkebunan.
Raisya menunjuk di mana rumahnya. Ia pun bergegas. di paling ujung beberapa rumah tersebut yang agak lebih besar dari yang lain. rumah panggung yang indah di kelilingi bunga berwarna warni. membuat suasana makin sejuk di pandang mata.
Ketiga pemuda tersebut baru menyadari. ternyata ada perkampungan yang jarang di jamah oleh kemodernan. buktinya. ada petani yang sedang membajak sawah dengan kerbau. atau ada anak pengembala yang sedang meniup seruling.
"Sungguh ini seperti di dunia dongeng." Ucap Aldi melongo.
Raisya masuk ke rumah dan memanggil kedua orang tuanya. tak lama muncul sepasang suami istri yang baru muncul bersama dengan Raisya
"Maaf tuan-tuan. ini orang tua saya. kebetulan beliau kepala Desa disini." ucap Raisya mengenalkan.Ketiganya bergantian salam dengan kedua orangtuanya. Dan di ikuti ke tiganya..
Mereka pun berbincang-bincang setelah tuan rumah mempersilahkan duduk. Sedangkan Raisya dan ibunya di dapur menyiapkan hidangan buat tamu yang tak di undang.
maju terus pantang mundur