NovelToon NovelToon
Pembalasan Gadis Abnormal

Pembalasan Gadis Abnormal

Status: tamat
Genre:Romantis / Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir / Membalas dendam / Mengubah Takdir / Chicklit / Tamat
Popularitas:428.9k
Nilai: 5
Nama Author: Dhevy Yuliana

Pembalasan Gadis Abnormal.

Seorang Gadis yang sebenarnya cantik, namun karena kelainan di wajahnya, membuat Sheina sedikit aneh di mata teman-temanya.

ia sering di buly oleh teman-temanya yang memandang Sheina aneh.

hingga ia bertemu dengan seorang Guru tampan yang bernama Rianto Putra Hutama.
seorang guru muda yang merupakan guru magang di tempat Sheina belajar.

Rianto adalah guru yang baik. namun, kebaikanya sedikit tercoreng kareba ia sering memandang semua dari Covernya.

hingga suatu ketika, terjadi sesuatu yang mengharuskan Sheina melakukan oprasi pada wajahnya.

sengga wajahnya yang abnormal menjadi cantik. Sheinapun sangat bahagia. ia bertekat akan membalas dendamnya pada semua orang.

terlebih pada guru magang tersebut ia akan membuat perhitungan

hingga guru tampan itu merasa bersalah dan memohon untuk di maafkan.
akankah Sheina membuka hati, ataukah acuh pada Rian,?

kita simak saja ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhevy Yuliana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 1

pagi ini, di sebuah parkiran, seorang yang baru saja turun dari motor, mendadak jadi sorotan. padahal ia sudah setengah tahun sekolah di sana.

Dia adalah Patricia Sheina Atmanegara. gadis yang sebenarnya wajahnya lumayan cantik.

namun harus tertutup dengan tanda lahir yang berada di wajah sebelah kirinya. di tambah ada seperti benjolan pada wajahnya, yang membuat semua orang merasa jijik melihatnya.

Sheina sebenarnya sangat tidak percaya diri dengan semua ini. namun, ia tidak biaa berbuat apa-apa selain pasrah.

disamping ekonomi yang merosot di keluarganya, Sheina juga tidak berani untuk meminta sesuatu pada kedua orang tuanya.

bukan karna galak, tapi mungkin karena Sheina adalah sosok gadis pendiam sejak kecil.

sepanjang koridor sekolah, babyak para siswa yang mencibir dirinya. dan Sheina hanya bisa menunduk karena tak kuasa untuk melawan.

sesampainya di kelas, Sheina langsung mendudukan diri di bangkunya yang terletak di paling belakang karena tak ada yang mau duduk sebangku denganya.

ia juga tak mempunyai teman banyak. hanya Anggun teman dia satu-satunya itupun beda kelas dengan Sheina.. sehingga di kelas X-A ini, Sheina tak mempunyai teman sama sekali.

"heh gadis jelek, loe di panggil tuh sama bu Winda, " ucap teman sekelasnya seraya menggebrak meja.

Sheina nendongak sebentar, lalu menunduk kembali. ia bergegas keruangan bu Winda untuk menemui wali kelasnya tersebut.

sepanjang jalan menuju ruang guru, Sheina selalu menundukan kepalanya.

hingga ia tak sebgaja menabrak seseorang yang kebetulan lewat.

"eh ma-maaf" ucap Sheina terbata lalu ia mendongak untuk melihat siapa yang menabraknya.

Sheina kembali menunduk. saat tau ia menabrak pria paling femaus di sekolahan itu.

"loe punya mata gak,? " tanya Pria yang tak lain adalah Rifky, anak paling hits di sekolah.

"yah dia mana ada mata sih Ky, matanyakan ketutup sama benjolan itu, ih menjijikan. " ucap temanya lalu mereka semua tertawa.

semua siswa yang melihat itu, juga ikut tertawa.

dengan buru-buru, Sheina meninggalkan para manusia yang maha sempurna itu, untuk menuju ruang bu Winda.

setelah sampai di ruang bu Winda, Sheina mengetuk pintu.

"masuk, " kata bu Winda dari dalam ruangan. dengan perlahan, Sheina masuk dan menuju meja bu Winda.

"Sheina, ini tolong kamu kasih ke ketua kelas kamu ya dan suruh menulis di papan.

