Ch 19. - Masa Lalu

"Ke-kenapa malah jadi begini?"

"Di-dia terlalu kuat!"

"Bah-bahkan dia belum bertarung serius dari tadi,"

"Lebih baik kita kabur sekarang!"

Para murid laki-laki yang melihat Ryuga memenangkan pertarungan dengan mudah sekarang merasa takut padanya,para murid itu hendak melarikan diri dari pembalasan Ryuga,namun Yato,Shoko dan Yuki menghadang mereka.

"Hei mau kemana kalian?"

Ucap Shoko dengan menyeringai.

"Hehe kalian tidak bisa kabur."

Ucap Yato dengan tertawa kecil.

Sedangkan Yuki hanya mengangguk menyetujui ucapan Yato.

Para murid itu tidak bisa melawan ketiga orang itu,karena mereka adalah murid peringkat 5 teratas dalam ujian masuk Akademi.

Saat para murid itu dalam keadaan terpojok,tiba-tiba terdengar suara seseorang yang mereka takuti.

"Oi,mau kemana kalian?,"

Tanya Ryuga yang melihat para murid laki-laki ingin kabur darinya,tentu Ryuga tidak akan membiarkannya begitu saja.

"Bukan kah ada sesuatu yang harus kalian katakan?"

Ryuga bertanya dengan menatap tajam para murid laki-laki itu.

"Hiikk!"

Para murid yang mendapat tatapan tajam dari Ryuga tersentak kaget ketakutan.

"Kami salah,maafkan kami Ryuga-san"

Para murid itu dengan kompaknya segera membungkuk hormat untuk meminta maaf kepada Ryuga.

"Hah...baiklah kalian ku maafkan."

Balas Ryuga dengan menghela nafas dan tak ingin membuat masalah lebih jauh lagi.

"Yah...itu memang reaksi yang wajar saat melihat murid baru di Akademi tanpa ujian dan masuk ke kelas Rank S."

Batin Ryuga sedikit merasa bersalah.

"Terima kasih Ryuga-san."

Balas para murid laki-laki merasa senang.

"Kya...keren sekali!"

Semua murid perempuan memuji kehebatan Ryuga.

Sementara itu diluar arena Akademi,seorang gadis cantik yang tampak sangat berkharisma melihat semua pertarungan Ryuga dari awal sampai akhir pertandingannya.

"Anak itu terlihat seperti murid baru,"

"Dan dia begitu hebat,aku akan mengajaknya bertarung denganku dilain waktu."

Ucap gadis itu dengan tersenyum penuh makna.

**

Setelah pertarungan itu,semua murid di izinkan untuk beristirahat oleh Mayumi sensei.

Di kantin murid tingkat senior Akademi Kyosai.

Terlihat Ryuga,Yato,Yuki dan Shoko sedang menikmati makanan sembari

berbincang-bincang.

"Ryu-chan kau tadi sangat hebat."

Ucap Yato memuji Ryuga.

"Ya,kau sungguh luar biasa,apalagi dengan skill penyimpanan mu itu."

Ucap Shoko juga memuji Ryuga.

"Haha terima kasih."

Ryuga yang mendapat pujian itu hanya dapat tertawa canggung.

"Ngomong-ngomong Ryuga-san,seminggu yang lalu setelah ujian hunter kedua kau pergi kemana?"

Tanya Shoko dengan penasaran.

"Ya,kami tidak melihatmu setelah itu."

Yato juga penasaran kemana perginya Ryuga waktu itu.

"Ah waktu itu aku sedang dipanggil oleh pemimpin Asosiasi."

Jawab Ryuga sedikit berbohong,tapi itu benar adanya kalau Ryu saat itu berada di ruangan pemimpin Asosiasi.

"Hmm begitu ya."

Yato mengangguk paham.

"Apa hubunganmu dengan pemimpin Asosiasi?"

Shoko bertanya hal lain.

"Dia dan ayahku dulu teman lama."

Balas Ryuga dengan sedikit tersenyum.

"Kenapa aku tidak melihat Kei-san?"

Ryuga yang penasaran dimana Kei berada pun bertanya.

Setahu Ryuga Kei juga bersama mereka bertiga saat di gedung Asosiasi.

"Oh kalau Hiroshi Kei dia berada di kelas Rank S tahun kedua."

