"Lo beneran mau dateng besok?" Tanya Keynan kepada Ariel. Saat ini Ariel dan Keynan sedang bersantai di sebuah Caffe yang tak jauh dari kampus Ariel.
"Gue bingung banget Key," keluh Ariel sambil menjambak rambutnya dan meletakkan kepalanya di meja.
"Ya udah sih dateng aja, sama gue juga gapapa." Kata Keynan sambil menaik turunkan alisnya dan tersenyum membuat Ariel melengos dan berdecak.
"Mereka berdua udah kenal sama lo, gue kan bilang nya mau bawa cowok gue!" Seru Ariel.
"Kenapa gak lo ajak aja anak majikan lo yang sering lo ceritain itu?" Tanya Keynan.
"Huaaa jangan bahas dia, kepala gue rasanya makin mau pecah." Pekik Ariel semakin frustasi kala mengingat mulutnya yang tanpa sadar curhat kepada Bian masalah malam itu.
"Bagus banget ya lo, pamit kuliah tapi malah asik pacaran disini!" Ujar seseorang yang suaranya sangat familiar di telinga Ariel membuat Ariel mendongakkan kepalanya.
"Bi Bian--" Ucap Ariel terbata sambil menelan Saliva nya.
"Wohooo santai men ... " ucap Keynan tersenyum sinis saat melihat Bian datang dengan wajah dingin nya.
"Pulang sekarang!" Kata Bian seraya menarik tangan Ariel.
"Eits santai gue bilang, jangan kasar sama cewek!" Seru Keynan marah karena Ariel di tarik dengan kasar oleh Bian.
"Gak usah ikut campur lo!" pekik Bian juga marah.
"Lo yang ikut campur urusan kami, lo datang dan marah marah gak jelas, Why? siapa lo?" Tanya Keynan dengan sinis.
"Key, stop ... " ucap Ariel menatap tajam ke arah Keynan yang malah semakin senang melihat aura kemarahan di wajah Bian.
"Dia pembantu gue asal lo tau, dan gue di tugaskan sama nyokap gue buat jemput dia, jad lo gak usah ikut campur lagi!" Seru Bian.
"Bi aku akan pulang sebentar lagi ... " kata Ariel lirih.
"Gue bilang pulang ya pulang!" Seru Bian kepada Ariel.
"Gue bilang jangan kasar sama cewek!" Bentak Keynan tak terima Bian kasar kepada Ariel.
Sejujurnya Ariel bingung kenapa Bian tiba tiba datang dan marah kepadanya saat dia bersama Keynan. Bukankah itu masalah pribadi nya meskipun ia pembantu di rumah Bian tapi ini kan di luar. batin Ariel.
"Stop, Key udah gue balik sekarang aja." Kata Ariel berusaha melerai perdebatan keduanya.
"Tapi Riel tan --" ucap Keynan langsung di potong oleh Ariel.
"Nanti gue telfon elo, oke ... " ucap Ariel lalu menarik tangan Bian keluar dari Caffe agar tak jadi tontonan.
Di dalam mobil.
"Siapa dia?" Tanya Bian dingin dan datar. Saat ini keduanya sudah berada di dalam mobil Bian.
Bian yang awalnya ingin menemui teman teman nya yang di dalam ruang VIP Caffe itu tidak sengaja melihat Lira dan Keynan tengah duduk berdekatan sambil Keynan memainkan anakan rambut Lira dan itu membuat emosi Bian membara seketika.
"Bukan urusan kamu!" Jawab Lira ketus sambil membuang muka ke arah jendela.
Tiiiiinnnnnnn ....
Bian memukul setir mobilnya hingga tidak sengaja menekan klakson mobilnya. Membuat Lira terlonjak kaget dan seketika menoleh ke arah wajah Bian.
"FABIAN!" Seru Lira terkejut.
"Gue tanya sekali lagi siapa dia!" Kata Bian menatap tajam mata Lira membuat Lira gugup.
"Bu bukan si siapa siapa." Jawab Lira sedikit gugup. "Lagi kenapa lo kepoo sih, itu masalah pribadi gue, jadi siapa dia dan ada hubungan apa gue sama dia gak ada urusan nya sama lo!" Seru Lira.
"Ada!" Teriak Bian membuat Lira kembali terkejut.
"A apa hubungan lo Bi, lo bukan siapa siapa gue jadi gue mau jalan dan berduaan sama siapa bukan uru---" Ucapan Lira terpotong kala Bian langsung membungkam bibir Lira dengan bibirnya membuat Lira membulatkan matanya dengan sempurna.
Mas Bian mulai nakal nih 🙊🙈💃💃
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 76 Episodes
Comments
Mimien Wibowo
duuuh mas Bian dah kek soang
nyosor aj 🤭
2023-08-14
0
jHahaha si babang Bian mulai nakal ni yeee main nyosor aja kek Soang😂
2023-01-28
1
Zainab ddi
bian cemburu
2023-01-22
0