"baik bu, " ucap Sheina masih menunduk.

"ya sudah kamu boleh pergi ya, " ucap bu Winda pada Sheina.

Sheina hanya mengangguk dan lwngsung keluar dari ruang guru.

setelah Sheina keluar, bu Wibda tampak termenung di kursinya. hingga membuat bu Susi, terheran.

"apa ada masalah bu,? " tanya bu Susi.

"tidak bu, saya hanya merasa kasihan oada Sheina. dia anak yang cerdas. tapi sayang wajahnya sedikit aneh, " ucap bu Winda yang nerasa iba.

"iya bu, memang Sheina sangat pintar bu tapi kepintaranya tak sejalan dengan Wajahnya, untung Anggun mau berteman denganya, " ucap bu Susi menimpali.

seperti halnya tadi, Sheina keluar juga mendapatkan tatapan sinis dari semua siswa yang melihatnya.

namun, Sheina tak memperdulikanya. ia tetap melangkah menuju ruang kelasnya.

sesampainya di dalam kelas, Sheina segera menghampiri meja ketua kelasnya

"heh, ngapain loe ke mari,? " tanya ketua kelasnya yang bernama Indra.

"suka kali sama loe Ndra, " ucap temanya. membuat semua orang menertawakanya.

"idih amit-amit drh gue bisa sial, " ucap Indra nenatap sinis kearah Sheina. "buruan ada apa,? " bentak Indra.

membuat Sheina ketakutan dan memundurkan tubuhnya.

"ini ada tugas dari bu Winda, " ucap Sheina pelan.

"oh yaudah sana! ngapain loe masih di sini, " ucap Indra.

dengan segera, Sheina berlalu pergi dan langsung menuju bangkunya.

dan mengeluarkan buku tulisnya untuk mencatat apa yang di berikan oleh bu Winda.

setelah kurang lebih satu jam, akhirnya Sheila keluar daei kelas untuk menuju kantin.

setelah masuk kekantin, tatapan tak suka dari para siswi ia dapatkan.

seolah sudah terbiasa, Sheina tak menghiraukan tatapan mereka yang membencinya.

setelah ia menatap sekeliling, ia mendapati temanya Anggun, melambaikan tangan kearahnya.

dengan segera, Sheina menghampiri gadis cantik itu. yang sedang makan.

"loe mau makan apa Shein,? " tanya Anggun menatap Sheina.

"enggak usah, Nggun gue nggak laper, " ucap Sheina seraya menggelenkan kepala.

Anggun hanya menganggukan kepala.

Anggun Pradista Lesmana, adalah anak tunggal dari pasangan Agung Lesmana dan Daisy Arianty. seorang pengusaha kaya yang bergerak di bidang pakan ternak.

ia pertama kali melihat Sheina langsung tertarik dan tanpa fikir panjang menjadikan Sheina sahabat. walau banyak sekali cibiran di sana. namun Anggun tak menghiraukanya.

"gue masih bingung deh Nggun, loe kenapa mau temenan sama gue, " tanya Sheina pelan.

Anggun tersenyum seraya memukul pelan pundak Sheina.

"emg kenapa, loe gak mau gitu temenan sama gue,? " tanya Anggun mengerucutkan bibirnya.

"iya bukan gitu kali maksud gue Nggun, loe kan banyak yang ngedeketin, terus kenapa loe malah milih gue,? " pertanyaan Sheina membuat Anggun menghentikan aktivitas makanya.

"Sheina, dengerun gue ya, gue mau temenan sama loe itu karena loe asyik tau, bukan karena apa-apa. apalagi fisik " ucap Anggun menatap serius.

Sheina tersenyum haru mendapati jawaban Anggun. lalu mereka berdua melanjutkan obrolanya.

hingga kedatangan Rifky membuat semua siswavsatu jantin heboh. lalu dengan langkah angkuhnya, ia menghampiri meja di mana Sheina dan Anggun duduk.

lalu tanpa basa-basi, Rifky menarik tangan Sheina dengan kasar dan mendirong gadis itu. hingga Sheina hampir terjungkal kedepan.

