Naga Yang yang merasa nonanya sudah mulai berlatih pun dengan sigap ia memberikan pelindung di sekitarnya. saat ini dia sudah berubah menjadi sosok anak kecil dengan rambut berwarna merah dan hanya diam di depan Yuan Lin yang tengah bersila disana.
Yuan Lin terus berusaha agar bisa menjadi sempurna dengan teknik pedang bayangan yang sedang ia pelajari saat ini. setelah merasa teknik yang ia pelajari sudah sempurna ia melanjutkan ke teknik yang selanjutnya yaitu teknik pedang jiwa. ia harus bisa mencari energi Qi yang sangat banyak agar bisa berlatih pedang jiwa dan itu akan menguras tenaganya tentunya.
Setelah memilih tempat yang dirasa mempunyai energi Qi yang sangat banyak dengan segera ia memfokuskan pikirannya dan menyerap semuanya setelah itu dia mulai berlatih.
"Ini adalah latihan yang sulit yang pernah ku alami. bagaimana caranya aku bisa membuat pedang ini melayang dengan sendirinya." gumam Yuan Lin dengan berfikir.
Tiba-tiba sebuah bayangan di kepalanya muncul dan memperlihatkan bagaimana caranya agar pedang itu bisa melayang dengan sendirinya. ia pun mencoba memahami dan mulai melakukan gerakan-gerakan.
Dengan memutar pedangnya ke belakang dan juga ia harus mengerahkan energi Qi agar bisa seperti yang ia lihat tadi. jika tidak menggunakan energi Qi maka tidak bisa di sebut teknik pedang jiwa karena inti dari teknik ini adalah banyaknya energi Qi yang ada pada pedang itu sehingga dengan mudanya ia bisa terbang dan Melakukan gerakan-gerakan yang penggunanya inginkan.
"Bagaimana aku bisa melakukannya. ini memerlukan energi Qi yang sangat banyak." gumam Yuan Lin yang belum berhasil
"Hentikan latihannya nona sekarang nona masuklah kedalam danau susu itu setelah itu Nono harus bisa menahan apapun yang nona rasakan jangan pernah keluar sebelum airnya tenang" kata Naga Yang yang tiba-tiba muncul di depan Yuan Lin.
"Tapi aku belum bisa mempelajari semua teknik yang ada di buku ini." kata Yuan Lin.
"Jika nona memaksanya maka itu akan berakibat buruk pada tubuh nona. untuk sekarang nona ikuti saja apa yang saya katakan." ujar naga Yang .
Yuan Lin segera berjalan ke danau susu kemudian masuk kedalamnya. awalnya Yuan Lin menolak jika harus berendam disana tanpa menggunakan sehelai baju pun. Namum karena penjelasan yang di katakan Naga Yang akhirnya dia pun menurut dan menyuruh naga Yang keluar.
Saat sudah berada di tengah-tengah danau itu ia segera memejamkan matanya. tak berselang lama air danau itu mulai bergejolak dan mengeluarkan uap panas. Yuan Lin menahan rasa panas di tubuhnya dengan menggertakkan giginya kuat-kuat sampai beberapa saat ia mulai merasakan sakit di seluruh tubuhnya bahkan ia merasa saat ini ia sudah tidak memiliki tulang sama sekali karena rasa sakit yang amat sangat.
Danau susu adalah danau yang berguna untuk membentuk tulang yang jauh lebih kuat lagi dari pada sebelumnya. karena itu saat Yuan Lin masuk ke dalamnya air dari danau itu langsung mengeluarkan uap panas dan bergejolak Karena tulang-tulang yang Yuan Lin miliki masih sangat lemah.
Yuan Lin berteriak dengan sangat keras karena ia sudah tidak mampu lagi untuk menahan rasa sakit di semua badannya. tulangnya seperti di patahkan lalu sembuh kemudian di patahkan kembali seperti itulah yang Yuan Lin rasakan saat ini.
Setelah melalui proses yang sangat menyakitkan itu kini Yuan Lin menggigit bibirnya menahan rasa panas yang sangat panas sekali bahkan tubuhnya terasa terbakar saat ini. tiba-tiba saja warna dari air danau itu berubah menjadi hitam kebiruan. Yuan Lin sudah terkulai lemas karena penyiksaan yang ia terima tadi. bukan penyiksaan tapi itu sebuah proses agar tubuh Yuan Lin menjadi lebih kuat lagi.
Ia keluar dari danau itu dan segera memakai pakaiannya. dia terkejut ketika melihat warna dari danau itu.
"Sekarang nona sudah bisa berlatih kembali. tidak perlu khawatir warna danau itu akan pulih kembali setelah ini." kata Naga Yang .
"Aku merasakan tubuhnya menjadi lebih kuat dari sebelumnya. apa karena tadi aku berendam di danau itu." ucap Yuan Lin dengan bertanya.
"Benar sekali. sekarang tulang-tulang nona sudah jauh lebih kuat lagi dan untuk semua racun yang ada di tubuh nona semua sudah tidak ada." jawab Naga Yang .
"Pantas saja tadi aku merasakan sangat sakit seperti sedang di kuliti hidup-hidup." timpal Yuan Lin.
Setelah naga Yang menghilang dari sana ia pun melanjutkan latihannya. dengan sangat mudah ia mengumpulkan energi Qi tidak seperti sebelumnya yang harus berulang kali untuk mengumpulkannya. dia memulai gerakannya dengan mengayunkan pedangnya ke depan setelah itu ke belangkang dan ke depan lagi. setelah itu ia memfokuskan pikirannya dan menyalurkan energi Qi pada pedangnya kemudian dengan sangat pelan dia melepaskannya dan pedang itu pun melayang di depannya.
Yuan Lin menyalurkan energi Qi semakin banyak sehingga saat ini pedang itu bisa di gerakkan hanya dengan menggunakan telunjuk jarinnya saja.
"Hah ini sangat menguras tenagaku. jika aku melakukan ini saat melawan seseorang bisa-bisa aku yang akan dihabisi lebih dulu. aku harus mencari cara bagaimana caranya agar pedang ini terbang tapi tidak terlalu banyak menggunakan energi Qi." ucap Yuan Lin.
Ia pun berfikir sejenak dan mengistirahatkan tubuhnya sebentar.
"Aku yakin pasti ada cara lain. jika disini ada energi Qi pastilah ada energi alam juga kan. benar kenapa aku tidak mencobanya saja menggunakan energi alam." kata Yuan Lin.
Ia lantas memejamkan matanya merasakan energi yang yang di ciptakan oleh alam kemudian menyerapnya dan mulai menyalurkan pada pedang yang ada di tangannya. ia membuka matanya dan melepaskan pedangnya. dan benar saja dengan menggunakan cara ini tidak terlalu menguras tenaganya. setelah itu ia mulai mempelajari teknik pedang jiwa dari awal sampai akhirnya dia bisa menguasai sepenuhnya seluruh teknik yang ada di buku itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 353 Episodes
Comments
Oi Min
ternyata latihan nya di ruang dimensi to??
2023-06-08
0
senopati arya mada
manteeep thor,Aku suka😊😊😊
2022-09-16
1
fifid dwi ariani
trus berkarya
2022-09-10
0