Episode tujuh belas

Mommy gak jadi libur 🙊🙈😂💃💃💃

.

.

.

.

Minggu siang di ruang tamu keluarga Pranata kini tak sesepi biasanya, karena hari ini ada acara arisan di rumah Pranata.

"Maaf ya Jeng lama ... " ujar Tamara yang baru ikut bergabung bersama dengan teman temannya.

"Iya Jeng Tamara gapapa ..." ucap jeng Risa salah seorang teman arisan Tamara.

"Anak bungsu saya gak ada di rumah malah kabur entah kemana." Keluh Tamara karena sedari tadi mencari Bian namun tak urung bertemu.

"Bukankah ini weekend? memangnya kemana dia?" Tanya jeng Dewi.

"Nah itu dia, tadi pagi dia ada di rumah lagi bermain sama cucu pertama saya, tapi sekarang malah ngilang." Jawab Tamara sambil berdecak.

"Oh ya mana si kembar jeng? kita belum ketemu lagi." Ujar salah seorang teman Tamara satu lagi.

"Arya sama istri dan anaknya lagi pergi kerumah mertua nya, Kakek nya yang disana kangen sama kembar katanya. Makanya mumpung weekend jadi pada kesana. Anak sulung saya ngamar sama anak nya. Dan anak Bungsu entah kemana." Ucap Tamara sedikit kesal.

"Sabar ya Jeng, namanya juga laki-laki." Ujar jeng Risa sambil tersenyum.

"Eh Jeng, bagaimana kalau anak kamu di jodohkan sama anak Jeng Lia. Dia kan anaknya perempuan tuh, cocok sama anak Jeng Tamara." Ujar Jeng Dewi.

"Nah cocok tuh Jeng, bisa sama yang mateng atau yang masih mangkel." Kata jeng Risa kepada jeng Lia.

"Dikata anak Jeng Tamara mangga apa pake mangkel sama mateng." Jawab jeng Lia sambil tertawa.

"Hemm boleh juga tapi haduhh, saya sendiri bingung Jeng, anak sulung saya masih susah love on. Kalau anak bungsu saya hadeuhh,,, biasa lah anak muda gimana sih." Keluh Tamara.

"Ah biarin aja namanya juga anak muda Jeng, gimana kalau kita atur pertemuan buat anak kita. Kita suruh kenalan aja dulu masalah jodoh atau enggak serahkan saja pada mereka." Ujar jeng Lia sambil menyeruput teh nya.

"Nanti coba saya tanyakan sama anak saya ya Jeng." Jawab Tamara tersenyum.

Akhirnya mereka semua melanjutkan arisannya dengan campuran ghibah dan juga canda tawa hingga tanpa terasa waktu sudah sore.

🍂

"Bi, lapeeerr ... " Ucap Lira sambil memegangi perutnya dan memasang wajah memelasnya.

Namun Bian hanya diam dan fokus dengan menyetir, ia sangat kesal karena merasa tertipu oleh Lira.

"Bi .. udah dong jangan marah, kan Lira gak salah! Yang salah itu kamu ngapain sok tau begitu tanpa nanya dulu." Kata Lira memanyunkan bibirnya.

"Tapi lo kan bisa ngasih tau gue Ra!" Ucap Bian dengan kesal. Bian merasa sangat malu kepada dokter dan suster yang telah menertawakan kebodohan nya.

Bisa bisanya dia mengira Lira hamil dan keguguran karena ulah nya. Dia begitu merasa bersalah makanya dia panik dan khawatir tapi ternyata Lira tidak apa apa dan hanya MENSTRUASI. Rasanya Bian ingin menenggelamkan dirinya ke samudra lepas biar tak ada yang mengetahui kebodohannya.

"Gimana gue mau ngasih tau elo bambang kalo lo main asal gendong gendong gue, mana pake acara di ciumin ke pintu mobil lagi. Lo kata pinggang gue gak sakit apa!" Kata Lira setengah berteriak dan sudah melupakan sedang berbicara dengan siapa.

"Yang kepentok pinggang lo tapi yang lo pegang perut, di tambah gue lihat banyak darah gitu gimana gue gak panik Hah!" Suara Bian juga tak kalah tinggi dari Lira.

