NovelToon NovelToon
Meretas Rasa

Meretas Rasa

Status: tamat
Genre:Time Travel / Mengubah Takdir / Dunia Lain / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:24k
Nilai: 5
Nama Author: meli meilia

~NOVEL KE 6~
Aku mengalami kecelakaan di saat kehamilan Laila, istri yang kucintai, menginjak usia enam bulan.
Aku dipaksa takdir untuk menerima kematian ku sendiri.
Namun kemudian aku terbangun kembali dalam tubuh seorang bodyguard di dunia yang lain dari dunia asal ku berada.
Perkenalan ku dengan Karina, janda beranak satu, kembali mengantarkan ku kembali pada keluarga lama ku.
Ternyata waktu telah berlalu dua puluh tahun lebih kemudian, sejak hari kematian ku terjadi.
Dan tak ada satu pun dari keluarga ku yang mengenali ku dalam tubuh ku yang baru kini.
Segalanya semakin rumit, di saat Nila, putri ku sendiri menyatakan cinta nya kepada ku!
Sementara hati ku masih menasbihkan satu nama yang sama sedari dulu.
Laila..Laila..Laila..
Orang pertama yang menemani ku dalam meretas rasa Cinta yang bagiku terasa sempurna.
...
Kembali, Mel sertakan beberapa soundtrack dalam novel ke 6 Mel, kali ini.
soundtrack 1: "Tak Sempat" di eps. 1
soundtrack 2: "Malam Panjang" di eps. 2

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meli meilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenapa?

(POV Author)

"Yang.. nanti aku pesan cokelat Maryqueen yaa.." pinta Erlan kepada Laila saat bumil enam bulan tersebut baru saja membuka pintu mobil.

"Maryqueen?"

"Iya. Yang warna merah.." ucap Erlan memperjelas.

"Oke. Udah itu aja?"

"Itu aja deh. Makasih ya, Yang.. udah sana cepetan ke kamar mandi! Beneran nih aku di mobil aja? Kamu gak mau ku anterin?" Tanya Erlan menawarkan diri.

Laila mengamati wajah Erlan sekilas. Ada dua kantung hitam di bawah mata suami nya itu. Laila sadar diri. Bila semalam tadi Erlan sibuk mengusap-usap punggung nya berkali-kali hingga sang bumil benar-benar telah terlelap tidur.

Sementara Laila juga sering terbangun untuk pipis dan minum. Jadi mau tak mau Erlan pun akan ikut terbangun untuk mengusap punggung Laila lagi.

"Udah gak apa-apa. Kamu di sini aja. Lumayan kan kamu bisa tidur dulu selagi nunggu aku BAB (Buang Air Besar). Lima belas menit mungkin," ujar Laila mengira-ngira.

"Oh. Yaudah. Hati-hati ya, Sayang."

"Iya.."

Tapi, baru juga kaki Laila menjejak ke tanah aspal di depan minimarket yang hendak ia tuju, Erlan kembali memanggil nya.

"Yang.. kok aku pingin di sun kamu ya? Sekali aja dong, Yang..?" Pinta Erlan tiba-tiba.

Karena terburu-buru dan sudah kebelet untuk BAB, Laila pun langsung mengabulkan permintaan suami nya itu.

Cup. Kecupan singkat pun mendarat di pipi kiri Erlan. Seketika seulas senyuman terbit di wajah nya yang tampan.

"Udah ya, Yang. Udah mulas banget nih perut ku.." ucap Laila sambil melangkah pergi.

Laila tak melihat lagi ke arah sang suami dan langsung saja menujukan kaki nya ke mini market untuk ikut melipir ke toilet nya.

Sekitar lima belas menit kemudian, Laila selesai menuntaskan hajat nya. Setelah nya, ia membeli pesanan Erlan yakni cokelat Maryqueen.

Setelah membayar, Laila bergegas keluar dari minimarket itu.

Dari depan pintu minimarket, Laila bisa melihat Erlan yang tampak pulas tertidur di depan kemudi mobil.

'Ceroboh banget sih, Erlan. Itu kaca mobil samping dibiarin terbuka begitu aja. Gimana kalau ada orang jahat yang mau merampok coba?!' dumel sang bumil di dalam hati nya.

Akan tetapi, kejadian yang terjadi pada detik berikutnya menjadi horor yang paling mengerikan dalam hidup pasangan suami istri tersebut.

Saat itu, jarak antara Laila dan mobil Erlan berkisar 9 meter. Mobil Erlan sebenarnya sudah menepi ke pinggir jalan.