Balas Shoko sambil mengunyah makanan.

"Hmm"

Ryuga hanya mengangguk paham.

"Yuki,kenapa dari tadi kau hanya diam saja"

Tanya Yato kepada Yuki dengan senyuman penuh makna.

"Bukan kah ada yang ingin kau katakan kepada Ryuga?"

Ucap Shoko menggoda Yuki.

"Itu..."

Jawab Yuki dengan pipi memerah.

"Ada apa Yuki-san?"

Ryuga yang dari tadi melihat Yuki pun merasa aneh atas sikapnya itu.

"Ryu-Ryuga-san".

Yuki memanggil Ryuga dengan gugup.

"Ya."

Jawab Ryuga.

"A-apa kau tidak mengingat diriku?".

Tanya Yuki yang masih gugup.

"Bukan kah seminggu yang lalu kita bertemu di gedung Asosiasi?"

Balas Ryuga dengan memiringkan kepala.

"Bukan itu!"

Ucap Yuki dengan suara sedikit keras.

"Apa kau benar-benar tidak mengingatnya?"

Lanjut Yuki bertanya dengan suara sedikit bergetar.

"Eh apa maksudmu Yuki-san."

Ryuga benar-benar tidak paham apa yang dimaksud oleh Yuki itu.

"Delapan tahun yang lalu,a-apa kau benar-benar telah lupa?"

Ucap Yuki dengan suara bergetar dan mengeluarkan air matanya.

"Yuki kau kenapa?"

Shoko yang melihat sahabatnya itu menangis tentu merasa khawatir.

Yuki tidak membalas Shoko,lalu ia mengambil jepit rambut yang terpasang di poninya dan,

Brakk

Yuki menggebrak meja kantin dan pergi meninggalkan Ryuga dan lainnya.

"Ada apa dengannya?"

Tanya Yato yang pertama kalinya melihat Yuki menangis seperti itu.

"Entahlah."

Shoko pun tidak tau alasan Yuki menangis,tapi ia tahu kalau itu ada hubungannya dengan Ryuga.

Ryuga yang melihat Yuki menangis dan pergi meninggalkannya begitu saja pun tidak tau alasannya.

Tapi saat Ryu melihat ke meja,

"Apa ini?"

Ryuga mengambil jepitan rambut berwarna merah yang ada dimeja.

"Itu jepitan rambut milik Yuki".

Balas Shoko yang memang tau kalau itu jepitan rambut milik Yuki.

"Aku seperti pernah melihatnya."

Ryuga lalu memandangi jepitan rambut berwarna merah itu.

"Kata Yuki itu diberikan oleh seseorang yang sangat penting baginya."

Ucap Shoko mengingat-ngingat saat Yuki bercerita dulu lalu melanjutkan,

"Apa jangan-jangan kamu yang memberikan jepitan itu Ryuga-san?"

"Entah,aku pun tidak mengingat-nya,"

"Ughh"

Tiba-tiba terlintas suatu ingatan di kepala Ryuga.

[Ding]

[System Sedang Mencari Ingatan Host Yang Telah Hilang]

Ditaman,delapan tahun yang lalu sebelum Ryuga mendapat kebangkitan.

"Hei apa yang sedang kalian lakukan?"

Seorang anak laki-laki berusia sekitar 7 tahunan melihat gadis kecil yang sedang ditindas oleh dua orang anak sebayanya.

Dua anak yang menindas gadis kecil itu pun menoleh ke arah sumber suara.

"Apa mau mu?"

Tanya salah satu anak yang menindas gadis kecil itu.

"Hentikan apa yang telah kalian lakukan pada gadis itu!"

Ucap anak laki-laki itu dengan berani kepada dua orang anak yang menindas gadis kecil itu.

"Kenapa kami harus berhenti?"

Tanya salah satu anak yang menindas gadis kecil itu.

"Karena itu tindakan yang salah!"

Ucap anak laki-laki itu dengan tegas.

"Hah?jangan ikut campur kau bocah tengik!"

Dua anak yang menindas gadis kecil itu ingin memukul anak laki-laki yang berniat membela gadis yang ditindasnya.

Bag

Bug

Brak

"Aghh"

"He-hebat."

