"Aku berhasil hahaha." kata Yuan Lin dengan girangnya.
Dia bermaksud untuk membuka peti saat ini tapi ketika mengingat dia sudah tidak pulang selama satu Minggu dia pun mengurungkan niatnya kemudian memutuskan untuk kembali terlebih dahulu dengan cara melesat. tak butuh waktu lama kini Yuan Lin sudah sampai di depan gubuknya. dia melihat jika Fu tengah menunggunya.
"Apa Lin Lin baik-baik saja?" tanya Fu dengan khawatir
"Aku baik-baik saja tidak perlu khawatir. apa disini semuanya baik-baik saja saat aku pergi?" tanya Yuan Lin.
"Baik-baik saja putri hanya saja pangeran Han Tian datang kesini bersama beberapa perajurit kekaisaran untuk menjemput putri karena sebentar lagi ulang tahun kaisar." jawab Fu .
"Pasti Gege sudah memberitahu mereka semua jika aku sudah sembuh. hah aku sangat malas jika ingin pergi kesana." kata Yuan Lin dengan malasnya.
"Tapi Lin Lin harus datang kaisar juga sudah menyiapkan baju untuk Lin Lin gunakan saat ke istana." kata Fu.
Yuan Lin masuk dan melihat ada satu buah hanfu bewarna merah terang. dia menatapnya dengan rahang yang hampir saja terjatuh karena hanfu itu sangat tidak cocok untuknya. dia tidak habis pikir bagaimana bisa kaisar bodoh ini memberikan hanfu yang sangat jelek seperti ini apa dia tidak ingat jika yang akan ia berikan baju adalah putrinya sendiri.
"Kenapa nona malah membuangnya?" tanya Fu dengan bingung.
"Aku tidak suka dengan warnanya. aku akan memakai yang aku punya saja jika kau mau kau bisa memakainya apa-apaan dia memberiku pakaian yang tidak layak dipakai seperti ini." jawab Yuan Lin.
Yuan Lin berkata seperti itu karena memang dia sudah mempunyai banyak sekali hanfu dengan kualitas yang sangat baik dan mungkin saja jika dijual harganya sangat mahal. Fu mengambilnya dengan senang hati karena nonanya berbaik hati memberikannya padanya. setelah itu mereka beristirahat karena hari memang sudah malam.
Yuan Lin memejamkan matanya sebentar dan tiba-tiba saja dia sudah berada di paviliunnya yang ada di cincin dimensinya. dia memilih baju yang akan dia gunakan besok dan juga hiasan rambut mawar merah. setelah semuanya ada dia lantas keluar dan menemui naga Yang dan juga elang halilintarnya yang saat ini mereka tengah berbincang-bincang.
"Oh ternyata kalian disini aku pikir kalian pergi kemana." kata Yuan Lin yang membuat keduanya sama-sama terkejut.
"Salam nona maaf saya tidak tahu jika nona akan datang." kata naga Yang.
"Sudahlah kenapa kau masih saja berbicara formal seperti itu. kita ini adalah sahabat dan juga aku sudah menganggap kalian sebagai saudara ku jadi sekarang tidak ada kata-kata formal lagi aku sangat malas jika mendengarnya." ujar Yuan Lin.
"Oh iya aku ingin membuat pil yang bisa menaikkan kultivasi ku apa kau tau bahan apa-apa saja yang harus aku dapatkan?" tanya Yuan Lin
"Nona harus mencari bunga teratai salju yang sudah berumur 500 tahun dan gingseng merah yang sudah berumur 1000 tahun sesuai dengan kultivasi yang saat ini nona punya. tapi jika sudah semakin tinggi tingkat kultivasinya maka akan semakin sulit untuk mendapatkan bahan-bahan itu." kata naga Yang.
"Baiklah jika seperti terimakasih aku akan segera membuat pil kalian disini saja tidak perlu mengikutiku." ujar Yuan Lin dengan beranjak pergi.
Ia mengambil semua bahan-bahan yang kebetulan sudah ada semua di cincin dimensinya setelah itu dia membersihkannya dan meleburnya menggunakan tungku dengan api sedang. beberapa saat kemudian ledakan berturut-turut terdengar dan dari tungku itu keluar 10 pil dengan kesempurnaan 100% untuk meningkatkan kultivasinya.
"Hah berhasil." ucap Yuan Lin dengan membersihkan tangannya kemudian menelan pil itu dan segera duduk di bawah pohon persik.
Booommm Boomm Booom
Naga Yang dan elang halilintar menghampiri ledakan tersebut dan melihat jika nona mereka sedang melayang di udara. tentu saja mereka tidak percaya dengan apa yang mereka lihat. bagaimana mungkin secepat itu Yuan Lin sudah bisa menembus ke tahap surgawi tingkat 9 dan hampir ke tahap importal. sungguh pencapaian yang sangat luar biasa.
"Aku baru melihat ada seseorang yang sangat jenius seperti nona selain pria tua itu." kata Elang halilintar.
Yuan Lin membuka matanya dan tersenyum senang melihat dirinya yang saat ini sedang melayang di udara. tubuhnya benar-benar sangat ringan dan ia merasa seperti tidak ada beban sama sekali.
"Sebaiknya nona berendam di danau susu dulu supaya menetralkan semua energi yang ada pada tubuh nona itu akan membuat nona lebih baik lagi." kata naga Yang.
Yuan Lin mengangguk dan langsung menuju ke danau susu. dia masuk kedalam dan hanya merasakan kehangatan saja di dalam sana serta darah yang mengalir ke seluruh tubuhnya begitu terasa saat ini. sebuah cahaya masuk kedalam kepala Yuan Lin. dia tidak merasakan apapun saat cahaya itu masuk hingga beberapa saat naga Yang menyuruhnya untuk keluar dari sana.
Elang Halilintar nampak heran ketika melihat dahi Yuan Lin yang nampak seperti ada simbol sebuah bulan sabit disana begitupun naga Yang.
"Sepertinya nona kita akan menjadi seseorang yang sangat di segani di masa depan." kata elang halilintar.
"Ya aku rasa juga seperti itu. nona merupakan jenius yang hanya ada 100 tahun sekali saja." timpal naga Yang.
Yuan Lin membuka matanya dan melihat sekelilingnya. saat ini dia sudah berada di gubuknya dan hari pun masih sangat gelap.
"Hah bagaimana mungkin aku kira disini sudah pagi tadi aku merasa aku di dalam sana sangat lama kenapa disini masih malam." ucap Yuan Lin dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Itu karena waktu di dunia nona dengan disini berbeda. 1 hari disini berarti satu jam di dunia nona." kata naga Yang yang membuat Yuan Lin mengangguk paham.
"Jadi seperti itu pantas saja. tapi itu malah lebih baik jadi aku bisa membuat pil-pil yang nanti akan aku butuhkan sangat banyak. sudahlah lebih baik aku tidur saja. aku harus menyimpan tenagaku untuk besok." kata Yuan Lin yang memutuskan untuk segera tidur.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 353 Episodes
Comments
fifid dwi ariani
trus berkarya
2022-09-10
0
Taufik Hidayat
etar lagi tahapnya tembus Expor Impor🤭🙏😂😂
2022-08-19
0
Nuryanti Desi NåtàLìä NÄìbàhö
haduh otak ku membaca impotan😂😂
2022-08-11
0