Melihat susana hati Shena sudah baik, Leo menawarkan diri menyuapi Shena supaya istrinya itu tidak terlihat lemah lagi. Apalagi Shena juga sedang hamil. Biasanya wanita hamil selera makannya jauh lebih besar dari biasanya, tapi hal itu tidak berlaku untuk Shena. Ia malah kebalikannya. Shena baru mau makan kalau sedang selera saja. Sedangkan kalau tidak selera, Shena bakal tidak mau makan.
Alhasil, Leolah yang harus bekerja keras membujuk istrinya agar mau makan teratur setiap hari demi kesehatannya dan juga bayi yang dikandung Shena. Bahkan vitamin dan nutrisi yang dikonsumsi Shena, Leo pun juga harus tahu. Ia akan selalu memastikan istri dan calon buah hatinya tidak akan pernah kekurangan gizi. Semua jadwal keseharian Shenapun Leo juga wajib tahu dan tidak pernah sedetikpun meninggalkan Shena kecuali disaat-saat tertentu saja, itupun tak lebih dari 3 jam. Leo benar-benar berubah menjadi suami idaman setiap wanita. Beruntungnya menjadi Shena yang memiliki suami sempurna dan siap siaga seperti Leo.
“Aku mau ke toilet dulu,” ujar Shena. Ia bangun dari kursinya setelah Leo selesai menyuapinya.
“Kau mau aku antar, Sayang?”
“Tidak usah, aku bisa sendiri. Lagian aku bukan anak kecil lagi Leo. Jangan perlakukan aku terlalu berlebihan begitu.”
“Tapi Sayang, bahaya bisa saja mengancam kita dimana-mana. Di rumah sendiri saja kau hampir kehilangan nyawamu. Apalagi di tempat asing seperti ini.” Leo tetap bersikukuh ingin mengantar Shena.
“Ayolah Leo, tidak akan ada orang yang mau menculikku di kamar mandi? Itu hanya ada dinovel dan cerita film action saja, tidak mungkin ada didunia nyata.”
“Siapa yang tahu, sudahlah berhenti berdebat denganku. Jangan paksa aku untuk ....”
“Oke-oke, stop! Jangan dilanjutkan karena aku sudah tahu kemana arah pembicaraan ini. Tapi kau hanya boleh menunggu diluar. Jangan bikin onar atau keributan apapun selama aku ada ditoilet. Awas kalau sampai kau cari gara-gara di tempat ini, aku tidak mau melihatmu lagi!” Kali ini, Shenalah yang mengancam Leo.
“Siap, Sayang!” Leo pun menggandeng tangan istrinya menuju toilet diiringi semua pasang mata yang sejak tadi memandangi gerak-gerik dan perdebatan so sweet ala Shena dan Leo.
Akhirnya, Shena bisa leluasa di kamar mandi sendirian. Ia menyalakan keran air dan membasuh mukanya untuk merasakan kesegaran air yang membasahi seluruh wajah cantik Shena. Sebenarnya dalam hati Shena, ada sesuatu yang mengganjal pikirannya. Terlebih lagi ternyata Shena tahu rahasia yang sedang Leo sembunyikan darinya. Entah apa alasan Leo melakukan itu, yang jelas Shena benar-benar merasa gelisah dan juga tidak tenang.
Tadi pagi, Shena tak sengaja menemukan sebuah foto suaminya bersama dengan seorang wanita muda yang sangat cantik. Usianya kira-kira terpaut satu atau dua tahun lebih muda dengan Shena saat ini. Di dalam foto tersebut mereka berdua tersenyum sumringah saat berfoto bersama dan Leo terlihat sangat menyayangi wanita muda cantik itu. Shena bisa tahu karena tatapan mata Leo, sama seperti saat suaminya itu menatapnya.
Namun, Shena tidak berani bertanya langsung karena Leo sendiri tidak pernah memberitahunya kalau suaminya itu menyimpan sebuah foto bersama dengan seorang wanita lain selain Shena, apalagi dalam dompetnya sendiri. Di pikiran Shena, pasti wanita muda itu adalah salah satu mantan kekasih Leo mengingat Leo dulu adalah seorang playboy kelas kakap yang suka bergonta ganti pasangan disetiap jam. Tak menuntut kemungkinan juga di tempat lain ada banyak sekali foto-foto seperti yang pernah Shena lihat dalam dompet suaminya itu.
