Yuan Lin merasakan keanehan ketika sudah tidak lagi mendengar suara apapun. ia mengedarkan pandangannya dan berhenti pada sebuah bukit yang membuat ia menatapnya dengan lama.
"Kenapa aku merasa ada yang aneh dengan bukit kecil itu dan entah kenapa aku merasakan ada aura yang sangat besar dari sana." ucapnya dengan terus menatap ke arah bukit kecil itu kemudian menghampirinya.
"Ini seperti tumpukan batu." gumamnya yang kemudian menyingkirkan rumput-rumput yang sudah tumbuh disana.
Dan benar saja saat beberapa rumput sudah di bersihkan ia melihat jelas jika itu memang tumpukan batu dengan lumut yang sudah menempelinya. ia memperhatikan sekelilingnya dan tidak menemukan tumpukan batu lainnya. rasa bingung dan penasarannya pun kembali datang. ia mengambil satu batu yang berada di tengah-tengahnya kemudian ia mencoba melihat ada apa di balik tumpukan batu tersebut.
Sontak saja ia sangat terkejut ketika melihat apa yang ada di dalam sana yaitu sebuah goa. dengan segera Yuan Lin meruntuhkan semua batu itu yang membuat tanah yang ada di sekitarnya ikut bergetar.
"Siapa yang sudah membuat kekacauan disini." kata seekor singa dengan bulu berwarna merah kebiruan. ia merasa terganggu karena merasakan getaran tanah itu dan langsung mencari sumbernya.
Yuan Lin lantas masuk tanpa memastikan kondisi di dalam sana seperti apa. saat sudah mencapai di ujung goa ia sangat terkejut ketika melihat seekor naga yang cukup besar yang sedang melingkarkan ekornya. si naga yang merasakan ada kehadiran manusia pun membuka matanya.
"Manusia. kenapa kau ada disini? bagaimana bisa kau masuk kesini." tanya Naga itu dengan kewaspadaan yang sangat tinggi.
Yuan Lin pun tersadar ketika mendengar suara itu. hal yang sangat tidak ia percayai sekarang benar-benar ada di depannya bahkan bisa berbicara layaknya manusia pada umumnya.
Karena tidak mendapat jawaban apapun dari Yuan Lin, naga itu langsung menatapnya dengan tajam. ia sangat membenci manusia karena keserakahan mereka ia terpaksa harus berpisah dengan anaknya serta kehilangan suaminya.
"Jika kau kesini hanya untuk mengambil anakku maka bermimpilah manusia." kata naga itu.
Lagi-lagi tidak ada jawaban apapun dari Yuan Lin. dia masih belum sadar akan keterkejutannya melihat fakta yang sesungguhnya ini. sebelumnya dia pernah melihat naga tapi hanya di TV atau mendengar cerita dari orang-orang saja tapi sekarang dia benar-benar melihat wujud asli dari naga seperti apa.
Karena tidak mendapatkan jawaban apapun dari Yuan Lin seketika naga itupun marah. dia mengira jika Yuan Lin akan benar-benar mengambil anaknya. naga itu menyemburkan apinya ke arah Yuan Lin. dengan sigap Yuan Lin mengindari serangan itu dengan cara melompat.
"Sial. hampir saja aku mati sia-sia disini jika tidak menghindar." kata Yuan Lin yang merasa beruntung karena sebelumnya bisa menjadi seorang mafia sehingga ia dengan cepat dan gesit bisa menghindari serangan dengan mudahnya. jika saja ia terlambat maka sudah di pastikan jika saat ini ia sudah di alam yang berbeda lagi.
"Hei naga aku kesini bukan untuk mengambil anakmu. aku hanya penasaran saja dengan isi goa ini." kata Yuan Lin dengan datarnya. ia sangat kesal karena naga itu menyerangnya dengan tiba-tiba. tapi Yuan Lin teralihkan pada darah hitam kental yang keluar dari mulut naga itu.
"Ck yang benar saja aku yang di serang kenapa malah kau yang terluka." kata Yuan Lin dengan mencibir.
"Apa kau benar-benar tidak akan mengambil anakku?" tanya naga itu.
"Jika maumu seperti itu maka serahkan saja anakmu padaku sekarang juga." seru Yuan Lin dengan dinginnya.
Di luar dugaan Yuan Lin, naga itu malah menunjukkan anaknya yang ia sembunyikan di tengah-tengah ekor yang melingkar tadi. naga itu menatap Yuan Lin sebentar sebelum menyerahkan anaknya.
"Aku melihat mu sebagai orang baik. jagalah anakku karena diluaran sana banyak orang yang mengincarnya." ucap naga tersebut.
"Aku sudah bilang denganmu jika aku tidak akan mengambil anakmu sama sekali." kata Yuan Lin dengan beranjak keluar.
"Tunggu. aku akan menyerahkan anakku padamu karena aku sudah tidak bisa bertahan lebih lama lagi." kata naga itu yang membuat Yuan Lin berbalik badan.
"Apa maksudmu?" tanya Yuan Lin bingung
"Ini." Ucap naga itu dengan menyerahkan anaknya pada Yuan Lin.
"Aku terkena racun dari manusia-manusia serakah. sudah bertahun-tahun aku ada disini untuk melindungi anakku. aku menggunakan sisa kekuatan ku untuk melindungi goa ini dari mereka. tadi itu adalah kekuatan terakhir yang aku miliki Setelah ini aku akan pergi." jawab naga itu yang membuat Yuan Lin tertarik dengan ceritanya.
"Jadi kau sendiri yang membuat tumpukan batu itu di luar sana?" tanya Yuan Lin.
"Ya. setelah aku mengalahkan mereka aku terkena racun dari salah satu ketua mereka dan menyebabkan aku kehilangan separuh kekuatan ku. setelah itu aku membuat pelindung disini agar manusia itu tidak dapat menemukan ku lagi. aku harus melakukan itu jika tidak manusia-manusia serakah itu akan kembali lagi untuk mengambil anakku. aku menggunakan sisa kekuatan ku untuk membuat pelindung di goa ini agar tidak ada seoarang pun yang berani masuk. tapi entah bagaimana caramu bisa masuk kesini aku tidak tahu. ku lihat kau hanya manusia biasa yang tidak punya tingkatkan kultivasi tapi kenapa kau bisa meruntuhkan batu-batu yang sudah aku buat itu." kata Naga itu dengan bertanya pada Yuan Lin.
"Ohh itu aku hanya mengambil beberapa batu yang ada di paling bawah setelah itu aku menendangnya." ujar Yuan Lin yang membuat naga itu tidak percaya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 353 Episodes
Comments
fifid dwi ariani
sukses selalu
2022-09-10
0
AshaREALME
hegehehhe na ganya langsung ??? ... Apa nanti tertekan dg si Singa juga
2022-08-27
1
R@3f@d lov3😘
lucu😂😂😂gokil tapi pintar gak butuh tenaga bnyk cuma dikit
2022-08-14
0