Mobil Erlan sengaja tak masuk ke dalam area parkiran mini market, karena lahan nya yang tak cukup oleh sebab ada banyak kendaraan lain di area parkiran ini.

Di jalan besar, jalanan tampak sepi. Tak terlalu ada banyak kendaraan yang melintas pada pagi hari itu.

Karenanya, saat tiba-tiba saja ada sebuah truk kontainer yang melaju dari arah berlawanan dengan sangat cepat menuju mobil Erlan, Laila langsung bisa melihatnya selama beberapa waktu.

"ERLAANN!!"

Namun kesigapan bumil itu untuk meneriaki Erlan agar keluar dari dalam mobil demi menghindari tabrakan dari truk itu tak bisa membuat Erlan terbangun dari tidur nya.

Akhirnya truk itu menabrak mobil Erlan dengan tubrukan yang sangat dahsyat. Hingga membuat mobil Erlan, beserta Erlan di dalam nya, terseret mundur selama beberapa meter ke belakang.

Kemudian mobil truk itu baru berhenti ketika mobil Erlan sudah menabrak sebuah pohon besar yang berada di tepi jalan. Jadilah akhirnya mobil Erlan terjepit di antara truk dan pohon besar itu.

"Tidak!! ERLAN!!!"

Dan seketika itu pula dunia pun menggelap bagi Erlan dan juga Laila.

***

(POV Erlan/Aro)

Aku terbangun tiba-tiba dari mimpi buruk yang sudah menghantui ku ratusan kali banyak nya. Mimpi tentang kecelakaan mobil yang telah memisahkan ku dari wanita yang paling ku cintai, yakni Laila.

Kecelakaan itu juga telah memisahkan ku dari kehidupan lama ku sebagai Erlan, putra sulung dari pasangan suami istri Gilberth dan Ilmaya.

Juga memisahkan ku dari saudari kembar ku, Arline. Dan juga memisahkan ku dari kedua anak ku dalam kandungan Laila yang belum sempat untuk ku temui.

Bahkan aku pun terpisah pula dari dunia asal ku di bumi.

Nyatanya aku harus menerima fakta bahwa tubuh ku sebagai Erlan telah mati dalam kecelakaan itu. Dan ketika aku tersadar, aku telah berada dalam tubuh milik seorang bodyguard bernama Aro.

Ya. Setelah kematian yang tak ku sadari itu, aku pun bertransmigrasi ke dalam tubuh pemuda berusia 22 tahun tersebut.

Kembali ke saat ini.

Aku segera bangkit dari kursi tempat ku tertidur sesaat tadi.

Setelah nya ku langkahkan kaki ku mendekati salah satu pilar yang berada tak jauh dari posisi ku semula.

Aku berdiri menyender pada pilar berwarna putih gading tersebut. Lalu ku nikmati pemandangan ibu kota Nevarest yang tampak indah di pertengahan malam buta kini.

Nevarest adalah satu dari empat kerajaan yang ada di dunia ku berada saat ini.

Entah bagaimana cara nya hingga aku bisa terdampar di dunia yang berbeda dari dunia asal ku (bumi). Dan aku bahkan menjelma ke dalam sosok pemuda lain yang bernama Aro.

Hingga kini, aku masih mempertanyakan rahasia takdir yang telah menyeret ku secara paksa ke dalam kehidupan sebagai Aro. Dan yang paling ku sesalkan adalah perpisahan ku dengan istri ku, Laila.

Laila..

Menyebut satu nama itu saja sudah cukup membuat hati ku bergemuruh dalam guncangan rasa rindu dan juga sedih yang tak terkira.

Laila.. istri ku.. wanita yang paling ku cintai setelah Mama kandung ku.

Laila.. aku sungguh menyesali perpisahan kami yang begitu tiba-tiba ini. Sehingga aku bahkan tak sempat menyampaikan kata-kata perpisahan kepada nya.

Laila.. entah bagaimana kabar nya kini? Keingintahuan ku atas segala yang terjadi kepada nya senantiasa menghantui malam-malam ku di Nevarest ini.

Tanpa sadar, aku melantunkan sebuah lagu yang keluar begitu saja dari mulut ku.

Aku tak sempat, melihat mu..

Aku tak sempat menatap matamu..

Sungguh ku rindu, kepada mu..

Andai.. saja kau tahu..

Aku tak sempat, menyapa mu..

Aku tak sempat berbincang dengan mu..

Tapi biarlah ku tak apa..