“Pasti wanita itu sangat spesial buat Leo sampai harus menyimpan fotonya di dompet segala,” gumam Shena, ia sedang ada di depan cermin sambil memerhatikan air yang menetes didagunya.
Cukup lama juga Shena berdiri di depan cermin tersebut. Ia memandangi bentuk tubuhnya yang sudah mengalami banyak perubahan. Shena merasa tak lagi seksi dan ramping seperti dulu. Kini, tubuhnya lebih berisi dan perutnya yang dulu rata, jadi semakin membuncit.
“Aku sudah berbeda. Wajahku juga terlihat jelek,” gumam Shena lirih tanpa ia tahu bahwa hal itu memang lumrah terjadi pada setiap wanita yang berbadan dua.
Bisa saja, apa yang Shena alami ini adalah bawaan dari wanita yang sedang hamil. Banyak orang bilang kalau wanita berbadan dua biasanya terlihat berbeda seperti bukan dirinya. Namun, itu hanya berlaku sementara, semua perubahan itu akan kembali seperti semula kalau wanita hamil tersebut sudah melahirkan. Entah mitos itu benar apa tidak, yang jelas sejak Shena hamil, ia memang terlihat lain dari Shena yang sebenarnya.”
“Sayang, apa kau masih lama di dalam?” teriak Leo dari luar. “Kalau kau tidak keluar dalam waktu lima menit, aku akan masuk!” ancam Leo dan Shena pun langsung keluar daripada Leo buat ulah. “Apa kau baru saja berenang di dalam kamar mandi? Kenapa wajah dan rambutmu basah kuyub, begitu?” Leo terkejut Shena keluar dalam kondisi berantakan. Buru-buru ia mengeluarkan sapu tangan dari sakunya dan mengusap lembut wajah Shena yang diam seribu bahasa. “Kenapa diam saja?” tanya Leo. Suami Shena itu tahu kalau Shena saat ini sedang kesal tapi sengaja ia tahan.
“Aku ingin pulang!” jawab Shena tanpa mau menatap wajah suaminya.
Untuk sesaat, Leo diam dan hanya mengamati istrinya. Perubahan mood Shena memang sering terjadi, sebentar ia senang, sebentar lagi berubah marah, lalu tidak lama kemudian, tanpa alasan yang jelas, ia jadi kesal sendiri. Leo sudah terbiasa menghadapi Shena yang seperti ini dan Leo sudah tidak kaget lagi.
“Ayo! Kita pulang seperti yang kau inginkan.” Leo pun menggandeng lagi tangan Shena, tapi baru beberapa langkah keduanya berjalan, tiba-tiba saja Leo tertegun setelah melihat seseorang yang sangat ia rindukan melintas dihadapannya.
Tanpa sadar, Leo melepas genggaman tangannya pada Shena dan berjalan cepat meninggalkan istrinya begitu saja dibelakang untuk mengejar seseorang. Leo sangat yakin, orang itu adalah orang yang ia cari-cari selama ini. Tanpa permisi, Leo langsung menarik tangan seorang wanita yang ia kejar dan langsung memeluknya dengan erat tepat dihadapan Shena.
Mata Shena terbelalak melihat pemandangan yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya bahkan dalam mimpi sekalipun. Setelah sekian lama sejak ia dan Leo menjalin cinta, baru kali ini Shena kembali melihat Leo yang kini telah menjadi suaminya sedang memeluk wanita lain tepat di depan matanya.
Kejadian itu begitu cepat sehingga Shena tak bisa lagi marasakan detak jantungnya sendiri saking shocknya. Dadanya terasa sesak sampai sapu tangan yang tadi Leo berikan langsung terjatuh ke lantai bersamaan dengan hancurnya hati Shena saat melihat orang yang ia cintai, memeluk wanita lain selain dirinya.
"Leo ...." gumam Shena dengan nada suara yang bergetar.
BERSAMBUNG
***
Siapa wanita itu ya? Ada yang tahu? Hmmmm ....
Aku kasih bonus 1 lagi, biar nggak ada yg penasaran.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 323 Episodes
Comments
clararine
leo jahat bikin hati shena sakit tar amat sakit krna tdk memberi tau senang dulu
2021-10-29
0
Nurulfajriyah
pelukan
2021-07-18
0
Marva Ezar
pasti zaya karena aq da baca karya mu yg satu itu thor
2021-06-28
0