Ucap gadis kecil yang ditindas tadi dengan kagum melihat seorang anak seusianya menghajar dua orang sekaligus.

"Apa kau baik-baik saja?"

Tanya anak laki-laki itu lalu mengulurkan tangannya kepada gadis yang telah ditolongnya.

"Mmm"

Gadis itu pun mengangguk lalu memegang tangan anak laki-laki itu dan kembali berdiri.

"Namaku Ryuga,kalau kamu?"

Anak laki-laki itu memperkenalkan dirinya.

"Namaku Sakura."

Gadis itu pun memperkenalkan dirinya.

"Nama yang indah."

Ucap Ryuga tanpa sadar.

"Te-terima kasih."

Balas Sakura dengan menundukkan kepalanya.

"Baiklah kalau begitu sampai jumpa."

Ryuga pun berniat pergi pulang ke rumah.

"Ryuga-san tunggu"

"Ada apa?"

Ryuga berhenti mendengar Sakura memanggilnya.

"Apa kita bisa bertemu lagi?"

Tanya Sakura yang seakan tidak ingin berpisah dengan penyelamatnya.

"Em...besok tunggu saja disini,nanti aku akan datang."

Balas Ryuga dengan tersenyum lalu pergi meninggalkan Sakura.

Sakura yang mendengar itu pun tersenyum senang.

Dirumah Sakura.

"Ayah,tadi aku ditindas oleh seseorang."

Ucap Sakura kepada ayahnya.

"Siapa yang berani menindas putriku?"

Tanya ayah Sakura dengan nada tinggi.

"Tapi tidak apa ayah,tadi aku diselamatkan oleh seorang anak laki-laki yang usianya sama denganku."

Balas Sakura dengan tersenyum senang.

"Hohh jadi siapa pangeran yang telah menyelamatkan putriku ini?"

Tanya ayah Sakura menggoda dirinya.

"Ayah..."

Sakura hanya menunduk malu mendengar perkataan ayahnya itu.

Beberapa hari setelahnya,Ryuga dan Sakura pun sering bertemu di taman lalu bermain bersama.

"Ryu-chan."

Panggil Sakura yang sudah akrab dengan Ryuga.

"Ada apa Sakura-chan?"

Ryuga pun sudah merasa akrab dengan Sakura.

"Apa kita akan terus bersama seperti ini?"

Tanya Sakura yang tak ingin berpisah dengan Ryuga.

"Kenapa tidak?"

Balas Ryuga tersenyum,karena ia pun merasa tidak ingin berpisah dengan Sakura.

Dan Ryuga memiliki ide agar Sakura tidak melupakan dirinya.

"Sakura-chan,ini hadiah dariku."

Ucap Ryuga lalu memberikan jepitan rambut berwarna merah.

"Wahh indahnya,terima kasih."

Sakura merasa sangat bahagia diberi sesuatu oleh Ryuga.

Namun kebahagiaan itu hanya sesaat.

"Apa kalian yang telah memukuli adikku?"

Tiba-tiba terdengar suara seseorang bertanya kepada Ryuga dan Sakura.

"Siapa kau?"

Tanya Ryuga dengan waspada.

"Itu dia kak orangnya."

Ucap seorang anak yang dihajar oleh Ryuga dulu.

"Oh jadi kamu ya."

Ucap kakak laki-laki dari anak yang dihajar Ryuga dulu.Lalu orang itu mengangkat tangannya ke atas,terlihat listrik muncul ditangannya.

"Sakura-chan mundur!"

Ucap Ryuga meminta Sakura untuk mundur kebelakang.

Sakura pun hanya menuruti perkataan Ryuga.

"Karena kau telah menyakiti adikku,maka rasakan ini."

Kakak laki-laki dari anak yang dihajar Ryuga dulu itu pun melemparkan listrik yang ada ditangannya ke arah Ryuga.

Ryuga hanya bisa pasrah menerima sengatan listrik dari orang itu,karena jika ia menghindar maka listrik itu akan mengenai Sakura.

"Arghhhh".

Ryuga berteriak kesakitan.

Tidak hanya sekali,kakak laki-laki dari anak yang dihajar Ryuga dulu itu menyengat nya dengan listrik berkali-kali.

