Melihat kemampuan yang tidak pernah mereka lihat sebelumnya, membuat mereka sangat terkejit hingga rahang mereka jatuh ke bawah. Kemampuan tersebut adalah kemampuan untuk membangkitkan kembali yang telah mati.
" Ini... Apaan?! " Ucap Osama dengan ekspresi wajah yang terkejut serta dengan dahi yang di penuhi keringat.
Melihat Tiga Demon Snake bangkit lagi, itu benar - benar mengerikan serta membuat mereka menjadi khawatir.
" Pertama kalinya aku melihat hal seperti ini... Aku rasa penyihir kerajaan pun tidak dapat melakukannya. " Ucap Vina dengan terkejut. Membandingkan kemampuan seorang penyihir kerajaan dengan Necromancer jelas sangat mustahil.
Penyihir tidak dapat membangkitkan yang telah mati, namun mereka dapat memanggil sebuah roh untuk di jadikan sebagai makhluk summon mereka. Hal itu memungkinkan para penyihir dapat menang dalam pertarungan, karena adanya bantuan dari roh yang mereka panggil.
" Orang ini kalau tidak salah... Dia dapat bergerak dengan cepat... Dan dia juga bisa sihir, dan sekarang dia bisa membangkitkan yang telah mati... Sebenarnya apa class yang ia miliki? " Ujar Irina dengan bingung setelah melihat kemampuan yang di miliki oleh pria tampan yang ada di depannya. Ai sangat bingung dengan class yang dimiliki oleh pria tersebut.
" Apa pun itu... Jangan sampai kita memprovokasinya... " Ujar Osama. Memberikan saran kepada yang lainnya untuk tidak menyinggung perasaan orang tersebut.
Vina dan Irina setujuh untuk tidak memprovokasi pria tersebut. Namun di saat yang sama mereka sadar kalau ada yang kurang. Mereka saling memandang satu sama lain, dan sadar kalau salah satu dari mereka sudah tidak ada di tempatnya.
' Si bodoh itu... Apa yang dia lakukan?!! ' Ujar Osama dalam hatinya serta wajah yang di penuhi keringat.
Di sana ia melihat temannya menghampiri pria berambut putih yang membangkitkan Demon Snake.
Kakuya dengan santai memegang pundak pria tersebut dan dengan percaya diri ia berkata " Hei sobat, bergabunglah dengan ku... Dengan kemampuan yang kau miliki akan sangat membantu diriku di masa depan... Kita akan menjadi sangat sukses bila kita bekerja sama. " Ajak Kakuya kepada pria tersebut.
Mereka bertiga tercengang dan kaget saat mendengar perkataan Kakuya. Dalam hati mereka ' WTF!! Dasar sinting!! ' Ujar mereka bertiga.
Saat itu niat membunuh langsung terpancar dari tubuh pria berambut putih tersebut. Ia menoleh serta dengan tatapan mata nya yang mengerikan, ia menatap Kakuya dengan tatapan yang haus darah.
" Baj*ingan... Siapa yang mengizinkan mu menyentuh pundakku! " Ucap pria berambut putih tersebut dengan mata yang di penuhi niat membunuh.
Kakuya langsung pucat saat melihat tatapan mata merah yang mengerikan itu. Tubuhnya tanpa sadar langsung gemetaran. Tanpa sadar pun ia mengangkat tangannya dari pundak pria berambut putih tersebut, dengan tangan yang gemetaran.
Dalam hatinya yang ketakutan ia berkata ' Apa apaan ini... Niat membunuhnya luar biasa kuat... Seolah dia akan menerkamku! ' Ucapnya dalam hati sambil membayangkan kengerian dari pria berambut putih tersebut.
Saat itu sebuah suara terdengar " Tuan! Tolong maafkan perbuatan teman kami... Dirinya tidak bermaksud untuk menyinggung anda! " Ucap Osama dengan wajah yang pucat serta berkeringat.
" Tolong maafkan kami tuan karena telah menyinggung mu, karena kelakuan bodohnya kami sampai menyinggung mu... Tolong maafkan kami! " Lanjut Irina memohon kepada pria tersebut untuk memaafkan kelakuan dari temannya tersebut.
Sementara itu Vina terduduk diam sambil memegangi kakinya erat erat di dadanya. Ia tidak sanggup untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.
Namun pria berambut putih itu tidak merubah pandanganya, dalam hal itu ia juga berpikir. ' Energi sihirku terkuras karena membangkitkan mereka... Kalau aku melawan kelompok petualang ini sekarang... Jelas aku yang akan kalah walau aku punya tiga Demon Snake di sampingku. Ketiga Demon Snake ini tidak akan bertahan lama karena energi ku yang tinggal sedikit. ' Pikir nya saat itu.