"loe apa-apaan hah,? " bentak Anggun berdiri dan menghampiri Sheina. " loe nggak papa, " tanya Anggun pada Sheina. di jawab gelengan olehnya.

"halah Nggun Nggun, cewek gini aja loe bela, ' ucap Rifky mencibir.

Anggun maju satu langkah menghanpiri Rifky dan teman-temanya.

"cewek gimana maksud loe, ?" tanya Anggun menatap tajam.

" ya cewek abnormal, " jawab Rifky santai menbuat Anggun membeku karena ucapan Rifky.

Plak

satu tamparan mendarat mulus di pipi laki-laki itu

"loe denger baik-baik Ky, nggak ada yang mau di takdirin dengan lahir seperti Sheina. tapi mau bagaimana, itu sudah takdir. dan satu lagi jangan menghina fisik seseorang, jika Tuhan menghendakinya sembuh, maka loe akan nyesel, " ucap Anggun menarik tangan Sheina untuk pergi dari katin.

meninggalkan Rifky dan teman-temanya yang masih tertegun.

"gila, kasih pelajaran aja tuh cewe udik, " ucap teman Rifky.

"tau tuh berani-beraninya dia nampar loe Ky, " sahut yang lain.

"tenang gaes, gue punya rencana buat tuh cewek buruk rupa, " ucap Rifky seraya menanoilkan senyum iblisnya.

🌸🌸🌸

sementara itu, Sheila melangkah menuju kelasnya. dan saat ia membuka pintu kelas, tiba-tiba..

Bersambung........

jangan lupa tinggalkan jejak gaes..

1
Lolita Eva
ending nya ga nyambung
dari awal udah bagus banget ceritanya
Dewi Dewi
lelet pemuatanya
DN
Bagus alur nya bikin greget yg baca. cuman bnyk typo nya. 😁
DN
yg bner mana Thor......dua puluh satu apa dua puluh lima usia Rian ??
Mari Anah
aku udh baca smp tamat cerita y kak,seru bgt cerita y🤗🤗🤗
Mari Anah
thor bnyk bgt typo2 y,klo g teliti bgt kurang d mengerti bhs y🙏🙏pdhl cerita y bgs bgt,d setiap bab psti ada ajah typo y
Mari Anah
Luar biasa
Mari Anah
aku jg dulu wkt msh sekolah SD pernah yg jdi korban bully,itu rasa y sakit bgt thor,sedih bgt klo inget masa itu,bahkan ibu guru yg hrs y melindungi ank yg d bully,, itu mlh ikut2n mengejek😔😢karna hbs d bully pasti aku nangis,itu hmpr tiap hari🙁🙁sedih lah thor klo inget semua y
Iki Gara
mampus lah Rian kau mati kau tanam yg buruk hasilnya juga buruk
icha
untung aq baca endingnya dl,ending bgni bkn mls baca
Yuli aden: sama hahaha...jd nggak mau baca lagi dah,oleh endingnya kaya gitu
total 1 replies
Qillah julyan
sebanrnya lawan sheina tdk seimbang,orang2 dan juga rian bukan lah seorang ceo yg sangat berkuasa yg bisa melindungi shenia..kurang greget bacanya
Qillah julyan
,kan pada mash bocah yg perempuan,napa juga..disuruh nerima lamaran dan juga ortunya sheina gak peka sama sekali akan luka batin anaknya krn bulying si rian..gak itu isi hati sm kpl kmn yak?
Qillah julyan
menjijakan sekali lihat si rian..kata2 yg sdh jahat ngatain orang..tdk semudah itu di maafkan
Margiyanti
Balas dedamnya kok jadi bucin sih
Haloooww: Halo Kak! Mampir juga yuk ke novel My cool Duda 😍 minta dukungannya yaa💗💗
total 1 replies
Pinka 77
Shena kamu harus kuat
Pinka 77
bagus anggun kasih pelajaran buat yg menghina seina
Gede Artha
ku tunggu kau pembalasan lebih Kejam untuk orang-orang yg Membully'mu Sheina
Nur Suci Aeni
kasihan banget
Ayu Nuraini Ank Pangkalanbun
g asik terlalu mengecewakan yg baca
Ayu Nuraini Ank Pangkalanbun
hrsnya d pgl Amalia jgn pgl Shady kyk nm cwo aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!