Karena, kau selalu di hati ku..

(Ini adalah soundtrack pertama yang Mel buat untuk novel ini. Judul nya: "Tak Sempat")

Tes.

Setetes air mata tak bisa ku cegah untuk turun dari sudut mata ku.

Betapa kerinduan ku kepada Laila sungguh menyiksa batinku. Selalu dan selalu saja pertanyaan 'kenapa?' itu menggaung di pikiran ku.

'Kenapa harus aku yang mengalami ini?'

'Kenapa kecelakaan itu harus terjadi?'

'Kenapa takdir begitu kejam merenggut ku dari samping Laila?'

Aku sungguh mencintai nya!

Laila.. Laila.. Laila..

Satu nama yang selalu mengangkasa dalam relung hati ku yang kini nyata merana..

***

1
Lina Zascia Amandia
3 like mampir buat Kak Mel, karena melihat karya ini sedang dipajang di fantasi urban.
mom mimu
satu iklan dan setangkai 🌹 buat Babang Erlan dan Rinrin mendarat kak Mell... kasih bonus part pernikahan bang Erlan sama Rinrin dong, kayanya seru deh liat mereka mantenan... 😁😁✌🏻
meli meilia: hee.. insya Allah nanti ya mom.. ini mw nabung bab dulu. jd biar bs update stabil.. sementara mood nulis lg turun akhir2 ni. mata bawaan nya pingin tidur melulu. jd sekarang paling banter bs nulis 2bab stiap malam nya.. kadang malah cuma bs 1..tp itu jg udh alhamdulillah sih.. mom semangat yaa..
total 1 replies
mom mimu
aku cus di Emma deh kak Mell, udah lama juga gak tengokin 😅✌🏻 kemaren sempet aku rekomendasikan sama temen juga loh yg novelnya Emma... mudah2an makin banyak yang baca karya2 keren kak Mell ya, semangat terus kakak ku 😘😘😘💪🏻💪🏻💪🏻 big hug kak Mell 🤗🤗🤗
mom mimu
huaaaa 😭😭😭😭 akhir yg bahagia tapi ko aku malah terharu ya, masih susah move on dari bang Erlan sama lail kak Mell, akhirnya aku bisa tuntasin juga kisah bang Erlan sama Rinrin 😢😢
mom mimu
kayanya ruh Rinrin tadinya mau pulang bang, cuman karena liat bang Erlan nungguin dia terus jadi Rinrin balik lagi deh 😅
mom mimu
nikahin langsung aja deh kalo udah bener2 sembuh 😁😁😅✌🏻
mom mimu
ayo bang... jangan sia2 kan Rinrin ya...
mom mimu
haduh... saking paniknya sampai lupa nanya rumah sakitnya kan bang 🤦🏻‍♀️ kasian Mark pasti kaget banget itu 😅😅
mom mimu
Emang Rinrin bang yg di maksud nila... tuh udah dapet 3 lampu hijau tuh, ayo buruan maju pepetin lagi Rinrin... 😁😁😁
mom mimu
secara gak langsung album itu bikin bang Erlan bercerita tentang dirinya sendiri yang begitu mengenal Lail sama Nunik 😭😭😭😭
mom mimu
kirain bang Erlan mau di temuin sama Darman adiknya lail, ternyata di temuin duluan sama Ustadzah Nunik ya..
mom mimu
apa itu paman Darman Nil???
mom mimu
kan udah di ganti sama kebahagiaan dari Rinrin Bang... ayo akuin aja kalo Abang juga cinta sama Rinrin
mom mimu
makanya jangan suudzon duluan ya bang 😁😅
mom mimu
Nila juga udah waktunya tau bang, kasih penjelasan aja deh biar dia ngerti...
mom mimu
lanjut nyicil kak Mell, semangat ya 💪🏻💪🏻💪🏻
mom mimu
ayolah bang kejar Rinrin, jangan sampe keduluin kaya dapetin lail dulu sama c Kiyano...
mom mimu
akhirnya Mark mengakui juga bang Erlan papahnya 😭😭😭
mom mimu
Mark kayanya pengen percaya bang, tpi dia masih pusing sendiri buat napsirinnya, soalnya Mark sendiri kan gak pernah liat sosok bang Erlan sejak dia lahir, jadi pasti butuh perjuangan buat Mark yakin kalo Abang babehnya...
mom mimu
intinya .ark aja dukung Abang sama Rinrin tuh, udah maju terus bang, kerjar lagi Rinrin...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!