"Arghhh"

"Arghhh"

"Arghhh"

Itu adalah teriakan terakhir dari Ryuga,dan akhirnya Ryuga pun tidak sadarkan diri,teriakan terakhir itu terdengar oleh orang-orang yang ada disekitar taman.

"Hentikan itu!"

Ucap seseorang yang melihat kejadian itu.

"Kak ayo kabur."

Adik orang yang menyengat Ryuga mengajak kakaknya untuk kabur.

"Ayo."

Mereka berdua pun melarikan diri.

Sedangkan Sakura yang melihat itu hanya diam ketakutan,dia sangat ingin menolong Ryuga,namun tubuhnya tidak dapat digerakkan,bahkan Sakura tidak bisa mengeluarkan suaranya sedikit pun.

Sejak saat itu,Ryuga dan Sakura tidak pernah bertemu kembali.

Terpopuler

Comments

Aslan

Aslan

Pengennya di scene ini semuanya sampai sujud ala Jepang wkwkwk

2022-01-26

2

Nou_Rha

Nou_Rha

lanjut👍👍

2021-03-17

4

Yvng

Yvng

Owh Bgtu

2021-03-17

4

lihat semua
Episodes
1 Ch 1. - Insiden Besar
2 Ch 2. - Kedua Kalinya
3 Ch 3. - Ujian Menjadi Hunter
4 Ch 4. - Melawan Frank
5 Ch 5. - Kemenangan Ryuga
6 Ch 6. - Sekolah Khusus Hunter
7 Ch 7. - Jadi Pahlawan
8 Ch 8. - Teknik Penyerap Inti Bintang
9 Ch 9. - Memasuki Dungeon
10 Ch 10. - Terkepung
11 Ch 11. - Pembantaian
12 Ch 12. - Melawan Bos Dungeon
13 Ch 13. - Dungeon Ganda
14 Ch 14. - System?
15 Ch 15. - Fungsi System
16 Ch 16. - Murid Pindahan
17 Ch 17. - Maju Bersama
18 Ch 18. - Sekali Serangan
19 Ch 19. - Masa Lalu
20 Ch 20. - Guild Blood Wolf
21 Ch 21. - Komite Kedisiplinan
22 Ch 22. - Inue Maki
23 Ch 23. - Babi Gendut
24 Ch 24. - Bertarung Dengan Takeo
25 Ch 25. - Darkness Sword-Slash
26 Ch 26. - Kunci Dungeon
27 Ch 27. - Leveling Pertama
28 Ch 28. - Ksatria Penjaga
29 Ch 29. - Artur
30 Ch 30. - Sebuah Ingatan Aneh?
31 Ch 31. - Memulai Rencana Baru
32 Ch 32. - Shinigami
33 Ch 33 - Seorang Kakak?
34 Ch 34. - Info Turnamen Antar Sekolah
35 Ch 35. - Kembali?
36 Ch 36. - Kelompok Dragon Wings
37 Ch 37. - Didalam Dungeon Rank B
38 Ch 38. - Tidak Dapat Ditebak
39 Ch 39. - Takut Akan Kematian
40 Ch 40. - Membunuh Manusia?
41 Ch 41. - Menyelamatkan Aki Dan Akane
42 Ch 42. - Giant Ice Lizard
43 Ch 43. - Menyelesaikan Raid
44 Ch 44. - Skill Baru
45 Ch 45. - Percobaan
46 Ch 46. - Lagi?!
47 Ch 47. - Siapa Aku?
48 Ch 48. - Menjadi Kaya?
49 Ch 49. - Datang Berkunjung
50 Ch 50. - Keras Kepala
51 Ch 51. - Kelompok Misterius
52 Ch 52. - Artefak Modern
53 Ch 53. - Terlalu Berlebihan!
54 Ch 54. - Shinigami S–Rank
55 Ch. 55. - Sebuah Langkah Kemajuan
56 Ch 56. - Seorang Summoner?
57 Ch 57. - Bekerja Sama
58 Ch 58. - Menjenguk Ryuga
59 Ch 59. - Bloodline Dan Pemimpin Organisasi
60 Ch 60. - Hadiah?
61 Ch 61. - Kejadian Tak Terduga
62 Ch 62. - Kamu Bercanda, Bukan?
63 Ch 63. - Skill Respawn
64 Ch 64. - Semua Orang Memiliki Alasan
65 Ch 65. - Yang Sebenarnya!
66 Ch 66. - Orang Dari Dunia Lain?
67 Ch 67. - Pertemuan Lima Guild Besar
68 Ch 68. - Pertemuan Lima Guild Besar II
69 Ch 69. - Melawan Kagemi
70 Ch 70. - Berubah Menjadi Iblis?
71 Ch 71. - Tidak Bisa Dibandingkan Dengan Binatang
72 Ch 72. - Kebencian
73 Ch 73. - Tidak Berkutik
Episodes

