"Lalu dimana ibuku sekarang apa dia juga tidak membelaku sama sekali dan membiarkan ku disini?" tanya Yuna.
"Tidak putri. putri jangan salah paham dulu. Permaisuri sangat membela putri karena beliau yakin jika putri tidak akan melakukan itu pada saudaranya begitupun juga dengan putra mahkota. sudah beberapa kali mereka menjelaskan pada kaisar tapi kaisar tidak mendengarkan apa yang mereka katakan. hingga permaisuri Jia Li jatuh sakit karena terlalu memikirkan putri dan ikut di asingkan di sini karena penyakit yang sudah tidak bisa di sembuhkan lagi." jawab Fu.
Yuna celingukan mencari keberadaan seseorang. Fu yang menyadarinya pun langsung menunduk dengan sedih.
"Maaf putri, permaisuri Jia sudah tiada." ucap Fu dengan menunduk sedih.
Entah kenapa Yuna yang mendengar perkataan Fu merasakan sesak di dadanya mungkin karena permaisuri Jia adalah ibu dari pemilik tubuh ini sebelumnya sehingga ia akan bereaksi saat menyebutkan nama ibunya.
"Sudahlah tidak perlu merasa bersalah. aku juga sedih karena tidak bisa melihat ibuku untuk yang terakhir kalinya." kata Yuna. tapi yang menjadi pertanyaannya saat ini adalah bagaimana bisa tubuh ini tertidur sangat lama dan baru saja bangun setelah kematiannya.
"Lalu apa yang terjadi padaku sampai aku tertidur begitu lama disini?" tanya Yuna.
"Sebenarnya saya tidak terlalu tahu putri. hanya saja putri seperti itu setelah seminggu berada disini. sebelumnya ada seorang tabib yang mengobati putri atas perintah dari kaisar tapi setelah putri seperti itu dia hanya datang satu bulan sekali saja untuk memberikan obat pada putri. dia bilang jika putri hanya terkena efek kelaparan saja. tapi putri yang membuat saya bingung adalah saat putri tidak bernafas tapi jantung putri masih berdetak dengan normal." kata Fu .
Yuna yang mendengar cerita dari Fu pun merasakan ada kejanggalan disini.
"Jika tabib itu benar-benar mengobati lantas mengapa aku ada disini. ck tabib bodoh itu memakai alasan yang sangat tidak masuk akal. mana ada orang kelaparan sampai seperti itu yang ada dia terkena magh atau migren baru aku percaya. baiklah putri Wei Yuan Lin aku akan membalaskan dendamu dan juga ibumu." batin Yuna dengan tekad yang sangat kuat.
Saat ini yang Yuna butuhkan hanya latihan berjalan saja. tidak mungkin kan dia akan menjalankan rencananya sedang dirinya saja bergerak saja susah.
Dengan di bantu Fu ia berjalan dengan pelan di depan gubuknya. setelah setengah hari penuh dia berlatih akhirnya kini dia bisa berjalan normal lagi.
"Saya akan bawakan minum untuk putri." ucap Fu dengan beranjak.
"Tidak usah biar aku saja yang akan membawakannya untukmu. kau hanya tinggal duduk saja." ujar Yuna dengan masuk.
Fu yang melihat putri Yuan Lin sudah masuk pun segera menyusulnya.
"Kenapa kau malah ikut masuk. aku kan menyuruhmu untuk menunggu di luar saja." kata Yuna.
"Apa yang putri lakukan ini adalah tugas saya sebagai pelayan putri " ucap Fu yang membuat Yuna menatapnya dengan datar.
"Sudah aku bilang kau itu bukan pelayanku kau adalah temanku jadi bersikaplah seperti teman pada umumnya. aku bukan putri manja yang hanya duduk dan meminta saja. dan ya panggil aku Lin Lin karena aku bukan putri." kata Yuna dengan dinginnya.
"Ba baiklah put...eh Lin Lin." ucap Fu dengan terharu. ia tidak menyangka jika seorang putri bisa menganggap dirinya yang seorang pelayan bisa menjadi teman.
"Oh iya Lin Lin mungkin sebentar lagi tabib itu akan datang." kata Fu yang membuat Yuan Lin terkejut (untuk sekarang panggilan Yuna menjadi Yuan Lin ya agar tidak bingung)
"Kenapa kau baru mengatakannya sekarang hah." kata Yuan dengan kesalnya. kemudian ia beranjak masuk yang membuat Fu bingung dan segera menyusulnya.
"Apa yang put maksud ku apa yang sedang Lin Lin lakukan?" tanya Fu ketika melihat Yuan Lin yang berbaring.
"Diamlah aku akan berakting dan kau jangan mengacaukannya kau hanya cukup diam dan lihat saja apa yang akan aku lakukan." jawab Yuan Lin.
"Berating? apa itu?" tanya Fu dengan bingungnya.
Yuan Lin menepuk jidatnya karena ia tidak ingat jika saat ini dia berada di dunia yang berbeda. Dan benar saja tak berselang lama seorang pria datang dan langsung di persilahkan masuk oleh Fu. seperti biasanya Fu hanya menunggu di luar saja saat putri Yuan Lin di periksa oleh tabib.
Yuan Lin pun langsung menjalankan aksinya. dia menahan nafasnya agar tabib itu tidak curiga jika putri Yuan Lin sudah sadar sepenuhnya. tapi dia mencium bau yang sangat aneh dan seketika dia menyadari sesuatu.
"jadi ini yang kau lakukan tabib bodoh. cih kau pikir kau akan berhasil lagi untuk meracuni putri Yuan Lin setelah aku ada disini he." batin Yuan dengan geramnya.
Ketika obat itu akan di masukkan kedalam mulutnya dengan kasarnya ia lantas menepis tangan tabib itu dan langsung membuka matanya dan menatap tajam ke arahnya.
"Pu putri..." ucap tabib itu dengan terkejut.
"Jadi kau yang meracuniku selama ini hah." kata Yuan Lin dengan sinisnya. tidak perlu di tanyakan lagi saat ini tabib itu sudah gemetar ketakutan.
"Ti tidak putri mana berani saya melakukannya." jawab tabib itu dengan berdalih.
"Benarkah? jika begitu aku ingin melihat mu meminumnya sekarang." kata Yuan Lin yang membuat tabib itu terkejut.
"Sa saya tidak sedang sakit putri. ini untuk kesehatan putri jadi Putri harus segera meminumnya." ujar tabib itu yang sudah ketakutan setengah mati tapi ia tetap berusaha untuk menatap mata Yuan Lin
"Minum sekarang." seru Yuan Lin.
"Minum sekarang atau aku yang akan meminumnya padamu hah." bentaknya dengan marah.
Fu yang mendengar teriakkan Yuan Lin pun seketika masuk. ia takut akan terjadi apa-apa padanya.
"Lin Lin ada apa ini kenapa kau berteriak?" tanya Fu yang tidak mendapat jawaban dari Yuan Lin.
"MINUM SEKARANG JUGA." teriak Yuan Lin yang sudah habis kesabarannya.
Mendengar teriakkan dari putri Yuan Lin membuat kaki si tabib itu menjadi lemas. ia terduduk tepat di bawah kaki Yuan Lin. sementara Yuan Lin menatapnya dengan sangat tajam.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 353 Episodes
Comments
Zhee
ceritanya lumayan , tpi paling sebel kalau babunya cerewet bin lemottt
2024-12-05
1
hc gf
lnjuttttt
2023-09-14
0
Oi Min
tabib yg malang. g tau aja di balik tubuh putri yg lemah ada jiwa Queen mafia
2023-06-08
0