Dengan tatapan membunuh serta memberikan sebuah tekanan ancaman. Ia berkata kepada kelompok petualang tersebut. " Untuk kali ini aku lepaskan kalian... Selanjutnya aku akan membunuh kalian! " Ujar pria berambut putih dan memberikan mereka sebuah peringatan terakhir.
Mereka benar - benar merasakan ancaman yang luar biasa dari pria berambut putih tersebut. Mereka gemetaran saat mendengar tersebut, bahkan sampai suara menelan ludah pun terdengar.
Setelah itu pria tersebut pergi meninggalkan mereka semua, tanpa berpamitan atau pun hal lainnya. Di sisi lain. Kelompok petualang tersebut merasa legah karena mereka bisa terhindar dari kematian.
Namun tatapan Osama pada saat itu langsung tertuju kepada Kakuya yang merupakan biang masalahnya. Dengan kesal ia berkata kepada Kakuya.
" Bocah bego! Kalau kau mau cari mati jangan ajak - ajak kami sialan! " Ucap Osama dengan kesal kepada Kakuya. Karena ia berpikir kalau tindakan Kakuya sebelumnya dapat membuat mereka kehilangan nyawa mereka.
" Ha!! Kau bisa apa barusan! " Balas Kakuya dengan kesal. Karena ia tidak terima di panggil bocah bego.
" Bukankah itu kenyataan... Otakmu yang lelet itu hampir membuat kita kehilangan nyawa. " Ujar Osama sambil mengejek Kakuya.
Kakuya yang kesal pun segrah menarik pedangnya dan menodongkannya pada Osama sambil berkata " Kalau kau mau bertarung langsung saja, ayo kita lakukan! " Ucap Kakuya dengan kesal.
Melihat sikap Kakuya membuat Irina juga kesal. " Hentikan itu Kakuya, kau yang salah kali ini... Apa kau belum sadar seberapa masalahnya dirimu itu? " Ujar Irina.
Seseorang pun ikut angkat suara " Ya... Bisa kah kau berpikir lebih pintar sedikit... Jika ada obat yang bisa membuatmu pintar aku akan membelikannya untukmu. Agar kau bisa menjadi pintar walau sedikit. " Ucap Vina saat itu. Sambil mengejek Kakuya, ia juga tidak senang dengan sifat Kakuya yang sombong.
" Haaa... Jujur saja. Aku lagi gak ada mod untuk bertarung dengan mu... Toh kenapa juga aku harus bertarung kalau sudah tahu hasilnya aku pasti akan menang. " Ujar Osama sambil membalikkan badannya dan melangkahkan kakinya untuk pergi.
Mendengar itu semua membuat Kakuya merasa terhina. Dirinya yang kuat dan hebat di hina oleh rekannya sendiri, saat itu niat membunuh ia tujukan kepada Osama yang sedang pergi meninggalkan mereka.
" Berhenti kau disana Osama! " Teriak Kakuya dengan kuat.
Osama menghentikan langkah kakinya, lalu berbalik dengan tatapan yang serius. " Bsrhenti berteriak... Apa kau mau berhadapan dengan monster seperti tadi? " Balas Osama dengan ekspresi yang serius.
Kakuya langsung tertegu mendengar perkataan Osama, sambil mengingat kejadian saat mereka di pojokan oleh monster Black Spider.
Melihat Kakuya yang hanya diam. Osama pun berpaling dan berjalan sambil berkata. " Ambil bagian Black Spider yang kita butuhkan untuk bukti kalau Quest telah selesai, setelah itu kita kembali ke kerajaan Blue Sky Bird. " Ujar Osama dan meminta rekannya untuk mengambil bagian - bagian tubuh monster yang akan di jadikan bukti untuk Quest mereka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 304 Episodes
Comments
Gak komen gk makan
lega gk pakek h,hadia pakek h,ketuker bro
2024-03-19
0
Bee
oi Thor tolong lah dijelasin dapat apa aja dan dapat berapa exp setelah membunuh monster,,, jangan tiba tiba udah naik lvl aja sistem nya jadi ga guna njirrr
2022-06-09
0
Syafiq Fahlefi
Sifat mc terlalu dibuat buat, ia angkuh, sombong, dan tidak mempunyai hati nurani layaknya manusia. Ia merasa dirinya hebat dan sangat merendahkan orang lain.
Buktinya aja jelas pas orang cuma megang pundaknya malah diancam bunuh, gak jawab apa apa pas orang tulus berterima kasih dan yang paling utama mc terlihat seperti villain jika dilihat dari potensi kekuatan dan sifatnya
2022-05-10
1