"Gue kan lagi dapet Bi, makanya gue berusaha lari waktu lo siram air karena gue lagi banyak banyak nya. Lo gak tau gimana rasanya jadi perempuan kalau lagi dapet, udah mood nya naik turun badan pada pegel di tambah ****@* gue cium batu sama pintu mobil. Nikmat mana lagi yang kau dusta kan FABIAN!" teriak Lira dengan emosi karena dirinya terus di salahkan oleh Bian.

"Dan juga lo lihat nih." Lira menyingkap kaosnya sedikit ke atas sehingga menampilkan sebagian kulit pinggangnya yang putih mulus dan sedikit berwarna kebiruan akibat di cip@k pintu mobil.

"Lo pikir gak sakit apa ampe memar begitu, dan kalau lo lihat gue megang nya perut mata lo katarak, jelas jelas yang gue pegang pinggang mungkin tangan satu kiri gue yang gak sengaja megang perut au ah. Intinya elo yang salah bukan gue jadi STOP nyalahin gue!" Ucap Lira marah marah meluapkan emosinya.

Sedangkan Bian yang sudah menghentikan mobilnya sedari tadi hanya menyimak dan mendengarkan cetolehan Lira. Bukan celotehan lebih tepatnya matanya masih terfokus pada kulit pinggang Lira yang masih terekspos sedikit lantaran Lira ingin menunjukkan luka lebam nya.

Mas Bian ... Mas Bian ... itu Mata tolong di kondisikan 🙊🙈💃💃

Terpopuler

Comments

Ney Maniez

Ney Maniez

🤭

2022-08-12

0

Unhy'x Erwin

Unhy'x Erwin

🥰🥰🥰🥰

2022-05-07

0

💫R𝓮𝓪lme🦋💞

💫R𝓮𝓪lme🦋💞

fokus Bian,baru lihat pinggangnya 😁

2022-04-04

1

lihat semua
Episodes
1 Episode satu
2 Episode dua
3 Episode tiga
4 Episode empat
5 Episode lima
6 Episode enam
7 Episode tujuh
8 Episode Delapan
9 Episode sembilan
10 Episode sepuluh
11 Episode sebelas
12 Episode dua belas
13 Episode tiga belas
14 Episode empat belas
15 Episode lima belas
16 Episode enam belas
17 Episode tujuh belas
18 Episode delapan belas
19 Episode sembilan belas
20 Episode dua puluh
21 Episode Dua puluh satu
22 Episode Dua puluh dua
23 Episode Dua puluh tiga
24 Episode Dua puluh empat
25 Episode Dua puluh Lima
26 Episode Dua Enam
27 Episode Dua Tujuh
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode.53
54 Episode.54
55 Episode.55
56 INFO
57 Episode.56
58 Episode.57
59 Episode.58
60 Episode.59
61 Episode.60
62 Episode 61
63 Episode 62
64 Episode 63
65 Episode 64
66 Episode 65
67 Episode 66
68 Episode 67
69 Episode 68
70 Episode 68
71 Episode 69
72 Episode 70
73 Ending
74 Sequel
75 INFO GIVE AWAY
76 GIVE AWAY Web series Story of Maid
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Episode satu
2
Episode dua
3
Episode tiga
4
Episode empat
5
Episode lima
6
Episode enam
7
Episode tujuh
8
Episode Delapan
9
Episode sembilan
10
Episode sepuluh
11
Episode sebelas
12
Episode dua belas
13
Episode tiga belas
14
Episode empat belas
15
Episode lima belas
16
Episode enam belas
17
Episode tujuh belas
18
Episode delapan belas
19
Episode sembilan belas
20
Episode dua puluh
21
Episode Dua puluh satu
22
Episode Dua puluh dua
23
Episode Dua puluh tiga
24
Episode Dua puluh empat
25
Episode Dua puluh Lima
26
Episode Dua Enam
27
Episode Dua Tujuh
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode.53
54
Episode.54
55
Episode.55
56
INFO
57
Episode.56
58
Episode.57
59
Episode.58
60
Episode.59
61
Episode.60
62
Episode 61
63
Episode 62
64
Episode 63
65
Episode 64
66
Episode 65
67
Episode 66
68
Episode 67
69
Episode 68
70
Episode 68
71
Episode 69
72
Episode 70
73
Ending
74
Sequel
75
INFO GIVE AWAY
76
GIVE AWAY Web series Story of Maid

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!