Updated 73 Episodes

1
Ch 1. - Insiden Besar
2
Ch 2. - Kedua Kalinya
3
Ch 3. - Ujian Menjadi Hunter
4
Ch 4. - Melawan Frank
5
Ch 5. - Kemenangan Ryuga
6
Ch 6. - Sekolah Khusus Hunter
7
Ch 7. - Jadi Pahlawan
8
Ch 8. - Teknik Penyerap Inti Bintang
9
Ch 9. - Memasuki Dungeon
10
Ch 10. - Terkepung
11
Ch 11. - Pembantaian
12
Ch 12. - Melawan Bos Dungeon
13
Ch 13. - Dungeon Ganda
14
Ch 14. - System?
15
Ch 15. - Fungsi System
16
Ch 16. - Murid Pindahan
17
Ch 17. - Maju Bersama
18
Ch 18. - Sekali Serangan
19
Ch 19. - Masa Lalu
20
Ch 20. - Guild Blood Wolf
21
Ch 21. - Komite Kedisiplinan
22
Ch 22. - Inue Maki
23
Ch 23. - Babi Gendut
24
Ch 24. - Bertarung Dengan Takeo
25
Ch 25. - Darkness Sword-Slash
26
Ch 26. - Kunci Dungeon
27
Ch 27. - Leveling Pertama
28
Ch 28. - Ksatria Penjaga
29
Ch 29. - Artur
30
Ch 30. - Sebuah Ingatan Aneh?
31
Ch 31. - Memulai Rencana Baru
32
Ch 32. - Shinigami
33
Ch 33 - Seorang Kakak?
34
Ch 34. - Info Turnamen Antar Sekolah
35
Ch 35. - Kembali?
36
Ch 36. - Kelompok Dragon Wings
37
Ch 37. - Didalam Dungeon Rank B
38
Ch 38. - Tidak Dapat Ditebak
39
Ch 39. - Takut Akan Kematian
40
Ch 40. - Membunuh Manusia?
41
Ch 41. - Menyelamatkan Aki Dan Akane
42
Ch 42. - Giant Ice Lizard
43
Ch 43. - Menyelesaikan Raid
44
Ch 44. - Skill Baru
45
Ch 45. - Percobaan
46
Ch 46. - Lagi?!
47
Ch 47. - Siapa Aku?
48
Ch 48. - Menjadi Kaya?
49
Ch 49. - Datang Berkunjung
50
Ch 50. - Keras Kepala
51
Ch 51. - Kelompok Misterius
52
Ch 52. - Artefak Modern
53
Ch 53. - Terlalu Berlebihan!
54
Ch 54. - Shinigami S–Rank
55
Ch. 55. - Sebuah Langkah Kemajuan
56
Ch 56. - Seorang Summoner?
57
Ch 57. - Bekerja Sama
58
Ch 58. - Menjenguk Ryuga
59
Ch 59. - Bloodline Dan Pemimpin Organisasi
60
Ch 60. - Hadiah?
61
Ch 61. - Kejadian Tak Terduga
62
Ch 62. - Kamu Bercanda, Bukan?
63
Ch 63. - Skill Respawn
64
Ch 64. - Semua Orang Memiliki Alasan
65
Ch 65. - Yang Sebenarnya!
66
Ch 66. - Orang Dari Dunia Lain?
67
Ch 67. - Pertemuan Lima Guild Besar
68
Ch 68. - Pertemuan Lima Guild Besar II
69
Ch 69. - Melawan Kagemi
70
Ch 70. - Berubah Menjadi Iblis?
71
Ch 71. - Tidak Bisa Dibandingkan Dengan Binatang
72
Ch 72. - Kebencian
73
Ch 73. - Tidak Berkutik

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!